cover
Contact Name
Dewi Wachyuni
Contact Email
jurnalkemenhub@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkemenhub@gmail.com
Editorial Address
Jl. Medan Merdeka Tim. No.5 2, RT.2/RW.1
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Penelitian Perhubungan
ISSN : 08521824     EISSN : 25801082     DOI : https://doi.org/10.25104/warlit.v35i2
Core Subject : Engineering,
Warta Penelitian Perhubungan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi Kontributor Warta Penelitian Perhubungan berasal dari kalangan Peneliti dan Akademisi di bidang transportasi. Warta Penelitian Perhubungan memuat hasil penelitian, ide, dan gagasan dengan cakupan nasional dan global dengan lingkup: Transportasi Antarmoda, Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, serta Transportasi Udara yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 517 Documents
Pemberdayaan Pelayaran Rakyat untuk Angkutan Antar Pulau dalam Rangka Pengembangan Wilayah Kepulauan di Kawasan Timur Indonesia Malisan, Johny; Puriningsih, Feronika Sekar
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i1.769

Abstract

Dengan dukungan regulasi (Inpres 5/2005 dan UU/17/2008) Pemerintah berkomitmen untuk mempertahankan pelayaran rakyat yang merupakan warisan budaya bangsa. Namun, keberadaannya terancam punah karena daya saing yang rendah akibat kualitas pelayanan dalam hal keselamatan dan pengawakan yang belum memadai. Kenyataan ini menunjukkan adanya kelemahan baik dari sisi internal pelayaran rakyat maupun sisi eksternal misalnya kebijakan pemerintah maupun faktor lainnya. Penulis melakukan analisis dari sisi internal pelayaran rakyat yakni kemampuan kapal berlayar pada beberapa kondisi cuaca dan gelombang. Pada gugus kepulauan di wilayah Timur Indonesia, armada pelayaran rakyat yang umumnya digunakan berukuran 150 GT.  Hasil analisis terhadap kapal-kapal tersebut membuktikan kemampuannya mengatasi kondisi cuaca(gelombang dan angin), terlihat dari kondisi lengan stabilitas kapal masih memenuhi persyaratan dan momen stabilitas lebih besar dari momen yang ditimbulkan oleh adanya pengaruh gelombang dan cuaca. Oleh karena kekuatan sesungguhnya adalah perbaikan faktor internal dalam diri pelayaran itu sendiri yakni alat keselamatan, kualitas bahan baku kapal dan pengawakan kapal. Perbaikan internal akan berdampak pada kepercayaan penguna jasa terhadap pemberdayaan pelayaran rakyat terutama untuk pelayanan wilayah kepulauan. 
Perbandingan Gaya Propulsi Terhadap Berat pada Prototipe Kapal Bersayap A2c Tipe B Konfigurasi Lippisch Saat Hydro Planing Syamsuar, Sayuti
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i1.770

Abstract

Permasalahan kelebihan berat menjadi hal yang perlu mendapat perhatian serius saat fabrikasi suatu prototipe Kapal Bersayap di industri material komposit. Untuk prototipe Kapal Bersayap baru A2C kapasitas (1 - 2) orang tipe B dan konfigurasi Lippisch dengan sayap reverse delta dan airfoil Clark-Y untuk mengetahui keseimbangan gaya-gaya padahydro planing pada sumbu Benda. PerbandinganThrust per Berat sekitar (2 : 5) digunakan pada prototipe Kapal Bersayap baru A2C kapasitas (1 – 2) orang. Analisis yang digunakan, prosedur pengambilan data dari gaya-gaya melalui perhitungan teoritikal dan pengukuran menggunakan alat ukur di laboratorium, adalah untuk mengetahui besarnya gaya hambat hidrodinamika yang berpusat pada titik pusatbuoyance, gaya angkat aerodinamika pada titik pusat tekanan sayap, gaya Propulsi dan gaya berat pada titik pusat gravitasi di tata acuan koordinat sumbu Benda. Sehingga diperoleh hasil akhir bahwa prototipe Kapal Bersayap A2C layak terbang hanya dengan 1 Pilot.
Dampak Sosial Proyek Kereta Api Studi Kasus Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Indonesia Listifadah, Listifadah
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i1.771

Abstract

Sistem MRT Jakarta telah direncanakan sejak 1980-an. Banyak hambatan seperti politik, sosial serta birokratis yang membuat proyek tersebut tertunda dalam waktu yang lama. Ketika rencana yang telah dijadwalkan akan diimplementasikan beberapa tahun yang lalu, beberapa protes muncul. Masyarakat dan beberapa kelompok menolak. Ketakutan penurunan pendapatan dan kehilangan tempat tinggal manjadi fokus utama yang mengundang protes sebelum proyek dimulai. Berdasarkan pengalaman tersebut, paper ini mencoba mengungkap dampak sosial dari pengembangan transportasi dalam hal ini MRT Jakarta. Saat ini proyek sedang berjalan. Dampak sosial sekaligus konstruksi terus berjalan. Penelitian ini menelaah bagaimana dampak sosial dari proyek kereta api terjadi. Analisis literatur dan dokumen terkait digunakan untuk menganalisis penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah  MRT Jakarta tidak dapat disangkal memberikan dampak negatif sekaligus positif bagi masyarakat maupun lingkungan. Akan tetapi, dengan permulaan proyek setelah ditunda dalam waktu yang lama, proyek ini memberikan harapan kepada masyarakat akan adanya transportasi yang lebih baik. Hal ini merupakan dampak positif dari proyek tersebut. Keterlibatan masyarakat dalam rapat atau diskusi sebaiknya lebih ditekankan dalam prose untuk meminimalkan konflik kepentingan. Para pemangku kepentingan, termasuk masyarkat, sebaiknya dilibatkan lebih awal untuk mengantisipasi dan mengurangi konflik yang mungkin muncul. Kata kunci: dampak sosial, perubahan sosial, Mass Rapid Transit (MRT), keterlibatan masyarakat
Evaluasi Pemeriksaan X-Ray Penumpang dan Barang di Bandara dengan Simulasi Studi Kasus: Bandara Adisutjipto-Yogyakarta Yanto, Harry
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i1.772

Abstract

Dengan kenaikan pertumbuhan pengguna jasa transportasi udara di Bandara Adisutjipto, maka tingkat pengamanan di bandara juga harus ditingkatkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan mengevaluasi waktu pelayanan pemeriksaan X-Ray penumpang dan barang di bandara dengan mengacu  pada SKEP / 284 / X /1999 dan  memberikan rekomendasi bagi pihak pengelola bandara dalam mengoptimalkan waktu pemeriksaan keamanan penumpang dan barang. Penelitian ini dilakukan dengan mensimulasikan variabel proses pemeriksaan XRay yakni waktu kedatangan penumpang, lama pelayanan dan waktu selesai layanan dan kemudian mengelompokkan distribusi frekuensi kejadian dan  dibangkitkan dengan acak distribusi masing-masing kejadian. Hasil dan analisis penelitian menunjukkan bahwa waktu pemeriksaan di Bandara Adisutjipto rata-rata lebih cepat dari waktu standar, untuk itu optimalisasi pelayanan dilakukan dengan cara menambah petugas pemeriksaan X-Ray dan mengubah pola antrian pemeriksaanX-Ray penumpang dan barang.
Penyelenggaraan Sistem Transportasi Air Terpadu untuk Mengakselerasi dan Memantapkan Konektivitas Nasional Nisaa, An; Humaira, Siti
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i1.773

Abstract

Konektivitas dibutuhkan sebagai instrumen bagi pemerataan pembangunan ekonomi, peningkatan daya saing, dan pemerataan pembangunan wilayah termasuk pada membuka keterisoliran wilayahwilayah perbatasan, tertinggal/terbelakang, dan terpencil. Konektivitas diwujudkan dengan sistem transportasi air sebagai tulang punggungnya. Untuk menyelenggarakan transportasi air yang optimal, maka dibutuhkan integrasi antara sub sistem kegiatan (demand side), sub sistem jaringan (supply system), sub sistem pergerakan, dan sub sistem kelembagaan sebagai kerangka sistematis dalam konteks kesatuan sistem transportasi air yang terpadu dan berkesinambungan. Dengan menggunakan metode analisis konten, tulisan ini mencoba untuk mengidentifikasikan kondisi penyelenggraan transportasi air di Indonesia saat ini yang diuraikan berdasarkan keempat sub sistem pembentuk sistem transportasi seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Kemudian berdasarkan hasil identifikasi tersebut, dirumuskan masukan terhadap penyelenggraan transportasi air terpadu di Indonesia dengan luaran utama berupa kajian terhadap saran dan solusi yang dapat dilakukan pada masing-masing sub sistem pembentuk sistem transportasi air yang saling terintegrasi. Sistem transportasi air yang baik tidak dapat dilaksanakan secara parsial karena antarkomponen dan elemen di dalamnya akan saling mempengaruhi dan memiliki keterkaitan yang sangat erat (sistemik dan siklis). Penyelenggaraan transportasi air yang terpadu menjadi upaya strategis untuk mengakselerasi dan memantapkan konektivitas nasional dalam menjangkau seluruh pelosok nusantara.
Pengaruh Gender Terhadap Persepsi Penilaian Jarak Tempat Pemberhentian Angkutan Umum di Sekitar Pelabuhan ke Lokasi Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Perak Danandjojo, Imbang
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i1.774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gender atau jenis kelamin pengguna jasa angkutan laut penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak terhadap persepsi penilaian jarak tempat pemberhentian angkutan umum di sekitar pelabuhan ke lokasi Terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak. Metoda yang digunakan adalahChy Square test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata responden menilai dekat, hasil uji hipotesis untuk tingkat kesalahan ( ) antara 1–10% menunjukkan tidak terdapat perbedaan persepsi antar jenis kelamin pengguna jasa angkutan laut penumpang terhadap jarak tempat pemberhentian angkutan umum ke lokasi Terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak. Untuk mengetahui karakteristik pelayanan alih moda penumpang dari angkutan umum ke angkutan laut di Pelabuhan Tanjung Perak, perlu dilakukan penjajakan lebih lanjut terhadap atribut pelayanan yang lain, seperti kemudahan, kenyamanan, keamanan, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk mengetahui karakteristik penumpang, perlu dilakukan penjajakan lebih mendalam terhadap faktor usia, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, asal perjalanan, tujuan akhir perjalanan, dan lain–lain.
Simulasi Model Kinerja Pelayanan Ruas Jalan di Jakarta Menggunakan Aplikasi Vissim Studi Ruas Jalan Diponegoro Sonny, Imam
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i2.775

Abstract

Pemodelan simulasi lalu lintas merupakan pendekatan yang efektif untuk menganalisis kinerja ruas jalan karena dapat menghasilkan output yang mendekati kenyataan. Jalan Diponegoro di DKI Jakarta memiliki beragam aktivitas guna lahan samping jalan, serta kesibukan yang tinggi. Kajian ini bertujuan memodelkan pergerakan lalu lintas di ruas Jalan Diponegoro Jakarta diukur berdasarkan derajat kejenuhan, kecepatan tempuh, waktu tempuh dan tingkat pelayanan (LoS),selanjutnya dimodelkan menggunakan aplikasi VISSIM, kendaraan yang melewati ruas jalan cenderung bervariasi (mixed traffic condition). Hasil yang didapat adalah VCR pada jam sibuk ratarata melebihi nilai 1dan derajat kejenuhan mencapai tingkatan terendah, yaitu F, yang dipicu oleh aktivitas kegiatan sepanjang ruas jalan. Untuk perbaikan kualitas diperlukan beberapa langkah seperti rekayasa lalu lintas, larangan berheti kendaraan angkutan umum di sembarang tempat serta meningkatkan disiplin pejalan kaki.
Dampak Kenaikan Harga BBM dan Elastisitas Konsumsi BBM Sektor Angkutan Studi Perbandingan pada Beberapa Sektor Ekonomi Suryadi, Suryadi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i2.776

Abstract

Penggunaan BBM bersubsidi oleh masyarakat kian meningkat. Semakin tinggi konsumsi BBM bersubsidi, akan mengurangi besaran anggaran negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya kenaikan harga BBM terhadap kenaikan harga barang dan jasa, (2) Besarnya elastisitas konsumsi BBM terhadap peningkatan nilai tambah sektor angkutan, (3) Besarnya elastisitas konsumsi BBM terhadap peningkatan nilai tambah sektor industri dan (4) Besarnya elastisitas konsumsi BBM terhadap peningkatan nilai tambah sektor ekonomi lainnya. Metode penelitian menggunakan Model Input-Output dan Model Elastisitas Konstan. Hasil penelitian memperlihatkan kenaikan harga BBM sebesar 30 persen membawa dampak pada peningkatan tarif angkutan kereta api sebesar 18,83 persen, angkutan jalan raya sebesar 22,16 persen, angkutan laut sebesar 30,57 persen, angkutan sungai dan danau sebesar 26,71 persen, angkutan udara sebesar 32,28 persen, industry kilang minyak sebesar 30,75 persen serta listrik dan gas sebesar 41,28 persen. Elastisitas konsumsi BBM  sektor angkutan sebesar 0,932 persen, sektor industri sebesar negatif 0,626 persen dan  sektor lainnya sebesar negatif 0,689 persen terhadap penciptaan Nilai Tambah Bruto.
Perencanaan Partisipasi Menuju Keadilan Sosial Studi Kasus Inklusi Sosial Orang Berkebutuhan Khusus Bagaimana Memberdayakan Orang Berkebutuhan Khusus dalam Perencanaan Transportasi Sembiring, Junedi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i2.777

Abstract

Participatory planning for disabled people in transportation planning processes has become important. Because, it gives insight in what the disabled-peoples preferences are, improve decision making and advance justice. It is inline with regulation that United Nation made and also Traffic and Road Transportation Act No 9/2009 that  Government of Indonesian was made. But, there are some barriers of participation to include disabled people; it can be time and money consuming. Other problems are related to the accessibility of facilities; physical impairment, unfamiliar procedure and willingness to participate by disabled people.  It is important for the policy makers to know how to empower disabled people and increase their participation in planning processes by considering these barriers. This study investigates how to include disabled people in transportation planning processes.   It provides lessons learned from United Kingdom and Canada as the best practice of inclusion disabled people in transportation planning processes. The inclusion of disabled people is analyzed based on a case study of Bus Rapid Transit-Transjakarta, Indonesia. Data were gathered using interviews, questionnaire, literature and document review. A descriptive qualitative analysis was used to analyze the data. The result show that applied participatory tools to empower disabled people in planning processes was not sufficient enough. A higher level of participation can be strived for by changing the legal framework, investments in accessible facilities, commitment of the government, and the network of organization at international, national, and local level. Last but not least, inclusion disabled people is hard to implement. But, at least we try to make social justice in our services.
Evaluasi Transportasi Sungai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi Zarmaili, Zarmaili
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i2.778

Abstract

Transportasi sungai dan danau merupakan transportasi tradisional yang murah dan mampu mengakomodasi kapasitas angkut yang lebih besar. Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, masyarakat cenderung menggunakan jalan darat dalam kegiatan sehari-hari baik dalam kehidupan sosial, usaha maupun industri. Sehingga transportasi sungai ditinggalkan dan tidak diperhatikan. Penelitian ini mengungkapkan kondisi transportasi sungai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi dan bertujuan mengetahui strategi agar masyarakat kembali menggunakan transportasi sungai. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, pengamatan serta dengan analisis diskriptif kualitatif terhadap kondisi transportasi sungai serta menggunakan pendekatan SWOT yang diketahui bahwa kondisi Sungai Batanghari sebagai jalur utama transportasi sangat memprihatinkan, sepanjang alur anak sungai dan sepanjang alur sungai Batanghari dalam kondisi semak belukar, banyak titik rawan kandas atau dangkal, kurang aman dan nyaman dan tidak menarik minat penggunanya. Diperlukan penyediaan fasilitas umum dan sarana pendukung transportasi sungai di sepanjang alur sungai seperti tempat istirahat(rest area), pos keselamatan, tempat pengisian bahan bakar, tempat servis atau mekanik.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 2 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 1 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 2 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 1 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 1 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 1 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 6 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 5 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 1 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 4 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 5 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 11 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 10 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 9 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 5 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 4 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan More Issue