cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD DAN FLIPCHART UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP INSHAFUDDIN BANDA ACEH Fitri, Hayatun .; Abdi, Abdul Wahab; Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5188

Abstract

Group investigation adalah model pembeljaran yang menitikberatkan pada kemampuan diskusi siswa. Pada model pembeljaran ini peserta didik juga dituntut untuk memilih sendiri topik/materi pelajaran yang mereka akan investigasi dalam kelompoknya. Falshcard adalah kartu kilas yang berfungsi untuk sebagai remainder atau pengingat. Flipchart adalah lembaran kertass yang dsatukan dengan menggunakan benda khusus (penjepit, spiral) sehingga menyerupai album atau kalender. Penelitian ini bertujuan untukl mengetahui: (a) Peningktan hasil belajar siswa, (b) Aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajan; (c) Keterampilan guru dalam mengelola pembeljaran dan (d) Respon siswa terhadap model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart. Subjekk dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIIIc SMP Inshafuddin Banda Aceh yang berrjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan denga/n menggunakan lembar soal; lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; lembar pengamatan keterampilan guru dan lembar respon siswa. Analiisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah fungsi dan peran sumber daya alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 16 siswa yang tuntas pada siklus ke I, 18 siswa tuntas pada sikluske II dan 19 tuntas pada siklus kee III, persentase ketuntasan klasikal meningkat, dari angka 60% pada siklus I, 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III, pada siklus I dari 11 aktivitas 5 aktivitas yang belum tuntas, 4 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke III meningkat sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,56 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,1 pada siklus II dengan kategori baik dan 3,26 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart dapat dikatakan baik, 85 persen dari 21 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari
PENERAPAN MEDIA FILM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 10 KOTA BANDA ACEH Muhajir, Hammad Muhajir .; Kamaruddin, Thamrin .; Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5186

Abstract

Istilah media berasal dari kata latin yang merupakan bentuk kata medium yang berarti perantara atau pengantar pesan. Media film merupakan media yang dipergunakan untuk memvisualisasikan atau menyalurkan pesan dari sumber ke penerima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar Peserta didik; (2) Kegiatan guru dan Peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon siswa terhadap penerapan media film. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMPN 10 Banda Aceh yaitu 25 orang. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah potensi dan pemanfaatan sumber daya alam. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual mengalami peningkatan dari 19 siswa yang tuntas pada siklus I, 22 pada siklus II dan 24 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% di siklus I, 80% di siklus II dan 90% di siklus III; (2) Kegiatan guru dan peserta didik meningkat dari siklus I hingga siklus III, pada siklus I dari 8 aktivitas 3 aktivitas yang belum tuntas, 2 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke III semuanya sudah tuntas; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,55 pada siklus I berkategori sedang, skor 2,66 di siklus II berkategori baik dan 3,49 di siklus III dengan berkategori baik; (4) Respon siswa terhadap penerapan media film bisa dikategorikan baik yaitu 96 persen.
KORELASI NILAI MATA KULIAH GEOGRAFI LINGKUNGAN DAN PKLH DENGAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN HIDUP PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Anggara, Fredy Satrya; Kamaruddin, Thamrin .; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5185

Abstract

Pendidikan merupakan hal penting dalam membentuk sikap, karakter dan tingkah laku seseorang. Seseorang yang telah mendapatkan sebuah pendidikan dapat dikatakan sikap dan tingkah lakunya akan mengikuti pengetahuan yang dimilikinya. Hasil nilai mata kuliah pada mahasiswa sudah sejalan dengan sikap yang dimiliki oleh mahasiswa Pendidikan Geografi Unsyiah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara nilai mata kulliah Geografi Lingkungan dan Mata kuliah PKLH dengan sikap peduli lingkungan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 58 mahasiswa. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner dan dokumentasi data. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, korelasi ganda, dan uji F. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh nilai korelasi antara minat baca dan motivasi belajar dengan hasil belajar sebesar R = 0,91. Untuk menyatakan apakah korelasi ini signifikan atau tidak maka dilakukan uji F dengan ketentuan terima Ha jika Fhitung Ftabel untuk taraf signifikansi 5%. Hasil uji F yang diperoleh yaitu Fhitung = 13,66 dan Ftabel = 3,17, berarti Fhitung Ftabel. Dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara nilai mata kulliah geografi lingkungan dan mata kuliah PKLH dengan sikap peduli lingkungan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah.
KORELASI NILAI MATA KULIAH GEOLOGI UMUM DAN MITIGASI BENCANA DENGAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Sajidah, Cut Fairuz; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5184

Abstract

Penelitian ini berjudul korelasi nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat korelasi yang positif dan signifikan pada nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang positif dan signifikan pada nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan ciri yaitu mahasiswa yang sudah lulus mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan teknik slovin yaitu sebanyak 60 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, test, dan angket. Teknik pengolahan data menggunakan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda sebesar 0,49 kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 24%. Telah dibuktikan dengan nilai Fhitung= 8,86 dan Ftabel= 3,16 pada taraf signifikansi () 5% maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Yang artinya hasil uji signifikansi juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami mahasiswa Program Studi Geografi FKIP Unsyiah.
HUBUNGAN ESQ DAN LINGKUNGAN KELUARGA DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 1 UNGGUL DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Lutfiani, Aulia; Abdi, Abdul Wahab; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5181

Abstract

Kecerdasan merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menghadapi tantangan hidup secara tepat dan efektif. Kecerdasan seseorang juga dipengaruhi oleh lingkungan yang ada di sekitarnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah terdapat hubungan positif dan signifikan ESQ dan lingkungan keluarga dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI IS SMA Negeri I Unggul Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IS SMA Negeri I Unggul Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 78 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus dari Taro Yamane yaitu sebanyak 44 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi dan angket. Teknik pengolahan data menggunakan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda diperoleh sebesar 0,46 pada kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 21,2%. Hasil uji signifikansi juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini telah dibuktikan dengan nilai Fhitung = 5,50 dan Ftabel = 3,22 pada taraf signifikansi () 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (44-2-1) maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan ESQ dan lingkungan keluarga dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI IS SMA Negeri 1 Unggul Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Patikawa, Nince; Hasmunir, .; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5088

Abstract

Model pembelajaran student facilitator and explaining merupakan model yang penyajian materi ajar diawali dengan menyampaikan kompetensi lalu menjelaskan dengan mendemonstrasikan, kemudian diberikan kesempatan kepada siswa untuk mengulangi kembali dan menjelaskan pada rekan-rekannya. Media gambar adalah simbol-simbol kumunikasi saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) peningkatan hasil belajar siswa; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) respon siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Banda Aceh yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) pre-test dan post-test soal, (2) pengamatan aktivitas guru dan siswa,(3) pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan (4) angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitan menunjukan bahwa; (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 81 persen pada siklus I menjadi 84 persen siklus II, dan 90 persen siklus III; Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60 persen pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Jumlah kesesuaian guru dan siswa dari 9 aktivitas, diperoleh 4 aktivitas sesuai di siklus I menjadi 5 aktivitas sesuai pada siklus II, dan 9 aktivitas sesuai pada siklus III dari 9 aktivitas guru dan siswa yang ada. (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran yaitu dengan skor 2,68 dengan kategori baik untuk siklus I, menjadi 3,08 kategori baik untuk siklus II dan 3,50 dengan kategori baik pada siklus III; (4) Pada umumnya respon siswa atau sebanyak 95 persen siswa menyatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model student facilitator and explaining berbantuan media gambar sangat menarik dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Disarankan agar guru dapat menerapkan model pembelajaran student facilitator and explaining sebagai salah satu alternative dalam pembelajaran geografi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EARTH SCIENCE COMMUNITY DAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ENVIRONMENTAL LEARNING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH Mukhlisah, .; Abdi, Abdul Wahab; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5087

Abstract

Keefektifan proses pembelajaran dapat ditingkatkan apabila guru dapat memilih model pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik dapat termotivasi untuk belajar, dengan demikian dapat meningkatkan hasil belajarnya. Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran secara bertanggung jawab. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaran earth science community dan environmental learning. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 90 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas XI-IS 2 sebanyak 26 siswa dan kelas XI-IS 3 sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 4,13 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 49, berarti thitung ttabel, sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar geografi pokok bahasan mitigasi dan adaptasi penanggulangan bencana alam yang menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran geogarafi di SMA Negeri 5 Banda Aceh
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GIRING QUESTION AND GETTING ANSWER DENGAN BERBANTUAN TAKTIK PENGHASIL PERTANYAAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS X SMAN 16 BANDA ACEH Zakian, Mia; Hasmunir, .; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5086

Abstract

Metode pembelajaran Giving Question and Getting Answer adalah metode pendukung pengembangan pembelajaran kooperatif yang memfokuskan siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan. Taktik penghasil pertanyaan merupakan gaya yang dilakukan untuk mempermudah guru dalam mengajar dan menjadikan tingkat kemampuan siswa dalam pembelajaran semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap metode pembelajaran Giving Question and Getting Answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IS SMAN 16 Banda Aceh yang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 14 siswa yang tuntas pada siklus I, 16 siswa tuntas pada siklus II, dan 19 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,64 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,42 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,55 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa, terhadap metode pembelajaran Giving Question and getting answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan dapat dikatakan baik. 95 persen dari 20 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui metode Giving Question and Getting Answer dengan berbantuan taktik penghasil pertanyaan dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi dasar-dasar ilmu geografi yang telah dipelajari.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 7 BANDA ACEH Maulizah, .; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5085

Abstract

Model pembelajaran explicit instruction merupakan suatu model pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh informasi yang dapat diajarkan selangkah demi selangkah. Media gambar merupakan suatu alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara visual media gambar media yang paling umum dipakai yang merupakan bahasan umum dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran explicit instruction berbantuan media gambar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-7 SMP Negeri 7 Banda Aceh yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) Lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 26 siswa yang tuntas pada siklus I, 29 siswa tuntas pada siklus II, dan 31 siswa tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,53 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 2,7 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,19 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran Explicit Instruction berbantuan media gambar 93,7% siswa dari 32 siswa berpendapat bahwa mereka berminat mengikuti kegiatan pembelajaran selanjutnya
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KEPALA BERNOMOR STRUKTUR BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BANDA ACEH Irha, M. Firman; Kamaruddin, Thamrin; Harun, M. Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5083

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar aktif adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe Kepala Bernomor Struktur berbantuan media Audiovisual. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran; (3) Keterampilan Guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon siswa setelah mengituki pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Banda Aceh yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru, dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 23 siswa menjadi 28 siswa yang tuntas belajar, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% menjadi 90%; (2) Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Kepala Bernomor Struktur berbantuan media Audiovisual, pada siklus satu dari 12 aktivitas diperoleh 6 aktivitas yang sudah sesuai, sementara pada siklus kedua aktivitas guru maupun aktivitas siswa sudah mengalami perubahan lebih baik dan sudah dikatagorikan sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan; (3)Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran Kooperatif Tipe Kepala Bernomor Struktur berbantuan media Audiovisual meningkat dari perolehan skor rata-rata 2,58 dengan katagori sedang menjadi 3,29 dengan katagori baik; dan (4)Respon siswa terhadap pembelajaran Kooperatif Tipe Kepala Bernomor Struktur berbantuan media Audiovisual dapat dikatakan baik yaitu 96,6 persen dari 30 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui pembelajaran Kooperatif Tipe Kepala Bernomor Struktur berbantuan media Audiovisual siswa dapat memahami materi yang telah mereka ikuti.