cover
Contact Name
Fitri Rahmasari
Contact Email
frahmasari5@gmail.com
Phone
+6282370518284
Journal Mail Official
perpustakaanstikesdarusalam@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Iskandar Muda No.24f, Kota Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery
ISSN : 28281837     EISSN : 28281292     DOI : -
Core Subject : Health,
Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery (DIJ) publishes articles that are the results of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, innovative and up-to-date knowledge and technology in the scope of nursing and midwifery.
Articles 128 Documents
Analisis Penggunaan Alat Sirkumsisi Terhadap Anak Perempuan Nurzahra; Asriwati; Aida Fitria3
Indonesia Vol 3 No 3 (2021): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sunat perempuan merupakan suatu fenomena pada masyarakat Indonesia yang telah dilaksanakan sejak berabad-abad tahun yang lalu. Sunat pada perempuan sampai saat ini menjadi sebuah perdebatan dan pertanyaan di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Tujuan : untuk menganalisis penggunaan alat sirkumsisi terhadap anak perempuan di desa Ujong Reuba Kecamatan Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara Tahun 2019. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian diperoleh dari informan langsung yaitu dukun yang melakukan khitan berjumlah 4 orang dan informan pendukung yaitu orang tua. Data di kumpulkan secara langsung melalui observasi dan wawancara. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan dukun sunat di desa Ujong Reuba telah lama melakukan praktek sunat, terbukti dari jawaban Informan bahwa mereka telah melakukan sunat lebih dari 2 tahun bahkan ada yang 15 tahun. alat yang digunakan dalam melakukan sirkumsisipun menggunakan pisau silet, sapu tangan, kapas, betadine dan gunting, praktik sirkumsisi terhadap anak perempuan di Desa Ujong Reuba dilakukan oleh dukun sunat. Kesimpulan : alat sirkumsisi yang digunakan oleh dukun sunat termasuk berbahaya karena menggunakan pisau silet dan gunting, alat yang digunakan juga tidak steril dan praktek sirkumsisi dilakukan oleh dukun sunat. Diharapkan kepada Kepala Desa untuk melakukan pemantauan tentang praktik sirkumsisi dan mencari informasi terkini tentang sirkumsisi pada anak perempuan guna menjaga kesehatan masyarakatnya.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Sri Mulia; Asrinawati; Aida Fitria
Indonesia Vol 3 No 3 (2021): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan ibu di seluruh dunia, baik untuk negara berkembang maupun negara maju, yang berdampak pada kesehatan, sumber daya manusia, pembangunan sosial dan ekonomi. Anemia merupakan salah satu masalah gizi di dunia terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku terkait pencegahan anemia pada ibu hamil di Desa Banda Masen Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, dengan sampel penelitian sebanyak 43 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner. Waktu penelitian pada bulan November 2019 sebagai tindak lanjut dari berakhirnya penelitian. Analisis penelitian ini menggunakan Univariat, Bivariat dan Multivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square dan regresi longistik Hasil penelitian mengenai Pengaruh Pengetahuan (P- value 0,040), Sikap (P-value 0,016), Orang (P-value 0,006), Dukungan Suami (0,005) dan pengetahuan merupakan variabel yang mempengaruhi perilaku pencegahan anemia di desa Banda Masen, Kec. pita ajaib. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan dukungan suami/keluarga dengan perilaku pencegahan anemia di Desa Banda Masen Kec. Band Ajaib. Saran untuk desa Diharapkan juga pihak kesehatan yaitu desa dapat memberikan informasi kesehatan tentang anemia secara akurat dan sebanyak mungkin tentang anemia sehingga setiap ibu hamil dapat memahami dan mengetahui tentang anemia serta dapat mencegahnya, misalnya memberikan pendidikan atau pendidikan kesehatan, dan menyelenggarakan program Posyandu dengan baik. seperti pemberian tablet suplemen darah atau tablet Fe secara rutin pada ibu hamil agar dapat memotivasi ibu hamil untuk mencegah anemia.
Hubungan Pelayanan Posyandu Lansia Dengan Tingkat Kepuasan Lansia Radhi Saputra; Zuheri Ilyas; Meutia Chaizuran
Indonesia Vol 3 No 3 (2021): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Kemenkes (2020) Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk lansia dari 18 juta jiwa (7,56%) pada tahun 2010, menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019, dan diperkirakan akan terus meningkat dimana tahun 2035 menjadi 48,2 juta jiwa (15,77%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelayanan posyandu lansia dengan kepuasan lansia di Desa Pulo Blang Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilakukan mulai 29 Desember 2020 sampai dengan Agustus 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia di Desa Pulo Blang Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen yang berjumlah 38 orang lansia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 38 lansia. Hasil uji validitas kuesioner pelayanan posyandu diperoleh 13 item valid dan 2 item tidak valid yaitu no.9 dan no.11. Sedangkan kuesioner kepuasan diperoleh 13 item valid dan 2 item yang tidak valid. Hasil uji univariat diperoleh pelayanan posyandu di Desa Pulo Blang Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen sebagian besar pada kategori kurang dengan frekuensi 22 orang (57,9%) dan kepuasan lansia di Desa Pulo Blang Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen sebagian besar pada kategori tidak puas dengan frekuensi 20 orang (52,6%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai ρ (0,000) < α (0,05), sehingga Ha diterima, berarti Ada hubungan yang signifikan antara pelayanan posyandu dengan kepuasan lansia di Desa Pulo Blang Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Diharapkan kepada responden dapat menambah informasi dan pengetahuan tentang pelayanan posyandu lansia, manfaat pelayanan posyandu dan bentuk-bentuk pelayanan posyandu lansia.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stroke Pada Pasien Masriana; Muammar; Mursyid Yahya
Indonesia Vol 3 No 3 (2021): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan survei awal di RSU Cut Mutia, pasien rawat jalan didiagnosis stroke tahun 2021 sebanyak 455 kasus. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling yang berjumlah 49 orang. Data dikumpulkan dengan cara penyebaran kuesioner. Pengolahan data melalui tahap editing, coding, tabulating, processing, cleaning dan transfering. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak pernah minum kopi yaitu 21 orang (42,9%), melakukan kontrol tekanan darah 1-2 kali perbulan yaitu 21 orang (42,9%), tidak merokok yaitu 31 orang (63,3%), memiliki aktifitas fisik yang sedang yaitu 21 orang (42,9%), memiliki tingkat stress ringan yaitu 28 orang (57,1%), dan tidak mengalami stroke yaitu 37 orang (75,5%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi Square menunjukkan bahwa nilai p 0,213 > α = 0,05 artinya tidak ada pengaruh antara kebiasaan minum kopi dengan kejadian stroke, nilai p 0,000 < α = 0,05 artinya ada pengaruh antara kontrol tekanan darah dengan kejadian stroke, nilai p 0,316 > α = 0,05 artinya tidak ada pengaruh antara merokok dengan kejadian stroke, nilai p 0,442 > α = 0,05 artinya tidak ada pengaruh antara aktifitas fisik dengan kejadian stroke, dan nilai p 0,004 < α = 0,05 artinya ada pengaruh antara stres dengan kejadian stroke di Rumah Sakit Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Sebaiknya hasil penelitian ini menjadi referensi kepada masyarakat tentang kejadian stroke dan upaya pencegahannya dengan cara rutin kontrol tekanan darah 1-2 kali perbulan, berhenti merokok, dan manajemen stres yang baik.
Hubungan Pengetahuan Dengan Personal Hygiene Pada Anak Khalida Luthfia; Dahliana; Mursyid Yahya
Indonesia Vol 3 No 3 (2021): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu sedangkan personal Hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i di SD Negeri 3 Kuala Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen berjumlah 115 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 111 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner. Berdasarkan hasil uji instrument di SD Negeri 6 Kuala Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen pada tanggal 13 Juli 2021 hasil validitas didapatkan variabel pengetahuan 5 pertanyaan tidak valid dan variabel personal hygiene didapatkan 2 pertanyaan tidak valid atau rhitung<0,632. Sedangkan uji reliabilitas didapatkan variabel pengetahuan sangat reliabel atau 0,823 dan variabel personal hygiene sangat reliabel atau 816 berada pada koefisiensi korelasi (0,800-1,000). Berdasarkan hasil analisis univariat pengetahuan anak berada pada kategori baik (42.3%) dan personal hygiene pada anak berada pada kategori baik (57.7%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p value= 0.000 < α= 0.05, jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan personal hygiene pada anak di SD Negeri 3 Kuala Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen. Diharapkan kepada siswa agar menerapkan personal hygiene sehingga akan mengurangi resiko terjadinya masalah kesehatan yang disebabkan oleh personal hygiene yang buruk, diharapkan bagi tempat penelitian terutama guru Penjaskes dan guru Bimpel untuk memberikan edukasi kepada siswa.
Efektivitas Teknik Relaksasi Terhadap Nyeri Selama Perawatan Luka Pasca Operasi Appenisitis Rijki; Muammar; Murniati
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apendisitis merupakan penyakit yang menjadi perhatian oleh karena angka kejadian appendisitis tinggi di setiap Negara. Penanganan apendisitis biasanya dilakukan dengan terapi farmakologi dan pembedahan. Akibat dari pembedahan maka timbul luka yang menyebabkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas teknik relaksasi terhadap nyeri selama perawatan luka pasca operasi apendisitis di Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon. Penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan desain kelompok perlakuan. Analisis perbandingan digunakan untuk membandingkan rata-rata antara dua atau lebih kelompok sampel data. asumsi mendasar dalam analisis perbandingan adalah bahwa variabel data yang akan dibandingkan harus mengikuti distribusi normal. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon pada bulan Januari sampai dengan Agustus 2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan secara quota sampling yaitu menggunakan yang ada disaat penelitian berlangsung sebanyak 15 orang dengan metode uji perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata – rata skala nyeri sebelum diberikan relaksasi sebesar 7,46 dan setelah diberikan teknik relaksasi adalah 5,33 dengan nilai perbedaan mean sebesar 2,13 dan nilai p-value sebesar 0,000 < α 0,05 yang berarti ada perbedaan antara skala nyeri sebelum dan setelah diberikan teknik relaksasi. Diharapkan dapat menjadi bahan masukan agar dapat mengaplikasikan lebih luas lagi tentang efektifitas teknik relaksasi terhadap nyeri selama perawatan luka operasi apendisitis.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Putri Menghadapi Menarche Lismayani; Rohana; Zeva Juwita
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa paling penting dalam masa pubertas anak gadis ialah datng nya menstruasi pertma atau menarche, yang menjadi pertada biologis dari kematngan seksual. Menarche merupakan haid yang pertama kali terjadi pda wanita, dimna hal tersebut merupakan ciri khas dari kedewasaan sesorang wanita yang sehat dan tidak hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungn pengetahuan dengan sikap remaja putri menghdapi menarche di desa kayukl kec pegasing kab aceh tengah .Menurut lestari (2011) menarche adalah menstruasi pertama kali yang di alami remaja putri biasanya terjadi dalam rentang usia 10-16 tahun merupakan pergantian fase kehidupan dari masa kanak kanak menjadi masa usia remaja. Jenis penelitian ini penelitian analatik dengan metode cross sectional. Penelitan ini dilkukan pda tanggal 13 juni s/ d 25 juni 2022. Populasi dlam penelitian ini adalah seluruh remaja putri dan teknik pengambilan sampel mengunakan metode “total populasi” yaitu seluruh populasi dijadikan sampel dengan jumlah 47 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan remaja ptri tentng menarche di berada katagori kurang sebanyak 32 orang ( 68,1%). Sikap remaja putri menghadapi menarche berada pada katagori kurang sebanyak 31 orang (66%). Hasil analisa uji statistik dengan mengunakan analisa bivarit menunjukan P value 0,000 <0,05 (continuty correction), Sehinga dapat disimpulkn bahwa ada pengetahuan dengan sikap remaja putri menghadapi menarche di Desa Kayu Kul Kec Pegasing Kab Aceh tengah . Diharapkn dapat menambh pengetahuan sekaligus wawsan tentang menarche dan dapat mengubh pandangn dan sikap remaja putri tentang menarche.
Efektivitas Message Counterpresure Terhadap Adaptasi Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala 1 Fase Aktif Lisma Dewi; Nurliah; Juwita Maulani
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lima penyebab kematian ibu terbesar yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan (HDK), infeksi, partus lama/macet, dan abortus. Kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan (30,3), hipertensi dalam kehamilan (HDK) (27,1%), dan infeksi (7,1%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas massage Counterpressure terhadap respon adaptasi nyeripada ibu bersalin kala I fase aktif di Rumah Sakit Datu Beru Kab,takengontahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental designs, dngan perancangan One Group Pretestdan Posttest, dimana rancangan ini menggunakan hubungan sebab akibat dngan cara melibatkan satu kelompok subjek. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 26 Januari sampai dgn Juni 2022.Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin kala I fase aktif di RS Datu Beru yang berjumlah 41 orang pada bulan Maret 2022.Teknik pengampilan sampel yaitu teknik quota sampling yangberjumlah 30 responden. DiUji dengan menggunakan uji Paired t test. Hasil diperoleh sebelum dilakukan massage counterpressure pada kategori nyeri berat yaitu 18 responden (60%), sesudah dilakukan massage counterpressure pada kategori sedang yaitu 15 responden (50%). Uji normalitas didapat nilai ρ massage counterpressure pre test (0,082) > α (0,05) dan post test (0,266) > α (0,05), maka data berdistribusi secara normal, didapatkan rata-rata intensitas nyeri sebelum massage counterpressure adalah 7,67 (nyeri berat) dengan standar deviasi 1,047, sedangkan sesudah diberi perlakukan menjadi 4,07 (nyeri sedang) dengan standar deviasi 1,280, nilai ρ (0,000) < α (0,05). Dapat disimpulkan ada perbedaan bermakna skor nyeri persalinan sebelum dan sesudah massage counterpressure, dengan demikian maka disimpulkan teknik massage counterpressure efektif menurunkan rasa nyeri persalinan kala I fase aktif.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesembuhan Penyakit TBC Mugy Khayun Mahara; Muammar; Wulandari
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada pada peringkat 5 dunia yang memiliki penderita tuberkulosis terbanyak setelah India, China, Afrika Selatan dan Nigeria. Provinsi dengan peringkat 5 tertinggi penderita tuberkulosis paru pada tahun 2013 adalah Jawa Barat terdapat 17%, Jawa Timur terdapat 12%, Jawa Tengah terdapat 10%, Sumatra Utara terdapat 9%, dan Sulawesi Selatan terdapat 4%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesembuhan penyakit TBC di Puskesmas Bebesen Kab Aceh Tengah. Penelitian ini bersifat analitikdengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai 1 Januari sampai dengan 20 September 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita TB di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengahberjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling berjumlah 35 orang. Pengolahan data menggunakan uji chi square. Hasil uji univariatdiperoleh pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori kurang dengan frekuensi 19 orang (54,3%), dukungan keluarga responden sebagian besar berada pada kategori kurang dengan frekuensi 20 orang (57,1%), sikap responden sebagian besar berada pada kategori negatif dengan frekuensi 18 orang (51,4%), kesembuhan TB responden sebagian besar berada pada kategori tidak sembuh dengan frekuensi 18 orang (51,4%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai ρ (0,000) < α (0,05), berarti ada hubungan yang signifikan antara hubungan pengetahuan dengan kesembuhan penyakit TBC, nilai ρ (0,000) < α (0,05), berarti ada hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan keluarga dengan kesembuhan penyakit TBC, nilai ρ (0,000) < α (0,05), berarti ada hubungan yang signifikan antara hubungan sikap dengan kesembuhan penyakit TBC.
Efektifitas Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Isdayanti Vona; Arief Budiman Putera; Cut Linar
Indonesia Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunanan kadar hemoglobin dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan asupan zat besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobinpada ibu hamil di Puskesmas Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian dengan desain quasi eksperimen dan rancangan one group pre test post test design. Penelitian ini dilaksanakan mulai 16 sampai dengan 23 Agustus 2022. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil di Puskesmas Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah 215 ibu.Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah accidental sampling 45 ibu hamil. Pengolahan data dengan editing, coding, processing, tabulating dan menggunakan uji normalitas dan uji T berpasangan.Hasil uji normalitas menggunakan uji saphiro wilk dikarenakan jumlah sampel 45 responden dengan nilai ρ HB pretest (0,178) > α (0,05) dan nilai ρ HB posttest (0,214) > α (0,05),data HB berdistribusi normal. Hasil uji univariat diperoleh mayoritas HB responden sebelum diberikan sari kacang hijau berada pada kategori ringan dengan frekuensi 31 orang (68,9%) dan mayoritas HB responden sesudah diberikan sari kacang hijau berada pada kategori ringan dengan frekuensi 35 orang (77,8%).Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p (0,000) < α (0,05), ha diterima dan ho ditolak,ada perbedaan kadar hemoglobin pada ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan sari kacang hijau.Diharapkan kepada responden dapat menjadi sumber informasi bagi responden tentang anemia dan kekurangan HB selama kehamilan dengan mengkonsumsi makanan penambah zat besi seperti sayuran dan kacang hijau. diharapkan pihak Puskesmas dan kader posyandu dapat memberikan penyuluhan-penyuluhan terkait anemia kehamilan dan dapat menerapkan pemberian sari kacang hijau.

Page 4 of 13 | Total Record : 128