cover
Contact Name
Gurdani Yogisutanti
Contact Email
gurdani@yahoo.com
Phone
+6281395461573
Journal Mail Official
jiki@institutkesehatan-immanuel.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Wahid Hasyim 161
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979639     DOI : 10.36051/jiki
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel terdaftar dengan ISSN 2597-9639 (media online), 1410-234X (media cetak) dan Digital Object Identifier (DOI) 10.36051/jiki yang diterbitkan oleh Institut Kesehatan Immanuel. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel berisi tulisan yang diangkat dari penelitian atau artikel yang merupakan pemikiran yang setara dengan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan kesehatan secara umum yang belum pernah diterbitkan oleh pihak lain. terbit 2 kali dalam setahun bulan Juni dan Desember. Mulai tahun 2025 menerima karya ilmiah berupa studi kasus.
Articles 125 Documents
THE MOTHER'S PSYCHOLOGICAL RESPONSE TO CHANGES PSYCHOLOGICAL PARTURITION PARTURITION PERIOD BASED ON PARITY AND HOW LABOR IN RSUD SAYANG CIANJUR YEAR OF 2018 rahmawati, naili
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.63

Abstract

The time of parturition or peurperium started after the birth of the placenta is up to 6 weeks (42 days) after, post-birth mothers will experience some changes in either the physical or psychological change change and some adjustments required by the mother. For those who cannot adjust to the psychological disorders-gangguang experience with a variety of syndromes or symptoms (postpartum stress). Figures for the incidence of baby blues or postpartum blues in Asia is quite high and varies between 26-85% and in Indonesia recorded between 50-70%. This research aims to know the mother's psychological response to changes psychological parturition parturition period based on parity and how childbirth in RSUD Sayang  Cianjur year of 2018. Design research is descriptive research with cross sectional approach. The population in this research is the whole mom how can parturition spaces that are located in RSUD Sayang Cianjur while samples in this research was the mother of childbirth that is willing to be respondents and willing to fill out a questionnaire that has researchers prepare as many as 50 person. Data collection is done with the interview techniques using a questionnaire. Research results are obtained on the basis of parity that is as much as 15 people (60.0%), parturition multipara mother gave a positive response and as many as 14 people (56.0%), parturition primipara mother gave a negative response. For research results based on how labor i.e. as many as 12 people (60.0%), parturition maternity mother spontaneously give a positive response and as many as 16 people (53.3%) of mothers whose maternity parturition with action.   Key words : psychological response, mother childbirth
FAKTOR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA Pujiyani, Honesty
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.65

Abstract

Preeklampsia memengaruhi sekitar 4% dari semua kehamilan dan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu, janin, dan neonatal di seluruh dunia. Terdapat berbagai faktor risiko yang menyebabkan terjadinya preeklampsia pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor risiko yang paling berpengaruh dengan kejadian preeklampsia. Desain penelitian menggunakan studi analitik observasional dengan rancangan penelitian kasus kontrol. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu hamil dan ibu nifas yang dirawat di RSUD dr. Soeselo Slawi pada Januari hingga Juni 2018. Jumlah keseluruhan sampel adalah 222 terdiri dari sampel kasus dan kontrol. Metode pengambilan sampel kasus dengan teknik simple random sampling. Data penelitian diperoleh dari rekam medis. Analisis menggunakan uji chi square dan analisis regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara riwayat preeklampsia (p- value= 0,047), hipertensi (p- value= 0,000), dan diabetes mellitus (p- value= 0,057) pada pada kelompok kasus dan kelompok kontrol. Analisis regresi logistik ganda menunjukkan bahwa hipertensi merupakan faktor risiko yang paling dominan menyebabkan preeklampsia. Riwayat preeklampsia, hipertensi, dan diabetes mellitus mempengaruhi kejadian preeklampsia.Kata kunci: Faktor risiko; Hipertensi; Preeklampsia
Kajian Self-Care Mangement Hipertensi dengan Pendekatan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Wilandika, Angga
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.67

Abstract

Hipertensi yang dikenal sebagai the silent killer, merupakan salah satu jenis penyakit  tidak menular yang harus diwaspadai dan mendapat penanganan serius. Penderita penyakit ini tidak merasakan gejala sehingga baru berobat setelah mengalami keluhan dan komplikasi yang mematikan. Penderita hipertensi membutuhkan pengelolaan diri (self-care mangement) yang berkelanjutan dan sepanjang hidup penderitanya. Self-care management hipertensi dapat dilaksanakan secara konsisten dengan menguatkan efikasi diri pengelolaan dan dukungan sosial dalam membantu pengelolaan penyakitnya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendekatan efikasi diri dalam pengelolaan penyakit dan dukungan yang diberikan dalam upaya meningkatkan self-care management hipertensi. Metode yang digunakan adalah kajian literatur. Penelusuran database menggunakan  kata kunci pencarian self-care management, hypertension, self-efficacy, social support dan hypertension management. Hasil kajian menemukan bahwa pengelolaan penyakit pada penderita hipertensi sangat kompleks. Pengelolaan hipertensi memerlukan kemampuan diri yang baik dalam mengelola penyakitnya, yang meliputi pengelolaan diet, aktivitas dan olah raga, pengontrolan tekanan darah dan pengelolaan obat. Kemampuan pengelolaan diri yang baik dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatnya dengan meningkatkan keyakinan diri dalam mengelola penyakit. Selain itu dukungan yang diberikan dalam upaya pengelolaan penyakit baik dari keluarga maupun petugas kesehatan dapat memperbesar tingkat keberhasilan dalam self-care management hipertensi.  Kata kunci: dukungan sosial, efikasi diri, hipertensi, self-care management
HUBUNGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS CIPAGERAN CIMAHI cahyati, nanik
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.68

Abstract

Air susu ibu (ASI) adalah anugerah Tuhan untuk bayi yang tidak dapat digantikan oleh makanan atau minuman apapun. ASI merupakan makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi. ASI bermanfaat bukan hanya untuk bayi saja, tetapi juga untuk ibu, keluarga, dan negara. Dengan menyusui eksklusif dengan manajemen laktasi yang tepat bahkan akan menyebabkan penurunan BB ibu yang optimal. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap perubahan berat badan pada ibu postpartum di Puskesmas Cipageran Cimahi. Penelitian ini merupakan analitik dengan pendekatan cross sectional.Sample berjumlah 60 ibu post partum. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dan wawancara.  Hasil Penelitian pemberian ASI ekslusif pada ibu postpartum ialah sebanyak 43 ibu postpartum (71,7%) menyusui secara eksklusif. Hasil penelitian perubahan berat badan pada ibu postpartum  didapatkan 43 ibu postpartum (81,7%) mengalami kenaikan berat badan setelah menyusui secara eksklusif. Hasil Uji  chi-square menunjukan tidak ada hubungan (p value = 0,279)  antara Pemberian ASI eksklusif dengan perubahan berat badan pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Cipageran Cimahi. Hasil penelitian tidak ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan perubahan berat badan pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Cipageran Cimahi. Disarankan masyarakat terutama ibu postpartum lebih memperhatikan manfaat memberikan ASI eksklusif yaitu bagi ibu dapat menurunkan berat badan seperti sebelum hamil dan bagi bayi ASI bermanfaat untuk melindungi bayi dari infeksi
KONTRIBUSI DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA KOMUNITAS LANSIA DI KOTA BANDUNG yanti, juli yanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.71

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mendapatkan gambaran kontribusi dukungan keluarga terhadap psychological well-being lansia pada komunitas lansia di kota Bandung. Metode yang digunakan ialah metode korelasi fungsional dengan teknik convenience sampling. Alat ukur psychological well-being memiliki rentang validitas 0,332 0,851, dukungan keluarga 0,392 0,755 dan uji reliabilitas dengan hasil alat ukur psychological well-being memiliki rentang reliabilitas 0.444 0.839, dukungan keluarga 0.320 0.553. Kuesioner penelitian ini diberikan kepada 81 lansia. Berdasarkan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki kontribusi signifikan terhadap psychological well-being sebesar 24,7% pada komunitas lansia di kota Bandung. Bentuk dukungan keluarga yang memiliki kontribusi signifikan ialah instrumental dan information.
Transfer Pelatihan Dalam Meningkatkan Kompetensi Pegawai Rumah Sakit Andriana, Sari Sarce
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.73

Abstract

ABSTRAK Transfer pelatihan berkaitan dengan bagaimana peserta pelatihan secara efektif dan berkelanjutan menerapkan apa yang dipelajari dalam pelatihan tersebut dalam pekerjaan mereka baik pengetahuan, keterampilan, perilaku, maupun strategi kognitif. Transfer pelatihan yang tidak optimal sangat merugikan pada upaya peningkatan kompetensi pegawai karena biaya, waktu dan tenaga yang telah dikeluarkan untuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan menjadi tidak efektif dan efisien bahkan sia-sia jika tidak diterapkan dalam pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis transfer pelatihan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Desain penelitian ialah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah pengelola pendidikan dan pelatihan, instruktur, peserta, alumni pendidikan dan pelatihan, atasan alumni pendidikan dan pelatihan yang diambil secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan transfer pelatihan dilakukan dengan pemberian motivasi secara lisan, supervisi dan bimbingan lapangan. Transfer pelatihan belum direncanakan dengan baik dan terdokumentasi secara tertulis dalam bentuk rancangan transfer pelatihan yang berisi sasaran penerapan hasil pendidikan dan pelatihan dan strategi-strategi dalam penerapan hasil pendidikan dan pelatihan. Rencana dan kesepakatan tindak lanjut yang dilakukan oleh penyelenggara pendidikan dan pelatihan bersifat umum dan secara lisan. Hambatan dalam transfer pelatihan adalah kurangnya motivasi dan komitmen peserta untuk mempraktekan kemampuan yang diperoleh dalam pekerjaan dan keterbatasan sarana prasarana di tempat kerja. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah transfer pelatihan belum optimal. Saran kepada pihak manajemen untuk menetapkan kebijakan standar transfer pelatihan. Kata kunci: Transfer pelatihan, kompetensi, perawat  
PENGARUH KUALITAS LAYANAN AKADEMIK TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI STIK IMMANUEL BANDUNG Ekawati, Dian
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.74

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of service quality consisting of: tangible evidence, reliability, responsiveness, assurance  and empathy on student satisfaction at STIK Immanuel Bandung, and to find out Which service quality variable has the dominant influence on student satisfaction at STIK Immanuel Bandung. This is very important considering the quality of higher education education services often gets the spotlight and criticism from various parties because it is considered to have poor performance. This study is a causal study, namely research that seeks to find a causal relationship between the independent variable (independent) and the dependent variable (dependent). To do a causal analysis, the data analysis technique that can be used is multiple linear regression. The results showed that there was a positive influence on service quality factors consisting of: tangible evidence, reliability (responsiveness), responsiveness, assurance (Assurance) and empathy (Empathy) having a partial effect on the satisfaction of STIK Immanuel Bandung students) . Service factors Empathy and Tangible have the most dominant influence on satisfaction of STIK Immanuel Bandung students. Suggestions from researchers are to maintain service quality so far because service quality factors have been shown to have positive impacts on student satisfaction, need to provide training to academic staff both educators and education staff in improving service quality, looking at efforts to fulfill services from empathy and physical facilities in serving customers to be able to realize quality service quality, and improve services, especially regarding the problem of speed of complaint handling
Tingkat Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Kepesertaan JKN/KIS ditempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan UPT Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung Tahun 2018 Pamungkas, Gugum; Rosalina, Ranti Resmi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 13 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i1.75

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak mendasar masyarakat yang penyediaannya wajib diselenggarakan oleh pemerintah sebagaimana telah diamanatkan  dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 ayat (1) setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan Pasal 34 ayat (3)  Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan faslitas pelayanan umum yang layak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien kepesertaan JKN/KIS ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung Tahun 2018. Metoda: Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif  yakni data yang berhubungan dengan angka-angka, baik yang diperoleh dari hasil pengukuran, maupun dari nilai suatu data yang diperoleh dengan jalan mengubah data kualitatif  kedalam data kuantitatif, misalnya scor dari hasil tes, atau hasil dari perhitungan Hasil dan pembahasan: Gambaran kepuasan pasien yang merasa puas yaitu sebesar 62 pasien atau 61,4%, dan responden yang merasa kurang puas berjumlah 39 (38,6%), Adanya hubungan kehandalan dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,05 (p 0,05). Adanya hubungan jaminan dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p 0,05). Adanya hubungan bukti nyata dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,02 (p 0,05). Adanya hubungan empati dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan  UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p 0,05). Adanya hubungan daya tanggap dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p 0,05).
PENGARUH PESTISIDA NABATI TERHADAP KEMATIAN LALAT RUMAH (MUSCA DOMESTICA) Mauliku, Novie Elvinawaty
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 13 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i1.76

Abstract

House flies (Musca domestica) are a vector that caused diary so it needs to be controlled by using plant-based insecticide such as Lime (Citrus aurantifolia). Lime had active contains such as saponins, tannins, flavonoids and essential oils. This study was to impact of lemon juice to the death of house flies (Musca domestica). This study design is the True Experiment. The lime was defined  with three concentrations there are 25%, 27% and 29% of the death of house flies (Musca domestica) which is given three repetitions to 300 samples. Data was analyzed using univariate, bivariate used Kruskal Wallis and post hoc analysis used bonferonni tests to determine the effectiveness of concentration. The results found out that the percentage of dead houseflies (Musca Domestica) at a concentration of 25% on average by 53%, the concentration of 27% on average by 71% and 29% concentrations by an average of 92%. Statistical test results obtained that there are differences in various concentrations of lime juice to the death of house flies (Musca Domestica) with a p value (0.014). The effective concentration was at a 29% concentration against houseflies death 92%..
ANALISIS DETERMINAN RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG ISKEMIK DI RUMAH SAKIT TINGKAT II DUSTIRA KOTA CIMAHI JAWA BARAT Ahmad, Nasir; Sihombing, Rosmariana
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 13 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i1.79

Abstract

In West Java, the prevalence of Coronary Heart Disease according to age 15 years is above the national prevalence of 1.6%. The number of cases of ischemic heart disease in Dustira Level II Hospital tends to increase from year to year. This shows that heart disease is a serious disease and needs attention in its prevention efforts. The purpose of this study is to know the most dominant risk determinant that is associated with the incidence of ischemic heart disease in Dustira Level II Hospital in 2017. The type of research used is quantitative with a case control study design. The sample size in the study was 83 cases and 83 controls (1:1). Case: People diagnosed with ischemic heart disease based on the patient's medical record in 2017 at Dustira Hospital. Control: People who have never been diagnosed with ischemic heart disease are based on the patient's medical record in 2017 at Dustira Hospital. Data analysis using bivariate analysis with Chi-square test (: 0.05 and CI: 95%), and multivariate analysis with logistic regression approach. The results of the bivariate analysis of variables related to the incidence of ischemic heart disease were people who did not work (OR= 2 and = 0.047) and people who had a history of hypertension (OR= 3.29 and = 0,000). Variables that are not related to the incidence of ischemic heart disease are Age> 45 years (OR= 1.49 and = 0.276), gender (OR= 1.60 and = 0.157) and area of residence (OR = 1.25 and = 0.532). The most dominant multivariate variable causing ischemic heart disease was history of hypertension (Exp (B) = 3,215). Keywords: Heart Ischemic Disease, Risk Determinants, Dustira Hospital

Page 3 of 13 | Total Record : 125