cover
Contact Name
Gurdani Yogisutanti
Contact Email
gurdani@yahoo.com
Phone
+6281395461573
Journal Mail Official
jiki@institutkesehatan-immanuel.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Wahid Hasyim 161
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979639     DOI : 10.36051/jiki
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel terdaftar dengan ISSN 2597-9639 (media online), 1410-234X (media cetak) dan Digital Object Identifier (DOI) 10.36051/jiki yang diterbitkan oleh Institut Kesehatan Immanuel. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel berisi tulisan yang diangkat dari penelitian atau artikel yang merupakan pemikiran yang setara dengan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan kesehatan secara umum yang belum pernah diterbitkan oleh pihak lain. terbit 2 kali dalam setahun bulan Juni dan Desember. Mulai tahun 2025 menerima karya ilmiah berupa studi kasus.
Articles 125 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK (UMUR, PENDIDIKAN, DAN LAMA TINGGAL DI PANTI) DENGAN TINGKAT KECEMASAN LANSIA Ngadiran, Antonius
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 13 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i2.95

Abstract

Lansia atau usia lanjut merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia dan hal tersebut merupakan bagian dari proses kehidupan yang tidak dapat dihindarkan dan akan dialami oleh setiap individu (Prasetya, 2010). Berdasarkan WHO di Dunia jumlah lansia tahun 2010 berjumlah 750 juta, sedangkan diperkirakan pada tahun 2025 jumlah lansia sebesar 1,2 milyar. Berdasarkan profil kesehatan di Indonesia tahun 2016, jumlah lanjut usia di Indonesia yaitu 14.233.117 jiwa dari total penduduk. Jumlah lansia dengan jenis kelamin laki-laki 6.474.979 dan perempuan 7.758.138. Perubahan psikologis yang dialami lansia adalah perasaan cemas . Salah satu faktor penyebab kecemasan yakni karakteristik lansia yang terdiri dari usia, pendidikan, dan lama tinggal di panti jompo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan karakteristik lansia dengan tingkat kecemasan yang tinggal di panti jompo . Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan Accidental Sampling, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 30 responden lansia. Hasil penelitian menggunakan uji statistik rank spearman didapatkan hasil dari tiga kategori karakteristik, ada dua kategori yakni umur,pendidikan dan lama tinggal di panti jompo memiliki hubungan dengan tingkat kecemasan . Jika kecemasan tidak ditangani dengan baik, tentunya akan berdampak buruk bagi lansia sendiri. Dampak yang mungkin muncul jika lansia mengalami kecemasan yaitu terjadi Depressi bahkan mengalami gangguan fungsi kognitif. Pengelolaan lansia yang mengalami cemas perlu dilakukan sejak dini melalui kegiatan yang postif seperti olah raga, pendidikan kognitif. Kata Kunci  : Lansia, karakteristik, Kecemasan
GAME ONLINE BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU AGRESIVITAS PADA REMAJA: SEBUAH STUDI DI GAME CENTER SEMARANG Anggreyani, Rainatha; Khasanah, Nopi Nur; Susanto, Herry
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.96

Abstract

Background: Teens of online game users from year to year have increased. The impact of online games on children are depression, anxiety, and social phobia will get worse and academic achievement will decrease. In addition, the addiction to online games can lead to the emergence of aggressive behavior in adolescents. Researcher is interested to examine the correlation between online game addiction with aggressiveness behavior in adolescents in Semarang game center. Methode: The design of this study is quantitative and type of  the research used Cross sectional study. The data were collected by using questionnaires. The number of respondents is 40 people used total sampling technique. The data obtained is processed statistically by using somers'd test. Result: Based on the results obtained from 40 respondents, with the characteristics of respondents 30% aged 18 years. The results showed that 52.5% showed addiction to heavy online games, 32.5% showed a moderate online game addiction and 15% showed an addiction to light online games. A total of 17.5% showed severe aggressiveness, 77.5% showed moderate aggressiveness and 5% showed mild aggressiveness. Conclusion: There is a significant correlation between online game addiction and aggressive behavior in adolescents in Semarang game center (p = 0.042), with weak correlation (r = 0.290)
Penerapan Metode Resitasi untuk Penanggulangan Gizi Buruk Pada Anak Usia Dini Saragih, Berlyna Damayanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 13 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i2.97

Abstract

Keadaan gizi buruk merupakan ancaman bagi upaya peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. Untuk menanggulangi hal tersebut diperlukan upaya baik dari segi preventif, kuratif, rehabilitative dan promotif. Berbagai tantangan dalam menurunkan angka kejadian gizi buruk pada anak usia dini adalah dengan memberikan berbagai pendekatan dan penyuluhan. Penyuluhan masih dirasakan dapat berdampak dalam menurunkan angka kejadian gizi buruk, karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kasus gizi buruk, sehingga penyuluhan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunanak metode resitasi. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk umum menganilisis tentang penerapan metode resitasi untuk penanggulangan gizi buruk pada anak usia dini. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan jenis penelitian ini merupakan penelitian desktiptif, untuk pendekatan atau penyuluhan yang digunakan adalah dengan menggunakan metode resitasi. Sampel diambil dengan mengguanakan total sampling dengan melibatkan tenaga kesehatan serta dibantu oleh enumerator. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini termasuk dalam true experimental. Berdasarkan hasil uji statistic chi square diketahui bahwa pendidikan, pengetahuan dan Phbs dengan status gizi balita tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan nilai p>0.05, penyebab hal lain yang mengakibatkan kejadian gizi buruk pada anak adalah terjadinya infeksi sehingga mengakibatkan kondisi penyerapan zat gizi dalam tubuh tidak dapat terserap sepenuhnya. Sehingga masih perlunya penelitan lebih lanjut untuk mengidetifikasi penyebab terjadinya gizi buruk pada anak usia dini.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DIPUSKESMAS SUKAHENING KECAMATAN SUKAHENING KABUPATEN TASIKMALAYA Sarinengsih, Yuyun
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 13 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i2.102

Abstract

ABSTRAK Stunting yaitu keadaan gagal tumbuh akibat dari kekurangan gizi kronis. Prevalensi stunting di Kabupaten Tasikmalaya menempati urutan keempat, dimana kecamatan Sukahening menempati urutan pertama tertinggi dengan jumlah 155 balita mengalami stunting. Faktor yang dapat mempengaruhi kejadian stunting yaitu pengasuhan anak yang kurang baik dimana tidak diberikannya ASI secara Ekslusif. Pencegahan stunting yaitu pada 1000 hari kehidupan dimana salah satunya pemberian ASI secara Ekslusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting pada balita 1-5 tahun di Puskesmas Sukahening Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi total sampling sebanyak 95 responden menggunakan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian diperoleh lebih dari setengah responden 51,6% tidak diberikan ASI secara Ekslusif, dan sebagian besar 65,3% balita mengalami stunting. Hasil perhitungan chi-square diperoleh .value (0,000<0,05) maka H0 ditolak sehingga terdapat hubungan antara Pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting pada balita 1-5 tahun di Puskesmas Sukahening Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi yang bermanfaat dan perlu dilakukan pendidikan kesehatan ulang yang terjadwal terkait nutrisi yang terjangkau dan sehat sehingga dapat meningkatkan cakupan ASI Ekslusif dan dapat menurunkan angka stunting. Kata Kunci : ASI Ekslusif, Stunting Daftar Pustaka : 25 buku (2010-2018) 9 jurnal (2013-2019) 2 Website (2010-2017)  ABSTRACT Stunting is a condition of growth failure due to chronic malnutrition. The stunting prevalence in Tasikmalaya Regency was at the fourth place where Sukahening sub-district was at the highest with 155 stunting. Factor that can influence the occurrence of stunting is a poor parenting where exclusive breastfeeding is not given. The best prevention of stunting is on 1000 days of life where exclusive breastfeeding is given. The impact, if the baby is not given exclusive breastfeeding, they will lack of nutrition and also will have an impact on the growth or inappropriate height. This aims of the research is to determine the relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting on toddler under 5 years of at Sukahening Public Health Center, Sukahening Sub district, Tasikmalaya Regency. The type of research used is descriptive correlation with a cross-sectional approach. The total samplings were 95 respondents which used purposive sampling technique. The results of the research were obtained more than half of the respondents 51.6% were given exclusive breastfeeding, and most 65.3% of children under five had stunting. The chi-square calculation results obtained that .value (0,000 <0,05) then H0 is rejected so that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting on toddlers under 5 years in Sukahening Public Health Center, Sukahening Sub district, Tasikmalaya Regency. Performed the health education related to affordable and healthy nutrition so that it can increase the coverage of exclusive breastfeeding and can reduce stunting rates. Keywords : Exclusive breastfeeding, Stunting Bibliography : 25 books (2010-2018) 9 journals (2013-2019) 2 Websites (2010-2017)
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT MITRA PARAMEDIKA SLEMAN YOGYAKARTA asda, patria
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.110

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit sebagai salah satu institusi penyelenggaraan kesehatan dituntut untuk memperhatikan masalah kesehatan. Keselamatan pasien merupakan prioritas untuk di laksanakan karena terkait dengan mutu dan citra perumahsakitan. Mutu pelayanan yang berkualitas dan Patient Safety berakar pada pekerjaan sehari-hari setiap profesional perawatan dalam memberikan pelayanan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan budaya keselamatan pasien dalam penerapan Patient Safety di Rumah Sakit Mitra Paramedika Sleman Yogyakarta. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional survey. Jumlah responden sejumlah 25 orang perawat yang di ambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data di analisis dengan menggunakan uji statistik spearman rank Hasil: Sebagian besar responden termasuk kategori pengetahuan baik yaitu sebanyak (52%). Sedangkan sebagian besar termasuk kategori budaya baik yaitu (56%). Hasil uji statistik ditemukan nilai sig 0,000 (p-value<0,05) dengan Correlation Coefficient sebesar 0,680. Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien dengan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit Mitra Paramedika Sleman Yogyakarta dengan kekuatan korelasi kuat
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN WANITA DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE DI DESA BABAKAN 2019 triana, hani
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.111

Abstract

Menopause merupakan masa berhentinya suatu menstruasi dan hal ini menandai bahwa wanita telah berhenti untuk dapat bereproduksi. Menurut Smart, banyak wanita yang menganggap menopause sebagai fase yang menakutkan dan mengkhawatirkan, meskipun hal tersebut merupakan proses yang alami. Munculnya kekhawatiran dan kecemasan yang berlebih pada saat menghadapi menopause akan mempengaruhi hubungannya dengan suami dan menyebabkan mereka sulit menjalani masa ini. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kecemasan pada wanita yang menghadapi menopause diantaranya adalah dukungan suami pada wanita dalam menghadapi menopause, baik dukungan secara fisik maupun dukungan secara psikologis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah adanya hubungan antara dukungan suami terhadap tingkat kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 82 orang dengan Tekhnik pengambilan sample menggunakan tekhnik Accidental sampling. Hasil penelitian menggunakan uji statistik rank spearman didapatkan tingkat alpha yaitu p =1.000 > 0,05 berarti tidak ada korelasi yang signifikan. Dapat diketahui bahwa tidak terdapat hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan wanita menghadapi menopause.
PENGARUH PEMBERIAN COOKIES SUMBER ZAT BESI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN MAHASISWI DI STIK IMMANUEL BANDUNG riana, asysyifa
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.112

Abstract

Prevalensi anemia menurut Riskesdas 2013 untuk kelompok usia > 1 tahun terhitung masih tinggi yaitu sebesar 23,9%. Sementara upaya perbaikan gizi masyarakat melalui fortifikasi pangan dirasakan belum optimal. Seiring dengan tingginya produksi pangan lokal kacang kacangan, maka dari itu dikembangkan produk pangan berbasis tepung komposit (kacang hijau dan kacang merah sebagai sumber zat besi) yang diduga dapat meningkatkan kadar hemoglobin WUS. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pemberian cookies sumber zat besi terhadap kadar hemoglobin sampel. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental true eksperimental dengan jenis pre test - post test with control group dengan sampel sebanyak 32 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus (yang diberi cookies sumber zat besi) dan kelompok kontrol (yang diberi cookies biasa). Pengujian data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata - rata sampel berumur 19 tahun dengan berat badan rata rata 53,0 kg di awal penelitian dan 54,3 kg setelah periode intervensi, tinggi badan sampel rata ratanya yaitu 156,2 cm. Rata - rata asupan zat gizi sampel antara lain yaitu 99,1 gram protein, 27,6 mg besi, 64,8 mg asam folat, 2,3 mg vitamin B12 dan 85,9 mg vitamin C. Rata - rata kadar hemoglobin sampel kelompok kasus sebelum intervensi yaitu 11,5 mg/dl dan 13,8 mg/dl setelah intervensi. Rata - rata kadar hemoglobin sampel kelompok kontrol sebelum intervensi yaitu 11,9 mg/dl dan 13,7 mg/dl setelah intervensi. Uji statisik bivariat menggunakan SPSS menunjukkan bahwa nilai p value sebesar 0.001 yang berarti ada perbedaan antara kadar hemoglobin kelompok kasus dan kelompok kontrol.
PENGGUNAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK OLEH PERAWAT TERHADAP PASIEN DENGAN MASALAH WAHAM DI PSBL PHALAMARTA KABUPATEN SUKABUMI abdillah, hadi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.113

Abstract

Sebagai mahluk sosial, manusia memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dengan lingkungan masyarakat di sekitarnya. Komunikasi yang terjadi diantara perawat dan pasien merupakan komunikasi yang komplek dan berlangsung intens jika dibandingkan dengan komunikasi antara pasien dengan petugas kesehatan lainnya. Komunikasi terapeutik merupakan hubungan interpersonal antara perawat dan klien, dalam hal ini perawat dan klien memperoleh pengalaman belajar bersama dalam rangka memperbaiki pengalaman emosional klien. Tidak hanya bagi pasien yang mengalami sakit secara fisik saja, tetapi pasien dengan gangguan mental juga memerlukan perawatan dengan pendekatan komunikasi yang baik yang dibangun antara perawat dengan pasien. Komunikasi terapeutik yang diambil disini hanya pada saat pengkajian dan implementasi asuhan keperawatan. Penelitian ini dilaksanakan terhadap perawat dan pasien yang berada di PSBL Phalamarta Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan kepada seluruh perawat yang melaksanakan asuhan keperawatan terhadap pasien dengan dengan masalah waham. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu hasil rekaman percakapan antara Perawat dan Pasien. Dalam melakukan komunikasi terapeutik dengan pasien, para perawat di PSBL Phalamarta masih belum bisa menjadi pendengar yang baik, dan berusaha mengetahui kondisi pasien melalui komunikasi dengan memberi kesempatan kepada pasien untuk menjelaskan kondisinya dan mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan.
Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Komunitas Dengan Metode Community As Partner Dalam Rangka Meningkatkan Skill Mahasiswa D-3 Keperawatan FKES Universitas Muhammadiyah Sukabumi hadiyanto, hendri
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.114

Abstract

Proses pembelajaran praktik lapangan mahasiswa D-III Keperawatan universitas Muhammadiyah Sukabumi untuk mencapai kompetensi praktik asuhan keperawatan komunitas menjadi permasalahan tersendiri karena tidak sesuai tuntunan Kurikulum yang sudah dibuatkan oleh Asosiasi Institusi Keperawatan Indonesia (AIPVIKI). Sebagaimana diketahui Kurikulum D-III Keperawatan FKES Universitas Muhammadiyah Sukabumi memasukan Mata kuliah Praktik Keperawatan Komunitas sebagai kurikulum institusi. Sejak peninjauan kurikulum pada tahun 2016 masih tetap dimasukan sebagai kurikulum institusi karena adanya masukan dari berbagai pihak bahwasannya daerah sukabumi lulusan D-III Keperawatan harus dibekali ilmu keperawatan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program praktek Lapangan asuhan keperawatan komunitas sebagai upaya peningkatan keterampilan mahasiswa. Jenis penelitian termasuk penelitian deskriptif.. Responden penelitian adalah mahasiswa D3 Keperawatan Fakultas Kesehatan UMMI semester V yang mengikuti program praktek Asuhan Keperawatan Komunitas dengan pendekatan community as partner sebanyak 69 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitan ini adalah menggunakan kuesioner berisi 10 item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukan Pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas dengan pendekatan Community as Partner mahasiswa semester akhir D-III Keperawatan Fkes Universitas Muhammadiyah Sukabumi sebagian besar belum memahami penerapan asuhan keperawatan komunitas di lapangan.
ANALISIS BEBAN KERJA SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) KESEHATAN DI PUSKESMAS CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED (WISN) pamungkas, gugum
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.116

Abstract

Kunjungan pasien yang datang periksa ke Puskesmas Ciwidey yaitu dengan rata- rata kunjungan pasien per hari 120 -170 orang dan per bulan rata-rata kunjungan 2000-2500 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis beban kerja Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan di Puskesmas Ciwidey Kabupaten Bandung menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah 21 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan sampling jenuh berjumlah 21 responden. Hasil penelitian diperoleh waktu kerja tersedia tahun 2018 berdasarkan jumlah kerja efektif di Puskesmas Ciwidey adalah 2,017 Jam / Tahun atau 121,050 Menit. Beban kerja petugas kesehatan di Puskesmas Ciwidey yang memiliki beban kerja tinggi adalah dokter umum, dokter gigi, perawat gigi, perawat, bidan, apoteker, rekam medis, promkes dan yang memiliki beban kerja rendah adalah tenaga gizi, sanitarian sedangkan analis memilki beban kerja sedang. Standar kelonggaran waktu di Puskesmas Ciwidey adalah 1,063, Jumlah SDM tenaga kesehatan dengan menggunakan metode WISN di Puskesmas Ciwidey dibutuhkan sebanyak 31 orang petugas kesehatan. Penelitian ini maka disarankan Kepada Puskesmas Ciwidey Penambahan jumlah SDM perlu segera diusulkan untuk mengurangi beban kerja dengan menggunakan anggaran yang ada baik dari dana Biaya Oprasional Kesehatan (BOK) ataupun dari dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atau kapitasi sehingga bisa mengatasi pengurangan beban kerja dari masing masing tenaga kesehatan yang ada.

Page 5 of 13 | Total Record : 125