cover
Contact Name
Saqjuddin
Contact Email
jurnalsultra088@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsultra088@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Piere Tandean Kota Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
INTELEKTUAL: JURNAL ILMIAH MULTIDISIPLIN MAHASISWA DAN AKADEMISI
ISSN : -     EISSN : 30909449     DOI : 10.64690
FOKUS AND SCOPE Intelektual: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi merupakan jurnal ilmiah yang memfasilitasi publikasi karya akademik mahasiswa dan dosen dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal ini fokus pada pengembangan pengetahuan lintas bidang melalui publikasi artikel ilmiah yang berkualitas, baik berupa hasil penelitian empiris, studi literatur sistematis, maupun kajian konseptual. Ruang lingkup (scope) jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: Pendidikan dan Pembelajaran: kurikulum, strategi pembelajaran, pendidikan karakter, teknologi pendidikan, dan evaluasi. Sosial dan Humaniora: sosiologi, antropologi, komunikasi, budaya, sejarah, dan filsafat. Ekonomi dan Bisnis: manajemen, akuntansi, kewirausahaan, ekonomi pembangunan, dan digital marketing. Ilmu Sains dan Teknologi: matematika, fisika, kimia, biologi, teknik, informatika, dan inovasi digital. Kesehatan dan Lingkungan: kesehatan masyarakat, keperawatan, gizi, dan isu-isu ekologi. Hukum dan Pemerintahan: hukum tata negara, administrasi publik, kebijakan publik, dan demokrasi. Kajian Multidisiplin dan Interdisipliner: perpaduan dua atau lebih bidang ilmu untuk memecahkan permasalahan nyata di masyarakat. Jurnal ini mendorong kontribusi dari mahasiswa sarjana, pascasarjana, dan akademisi yang ingin menyebarluaskan hasil penelitiannya secara terbuka, kritis, dan bermanfaat untuk kemajuan ilmu pengetahuan serta pengambilan kebijakan berbasis data.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 1 (2026)" : 6 Documents clear
Strategi Guru Dalam Mendukung Regulasi Emosi Anak Dengan Autism Spectrum Disorder Muhammad Thoriq Huwaidi; Sri Nurhayati Selian
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i1.663

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan penting yang mendukung perkembangan sosial dan keberhasilan pembelajaran anak; namun, anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) sering mengalami kesulitan dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara adaptif, sehingga berdampak pada partisipasi mereka di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, guru memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan yang tepat terhadap regulasi emosi anak dengan ASD di sekolah inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi guru dalam mendukung regulasi emosi anak dengan ASD di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan praktik guru. Subjek penelitian terdiri atas tiga orang guru yang secara langsung mendampingi anak dengan ASD dalam kegiatan pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan enam tema utama, yaitu pemahaman guru terhadap karakteristik emosi anak, penciptaan lingkungan belajar yang terstruktur dan aman secara emosional, penggunaan strategi pembelajaran, pendekatan empatik, tantangan yang dihadapi guru, serta kolaborasi dengan orang tua dan tenaga profesional. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa dukungan regulasi emosi anak dengan ASD memerlukan pendekatan yang terstruktur, empatik, dan kolaboratif, serta menekankan peran penting guru dalam pendidikan inklusif`.
Penggunaan Blended Learning dalam Pengajaran Menulis Bahasa Indonesia Usman Usman; Anita Candra Dewi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i1.665

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan blended learning dalam pembelajaran menulis Bahasa Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya keterampilan menulis siswa yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti metode pembelajaran yang kurang variatif, rendahnya motivasi belajar, serta keterbatasan waktu pembelajaran di kelas. Blended learning hadir sebagai solusi inovatif dengan mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran berbasis teknologi digital, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih fleksibel dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dari berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blended learning memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa, terutama dalam pengembangan ide, penyusunan struktur tulisan, dan penggunaan bahasa yang sistematis. Selain itu, model ini juga mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta kemandirian belajar siswa. Blended learning juga memberikan kemudahan bagi guru dalam memberikan umpan balik yang cepat dan berkelanjutan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan akses teknologi, rendahnya literasi digital, serta kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mengoptimalkan penerapan blended learning dalam pembelajaran menulis Bahasa Indonesia.
Pengenalan Studi Kebantenan Melalui Pembelajaran Sastra Anak Di Sekolah Dasar Yoma Hatima; Ana Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i1.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengenalan studi kebantenan melalui pembelajaran sastra anak di sekolah dasar sebagai upaya penguatan identitas budaya, literasi, dan karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang menganalisis berbagai sumber ilmiah dalam lima tahun terakhir terkait kearifan lokal, sastra anak, dan pendidikan dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi studi kebantenan dalam pembelajaran memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas budaya siswa melalui internalisasi nilai religius, sosial, dan filosofis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Sastra anak terbukti menjadi media efektif dalam menyampaikan nilai kebantenan karena bersifat naratif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan kognitif siswa. Selain itu, pembelajaran sastra anak berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan literasi membaca, literasi budaya, serta membentuk karakter siswa seperti empati, tanggung jawab, dan gotong royong. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama keterbatasan bahan ajar berbasis budaya lokal dan kurangnya kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif. Lebih lanjut, integrasi sastra anak berbasis kebantenan juga mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam dimensi bernalar kritis, kreatif, dan berkarakter. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar yang kontekstual serta peningkatan kompetensi guru untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan pembelajaran sastra anak berbasis budaya lokal di sekolah dasar.
Integritas Pembelajaran Mendalam pada Materi Membaca dan Menulis di Sekolah Dasar Made Maya Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i1.677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif integritas dalam pembelajaran mendalam (deep learning) pada materi membaca dan menulis di sekolah dasar melalui pendekatan studi literatur. Literasi membaca dan menulis tidak hanya berfungsi sebagai keterampilan dasar dalam pendidikan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik. Dalam konteks pembelajaran abad ke-21, penguasaan literasi perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, reflektif, serta penguatan nilai-nilai integritas seperti kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal nasional dan internasional, serta hasil penelitian relevan dalam kurun waktu 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam dalam literasi membaca dan menulis mampu meningkatkan pemahaman konseptual siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran moral melalui proses refleksi dan internalisasi nilai. Integritas dalam pembelajaran literasi diwujudkan melalui kejujuran dalam menulis, kemampuan memahami makna teks secara kritis, serta tanggung jawab dalam menggunakan informasi secara etis. Strategi pembelajaran yang efektif meliputi pembelajaran reflektif, kolaboratif, dan berbasis proyek yang mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan sosial siswa. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran literasi memberikan peluang untuk meningkatkan motivasi belajar, namun perlu diimbangi dengan penanaman etika penggunaan informasi untuk mencegah plagiarisme. Dengan demikian, integrasi pembelajaran mendalam dan nilai integritas memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendidikan dasar yang berorientasi pada pembentukan peserta didik yang literat, kritis, dan berkarakter. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi guru dan pemangku kebijakan dalam merancang pembelajaran literasi yang bermakna dan berkelanjutan.
Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam Luh Eri Sulfayanti
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i1.678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning approach) berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan dalam rentang waktu lima hingga sepuluh tahun terakhir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran pada basis data ilmiah, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema, pola, dan hubungan antar konsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pendekatan pembelajaran mendalam mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. Pendekatan ini mendorong siswa untuk memahami konsep secara menyeluruh, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta mengaitkan pengetahuan dengan konteks kehidupan nyata. Implementasi strategi pembelajaran seperti project-based learning, problem-based learning, serta pemanfaatan media digital terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Selain itu, penggunaan asesmen autentik seperti portofolio dan proyek literasi mendukung evaluasi yang lebih komprehensif terhadap kemampuan siswa. Meskipun demikian, penerapan pembelajaran mendalam masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemahaman guru, kurangnya sarana prasarana, serta belum optimalnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan serta dukungan kebijakan pendidikan yang memadai. Secara keseluruhan, inovasi pembelajaran berbasis pendekatan mendalam berpotensi besar dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermakna dan menghasilkan peserta didik yang literat, reflektif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pendekatan Genre-Based sebagai Strategi Pengembangan Keterampilan Menulis Narasi di Sekolah Menengah Pertama Anita Candra Dewi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i1.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan genre-based dalam pengajaran menulis teks narasi pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan genre-based mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui tahapan pembelajaran yang sistematis, yaitu building knowledge of the field, modeling, joint construction, dan independent construction. Pendekatan ini membantu siswa memahami struktur teks narasi secara lebih jelas, mengembangkan ide secara terarah, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator dalam memberikan bimbingan dan umpan balik menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Meskipun terdapat beberapa kendala dalam implementasi, seperti keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan siswa, pendekatan ini tetap relevan dengan pembelajaran abad ke-21 karena mendukung pengembangan literasi, kreativitas, dan kemampuan komunikasi siswa. Dengan demikian, pendekatan genre-based dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis Bahasa Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 6