cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016" : 22 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH Penona, Sara; Kamaruddin, Thamrin; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.12068

Abstract

Tujuan dari penlitian ini untuk meningkatan hasil belajar IPS dengan pnerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, lembar observasi motivasi belajar digunakan selama kegiatan belajar mengajar IPS dilangsungkan, test, angket respon siswa dan dokumentasi. Dengan menghitung dari keseluruhan aspek yang diamati data lembar observasi motivasi belajar siswa dianalisis dan dihitung. Data yang didapat melalui test lalu dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas VII-10 setiap siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar IPS siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia mengalami peningkatan. Ketuntassan secara individual mengalami peningkatan dari 63% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II dan 93% pada siklus III. Dengan demikian motivasi belajar siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang awalnya tergolong sedang, setelah tindakan menjadi sangat tinggi. Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru.Kata Kunci : Penelitian, Student Teams Achievement Divisons, Hasil belajar
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT DENGAN KONVENSIONAL DALAM MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 BANDA ACEH Muzkan, .; Hasmunir, .; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.466

Abstract

Alternatif dalam meningkatkan motivasi yang nantinya akan berdampak pada peningkatan prestasi belajar adalah merubah media pembelajaran yang menitikberatkan pada aktivitas siswa sebagai subyek belajar, salah satu pemecahan permasalahan adalah penerapan media pembelajaran powerpoint dan konvensional sehingga membuat materi yang disampaikan mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran powerpoint dan metode pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS Terpadu kelasVIII SMP Negeri 9 Banda Aceh. Dalam penelitian ini, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 121 orang. Pemilihan kelas sampel siswa dilakukan secara purposive. Dengan cara ini yang menjadi sampel adalah kelas VIII-2 dengan jumlah 30 orang siswa. Kelas ini menggunakan media pembelajaran powerpoint sebagai kelas eksperiment I dan kelas VIII-3 dengan jumlah 29 orang siswa sebagai kelas dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional sebagai kelas eksperiment II. Teknik pengumpulan data digunakan tes, yaitu pre-test dan post-test. Hasil pre-test digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa. Dari hasil analisis pre-test kedua kelas, yaitu diperoleh nilai Fhitung = 0,693 dan Ftabel = 4,02 dengan dk pembilang 2 - 1 = 1 dan dk penyebut 59 2 = 57. Dengan demikian, kemampuan kedua kelas adalah sama. Selanjutnya H0 diterima, dikarenakan nilai Fhitung = 0,693 Ftabel = 4,02. Pada data post-test diperoleh nilai thitung = 1,84 dan nilai ttabel pada taraf signifikan = 0,05 (uji satu pihak) dengan dk = n1 + n2 2 = 30 + 29 2 = 57 adalah 1,67, karena thitung lebih besar dari ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Yang berarti hasil belajar IPS Terpadu siswa dengan menggunakan media pembelajaran powerpoint lebih baik dibandingkan hasil belajar menggunakan metode pembelajaran konvensioanal di SMP Negeri 9 Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMETUORNAMEN(TGT) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR CETAK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X MAN 3 RUKOH BANDA ACEH Arsa, Muhammad Falik; Abdi, Abdul Wahab; Harun, M Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.465

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar aktif adalah model pembelajaran Team Game Tuornamen (TGT) berbantuan media gambar cetak. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah: (1)Peningkatan hasil belajar siswa; (2)Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran; (3)Keterampilan Guru dalam mengelola pembelajaran; (4)Respon siswa setelah mengituki pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS MAN 3 Rukoh Banda Aceh yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru, dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 19 siswa menjadi 24 siswa yang tuntas belajar, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% menjadi 96%; (2)Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan pembelajaran TGT berbantuan media gambar cetak, pada siklus satu dari 10 aktivitas diperoleh 7 aktivitas yang sudah sesuai, sementara pada siklus kedua aktivitas guru maupun aktivitas siswa sudah mengalami perubahan lebih baik dan sudah dikatagorikan sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan; (3)Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran TGT berbantuan media gambar cetak meningkat dari perolehan skor rata-rata 2,47 dengan katagori sedang menjadi 3,38 dengan katagori baik; dan (4)Respon siswa terhadap pembelajaran TGT berbantuan media gambar cetak dapat dikatakan baik yaitu 92 persen dari 25 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui pembelajaran TGT berbantuan media gambar cetak siswa dapat memahami materi yang telah mereka ikuti.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAVI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI KELAS X-IS 1 SMA NEGERI 5 BANDA ACEH Yusriadi, .; Abdi, Abdul Wahab; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas siswa dalam dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor pada pembelajaran geografi melalui implementasi pendekatan SAVI. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 5 Banda Aceh Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 245 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X-IS 1 yang berjumlah 28 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian pre experimental design, dan dengan desain one-shot case study. Pengumpulan data menggunakan tes tertulis, angket, dan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan statistik deskriptif persentase dan uji normal gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan SAVI dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor pada pembelajaran geografi. Rerata dari dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor mengalami peningkatan dari tahap I ke tahap II dan dari tahap II ke tahap III. Dimensi kognitif pada tahap I memperoleh nilai rata-rata sebesar 52%, tahap II 65%, dan tahap III 82%. Uji normal gain dimensi kognitif tahap I ke tahap II sebesar 0,271 dengan klasifikasi gain rendah, sedangkan tahap II ke tahap III sebesar 0,486 dengan klasifikasi gain sedang. Dimensi afektif pada tahap I memperoleh nilai rata-rata sebesar 70%, tahap II 73%, dan tahap III 76%. Uji normal gain dimensi afektif tahap I ke tahap II sebesar 0,100 dengan klasifikasi gain rendah, sedangkan tahap II ke tahap III sebesar 0,111 dengan klasifikasi gain rendah. Dimensi psikomotor pada tahap I memperoleh nilai rata-rata sebesar 53%, tahap II 57%, dan tahap III 83%. Uji normal gain dimensi psikomotor tahap I ke tahap II sebesar 0,085 dengan klasifikasi gain rendah, sedangkan tahap II ke tahap III sebesar 0,605 dengan klasifikasi gain sedang.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DENGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLY PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII DI SMP NEGERI 14 BANDA ACEH Muharrami, Yanti; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.458

Abstract

Media sangat diperlukan dalam proses pembelajaran, karena ia berperan sebagai alat bantu pendengaran dan penglihatan peserta didik. Salah satu media yang bisa digunakan dalam pembelajaran adalah media permainan ular tangga dan monopoly dimana dengan menggunakan kedua media ini dapat melatih siswa untuk aktif berkerja sama dalam kelompok. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yaitu 3 kelas yang jumlah siswa 61 siswa, sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yaitu kelas VII1 sebanyak 22 siswa dan kelas VII2 sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Pre-test digunakan untuk mengetahui kemampuan peserta didik sebelum menerima pelajaran, sedangkan post-test dugunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menerima pelajaran. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data tersebut diperoleh nilai thitung = 3,24 yang lebih besar dari ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 41, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar siswa menggunakan media permainan ular tangga lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa meggunakan media permainan monopoly pada mata pelajaran IPS terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 14 Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ASSURE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Maulina, Winda; Kamaruddin, Thamrin; Harun, M. Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.457

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa tindakan, yang sengaja dimunculkan dan dalam kelas. Model pembelajaran ASSURE adalah model desain sistem pembelajaran yang bersifat praktis dan mudah diimplementasikan untuk mendesain aktivitas pembelajaran, baik yang bersifat individual maupun klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Peningkatan hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 12 Banda Aceh, aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran mencerminkan keterlaksanaan model pembelajaran ASSURE, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model pembelajaran ASSURE dan respon siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 12 Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 12 Banda Aceh yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan: Tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran dan angket respon siswa menggunakan model pembelajaran ASSURE. Analisis data menggunakan statistik sederhana yaitu persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 76% menjadi 96% siswa yang tuntas belajar, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan model pembelajaran ASSURE. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran ASSURE meningkat dari perolehan skor rata-rata 2,73 dengan katagori baik menjadi 3,50 dengan katagori baik dan respon siswa terhadap model pembelajaran ASSURE dapat dikatakan baik. 96 persen dari 25 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran ASSURE dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMPN 7 BANDA ACEH Fahrunnisa, Winda; Bardi, Syamsul; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.454

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa tindakan, yang sengaja dimunculkan dan dalam kelas. Model pembelajaran Card Sort adalah suatu cara teknik mengajar yang diterapkan secara kolaboratif untuk membelajarkan salah satu konsep,karakteristik,klasifikasi,fakta tentang obyek atau mencari informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Peningkatan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII-4 SMP Negeri 7 Banda Aceh, aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran mencerminkan keterlaksanaan model pembelajaran Card Sort, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model pembelajaran Card Sort dan respon siswa kelas VII-4 SMP Negeri 7 Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 SMP Negeri 7 Banda Aceh yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan: Tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran dan angket respon siswa menggunakan model pembelajaran Card Sort. Analisis data menggunakan statistik sederhana yaitu persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 75% menjadi 93,7% siswa yang tuntas belajar, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus III telah mencerminkan penerapan model pembelajaran Card Sort. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Card Sort meningkat dari perolehan skor rata-rata 2,09 dengan katagori sedang menjadi 3,1 dengan katagori baik dan respon siswa terhadap model pembelajaran Card Sort dapat dikatakan baik. 94 persen dari 32 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran Card Sort dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi potensi sumber daya alam.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISKUSI TIPE BUZZ GROUP DENGAN MEDIA PERMAINAN CROSSWORD PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IS-1 SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Rahmi, Tasnim; Harun, M. Yusuf; Hasmunir, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.450

Abstract

Metode diskusi Buzz Group yaitu cara pembahasan suatu masalah yang dalam pelaksanaannya siswa dibagi dalam kelompok kecil antara 4-5 orang membahas suatu masalah yang diakhiri dengan penyampaian hasil pembahasannya oleh setiap juru bicara pada kelompok besar/kelas. Crossword puzzle merupakan suatu permainan dengan tempelate yang berbentuk segi empat yang terdiri dari kotak-kotak yang berwana hitam putih, serta dilengkapi 2 lajur, yaitu mendatar dan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap metode pembelajaran diskusi tipe buzz group dengan media permainan crossword puzzle. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IS-1 SMA Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual dari 67% meningkat 83% menjadi 96,7%, persentase ketuntasan klasikal dari 50% meningkat 80% menjadi 90% (2) Aktivitas guru dan siswa dari siklus I sampai siklus III telah mencerminkan penerapan menggunakan metode pembelajaran diskusi Buzz Group dengan permainan Crossword Puzzle; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran Buzz Group dengan permainan Crossword Puzzle meningkat, hal ini terlihat pada siklus I diperoleh skor 2,53, pada siklus II diperoleh skor 3,1, dan pada siklus III diperoleh 3,3 dengan katagori baik; dan (4) Respon siswa terhadap metode pembelajaran diskusi Buzz Group dengan permainan Crossword Puzzle dapat dikatakan baik. 90 persen dari 31 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui metode pembelajaran Buzz Group dengan permainan Crossword Puzzle dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER BERBASIS MEDIA POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 BANDA ACEH Triannur, Syaidil Ade; Kamaruddin, Thamrin; Bardi, Syamsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.448

Abstract

Model pembelajaran learning together mempunyai ciri khas adanya interaksi tatap muka, interdependensi positif, tanggung jawab individual, kemampuan interpersonal dan kelompok kecil. Model learning together divariasikan dengan media powerpoint, maka akan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa; aktivitas guru dan siswa; keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan respon siswa terhadap model pembelajaran learning together berbasis media powerpoint. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 4 Banda Aceh yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, pengamatan aktivitas guru dan siswa, pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan respon siswa terhadap model learning together berbasis media powerpoint. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitan menunjukan bahwa; terjadinya peningkatan persentase hasil belajar siswa secara individu. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60 persen siklus I, 70 persen siklus II, menjadi 90 persen siklus III; terjadi peningkatan pada aktivitas guru dan siswa, dari 11 aktivitas, diperoleh 6 aktivitas guru dan siswa yang sudah sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan, dan 8 aktivitas guru dan siswa yang sudah sesuai pada siklus II, sementara pada siklus III aktivitas guru maupun aktivitas siswa sudah dikatagorikan sesuai dengan standar; terjadi peningkatan pada keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran yaitu dengan skor 2,73 untuk siklus I, 3,14 untuk siklus III dan 3,50 pada siklus III dengan katagori baik; respon siswa setelah mengikuti model pembelajaran learning together berbasis media powerpoint; (a) 93,5 persen siswa menjawab cara guru menerangkan masih baru; (b) 100 persen model pembelajaran yang mereka ikuti masih baru. (c) 90,3 persen siswa menjawab memahami materi pelajaran yang diikuti; (d) sebahagian besar siswa menjawab suasana kelas, penampilan guru, materi, soal evaluasi menarik; (e) 96,8 persen siswa menjawab berminat mengikuti pembelajaran dengan model learning together selanjutnya
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER DENGAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE DALAM PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH Ariu, Supri; Kamaruddin, Thamrin; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.445

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan perbandingan hasil belajar yang diperoleh siswa antara menggunakan penerapan model pembelajaran Learning Together dengan Children Learning in Science (CLIS), sehingga penelitian ini berjudul Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Learning Together dengan CLISdalam Pelajaran IPS Terpadu di Kelas VII SMP Negeri 2 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran learning together lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran CLIS.Populasi penelitian adalah sebanyak 213 siswa, sedangkan sampel penelitian adalah kelas VII6 dan VII7 yang masing-masing kelas berjumlah 25 siswa.Penentuan sampel dilakukan dengan cara Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data berupa pemberian post-tes kepada siswa.Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji statistik t. Hasil pengolahan data post test yang diperoleh adalah pada taraf signifikan 0,05.Berdasarkan kriteria uji penelitian ini maka disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diterapkan dengan model pembelajaran learning together lebih baik, artinya hipotesis diterima.

Page 1 of 3 | Total Record : 22