cover
Contact Name
Dewi Wachyuni
Contact Email
jurnalkemenhub@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkemenhub@gmail.com
Editorial Address
Jl. Medan Merdeka Tim. No.5 2, RT.2/RW.1
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Penelitian Perhubungan
ISSN : 08521824     EISSN : 25801082     DOI : https://doi.org/10.25104/warlit.v35i2
Core Subject : Engineering,
Warta Penelitian Perhubungan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi Kontributor Warta Penelitian Perhubungan berasal dari kalangan Peneliti dan Akademisi di bidang transportasi. Warta Penelitian Perhubungan memuat hasil penelitian, ide, dan gagasan dengan cakupan nasional dan global dengan lingkup: Transportasi Antarmoda, Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, serta Transportasi Udara yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 517 Documents
Analisa Kerjasama Pemerintah Swasta di Bidang Perkeretaapian (Studi Deskriptif 6 KPS Perkeretaapian di Indonesia) Siswanto, Adrianus Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i6.744

Abstract

Studi tentang Public Private Partnership (PPP) di sektor perkeretaapian merupakan bagian dari studiinfrastruktur. Ada kebutuhan untuk melibatkan sektor swasta dalam penyelenggaraan kereta api. Ini adalahterobosan penting untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menggunakan berbagai data yang berasal darikegiatan focus group discussion yang menyajikan informasi ten tang kemajuan dan kegiatan termasuk berbagaikebijakan yang telah dikeluarkan. Pengamatan terhadap proses pembangunan proyek kerjasama denganmemperhatikan perkembangan peraturan dimaksud.Temuan menunjukkan bahwa proyek-proyek public private partnership di sektor perkeretaapian menghasilkankemajuan yang relatif baik. Kendala pembebasan lahan telah menjadi masalah dalam investasi infrastrukturdi Indonesia, khususnya di berbagai daerah, namun ada kecenderungan berkurang. Dukungan pemerintahdaerah, khususnya pemerintah provinsi sangat penting. Meskipun dukungan dari kabupaten juga penting.Dari hasil penelitian mencatat bahwa kendala proyek skala besar, tidak terletak pada pendanaan. Beberapaperusahaan besar, baik secara individu atau konsorsium, tertarik pada proyek-proyek yang operasi keretaapi yang ditandai dengan dana yang cukup besar. Jadi dana itu bukan hambatan untuk masuk bagi investoryang ingin berinvestasi sejak awal.
Uji Prestasi Pesawat Terbang Wing In Ground Effect Saat Hydro Planning Syamsuar, Sayuti
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i7.745

Abstract

Fase take off merupakan saat kritis pada pesawat wing in ground effect dimana terjadi moment pitching positif yang membesar. Caya hambat air pada titik pusat buoyansi dari hull, gaya angkat aerodinamika pada titik pusat tekanan dari sayap, gaya propulsi dan gaya berat pada titik pusat gravitasi dalam keadaan tidak dalam posisi seimbang saat hydro planning. Sayap jenis inverse delta dengan bentuk punduk diatasnya dan airfoil jenis Clark Y mempunyai luas sayap sebesar 31.75 m2• Koefisien gaya angkat dan gaya hambat aerodinamika dihitung dengan menggunakan piranti lunak DATCOM. Sayap horizontal pada ekor menggunakan airfoil NACA 0012 dan sayap vertikal pada ekor mempunyai airfoil simetri NACA 0015. Ponton dan winglet dipasang pada bagian ujung luar sayap. Kurva hambatan air dari hull diperoleh perhitungan analisis dan uji model di towing tank. Uji thrust dan penimbangan berat pesawat sudah dilakukan di hanggar. Kesimpulan dari hasil uji terbang mengatakan bahwa terjadi kondisi kelebihan berat, tidak tepatnya posisi titik pusat gravitasi sehingga diperlukan tenaga mesin yang lebih besar untuk meneruskan fase takeoff.
Analisa Rencana Overlay Landas Pacu Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun, Terhadap Equivalent Single Wheel Load (ESWL) Pesawat Boeing 737-900 ER Muliasari, Ataline; Purnama, M Herry
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i7.746

Abstract

Bandar udara Iskandar yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan penerbangan bagi masyarakat pengguna, berencana melakukan pengembangan fasilitas landas pacu dari 1.850 meter menjadi 2.250 meter. Pemanjangan fasilitas landas pacu sepanjang 350 meter ini diharapkan agar pesawat udara berbadan lebar dapat mendarat di bandar udara Iskandar yang saat ini baru dapat didarati oleh pesawat dengan tipe 737500. Analisa rencana overlay landas pacu bandar udara Iskandar Pangkalan Bun, terhadap Equivalent Single Whell Load (ESWL) pesawat Boeing 737-900ER ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ketebalan rencana lapisan perkerasan landas pacu yang akan di overlay terhadap equivalent single wheel load (ESWL) pesawat hoeing 737-900 ER. Sementara itu, perurnusan masalah dari pengkajian ini adalah apakah rencana tebal perkerasan overlay fasilitas landas pacu di Bandar Udara Pangkalan Bun telah memenuhi persyaratan untuk dapat didarati pesawat tipe Boeing 737-900 ER. Bandar Udara Iskandar pangkalan Bun akan melakukan overlay setebal 7,5 cm. sehingga flexible pavement yang semula setebal 80 cm akan menjadi setebal 87,5 cm. tetapi, dari hasil perhitungan terlihat bahwa tebal pavement minimal adalah 88 cm. oleh sebab itu terdapat selisih tebal lapisan perkerasan hasil perhitungan dengan rencana sebesar 0.25 cm.
Efisiensi Ukuran Pallet Terhadap Ruang Kontaener Dan Truk Angkutan Barang Akustia, Win
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i7.747

Abstract

Tidak hanya kelancaran transportasi yang diharapkan, tetapi juga efisien. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mencapai transportasi yang efisien. Salah satu contoh adalah ukuran pallet yang cocok dengan bentuk dan ukuran kontaener atau truk, hal ini memudahkan pemindahan dan mengoptimalkan pemakaian ruang, selain itu juga barang dalam kontaener atau truk tidak bergeser, yang dapat berpengaruh terhadap keselamatan barang. Ukuran pallet yang sesuai dapat lebih memudahkan dalam hal pengaturan dan tata letak dalam kontaener atau truk. Pengaturan dan tata letak ini juga penting, karena berpengaruh terhadap volume barang yang dapat dimuat, serta berpengaruh terhadap kemudahan saat pembongkaran barang. Dari data yang terkumpul, kemudian dilakukan analisis dengan hasil , jenis produk yang biasa dikirim sebagai komoditas ekspor/ impor yang terbanyak adalah general cargo, sebanyak 86 %, hasil pertanian/ perkebunan 7 % dan lainnya 7 %.  Negara yang biasa menjadi tujuan ekspor a tau asal impor yang terbanyak adalah kelompok negara-negara benua Asia. Jenis pallet yang digunakan pada umumnya adalah yang terbuat dari kayu, dan ukuran 1.100mmX1.100 mm paling banyak digunakan. Truk ukuran sedang dan besar menurut responden sama cocoknya untuk digunakan. Kesimpulan kajian adalah ukuran pallet yang paling efisien terhadap kontaener dan truk, adalah yang berukuran 1.100mmX1.100 mm. Truk sedang yang berukuran 430 cm X 205 cm lebih efisien dibanding truk sedang ukuran 310cmX170 cm. Truk besar ukuran 800 cm X 250 cm lebih efisien dibanding truk besar ukuran 650 cm X 250 cm.
Sistem Penyediaan Air Bersih Dan Penyaluran Air Buangan Bandar Udara Syamsudin Noor Terhadap Peningkatan Jumlah Penumpang Pakan, Welly; Muliasari, Ataline
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i7.748

Abstract

Peningkatan jumlah penumpang di Bandar Udara Syamsudin Noor juga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Selain meningkatkan kapasitas terminal untuk peningkatan kenyamanan penumpang, perlu juga diperhatikan penyediaan air bersih yang merupakan kebutuhan pokok manusia. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di bandar udara, diperlukan air bersih dengan kapasitas yang memenuhi peningkatan jumlah pergerakan penumpang setiap tahunnya. Selain itu, diperlukan juga system penyediaan yang meliputi proses pengaliran dari sumber air menuju bandar udara. Terkait dengan hal tesebut diatas, maka perlu dilakukan pengkajian sistem dan kapasitas penyediaan air bersih Bandar udara Samsudin Noor - Banjarmasin Kalimantan Selatan. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan supply air bersih di Bandar udara Syamsudin Noor Banjarmasin adalah 65.352 lt / hari (65m3/ hari). Sementara itu, dengan supply air bersih 32 m3 /jam didapatkan 3 (tiga) sumur bor yang tersedia. Penyediaan air bersih (Q) yang dibutuhkan untuk Bandar Udara Syamsudin Noor adalah 65.352 lt, sehingga estimasi kapasitas air buangan diperkirakan 80% x 65.352 = 52.281 lt. Terkait dengan hal tersebut diatas, maka debit pengaliran di bandara ini adalah (Q) = 6,43m3 / dt dan diameter saluran untuk Bandar udara Syamsudin Noor dengan debit air hujan rata-rata sebesar 2400 mm/ dt adalah 1.32 m
Perspektif Pengembangan Jaringan Transportasi Dalam Mendukung Kek Barru Sulawesi Selatan Romadhani, Noor Fadilah; Jinca, M. Yamin
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i6.749

Abstract

Kabupaten Barru sebagai 'Pusat Titik Tangkap' kornoditi di Sulawesi Selatan. Dengan adanya rencanaKEK Barru diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan melaluipengembangan simpul-simpul strategis jaringan transportasi jalan, penyeberangan dan laut. Tujuanpenelitian ini menentukan sektor basis dan komoditas unggulan dari hinterland KEK Barru serta mengetahuikondisi jaringan prasarana transportasi dalam mendukung rencana KEK Barru di Sulawesi Sela tan. Penelitianini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode analisis adalah Location Quotient (LQ) dan analisisjaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor basis berupa perikanan (komoditas hasil laut),peternakan (komoditas sapi dan unggas) dan pertanian (padi). Pengembangan jaringan prasaranatransportasi dalam mendukung rencana KEK Barru adalah jaringan transportasi jalan, transportasi lautdan udara. Pelabuhan Makassar sebagai pintu gerbang utama bagi Kawasan Timur Indonesia (KTI), untukmendukung menjadi Greater Port of Makassar, maka Pelabuhan Garongkong yang terletak di KEK Barru ijuga ikut dikembangkan guna mendukung fungsi pelabuhan sebagai pengembangan terminal curah nonpakan. Lokasi KEK Barru yang terletak dekat dengan Bandara Intemasional Sultan Hasanuddin juga sangatmendukung kelancaran akses distribusi komoditi yang tidak dapat dilayani rnelalui transportasi laut.
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pelayanan Embarkasi Dan Debarkasi Penumpang Kapal Pelni di Pelabuhan Tenau Kupang Yuliani, Apri
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i6.750

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi dengan pentingnya menjaga dan meningkatkan kepuasan penumpang terhadappelayanan embarkasi dan debarkasi penumpang. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasanpenumpang terhadap pelayanan embarkasi dan debarkasi penumpang kapal Pelni di Pelabuhan TenauKu pang. Dengan menggunakan metode CSI dan IP A, diketahui bahwa kinerja pelayanan embarkasipenumpang kapal masih harus mendapatkan perhatian khusus karena nilainya masih berada di bawahstandar pelayanan (74,60% ). Sedangkan kinerja pelayanan debarkasi penumpang kapal berada pada batasminimal standar pelayanan (79,54%). Terdapat beberapa aspek pelayanan yang perlu diperbaiki gunameningkatkan kepuasan pelayanan embarkasi dan debarkasi penumpang kapal Pelni di Pelabuhan TenauKu pang.
Kajian Karakteristik Desain Kapal Penumpang Yang Sesuai Untuk Perairan Kabupaten Kepulauan Anambas Hardjono, Soegeng
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i6.751

Abstract

Kabupaten Kepulauan Anambas terletak di Laut Cina Selatan yang merupakan laut terbuka, bergelombang,serta berkarakter kurang bersahabat dengan ketinggian rata-rata 2,5 meter sepanjang tahun dan bahkanmencapai ketinggian ekstrim hingga 4,8 meter pada musim barat antara Desember hingga Februari dimana armada transportasi tidak diizinkan beroperasi demi keelamatan, kecuali dalam cuaca baik dan angintenang. Saat ini armada lautnya hanya berupa kapal kayu bermotor atau kapal cepat berukuran relatif kecildengan kapasitas penumpang hingga maksimum 25 orang. Melalui studi ini, telah ditemukan karakteristikteknis kapal yang sesuai untuk operasional jarak pendek (antar desa dan kecamatan) maupun jarak jauhhingga 400 mil dengan aman dan nyaman. Kapal tersebut adalah kapal jenis Catamaran terbuat dari bahanaluminium dengan panjang 22 meter yang dilengkapi mesin utama 1.640 hp untuk menhasilkan kecepatanservis 27 knot. Kapasitas angkut penumpang berkisar antara 100-140 penumpang dan memiliki draft 1,17meter yang mampu berlayar di ketinggian gelombang 2,5 meter dan mampu berlabuh di pelabuhan dengankedalaman air terbatas seperti Pelabuhan Ladan.
Kajian Perhitungan Nilai Waktu Perjalanan Kendaraan Pribadi Dan Angkutan Umum Herawati, Herawati; Mutharuddin, Mutharuddin
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v25i6.752

Abstract

Tingginya demand transportasi yang tidak dapat diakomodasikan oleh pertumbuhan supply, merefkelsikanpotensi dan aktifitas ekonomi yang besar dengan dibarengi inefisiensi yang tinggi akibat adanya kemacetan.Inefisiensi ini menakibatkan pemborosan karena adanya peningkatan biaya operasi, biaya keterlambatandan biaya kerusakan lingkungan. Untuk mengetahui hingga seberapa besar konstribusi penggunakendaraan pribadi dan angkutan umum dan peranannya sebagai pelaku ekonomi maka diperlukan adanyaperhitungan terhadap nilai waktu perjalanan pada suatu kota.Metode perhitungan nilai waktu perjalanan adalah metode Mode Gwice Approach dengan survey data denganstated preference. Pada data stated preference, responden mengekspresikan pilihannya dari point rating yangtersedia.Dari hasil analisis diperoleh bahwa nilai waktu perjalanan untuk setiap jenis kendaraan berbeda. Nilaiwaktu perjalanan untuk kendaraan pribadi lebih tinggi jika dibandingankan dengan nilai waktu perjalanansepeda motor dan angkutan umum. Nilai waktu perjalanan untuk mobil pribadi, 1'epeda motor dan angkutanumum secara berurutan adalah Rp 24.507 /jam/ orang; Rp 14.657 /jam/ orang dan Rp 9.320/jam/ orang.
Kriteria Fasilitas Park and Ride sebagai Pendukung Angkutan Umum Massal Berbasis Jalan Palupiningtyas, Selenia Ediyani
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i2.768

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum masal berbasis jalan (TransJakarta) merupakan kebijakan yang dilakukan pemerintah Kota Jakarta untuk mengatasi kemacetan. Sebagai salah satu penerapan manajemen kebutuhan transportasi yang berdampak tarik, kebijakan tersebut perlu didukung oleh ketersediaan fasilitaspark and ride yang memenuhi kriteria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriteria apa saja yang menjadi prioritas pada sebuah fasilitas park and ride. Melalui metode analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) dihasilkan suatu kesimpulan bahwa pengembangan fasilitaspark and rideharus memprioritaskan variabel kemudahan bagi pengguna jasa (0,182), aksesibilitas (0,153), dan lokasi/penempatan (0,128). Pengembangan fasilitaspark and ride sebagai pendukung TransJakarta juga perlu mengutamakan beberapa kriteria yaitu berfungsi sebagai bagian dari sistem transportasi intermoda sekaligus sebuah fasilitas, terletak pada wilayah sub urban (tidak harus terletak pada terminal tipe A), letak jalan masuk/keluar menghindari konflik dengan pejalan kaki, pola parkir menyesuaikan dengan daya tampung, tarif terpadu dengan TransJakarta, tersedia petugas penjaga dan petugas tiket, tersedia jalur pejalan kaki menuju halte bus, terkoneksi dengan layanan moda lain, dan memberi dampak positif terhadap wilayah sekitarnya.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 2 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 1 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 2 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 1 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 1 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 1 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 6 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 5 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 1 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 4 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 5 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 11 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 10 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 9 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 5 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 4 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan More Issue