cover
Contact Name
Gurdani Yogisutanti
Contact Email
gurdani@yahoo.com
Phone
+6281395461573
Journal Mail Official
jiki@institutkesehatan-immanuel.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Wahid Hasyim 161
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979639     DOI : 10.36051/jiki
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel terdaftar dengan ISSN 2597-9639 (media online), 1410-234X (media cetak) dan Digital Object Identifier (DOI) 10.36051/jiki yang diterbitkan oleh Institut Kesehatan Immanuel. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel berisi tulisan yang diangkat dari penelitian atau artikel yang merupakan pemikiran yang setara dengan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan kesehatan secara umum yang belum pernah diterbitkan oleh pihak lain. terbit 2 kali dalam setahun bulan Juni dan Desember. Mulai tahun 2025 menerima karya ilmiah berupa studi kasus.
Articles 125 Documents
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Interaktif terhadap Pengetahuan Seksual Sehat pada Siswa Tsanawiyah Negeri II Kota Bandung Sudiyat, Rahmat
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.33

Abstract

Pemahaman masyarakat tentang pengetahuan seksualitas masih amat kurang ,sampai saat ini . Kurangnya pemahaman tampak jelas dengan adanya berbagai ketidaktahuan yang ada di masyarakat tentang seksualitas, sebagaian masyarakat masih amat percaya pada mitos-mitos yang merupakan salah satu pemahaman yang salah tentang seksual. Oleh karena itu perlunya pendidikan seksual sehat dengan menggunakan media interaktif powerpoint di kalangan remaja/siswa. Tujuan : mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media inetraktif terhadap pengetahuan seksual sehat siswa Tsyanawyah Negeri I Kota Bandung, sedangkan desain pretest dan posttest control group design, dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling. Hasil : siswa sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan media interaktif powerpoint rata-rata pengetahuan siswa tentang seksual sehat antara yang berpengaruan tinggi dan berpengetahuan rendah seimbang (50%) sedangkan setelah dilakukan pendidikan kesehatan dengan menggunakan powerpoint meningkat menjadi lebih dari setengahnya yang berpengetahuan tinggi (62.5%) sedangkan yang berpengatahuan rendah menurun menjadi kurang dari setengahnya (37%) Penggunaan media interaktif dalam pembelajaran dapat meningkatkan pengetahuan siswa sebesar 12.5%, sedangkan menggunakan leaflet peningkatannya hanya 8,3 %(alpha 0.047). rata-rata total perlakuan dengan menggunakan media interaktif menunjukan siginfikasi pengetahuan (alpha 0.000) begitu juga dengan menggunakan leaflet (alpha 0.047) Baik Media Interaktif powerpoint maupun leaflet keduannya mempunyai alpa
Hubungan Penambahan Berat Badan Selama Kehamilan Dengan Berat Badan Lahir Di RSUD Kota Bandung Kamsatun, Irma
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.34

Abstract

Penyebab kematian bayi/neonatal disebabkan salah satunya berat badan lahir rendah (BBLR). Kejadian BBLR di RSUD Kota Bandung yaitu 11.5%. Salah satu faktor yang mempengaruhi BBLR adalah kondisi ibu seperti status nutrisi selama kehamilan. Nutrisi selama hamil dapat ditentukan dari penambahan berat badan, dimana penambahan berat badan yang kurang akan beresiko untuk terjadinya BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penambahan berat badan selama kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan menggunakan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 responden. Hasil penelitian menunjukan terdapat 50% ibu mengalami resiko (11,5 kg) dalam penambahan berat badannya dan 50% bayi dilahirkan dengan BBLR, hubungan antara penambahan berat badan selama kehamilan dengan kejadian BBLR dengan nilai p= 0.000 dengan OR= 7.290 yang artinya ibu yang penambahan berat badannya beresiko (11,5 kg) 7 kali lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Disarankan pada pemberi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan informasi mengenai pentingnya nutrisi pada saat kehamilan sehingga kejadian BBLR dapat berkurang.
Pengaruh Latihan Yoga terhadap Tanda-Tanda Vital pada Siklus Mentruasi Remaja Puteri di Politeknik Kesehatan Bandung Marlina, Cherly
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.35

Abstract

Setiap bulan perempuan berusia 1249 tahun (WUS), tidak sedang hamil dan belum menopouse mengalami menstruasi. Pada saat menstruasi masalah yang dialami banyak wanita adalah rasa tidak nyaman atau rasa nyeri yang disebut dismenore (dysmenorrhoea). Latihan Yoga berperan dalam menurunkan stress, meningkatkan aktifitas parasimpatis, menurunkan tekanan darah. Gerakan-gerakan fisik dari yoga merangsang dan menguatkan tubuh serta meningkatkan sirkulasi darah. Organ-organ panggul dan otot yang menopang khususnya otot-otot perineal dan bagian dasar dari tulang panggul menjadi lebih sehat, mendapatkan asupan oksigen, sehingga vaskularisasi menuju organ reproduksi menjadi optimal. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh latihan Yoga terhadap tanda tanda vital pada siklus menstruasi remaja putri. Metoda: rancangan penelitian one group pretest-postest. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri di Politeknik Kesehatan Bandung. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling yaitu remaja puteri di Jurusan Kebidanan Bandung. Rerata mean masing-masing variabel tampak terjadi penurunan pada kedua kelompok. Untuk tekanan diastolik penurunan lebih banyak terjadi pada kelompok olahraga, yaitu sebesar 4.50 sedangkan yoga sebesar 0.55. Pada kelompok yoga terjadi penurunan frekuensi denyut yakni sebesar 1.83, sedangkan kelompok olah raga terjadi peningkatan frekuensi nadi. Secara statistik tidak terdapat pengaruh yang signifikan latihan yoga terhadap tekanan sistolik, diastolik, frekuensi nadi dan pernafasan pada saat menstruasi. Kegiatan olahraga di institusi pendidikan D III Kebidanan perlu dialokasikan, dan untuk meningkatkan produktivitas mahasiswa dalam mengatasi PMS latihan Yoga sangat dianjurkan.
Analisis Dimensi Kualitas Pelayanan Jasa Terhadap Kepuasan Mahasiswa of Service Quality Dimensions on Student Satisfaction Tresnadjaja, Reynaldi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.36

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan kunci sukses organisasi, termasuk bagi perguruan tinggi yang harus memperhatikan kepuasan mahasiswanya. Kualitas jasa pendidikan tinggi dapat diukur melalui lima dimensi kualitas jasa. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dimensi kualitas jasa yang terdiri dari tangibel, reliability, responsiveness, emphaty dan assurance berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap kepuasan mahasiswa, serta mengetahui dimensi kualitas jasa mana yang pengaruhnya paling dominan terhadap kepuasan mahasiswa. Melalui analis regresi linear berganda, uji t dan uji F didapatkan bahwa dimensi kualitas pelayanan jasa yang terdiri berwujud (tangible) (X1), keandalan (reliability) (X2), daya tanggap (responsiveness) (X3), empati (emphaty) (X4), dan jaminan (assurance) (X5), masing- masing bepengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepuasan pelanggan. Serta mendapatkan bahwa variabel bebas tanggibel (X1) mempunyai nilai pengaruh paling besar terhadap kepuasan pelanggan (mahasiswa), yaitu sebesar t = 11, 883. Nilai ini tidak berbeda jauh dengan nilai t variabel bebas responsive (X3) sebesar t =11.547.
Hubungan Tingkat Stres dan Eating Disorder Dengan Status Gizi pada Remaja Perempuan di SMA Negeri 1 Ciwidey Lestari, Asih Tri
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.37

Abstract

Perilaku makan menyimpang atau yang sering disebut eating disorder adalah gangguan perilaku makan yang kompleks dan memberikan efek pada kesehatan fisik atau mental atau keduanya. Masalah yang banyak dialami remaja pada saat ini merupakan manifestasi dari stres, diantaranya depresi, kecemasan, eating disorder, penyalahgunaan obat sampai penyakit yang berhubungan dengan fisik seperti pusing serta ngilu pada sendi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 ciwidey pada bulan Juni 2017, dengan jumlah sampel 135 orang, yang diambil dengan cara systematic random sampling. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Data dalam penelitian ini didapatkan menggunakan kuesioner DASS 42, kuesioner Eating Disorder Diagnostic Scale, dan data status gizi menggunakan pengukuran antropometri. Berdasarkan hasil uji statistik Korelasi Spearman, diperoleh hasil terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan eating disorder (p=0,001) dan juga terdapat hubungan bermakna antara eating disorder dengan status gizi (p=0,002). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat stres dan eating disorder dengan status gizi pada remaja perempuan di SMA Negeri 1 Ciwidey. Perlu adanya penyuluhan atau edukasi bagi siswa SMA tersebut tentang mengatasi tingkat stres, eating disorder dan masalah status gizi.
Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Brainstorming terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Osteoporosis Pada Pra Lansia Di Posbindu Kelurahan Pajajaran Kota Bandung Husni, Achmad
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.38

Abstract

Seiring dengan proses menua tersebut, tubuh akan mengalami berbagai masalah kesehatan atau yang bisaa disebut sebagai penyakit degeneratif. Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia yaitu osteoporosis. Prevalensi osteoporosis di dunia cukup tinggi, menurut data Indonesian White PaperĀ yang dikeluarkan PEROSI, prevalensi osteoporosis pada tahun 2007 mencapai 28,8% untuk pria dan 32,3% untuk wanita. Penelitian Departemen Kesehatan (Depkes) menunjukkan bahwa prevalensi osteoporosis adalah 19,7%, sedangkan prevalensi osteopenia di Indonesia mencapai 41,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metoda brainstorming terhadap peningkatan pengetahuan pra lansia tentang osteoporosis. Metoda penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian one group pre and post test desain, tehnik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariate, dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test Hasil analisis dengan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks didapatkan nilai p-value 0.006 < 0.05, dimana peningkatan pengetahuan dapat dilihat pada selisih mean nilai pre dan psot test yaitu sebesar -2.373.Penerapan metoda brainstorming mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan pra lansia tentang osteoporosis. Sehubungan dengan hal tersebut disarankan kepada perawat perkesmas yang bekerja di puskesmas untuk menerapkan metoda brainstorming dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada pra lansia dan lansia.
Hubungan Faktor Predisposisi dengan Praktik Pencegahan Hepatitis A pada Remaja di RW 09 Ciateul Kecamatan Regol Bandung 2017 Wahyuni, Ida Ayu
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.39

Abstract

Hepatitis A diketahui menjadi masalah kesehatan pada wilayah Puskesmas Moch Ramdhan yaitu Ciateul. Jumlah kasus hepatitis A di Kelurahan Ciateul terbanyak ditemukan di RW 09 pada kelompok usia remaja sebagai pelajar dan mahasiswa dengan usia 12 tahun-22 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi dengan praktik pencegahan hepatitis A pada remaja di RW 09 Ciateul Kecamatan Regol Bandung, dengan jumlah sampel sebanyak 71 remaja dengan teknik total sampling. Variabel bebas penelitian adalah faktor predisposisi mencakup umur, pendidikan, pengetahuan dan sikap, sedangkan variabel terikat adalah praktik pencegahan hepatitis A. Jenis data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan Korelasi Sperman Rank. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan praktik pencegahan hepatitis A pada remaja dengan didapatkan nilai p-value < 0,05 ( ,001). Kesimpulan penelitian ini, dari 71 responden di RW 09 Ciateul Kecamatan Regol Bandung terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan dengan praktik pencegahan hepatitis A serta tidak ada hubungan antara umur, pendidikan dan sikap dengan praktik pencegahan hepatitis A. Saran yang direkomendasikan adalah perlunya kegiatan penyuluhan dari instansi Puskesmas untuk membantu meningkatkan praktik pencegahan hepatitis A dan mengurangi angka kejadian hepatitis A pada remaja.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Tenaga Kependidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung Yuliani, Yuliani
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 11 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.40

Abstract

Kinerja karyawan yang tinggi sangatlah diharapkan oleh Institusi ini. Semakin banyak karyawan yang mempunyai kinerja tinggi, maka produktivitas perusahaan secara keseluruhan akan meningkat sehingga perusahaan akan dapat bertahan dalam persaingan global. Faktor-faktor yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja diantaranya adalah gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi dandisiplin kerja terhadap kinerja karyawan tenaga kependidikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Imanuel Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dilaksanakan pada karyawan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 19. Teknik sampling yang dipakai adalah metode sensus, dan tehnik pengujian data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas dengan analisis faktor, uji relibialitas dengan Alpha Conbrach. Uji asumsi klasik dan analisis regresi liner berganda, untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan
HUBUNGAN PEMILIHAN WAKTU OLAHRAGA ZUMBA DENGAN PENURUNAN BERAT BADAN DI PUSAT KEBUGARAN KOTA BANDUNG Amalia, Rizky
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.42

Abstract

Zumba adalah olahraga yang menggabungkan antara tarian salsa dan gerakan tari Latin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemilihan waktu olahraga zumba dengan penurunan berat badan di pusat kebugaran Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional yang dilakukan pada bulan mei, juni dan juli tahun 2018. Sebanyak 76 responden yang ikut serta dalam penelitian ini berasal dari 3 pusat kebugaran di Kota Bandung. Pemilihan waktu olahraga zumba diukur dengan mengggunakan kuisioner. Pengukuran berat badan diukur menggunakan kuisioner dan timbangan berat badan digital. Data di analisis menggunakan Uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan < 0,05. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan penurunan berat badan dengan asupan energi (r=0.000; p=0.05), ada hubungan penurunan berat badan dengan tingkat aktifitas fisik (r=0.001; p=0.05) dan ada hubungan pemilihan waktu olahraga zumba dengan penurunan berat badan (r=0.000; p=0.05). Olahraga zumba pada pagi hari dapat membuat penurunan berat badan lebih optimal. Olahraga Zumba sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Kata kunci: zumba, pemilihan waktu olahraga, penurunan berat badan
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA STIK IMMANUEL BANDUNG palupi, indah
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.54

Abstract

Abstrak Remaja sering kali mengalami permasalahan gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang dapat mempengaruhi status gizi pada remaja. Salah satunya adalah kebiasaan makan remaja yang melewatkan waktu makan, makan tidak teratur, tidak menyukai makanan tertentu, serta mengurangi frekuensi makan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada mahasiswa STIK Immanuel Bandung. Desain dalam penelitian ini menggunakan cross sectional study, dengan pendekatan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa STIK Immanuel Bandung. Rumus yang digunakan untuk perhitungan sampel adalah slovin, sehingga berdasarkan perhitungan dengan menggunakan rumus tersebut didapatkan 68 sampel. Kebiasaan makan diukur menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire dan status gizi diukur menggunakan alat microtoise serta timbangan berat badan. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil dalam penelitian didapatkan nilai signifikan 0,648 (p > 0,05) ini berarti tidak adanya hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada mahasiswa STIK Immanuel Bandung. Kata Kunci : kebiasaan Makan, Status Gizi, Mahasiswa Abstract Teenagers often experience nutritional problems, both malnutrition and over weight. This is because many factors can affect nutritional status in adolescents. Adolescents have many eating habits. Some of adolescents often skip meals, eat irregularly, do not like certain foods, and reduce the frequency of eating. The aimed of this study was to determine the relationship between food behaviour with nutritional status in Immanuel Institute of Health Sciences Student College. Design of this study was cross sectional, with purposive sampling. 68 student college from Immanuel Institute of Health Science used as participant. Food behaviour was measured by Food Frequency Questionnaire (FFQ). Nutritional status was measured by stature meter and weight scales. Data were analyzed by Chi-quare. Results showed that there were no relationship between food beaviour and nutritional status in Immanuel Institute of Health Scinces student college (r = 0,648; p = > 0.05). Keyword : food behaviour, nutritional status, student college.

Page 2 of 13 | Total Record : 125