cover
Contact Name
M.A. HANNY FERRY FERNANDA
Contact Email
apt.fernanda@unesa.ac.id
Phone
+6285733115522
Journal Mail Official
s1pendidikantatarias@unesa.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya | Gedung A1, Jl. Ketintang, UNESA, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231 Telp : (031) 8280009 | Fax : (031) 8280796 | Contact : 085733115522
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Rias
ISSN : -     EISSN : 3063718X     DOI : https://doi.org/10.26740/jtr
Jurnal Tata Rias publishes high-quality research and scholarly articles focused on cosmetology education. It covers curriculum development, teaching methodologies, professional training, trends, innovations, educational technology, and practical applications in cosmetology. Managed by the S-1 Pendidikan Tata Rias program of the Faculty of Engineering at Universitas Negeri Surabaya (UNESA), the journal is published three times a year in April, August, and December. It employs a rigorous double-blind peer-review process and adheres to an open access policy, ensuring global accessibility of its content.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 730 Documents
PEMANFAATAN TIK TOK SEBAGAI MEDIA PROMOSI YOGANSA WEDDING PADA MASA PANDEMI Wardani, Annisa Aprilia; Megasari, Dindy Sinta; Usodoningtyas, Sri; Kusstianti, Nia
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 2 (2021): jurnal tata rias
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n2.42640

Abstract

Abstrak Yogansa Wedding ialah jasa rias pengantin yang terletak di jalan Lidah Wetan 7, Surabaya, Jawa Timur dan berdiri sejak 2007. Usahanya mengalami penurunan pada awal masa pandemi, tetapi saat ini sudah mulai diperbolehkan dan Yogansa Wedding mulai melakukan promosi dengan menggunakan media sosial yaitu Tik tok dengan mengunggah konten mengenai tata rias pengantin dan paket wedding dengan akun bernama yogansa_wedding dan saat ini sudah mencapai 50.900 pengikut. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskriptif kualitatif, yang mana data primer didapatkan melalui wawancara bersama pemilik Yogansa Wedding, sedangkan data sekunder didapatkan berdasar pada sumber pustaka dan hasil penelitian terdahulu serta dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat dari wawancara menunjukan bahwa Tik tok bermanfaat sebagai media promosi Yogansa Wedding pada masa pandemi. Antusiasme masyarakat pada media sosial menjadi salah satu tolak ukur dari efektivitas penggunaan media sosial sebagai tempat promosi yang mudah dijangkau oleh semua orang secara lebih luas. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan dari usaha Yogansa Wedding sehingga semakin banyak konsumen yang mengetahui rias pengantin dari Yogansa Wedding. Kata Kunci: Pemanfaatan Tik tok, Media Promosi, Rias Pengantin.
KAJIAN BENTUK DAN MAKNA TATA RIAS PENGANTIN KEBESARAN BANTEN Festiana, Ailsa; Faidah, Mutimmatul; Puspitorini, Arita; Kusstianti, Nia
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.42944

Abstract

Abstrak Banten memiliki budaya yang khas dalam pelaksanaan pernikahan. Terdapat 3 tata rias pengantin Banten yaitu, Kebesaran Banten, Banten Lestari dan Banten Gaya Tangerang. Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk tata rias dan busana pengantin Kebesaran Banten dan mengetahui makna yang terdapat pada tata rias dan busana pengantin Kebesaran Banten. Penelitisn ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data dengan wawancara dan studi dokumen. Tata rias pengantin Kebesaran Banten memiliki ciri khas yang terdapat pada warna eyeshadow dengan warna hijau, coklat, orange, dan gold. Penataan rambut pengantin Kebesaran Banten disebut dengan Jucung yang terbuat dari rajut panjang dan pandan beserta cemara pipih. Busana pengantin wanita Kebesaran Banten menggunakan kebaya beludru dengan kain Kasultanan Banten serta dilengkapi aksesoris. Makna dari tata rias wajah pengantin Kebesaran Banten yang terdapat pada warna eyeshadow yang mempunyai arti Hijau merupakan lambang kesuburan bumi Banten, Coklat lambang ketegasan, Orange lambang sunset pantai Banten, Gold atau Kuning emas yang berarti kejayaan Banten. Busana yang digunakan yang merupakan akulturasi pengaruh budaya Jawa yang masuk ke Banten. Kata Kunci: Bentuk, Makna, Pengantin Kebesaran Banten.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO TUTORIAL DENGAN APLIKASI KINEMASTER PADA KOMPETENSI DASAR PENGERITINGAN RAMBUT DESAIN Setiyawati, Setiyawati
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.42945

Abstract

PEMBUATAN VIDEO TUTORIAL METODE PERAWATAN BADAN DENGAN MASSAGE DAN LULUR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SMK KECANTIKAN safitri, Yesi intan; Suhartiningsih, Suhartiningsih; Kusstianti, Nia; Puspitorini, Arita
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.42948

Abstract

PEMBUATAN VIDEO TUTORIAL PEMANGKASAN RAMBUT TEKNIK UNIFORM LAYER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SMK KECANTIKAN Ramadany, Natalia; Suhartiningsih, Suhartiningsih; Pritasari, Octaverina; Wilujeng, Biyan
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.42950

Abstract

Abstrak Di era covid-19 saat ini, semua kegiatan dilakukan secara daring salah satunya di dunia pendidikan. Proses belajar mengajar diubah menjadi pembelajaran jarak jauh dengan melakukan daring. SMK merupakan salah satu program pendidikan yang menghasilkan peserta didik yang terampil dan kompeten, salah satunya dengan menerapkan pembelajaran praktek. Pemangkasan rambut merupakan salah satu kompetensi di SMK yang harus dikuasai. Karena keterbatasan pertemuan tatap muka di sekolah, maka dibutuhkan adanya media yang mendukung proses belajar mengajar yaitu dengan penggunaan video tutorial, yang dapat membantu mempermudah proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dari media video untuk kompetensi pemangkasan uniform layer. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen atau eksperimen semu dengan desain one shot case study. Dari hasil penilaian responden yang berkompeten di bidangnya, didapatkan hasil 98% untuk aspek materi, dan 97,40% untuk aspek media. Dari presentase yang didapatkan menyatakan bahwa media video tutorial pemangkasan teknik uniform layer ini berkriteria sangat baik, dengan beberapa saran yaitu memperlambat intonasi suara dan kecepatan video, kemuculan tulisan video dipersingkat, penggunaan tripod untuk pengambilangambar agar stabil. Kata Kunci: media pembelajaran, video, pemangkasan rambut, uniform layer.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN CRIMPING-IRON DAN CURLY-IRON PADA HASIL JADI SANGGUL MODERN SERAT NANAS Nuryakin, Berlian; Maspiyah, Maspiyah; Pritasari, Octaverina; Lutfiati, Dewi
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.42951

Abstract

AbstrakSanggul modern serat nanas menurut terapan ialah penataan kreatif dan menurut bentuk penataanialah penataan sanggul menggunakan sasakan. Penataan dapat dilakukan dengan teknologi alat yangsemakin modern diantaranya ialah crimping-iron dan curly-iron. Tujuan penelitian ialah untukmengetahui: 1) hasl penataan sanggul modern serat nanas dengan menggunakan crimping-iron dancurly-iron 2) perbandingan hasil penataan sanggul modern serat nanas antara yang menggunakancrimping-iron dan curly-iron. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Variabel dalampenelitian ini meliputi 1) Variabel bebas: penggunaan crimping-iron dan curly-iron dalam penataansanggul modern serat nanas 2) Variabel terikat: hasil penataan sanggul modern serat nanas 3)Variabel kontrol: proses pengerjaan dilakukan oleh peneliti, desain penataan ialah sanggul modernserat nanas, kriteria rambut yang diberikan perlakuan yaitu Panjang rambut sebahu, jenis rambutnormal cenderung tebal, dan tidak direbonding. Metode yang digunakan ialah observasi danmelibatkan 30 observer. Teknik analisis data menggunakan Uji non parametrik Mann Whitney. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antara penggunaan crimping-irondan curly-iron terhadap penataan sanggul modern serat nanas dengan nilai signifikasi 0,15 > 0,05.Namun dilihat dari rata-rata skor penilaian menunjukkan nilai penggunaan crimping-iron yaitu21,33 sedangkan penggunaan curly-iron memiliki nilai rata-rata 20,03.Kata kunci : sanggul modern serat nanas, crimping-iron, curly-iron
KAJIAN BENTUK DAN MAKNA TATA RIAS TARI REYOG TULUNGAGUNG Azizah, Livia Nur; Megasari, Dindy Sinta; Faidah, Mutimmatul; Usodoningtyas, Sri
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.42952

Abstract

Abstrak Reyog Tulungagung merupakan tarian khas dari tulungagung yang saat ini menjadi salah satu ikon di kabupaten Tulungagung, tarian ini berfungsi untuk tarian selamat datang dimana menyambut tamu penting di Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bentuk dan makna tata rias wajah serta penataan rambut (2) Bentuk dan makna busana (3) Bentuk dan makna aksesoris tari Reyog Tulungagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tata rias tari Reyog Tulungagung adalah: (1) Bedak yang di gunakan menyesuaikan warna kulit penari, eyeshadow yang digunakan warna coklat, merah dan yang hitam berarti kekuatan. Alis dibentuk mendatar berwarna hitam agar terlihat tegas serta lipstick berwarna merah. Penataan rambut penari hanya di urai karena untuk membuat penari lebih gagah seperti seorang prajurit. (2) busana penari meliputi baju berwarna putih, jarik berwarna merah dengan motif bunga khas daerah Tulungagung yang melambangkan kegembiraan, sampur gendong untuk membawa dhodhog/kendang, celana berwarna hitam, stagen dan kaos kaki putih. (3) Aksesoris yang dipakai penari meliputi iket, iker/guling, sumping, klat bahu, sempyok, deker, kalung, sabuk, uncal, boro-boro samir, keris, gongseng, binggel dan yang paling utama yakni dhodhog/kendang. Ciri khas aksesorisnya yaitu iket yang berbentuk tanduk kerbau dan iker/guling berwarna merah putih dengan burung garuda dimana keduanya merupakan simbol negara Indonesia. Tata rias dan busana tarian ini selaras dengan gerakan tari Reyog Tulungagung. Kata Kunci: Bentuk, Makna, Tata Rias, Tari Reyog Tulungagung
PENGARUH FASILITAS BELAJAR DARINGTERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWADALAM KOMPETENSI DASARMENERAPKANPEMANGKASAN RAMBUT PRIA DENGAN TEKNIK BARBER DI MASA PANDEMI COVID-19 Pramesti, Adetyas; Kusstianti, Nia; Pritasari, Octaverina; Puspitorini, Arita
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.42953

Abstract

Abstrak Adanya virus Coronadi Indonesia mengakibatkansekolah diliburkan dan siswa belajar secara Daring (dalam jaringan). Untuk mencapai tujuanbelajar Daring harus memiliki fasilitas yang menunjang kegiatan belajar. mengetahui pengaruh fasilitas belajar Daring terhadap motivasi belajar siswa adalah tujuan penelitian ini. Metode observasi dan angket merupakan metode yang dipilihdalam penelitian ini untuk mengumpulkan data. Penelitian ini memakai Pendekatan kuantitatif. AnaIisis regresi Iiniersederhana, Uji-t, dan koefisien determinasi yang digunakan sebagai analisis data dalam penelitisn ini. Dari hasil anaIisis regresi Iinier sederhana koefisien regresi X besarnya adalah 0,947 dijabarkan bahwa setiap bertambahnya 1% nilai Fasilitas belajar, menjadikan motivasi belajar nilainya bertambah 0,947. Yang artinya pengaruh variabel X (fasilitas belajar) terhadap variabel Y (motivasi belajar) mempunyai arah pengaruh yang positif.Nilai thitung 12,018>ttabel 1,999 dan sig 0,000<0,05 jadikesimpulannya variabel fasilitas belajar (X) berpengaruh signifikan terhadap variabel motivasi belajar (Y). Koefisien determinasi(R Square) adalah 0,696 sehingga artinya pengaruh variabel bebas (fasilitas belajar) terhadap variabel terikat (motivasi belajar) adalah 69,1%.Sehingga dipenelitian ini dapat dibuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan fasilitas belajar Daring terhadap motivasi belajar peserta didik kelas 12 Tata Kecantikan Rambut SMK Negeri 3 Kediri. Jika fasilitas belajar Daring baik dan lengkap maka motivasi belajar siswa menjadi lebih baik sehingga dapat tercapai tujuan belajar. KataKunci:Fasilitas Belajar Daring, Motivasi Belajar
KELAYAKAN MODUL AJAR KOMPETENSI SANITASI HYGIENE DAN KESELAMATAN KERJA BIDANG KECANTIKAN DI SMK 1 PRAYA Nuryana, Baiq Mulya; Lutfiati, Dewi; Pritasari, Octaverina; Megasari, Dindy Sinta
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.43248

Abstract

AbstrakPenerapan m0dul ini sebagai media pembelajaran bagi peserta didik tata kecantikan SMK dapat memainkanperan penting dilakukan sebagai pemandu bagi guru dan siswa dalam pr0ses pembelajaran, sehingga interaksikegiatan pembelajaran dapat dilakukan dengan baik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kelayakan m0dulpembelajaran keterampilan kebersihan dan keselamatan kerja bidang kecantikan SMK 1 Praya meliputi 1)keterbacaan dan kemudahan membaca m0dul, 2) k0nsistensi isi dan judul m0dul, 3) membantu peserta didikmempelajari dan menguasai tingkat inf0rmasi dalam materi pembelajaran (mudah dipahami), 4) mudah digunakan,5) Tampilan keseluruhan m0dul. Jenis met0de penelitian ini mengad0psi penelitian pengembangan dan mengad0psim0del desain empat dimensi, termasuk empat tahap definisi, desain, pengembangan dan diseminasi. Met0depengumpulan datanya ialah dengan melakukan survei angket terhadap 23 narasumber melalui G00gle yaitu d0senpr0gram pembelajaran kecantikan, pengajar kecantikan kulit dan rambut, mahapeserta didik tata rias, dan penata rias.Menggunakan met0de analisis data deskriptif dan kuantitatif. Hasilnya ialah 1) Keterbacaan modul diperoleh nilairata-rata 78,2% dengan criteria baik, 2) Kesesuaian isi dengan judul m0dul didapat nilai rata-rata 95,7% dengancriteria sangat baik, 3) M0dul Ajar yang disajikan100% menurut narasumber menilai cukup inf0rmatif dan sangatinf0rmatif, 4) M0dul dinilai aplikatif dengan nilai 100%, 5) Tampilan m0dul secara keseluruhan mendapat nilai 87%.Dapat disimpulkan m0dul sanitasi hygiene termasuk dalam kateg0ri baik. KataKunci: M0dul Ajar, Sanitasi Hygiene, f0ur-D Design.
PEMANFAATAN LIMBAH KERTAS SEBAGAI AKSESORIS RAMBUT Fatin, Hanani Auliya; Kusstianti, Nia; Lutfiati, Dewi; Megasari, Dindy Sinta
Jurnal Tata Rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jtr.v10n3.43249

Abstract

AbstrakKertas menjadi limbah yang banyak dihasilkan di lingkungan rumah tangga, tempat perbelanjaan,sekolah ataupun perkantoran. Maka dari itu, perlu adanya upaya untuk pemanfaatan limbah kertassehingga tidak menumpuk hanya menjadi sesuatu yang tidak berguna. Limbah kertas dapatdimanfaatkan menjadi berbagai hal yang berguna, seperti menjadikannya aksesoris rambut. Tujuandari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui hasil jadi aksesoris rambut berbahan limbah kertasditinjau dari aspek prinsip desain dan untuk (2) mengetahui respon dari responden mengenai hasiljadi aksesoris rambut dari limbah kertas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Obyekpenelitian adalah hasil jadi aksesoris rambut yang berbentuk mahkota, sirkam dan bando yangditinjau dari prinsip-prinsip desain yang meliputi kesatuan, keseimbangan, irama, proporsi, kontrasdan pusat perhatian. Subyek penelitian dilakukan oleh 30 responden semi terlatih yang merupakanmahasiswa tata rias yang telah menempuh mata kuliah kerajinan. Tenik pengumpulan data berupaobservasi dengan instrumen penelitian berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan berupapersentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil jadi bentuk aksesoris rambut mendapatkankategori penilaian sangat baik. Rata-rata nilai tertinggi adalah 94,17% oleh desain II sirkam.Kemudian rata-rata nilai 90% oleh desain I mahkota. Nilai rata-rata terendah dengan nilai 88,89%oleh desain III bando.Kata kunci: limbah kertas dan aksesoris rambut

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 3 Tahun 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 2 Tahun 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Tata Rias Volume 14 Nomer 1 Tahun 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 3 Tahun 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 2 Tahun 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Tata Rias Volume 13 Nomer 1 Tahun 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Berikut publikasi nomer 3 tahun 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Berikut publikasi nomer 2 tahun 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Berikut publikasi nomer 1 tahun 2023 Vol. 12 No. 4 (2023): Jurnal Tata Rias Edisi Khusus Tahun 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Tata Rias Vol. 11 No. 1 (2022): jurnal tata rias Vol. 10 No. 3 (2021): Vol. 10 No. 3 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Vol. 10 No. 1 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): jurnal tata rias Vol. 9 No. 4 (2020): Vol. 9 No. 4 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020) Vol. 8 No. 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019) Vol. 7 No. 01 (2018): Vol.07 N0.1 Edisi Yudisium Februari 2018 Vol. 7 No. 2 (2018): Vol.07 No.2 Edisi Yudisium Juni 2018 Vol. 7 No. 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018) Vol. 6 No. 01 (2017): Vol.06 No.1 Edisi Yudisium Februari 2017 Vol. 6 No. 3 (2017): Vol. 6 No.3 Edisi Yudisium Oktober 2017 Vol. 6 No. 2 (2017): Vol.6 No. 2 Edisi Yudisium Juni 2017 Vol. 5 No. 03 (2016): Vol.05 N0.03Edisi Yudisium Oktober 2016 Vol. 5 No. 02 (2016): Vol.05 No.02 Edisi Yudisium Juli 2016 Vol. 5 No. 01 (2016): Vol.05 No.1 Edisi Yudisium Februari 2016 Vol. 4 No. 03 (2015): Vol.04 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2015 Vol. 4 No. 02 (2015): Vol.04 No.02 Edisi Yudisium Juni 2015 Vol. 4 No. 01 (2015): Vol.04 No. 01 Edisi Yudisium Februari 2015 Vol. 3 No. 03 (2014): Vol.03 No.03 Edisi Yudisium Oktober 2014 Vol. 3 No. 02 (2014): Vol. 03 No. 02 Edisi Yudisium Juni 2014 Vol. 3 No. 01 (2014): Vol. 03 no. 01, Edisi Yudisium Februari, tahun 2014 Vol. 2 No. 02 (2013): Vol. 02 No. 02, edisi Yudisium periode Mei 2013 Vol. 2 No. 3 (2013): e-journal vol.2 No. 03, Edisi Yudisium Oktober 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): volume 2, nomor 1, tahun 2013 More Issue