cover
Contact Name
Dewi Wachyuni
Contact Email
jurnalkemenhub@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkemenhub@gmail.com
Editorial Address
Jl. Medan Merdeka Tim. No.5 2, RT.2/RW.1
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Penelitian Perhubungan
ISSN : 08521824     EISSN : 25801082     DOI : https://doi.org/10.25104/warlit.v35i2
Core Subject : Engineering,
Warta Penelitian Perhubungan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi Kontributor Warta Penelitian Perhubungan berasal dari kalangan Peneliti dan Akademisi di bidang transportasi. Warta Penelitian Perhubungan memuat hasil penelitian, ide, dan gagasan dengan cakupan nasional dan global dengan lingkup: Transportasi Antarmoda, Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, serta Transportasi Udara yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 517 Documents
Metode Pengukuran Percepatan Kendaraan Bermotor Berbasis Data GPS menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Atmaja, Sigit Tri; Wahidin, Agus; Maarif, Muhammad Samsul
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i1.2342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pengukuran percepatan kendaraan bermotor dengan menggunakan data kecepatan tanpa memerlukan alat ukur percepatan tambahan, sehingga alat pengukuran tersebut lebih efisien dan ekonomis. Dasar teori yang dipergunakan adalah bahwa percepatan merupakan perubahan kecepatan pada waktu tertentu. Hasil dari percepatan secara teori dapat menggunakan perhitungan formula penurunan dari hasil pengukuran kecepatan, akan tetapi hasil perhitungan konvensional dengan formula penurunan kecepatan dibandingkan dengan hasil pengukuran alat ukur percepatan memberikan deviasi hasil konversi yang terlalu besar. Oleh sebab itu, formula konvensional tersebut digantikan oleh pendekatan berbasis jaringan saraf tiruan (JST) untuk memodelkan hubungan antara kecepatan dan percepatan secara lebih akurat. Pada penelitian ini, data kecepatan kendaraan diukur menggunakan global positioning system (GPS) dengan frekuensi akuisisi data sebesar 10 Hz. Data tersebut digunakan sebagai data set pada JST yang terbagi atas 90% data training dan 10% data testing. Jika dibandingkan dengan pendekatan yang lain optimasi hyperparameter JST dilakukan secara otomatis menggunakan pendekatan Bayesian Optimization karena kemampuannya dalam memilih parameter secara efisien dan menghindari hasil optimal pada lokal minimum. Model JST yang terbaik diuji menggunakan data testing pertama dengan hasil nilai mean absolute error (MAE) sebesar 0.06373, root mean square error (RMSE) sebesar 0.08434, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0.82456, selanjutnya data testing kedua dengan hasil nilai MAE sebesar 0.07061, RMSE sebesar 0.09112, dan R² sebesar 0.78517. Hasil metode ini menunjukkan potensi penerapan dalam pengukuran percepatan kendaraan dengan akurat dan bisa dikembangkan lebih lanjut untuk berbagai skenario kendaraan dinamis, integrasi real-time dengan sistem navigasi, serta penerapan pada kendaraan otonom atau sistem monitoring berbasis IoT.  
Penataan Parkir Dan Pengembangan Fasilitas Pejalan Kaki Mendorong Optimalisasi Kinerja Lalu Lintas: Studi Kasus di Kawasan Pasar Bawang Banjaran Sarjana, Sri; Khairunisa, Magfira
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i1.2343

Abstract

Penataan parkir dan pengembangan fasilitas pejalan kaki menjadi elemen kunci dalam menciptakan kinerja lalu lintas yang lebih efisien, aman, dan nyaman. Tujuan penelitian ini untuk memberikan penangan dan usulan guna peningkatan kinerja lalu lintas serta penataan pada Kawasan Pasar Bawang Banjaran Kabupaten Tegal. Metode kuantitatif digunakan dalam kajian ini secara empiris, terukur, rasional, dan sistematis dengan mengembangkan data primer yang berasal dari pengamatan langsung berdasarkan kondisi di lapangan dalam bentuk data inventarisasi ruas jalan dan simpang. Hasil menemukan bahwa kondisi di lokasi kajian sangat kurang tertata karena banyak pedagang yang berjualan tanpa memperdulikan kondisi sekitar, banyak sepeda motor yang parkir di badan jalan dengan sembarangan serta adanya bongkar muat barang pada saat arus lalu lintas ramai. Hasil kajian mengusulkan perlunya penataan parkir on street dilakukan pada ruas Jalan Banjaran – Balamoa Segmen 1 dan ruas Jalan Ujungrusi – Banjaran dengan merubah sudut parkir on street menjadi 30 derajat untuk memfungsikan kembali lebar jalan yang digunakan untuk parkir. Selain itu, penting untuk menurunkan V/C ratio jalan Ujungrusi – Banjaran dari 0,64 dengan kecepatan 28 km/jam menjadi V/C ratio 0,44 dengan kecepatan 33 km/jam setelah dilakukan evaluasi dalam penangan permasalahan. Untuk meningkatkan kinerja lalu lintas maka perlu diterapkan penataan pasar dasaran, penataan parkir on street, relokasi parkir off street, pengadaan fasilitas pejalan kaki dan fasilitas penyeberangan, serta pembatasan jam bongkar muat barang.
Implementation of Deregistration and Export Back Aircraft Based on Cape Town Convention in Indonesia Rifaa Eka Novisna; Riyanto, Sigit
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v36i1.2364

Abstract

The Cape Town Convention is a regulation that creates international standards for security interests (liens), leases, and various legal remedies for default in financing agreements, including repossession. Nevertheless, several incidents resulted in losses to the lessor because the Cape Town Convention was not implemented properly in Indonesia. This research aimed to analyze Indonesians’ compliance with implementing the deregistration and re-export of aircraft based on the Cape Town Convention. Apart from that, this research also examined the obstacles faced by the Indonesians when implementing the Cape Town Convention, especially in implementing Deregistration and Export (IDERA) in Indonesia, and whether they have solutions to overcome these obstacles. This research used a Normative-Empirical research methodology that analyzes the implementation of written legal provisions and whether the provisions of the statutory regulations have been implemented properly. This research employed qualitative methods to analyze the data collected. The conclusion is first, the Indonesian Government is implementing the deregistration and export of aircraft adequately based on the results of analysis by comparing the regulations and interviews with practitioners; second, the Indonesian Government in the process of implementing the Deregistration and Export Back of aircraft faces several obstacles, including the lack of legal certainty regarding the implementation mechanism and limited authority; and third, the Indonesian Government has a solution to overcome obstacles, including revising related regulations and becoming a mediator if there are problems as a form of legal filling. Therefore, it can provide certainty and peace of mind for lessors when receiving collateral in the form of aircraft in Indonesia. The results of this research are expected to increase understanding regarding deregistration and export back of aircraft based on the Cape Town Convention in Indonesia so that many parties understand and comprehend this matter.
Penilaian Kesiapan Kerja dengan Model Fitness for Duty pada Pengemudi Truk Ekspedisi Angkutan Darat PT. Lookman Djaja Berdasarkan Aspek Fisik, Mental, dan Pekerjaan Tua, Timothy Gunung; Suhardi, Bambang; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i1.2392

Abstract

Penilaian kesiapan kerja menggunakan model kesesuaian untuk tugas (Fitness for Duty) pada pengemudi truk berdasarkan aspek fisik, mental, dan kerja memiliki signifikansi yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan kerja menggunakan model kesesuaian untuk tugas pada pengemudi truk PT. Lookman Djaja dengan menggunakan Tugas Kewaspadaan Psikomotor (PVT), Skala Analog Visual (VAS), Skala Kantuk Karolinska (KSS), dan regresi logistik untuk pengolahan data. Lima belas pengemudi truk PT. Lookman Djaja dengan dua waktu kerja yang berbeda mendukung penelitian dengan usia, berat badan, tinggi badan, kualitas tidur, konsumsi rokok, konsumsi kafein, waktu kerja, perhatian, kelelahan, dan kantuk sebagai variabel independen. Untuk variabel dependen digunakan FFD dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian dan evaluasi tingkat kesesuaian untuk tugas cukup baik. Berdasarkan model yang telah dibuat, 90,9% pengemudi siap untuk bertugas. Sebanyak 80% pengemudi truk diprediksi sesuai. Nilai adjusted R2 pada model adalah 56,40%. Kemampuan model untuk memprediksi nilai pengamatannya termasuk tinggi (72,10%). PVT dapat digunakan untuk menilai kesesuaian untuk tugas pengemudi truk, sedangkan VAS dan KSS tidak dapat digunakan. Perhatian mempengaruhi kesiapan kerja pengemudi truk, sedangkan kelelahan dan kantuk berpengaruh tetapi kurang signifikan. Waktu kerja pengemudi tidak secara signifikan mempengaruhi kesiapan kerja pengemudi, tetapi waktu kerja mempengaruhi perubahan tingkat perhatian pengemudi sebelum dan setelah bekerja.
Kajian Aksesibilitas Sebagai Dasar Perbaikan Fasilitas Terminal Tirtonadi Solo Menggunakan Metode Kualitatif Sesuai Prinsip Universal Design Suhardi, Bambang; Ramadhanty, Alfina Diva; Asturi, Rahmaniyah Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i1.2397

Abstract

Aksesibilitas merupakan faktor penting untuk memastikan kesempatan yang setara bagi semua individu, termasuk penyandang difabel. Difabel berhak untuk mengakses fasilitas umum yang dapat mengakomodasi kebutuhan mereka. Aksesibilitas di terminal berperan besar dalam memfasilitasi mobilitas dan kemandirian difabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat aksesibilitas di Terminal Tirtonadi untuk pengguna difabel. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan pengguna difabel diketahui bahwa beberapa fasilitas, seperti ramp, toilet, peron penumpang, loket tiket, tempat parkir, dan fasilitas kedaruratan belum memenuhi standar aksesibilitas yang diperlukan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang meliputi studi lapangan, observasi, kuesioner, dan analisis checklist aksesibilitas berdasarkan standar yang relevan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi kondisi terminal dan wawancara dengan pengguna difabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa fasilitas di Terminal Tirtonadi masih belum memenuhi standar aksesibilitas yang ditetapkan. Ketidaksesuaian fasilitas Terminal Tirtonadi dengan standar aksesibilitas berdampak langsung pada keterbatasan mobilitas pengguna difabel. Oleh karena itu, pembangunan fasilitas umum harus memperhatikan aspek aksesibilitas pengguna difabel. Penentuan prioritas perbaikan fasilitas dilakukan berdasarkan hasil checklist untuk memberikan rekomendasi terhadap fasilitas yang perlu diperbaiki. Rekomendasi perbaikan disusun dengan mengacu pada prinsip Universal Design, yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pengguna, termasuk penyandang disabilitas. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan pembangunan fasilitas umum.
Analisis Penyebab Risky Driving Behavior pada Sopir Busdi Terminal Tirtonadi Suhardi, Bambang; Setiono, Adrian Kwanadi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i1.2402

Abstract

Kecelakaan transportasi bus telah mencapai 14.696 kasus pada tahun 2021 dan didapatkan faktor manusia, khususnya perilaku mengemudi yang berisiko menjadi faktor dominan penyebab kecelakaan. Berdasarkan survei awal, ditemukan bahwa perilaku mengemudi sopir bus di Terminal Tirtonadi berisiko karena mereka mengemudi dengan kecepatan tinggi saat jalan sepi, menyalip melalui sisi kiri, menerobos lampu merah, dan berkendara dengan menggunakan handphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh signifikan terhadap risky driving behavior dan usulan perbaikan untuk meminimalkan risky driving behavior. Metode penelitian yang digunakan adalah PLS-SEM. Metode ini digunakan untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres berpengaruh signifikan terhadap risky driving behavior (p-value = 0,040). Sementara itu, faktor organisasi (p-value = 0,450), kesehatan mental (p-value = 0,370), kelelahan (p-value = 0,643), kesehatan fisik (p-value = 0,906), dan kemampuan mengemudi (p-value = 0,822) tidak berpengaruh signifikan terhadap risky driving behavior. Stres dapat memicu perilaku mengemudi yang lebih berisiko. Karena stres mengganggu fungsi kognitif, seperti kemampuan berkonsentrasi, membuat keputusan, dan bereaksi cepat terhadap situasi yang berubah-ubah di jalan. Stres dapat memicu emosi negatif seperti kemarahan dan frustrasi, yang dapat mendorong perilaku agresif saat mengemudi. Perbaikan yang diusulkan pada perusahaan otobus (PO) untuk meminimalkan risky driving behavior pada sopir bus adalah menyediakan fasilitas istirahat, olahraga, makan bergizi gratis, pengaturan jam kerja, dan pemberian bonus.  Sedangkan pengelola terminal menyediakan ruang istirahat yang nyaman untuk sopir bus.
Analisis Risiko Tubrukan Kapal pada Wilayah Sekitar Ibukota Nusantara dengan Menggunakan Data Automatic Identification System Djajasasana, Egbert Edward; Rima, Alberto; Bokau, Joe Ronald Kurniawan; Kurniawan, Abdy
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i1.2403

Abstract

Pembangunan dan pengembangan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sebagai program prioritas pemerintah akan berdampak kepada peningkatan lalu lintas kapal di Selat Makassar yang juga akan meningkatkan kemungkinan terjadinya tubrukan kapal. Penelitian ini akan menganalisis risiko terjadinya tubrukan kapal sebagai dampak dari kepadatan lalu lintas kapal pada wilayah perairan IKN khususnya di wilayah antara Balikpapan dan Samarinda. Proses analisis menggunakan pendekatan simulasi data Automatic Identification System (AIS) dan menerapkan nilai risiko berdasarkan situasi kapal dengan kapal (encounter situation) dengan Potential Assessment of Risk (PARK) Model. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapal akan bergerak pada area dengan kepadatan yang tinggi sehingga interaksi kapal dengan kapal lainnya yang saling berdekatan tidak dapat dihindari. Keterbatasan ruang olah gerak kapal pada situasi ini diinterpretasikan pada kategori 5 atau “sedikit berbahaya”. Rekomendasi untuk menurunkan risiko terjadinya tubrukan kapal dapat diawali dengan membenahi human error melalui peningkatan kompetensi dan awareness kru kapal terkait navigasi dan potensi bahaya tubrukan, serta dilanjutkan dengan peningkatan pengawasan, pembenahan infrastruktur dan zonasi perairan.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 2 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 1 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 2 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 1 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 1 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 1 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 6 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 5 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 1 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 4 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 5 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 11 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 10 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 9 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 5 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 4 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan More Issue