cover
Contact Name
JELLI
Contact Email
jurnaljelli@uinsgd.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljelli@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Jalan A.H. Nasution No. 105, Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat 40614
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30262526     DOI : https://doi.org/10.15575/jelli.v2i2
Core Subject : Education,
JELLI : Journal of Education For The Language And Literature of Indonesia, is a peer-reviewed journal published two times a year since 2023. Articles in this journal should be written in Indonesian and English. This Journal focus on the issues of Indonesian language education. All submitted papers are put trough double-blind review process. The journal accepts both research and non-research articles, which will be peerreviewed by at least 2 (two) reviewers. Once a manuscript is submitted trough the online process, a journal editor examines the manuscript and determines its appropriateness for the full peer review. If it passes the initial screening, the manuscript will be sent to one or more peer reviewers. The journal’s editorial board will then consider the peer reviewers’ reports and assemble the final decision to accept or reject the manuscript for publication.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Nilai Toleransi Beragama dalam Cerpen Seribu Kunang-Kunang di Manhattan Karya Umar Kayam Kurniatin, Titin Kurniatin; Ripaldi, Arif; Riyani, Dini
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Education For The Language and Literature of Indonesia
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jelli.v3i1.1347

Abstract

This article analyzes the application of religious tolerance values in the short story “Seribu Kunang-Kunang di Manhattan” by Umar Kayam and its relevance to strengthening the profile of Rahmatan Lil Alamin students at Madrasah Tsanawiyah. This study makes a significant contribution to the use of literary works as a means of learning about tolerance values in formal education. It employs a qualitative approach, utilizing text analysis and literature study methods to examine the moral messages contained in the short story. The results of the analysis show that this short story effectively depicts harmonious relationships between individuals from different religious backgrounds. Values such as respect for diversity, respect for other beliefs, and the importance of interfaith cooperation are essential elements that can be implemented in the curriculum at Madrasah Tsanawiyah. Integrating these values into the curriculum encourages students to understand and respect differences while developing moderate, inclusive, and tolerant personal characters.
CAMPUR KODE PADA LIRIK LAGU “NYONG DARI TIMUR” KARYA WITA SOFI DAN JUAN REZA Tiara Jayani; Zahroh Salsabila Basir; Syahrul Ramadhan; Elfia sukma; Norliza Jamaluddin
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Education For The Language and Literature of Indonesia
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jelli.v3i1.1424

Abstract

Fenomena campur kode merupakan gejala kebahasaan yang umum terjadi dalam masyarakat multibahasa dan kini banyak ditemukan dalam media hiburan, termasuk lirik lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan jenis campur kode, fungsi sosial dan makna budaya, serta faktor penyebab terjadinya campur kode dalam lirik lagu “Nyong dari Timur” karya Wita Sofi dan Juan Reza. Lagu ini menarik karena memadukan tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Minang, dan bahasa dari kawasan Timur Indonesia (seperti dialek Ambon atau Papua), sehingga mencerminkan keragaman dan interaksi antarbudaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode baca dan catat. Data dianalisis dengan teknik reduksi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan teori sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode dalam lirik lagu ini terdiri atas lima bentuk, yakni penyisipan unsur kata, frasa, klausa, idiom, dan reduplikasi. Setiap bentuk mencerminkan identitas kultural tokoh dalam lagu, memperkuat emosi, dan menjadi media komunikasi antar daerah. Faktor penyebab terjadinya campur kode meliputi latar belakang budaya penulis lagu, strategi ekspresif dan estetis dalam penciptaan karya, serta adanya kebebasan berbahasa dalam konteks nonformal. Kesimpulannya, campur kode dalam lagu ini tidak hanya memperindah estetika lirik, tetapi juga berfungsi sebagai representasi identitas, alat pemersatu budaya, dan refleksi dinamika sosial masyarakat Indonesia yang multikultural.
ANALISIS KEBERHASILAN MENYIMAK DALAM PEMAHAMAN TEKS DESKRIPSI DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SILIWANGI Dede Rianty; Indri Ika; Muhammad Bintang Arisandy; Kirani Putri Indesswari
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Education For The Language and Literature of Indonesia
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jelli.v3i1.1426

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keberhasilan menyimak terhadap mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi angkatan 2024 kelas C. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan pengumpulan sampel data yang dilakukan secara langsung dan dibantu dengan aplikasi quiziz untuk memudahkan dalam bahan evaluasi yang melibatkan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi sebagai subjek penelitian angkatan 2024 kelas C. Pembelajaran menyimak biasanya lei maksimal apabila menggunakan model pembelajaran yang berbasis audio atau audio visual. Adapun materi yang disajikan sebagai bahan simakan terhadap mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia angkatan 2024 kelas C yakni video teks deskripsi tentang nasi cikur. Data yang telah di dapatkan kemudian diolah dan mendapat kesimpulan bahwa kemampuan menyimak para mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi angkatan 2024 kelas C pada saat pelaksanaan pembelajaran menyimak sudah cenderung sangat baik.
Representasi Nilai-Nilai Kewirausahaan Dalam Buku Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Digital Kelas VIII SMP: Studi Konten Ratna Sophia; Muhammad Fanza Maulana; Wulandari
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Education For The Language and Literature of Indonesia
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jelli.v3i1.1569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi nilai-nilai kewirausahaan dalam buku ajar Bahasa Indonesia berbasis digital untuk kelas VIII SMP. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Fokus analisis diarahkan pada enam indikator utama kewirausahaan, yaitu: kemandirian, kreativitas, keberanian mengambil risiko, kepemimpinan, orientasi pada hasil, dan etos kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kewirausahaan tersebut tersebar secara merata dalam berbagai bab dan kegiatan pembelajaran. Nilai kemandirian dan kreativitas banyak ditemukan dalam tugas individu dan kegiatan produksi teks, sedangkan keberanian mengambil risiko dan kepemimpinan muncul dalam bentuk tugas penyampaian pendapat, diskusi, dan pidato. Orientasi pada hasil serta etos kerja tercermin dari aktivitas pembelajaran yang menekankan ketekunan, kedisiplinan, dan capaian tugas. Keseluruhan temuan mengindikasikan bahwa buku ajar ini tidak hanya berperan sebagai sarana penguatan kompetensi berbahasa, tetapi juga sebagai media penanaman karakter kewirausahaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan eksplisit terhadap nilai-nilai kewirausahaan dalam pengembangan bahan ajar berbasis kurikulum merdeka.
Perubahan Makna dan Strategi Transkreasi dalam Penerjemahan Iklan Dove “Real Beauty”: Tinjauan Teori Skopos dan Dynamic Equivalence Maulana, Muhammad Fanza
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Education For The Language and Literature of Indonesia
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jelli.v3i1.1901

Abstract

This study aims to analyze the transcreation strategy and the shift in meaning in the translation of the Dove Real Beauty advertisement from English into Indonesian, using Skopos theory and Dynamic Equivalence as analytical approaches. In the context of advertising translation, literal translation often fails to effectively convey the intended message to the target audience due to cultural and social value differences. Therefore, transcreation serves as a crucial strategy that allows creative adaptation of the message without losing its core meaning.This research employs a descriptive qualitative approach with a comparative text analysis method. The primary data consist of two versions of Dove’s advertisement: the English version titled Let’s Break the Rules of Beauty and the Indonesian version titled Beragam Kecantikan, Satu Indonesia (“Diverse Beauty, One Indonesia”). The analysis focuses on both verbal and visual elements in the advertisements by examining shifts in narration, slogan, language style, and female visual representation. The findings show that transcreation is used to adapt the global advertising message to be culturally relevant for the Indonesian audience. Skopos theory helps explain how the communicative purpose of the advertisement is tailored to local values such as diversity and unity. Meanwhile, Dynamic Equivalence demonstrates that the emotional impact of the advertisement remains consistent despite changes in linguistic and visual forms. In conclusion, advertising translation requires a creative and adaptive approach to effectively bridge meaning across cultures.

Page 3 of 3 | Total Record : 25