cover
Contact Name
Dewi Eviane
Contact Email
de.eviane@gmail.com
Phone
+6281578070944
Journal Mail Official
enviroingenium@ity.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pascasarjana Institut Teknologi Yogyakarta Jl. Janti Km 4 Gedongkuning, Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Environmental Insight Journal
ISSN : -     EISSN : 30906105     DOI : https://doi.org/10.37412/eij.v1i2
Environmental Insight Journal (e-ISSN 3090-6105) adalah jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Fakultas Pascasarjana Institut Teknologi Yogyakarta. Fokus utama kami adalah mempublikasikan hasil penelitian dan kajian inovatif di bidang ilmu dan teknik yang relevan dengan isu-isu lingkungan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli, dengan edisi perdana yang terbit pada Januari 2025. Proses pengelolaan jurnal dilakukan sepenuhnya secara online menggunakan platform Open Journal Systems (OJS), mulai dari pengajuan artikel (submission), review, hingga penerbitan. Kami mengutamakan standar kualitas tinggi dengan menerapkan proses blind peer review untuk setiap artikel yang diajukan. Proses ini menjamin penilaian yang objektif dan profesional oleh para ahli di bidangnya. Hanya artikel orisinil yang belum pernah diterbitkan, diterima untuk diterbitkan. Kami mengundang para peneliti, akademisi, dan praktisi untuk berkontribusi melalui publikasi artikel ilmiah yang berdampak. Dengan bergabung bersama kami, Anda turut mendukung pengembangan ilmu dan teknik lingkungan yang berkelanjutan. Selengkapnya mengenai tata cara pengajuan artikel, template, dan panduan penulis dapat diakses melalui laman resmi jurnal kami. Mari bersama-sama membangun masa depan yang lebih hijau melalui penelitian yang bermakna!
Articles 23 Documents
Analisis Pemanfaatan Air Hujan Sebagai Air Bersih Di PT. Mataram Tunggal Garmen Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Prayogi, Yoyok; Iswanto, Nur; Mellyanawaty, Melly; Silviani; Lestari, Agnes DN.
Environmental Insight Journal Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v1i2.391

Abstract

PT. Mataram Tunggal Garment (PT MTG) berlokasi di Desa Balong, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY adalah perusahaan produsen pakaian wanita. Kebutuhan air bersih karyawan PT MTG selama ini dipenuhi dari sumur dalam (deep well) sebanyak 19.500 liter/hari. Dengan curah hujan yang cukup tinggi, yakni 3.372 mm/tahun menjadi salah satu alternatif pemasok air bersih PT MTG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dan kuantitas air hujan yang layak guna memenuhi kebutuhan air bersih karyawan perusahaan. Kualitas air hujan akan dibandingkan dengan standar air bersih dari Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. Volume air hujan yang berasal dari atap bangunan pabrik lebih dari 429.000 liter/bulan pada bulan PT. Mataram Tunggal Garment berlokasi di Desa Balong, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY adalah perusahaan produsen pakaian wanita dengan jumlah karyawan sebanyak 1.500 orang. Kebutuhan air bersih karyawan PT Mataram Tunggal Garmen selama ini dipenuhi dari sumur dalam (deep well) sebanyak 19.500 liter/hari. Dengan curah hujan yang cukup tinggi, yakni 3.372 mm/tahun, pemanfaatan air hujan sangat berpotensi bagi pemenuhan keperluan air bersih karyawan sekaligus wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Kualitas air hujan dibandingkan dengan baku mutu sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 Tahun 2017. Volume air hujan yang berasal dari atap bangunan pabrik lebih dari 429.000 liter/bulan pada bulan basah. Parameter fisik-kimia air hujan yang tertangkap oleh atap pabrik masih memenuhi baku mutu, sedangkan parameter mikrobiologi yakni Escherichia coli dan total coliform melebihi baku mutu, sehingga diperlukan treatment disinfeksi mengunakan kaporit sebanyak 39 g/hari. Fasilitas yang didesain termasuk 2 bak penampung air hujan berukuran masing-masing 216 m3.
Pemodelan Sebaran SO2 Menggunakan Software AERMOD Di Sekitar Titik Nol Yogyakarta Indri Anida Putri; Nur iswanto; Lina Wahyuni; Silviani
Environmental Insight Journal Vol 2 No 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.343

Abstract

Kawasan Titik Nol adalah kawasan yang sangat penting dan strategis bagi KotaYogyakarta. Kawasan tersebut menjadi sentra perekonomian, destinasi wisata, cagar budaya, serta kawasan pendidikan. Tingginya intensitas kegiatan termasuk besarnya kunjungan wisatawan juga membawa dampak negatif bagi lingkungan Kawasan Titik Nol, dan salah satunya adalah pencemaran udara. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui tingkat pencemaran udara, khususnya konsentrasi SO2 dan memprediksi sebaran konsentrasi SO2 di daerah ini mengunakan software AERMOD. AERMOD merupakan model dispersi spasial kualitas udara. Sampel udara diambil menggunakan midged impinger. Pengaruh kecepatan angin, kelembaban, suhu terhadap konsentrasi SO2 dianalisis dan kemudian dimodelkan. Hasil penelitian kualitas udara melebihi ambang batas baku mutu yang ditentukan oleh Pemerintah. Hasil SO2 pada hari pertama di titik-titik sampel adalah 879,9 µg/m3 (titik A), 903,9 µg/m3 (titik B dan C) dan pada pengambilan sampel hari kedua sebesar 849,6 µg/m3 (titik A), 755,9 µg/m3 (titik B), 778,8 µg/m3 (titik C), 774,5 µg/m3 (titik D). Prediksi Sebaran SO2 di Yogyakarta menggunakan software AERMOD dan hasil dari windrose sejauh 100 m sampai dengan 600 m ke arah timur dari sumber polutan.
Pb Exposure to Hair and Nails in The Workers in Basement Parking Lot of Lippo Plaza Mall Yogyakarta Maria Roosa Srah Darmanijati; Ari Ramelan; Pranoto; Inayati
Environmental Insight Journal Vol 2 No 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.392

Abstract

This study was performe in LG basement lippo Plaza Mall Yogyakarta. The aim to provide Pb exposure Pb from transport activity. Analysis of hair and nails is known to provide useful information about environmental and toxic exposures. The research was conducted in May 2021. Nails and hair are good bioindicators to detect contaminants.We studied 30 human hair and nails samples in workers who work inside Basement Park. Hair and finger nail samples were collected from all respondent. Personal characteristics included: age, long work, background and health conditions of the respondent. The fingernail clippings were obtained using a stainless steel nail clipper and hair cut by hair scissors. The sample keep in self-adhesive plastic bag for later analysis by Analytical Methods for Atomic absorption Spectroscopy ( AAS). The values of lead concentrations in nail and hair of the subjects were presented as arithmetic mean (ppm) with standard error (±SE) and tabulated to show concentration profile over each parameter. The One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test were used to describe distribution test and and the Mann-Whitney U test was used to corelate the concentrations between lead concnetrations from long perithe two groups. The level of significance was set at Pb 0.05. All calculations were performed using statistical packages SPSS (version 21). Respondents with a working period of less than 4 years detected an average Pb of 3.9671 ppm with a Standard Error (SE) of 1.5, an average of 5-8 years of service period of 4.0312 with an SE of 1.58 and an average working period of more than 9 years. The average Pb content was 13.0805 with an SE of 7.07. From these results, it shows that the longer the employee's working period, the higher the level of Pb in his nails or hair. The results of the regression test showed that there was no effect of work and the results of measuring Pb levels in nails/hair because the sig value was 0.496 > p = 0.05 with R square: 0.017. The average levels of Pb in the nails and hair of workers working around the basement were security 0.849 ppm, engineers 4.87 ppm, cleaning service 7.17 ppm and parking guards 7.74 ppm . It is recommended to continue to rotate employee turnover times with shorter time for parking staff and use masks for cleaning services.
Kebutuhan Material Kuari dan Upaya Efisiensi Pemanfaatannya Di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara Zulfikar Hi Jalil; Rukmini
Environmental Insight Journal Vol 2 No 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.394

Abstract

Penambangan kuari di Desa Mamuya mulai beroperasi tahun 2008, untuk pemanfaatan pembuatan fondasi rumah dan pembangunan lainnya. Tujuan penelitian, menghitung proyeksi kebutuhan, mengidentifikasi kecukupan pasokan, dan menyusun strategi efisiensi pemanfaatan material kuari. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Data sekunder jumlah penduduk Desa Mamuya tahun 2015-2024 berasal dari BPS, untuk menghitung rata-rata laju pertumbuhan penduduk. Data primer, peneliti melakukan observasi, dan wawancara sebanyak 42 responden, serta melakukan pengukuran fondasi rumah. Data wawancara dan data sekunder tentang perkembangan populasi penduduk, dihitung menggunakan rumus geometri, diperhitungkan untuk menentukan kebutuhan material kuari pada tahun 2025-2029. Pengukuran pasokan material kuari mengunakan alat total station untuk mengetahui ketersedian pasokan kuari pada tahun 2025. Analisis SWOT untuk penambangan, penjualan dan pemanfaatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proyeksi pertumbuhan penduduk pada tahun 2025-2029 mencapai 5990 jiwa. Pasokan material kuari 679.682 m³, kebutuhan pembuatan fondasi rumah 480 m³, sisa pasokan material kuari 679.202 m³. Material kuari masih mencukupi untuk pembangunan fondasi rumah hingga tahun 2029. Analisis SWOT kebutuhan material kuari memilik kekuatan dan peluang sangat baik, namun perlu beberapa strategi untuk mengatasi kelemahan dan ancaman agar bisa meningkatkan efisiensi pemanfaatannya.  
Analisis Spasial Pola Seismisitas dan Implikasinya Terhadap Kerentanan Lingkungan di Pulau Jawa dan Sekitarnya Primanda Kiky Widyaputra; Dimas Taufiq Ridlo
Environmental Insight Journal Vol 2 No 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.440

Abstract

Pulau Jawa merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi akibat posisinya yang berdekatan dengan zona subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia. Aktivitas seismik tersebut tidak hanya berdampak pada aspek kebencanaan dan infrastruktur, tetapi juga memiliki implikasi signifikan terhadap kerentanan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan pola spasial seismisitas di Pulau Jawa dan sekitarnya serta mengkaji implikasinya terhadap kerentanan lingkungan sebagai dasar perencanaan wilayah berbasis risiko. Data gempa bumi diperoleh dari United States Geological Survey (USGS) Earthquake Catalog dengan periode waktu 18 Januari 2021 hingga 25 Januari 2026 dan magnitudo minimum ≥ 2,5. Metode penelitian meliputi pengolahan data seismik, klasifikasi magnitudo dan kedalaman gempa, serta analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas gempa bumi di wilayah studi didominasi oleh gempa bermagnitudo menengah (M 4,0–5,9) dan berkedalaman dangkal hingga menengah, dengan konsentrasi episentrum yang tinggi di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. Pola sebaran tersebut berkaitan dengan zona subduksi aktif dan beberapa struktur sesar regional. Implikasi lingkungan dari kondisi ini meliputi peningkatan risiko longsor di daerah berlereng, gangguan stabilitas lahan pesisir, serta tekanan terhadap ekosistem dan kawasan lindung.
Distribusi dan Karakteristik Mikroplastik di Perairan Waduk Sermo, Kulon Progo Fajar Nugroho; Muchlis; Eka Sulistyaningsih; Ellyawan Setyo Arbintarso
Environmental Insight Journal Vol 2 No 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.435

Abstract

Mikroplastik merupakan polutan baru yang menjadi perhatian global karena keberadaannya yang persisten dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan perairan serta kesehatan manusia. Waduk Sermo di Kabupaten Kulon Progo merupakan perairan tawar yang dimanfaatkan sebagai sumber air baku, irigasi, perikanan, dan pariwisata, sehingga berpotensi terpapar pencemaran mikroplastik akibat aktivitas antropogenik di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan, kelimpahan, karakteristik bentuk, ukuran, serta jenis polimer mikroplastik pada perairan Waduk Sermo. Pengambilan sampel air dilakukan pada tiga titik, yaitu inlet sungai, tengah waduk, dan inlet PDAM. Analisis mikroplastik dilakukan melalui pengamatan morfologi menggunakan mikroskop serta identifikasi jenis polimer menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan pada seluruh titik pengamatan dengan kelimpahan tertinggi pada area inlet sungai. Mikroplastik berbentuk pellet merupakan bentuk yang paling dominan, diikuti oleh fiber, fragment, film, dan foam. Hasil analisis FTIR mengindikasikan bahwa mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh polimer polyamide (nylon), yang diduga berasal dari aktivitas perikanan dan limbah domestik. Parameter kualitas air (suhu, pH, dan dissolved oxygen) berada dalam kisaran baku mutu kelas I sesuai PP No. 22 Tahun 2021, namun tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kelimpahan mikroplastik. Hasil penelitian ini memberikan informasi ilmiah mengenai kondisi pencemaran mikroplastik di Waduk Sermo dan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan serta pengendalian pencemaran mikroplastik pada perairan tawar.
Transformasi Tema Penelitian Construction and Demolition Waste Berbasis Analisis Bibliometrika Evy Kusumaningrum; Nurul Muyasaroh; Dedy Hariyadi
Environmental Insight Journal Vol 2 No 2 (2026): July
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i2.437

Abstract

Construction and demolition waste (CDW) is a major contributor to global solid waste generation, increasing alongside rapid construction activities and building demolition cycles. Although scholarly publications on CDW have grown substantially, the long-term evolution of research themes, knowledge structure, and geographical contributions has not been systematically examined. This limitation constrains the identification of dominant research directions and emerging gaps relevant to sustainable construction practicesThis study aims to analyze the historical development, thematic structure, and research trends of CDW using a bibliometric approach. Data were collected from the Scopus database through a systematic search of titles, abstracts, and keywords, covering publications from 1980 to 2025. A total of 463 journal articles were selected for analysis. Descriptive bibliometric techniques were applied to examine publication growth and country contributions, while keyword co-occurrence and network analyses were conducted using VOSviewer and Bibliometrix to identify thematic clusters and topic evolution. The results indicate a significant increase in CDW research since 2017, with China emerging as the leading contributor, followed by Brazil, India, Spain, and Australia. Thematic mapping identifies three dominant clusters: technological approaches to CDW processing and recycling, material and environmental performance studies emphasizing recycled materials and life cycle assessment, and systemic research framing CDW within circular economy and sustainable development contexts. Trend analysis reveals a shift from conventional waste management toward resource optimization and sustainable construction integration. These findings provide a quantitative basis for future CDW research directions in civil engineering and construction management.
Pemanfaatan Sampah Plastik Sebagai Bahan Pembuat Roster Daud Adi Riyono; Maria Roosa Srah Darmanijati; Irene Arum AS
Environmental Insight Journal Vol 2 No 2 (2026): July
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i2.482

Abstract

Plastic waste has become a growing environmental concern due to its resistance to natural degradation. Plastics possess several advantageous properties, including water resistance, corrosion resistance, low weight, and high flexibility. Polyethylene Terephthalate (PET) and Low-Density Polyethylene (LDPE) are commonly found in waste. This research aims to process these plastics into roster (ventilation blocks) as an alternative material for non-structural construction. The plastic was melted and then molded using a 5 cm  5 cm  5 cm mold to create test samples for compressive strength and water absorption testing. Products of the rosters were tested for light and wind penetration. The study showed that the average compressive strength of the PET roster was 4.10 N/mm², LDPE roster did not exhibit a distinct collapse point but demonstrated a superior capacity to withstand loads. The water absorption values for the PET and LDPE rosters were 0.15% and 0.67%, respectively. Both types satisfied the water absorption requirements of the Indonesian National Standard. Furthermore, light and wind penetration testing revealed no significant differences between the PET and LDPE blocks. Based on these findings, ventilation blocks fabricated from plastic waste are considered highly feasible and possess strong potential as an alternative, eco-friendly non-structural construction material.
Kemajuan Terkini Bioplastik Berbasis Sagu: Metode Preparasi, Karakteristik, Tantangan, dan Perspektif Masa Depan Rizky Fian Azhari; Susilowati Susilowati; Agnes Dyah Novitasari Lestari
Environmental Insight Journal Vol 2 No 2 (2026): July
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i2.485

Abstract

The increasing use of petroleum-based plastics has led to various environmental problems due to their non-biodegradable nature. Therefore, the development of bioplastics derived from renewable resources has become a promising alternative, including sago-based bioplastics, which are abundant and have high starch content. This review article aims to examine recent advances in the preparation of sago-based bioplastics, their resulting properties, challenges in their development, and future application prospects. The method used in this study is a literature review of various relevant scientific articles related to the production and development of sago-based bioplastics. The findings indicate that the properties of sago-based bioplastics can be improved through formulation modification, the addition of plasticizers, reinforcement with fillers, and appropriate processing techniques. Sago-based bioplastics exhibit good biodegradability; however, they still face several limitations, such as low water resistance and mechanical properties that require further improvement. With advances in material modification technologies and formulation innovations, sago-based bioplastics have significant potential to become sustainable and environmentally friendly alternative materials.
Pengelolaan Lahan Berkelanjutan melalui Analisis Penjadwalan dan Kinerja Surveyor Pertanahan Menggunakan Metode Critical Path Method dan Program Evaluation and Review Technique Awang Prayudatama; Desi Erlita; Toni Isbandi; Amellia Puspitasari; Silviani Silviani
Environmental Insight Journal Vol 2 No 2 (2026): July
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i2.488

Abstract

Land certification through the Complete Systematic Land Registration with Community Participation (PTSL PM) program is one of the Indonesian government's policy instruments in realizing legal certainty of land tenure while supporting sustainable land management. Delays in PTSL PM implementation not only affect administrative aspects but may also hinder ecosystem mapping and environmentally-based spatial conflict management. This study evaluates surveyor performance in the PTSL PM project in Srikandang Village and Banjaragung Village, Jepara Regency, through a project time management approach. Critical Path Method (CPM) was used for work network construction and critical path identification, while Program Evaluation and Review Technique (PERT) was applied for probabilistic analysis of duration uncertainty. Data were collected through field observation, in-depth interviews, and project documentation. CPM results show that the critical path in Banjaragung Village consists of activities G1–H1–I1–J1–K1–L1 with a total implementation duration of 48 days, while in Srikandang Village the critical path runs through A2–B2–C2–D2–E2–F2–G2–N2–O2–P2 with a total of 58 days. PERT analysis reveals a low risk of delay for both projects. Main obstacles identified include weather conditions, incomplete administrative documents, and limited village official assistance. This research contributes to optimizing survey project planning, ultimately supporting sustainable land management and ecosystem inventories.

Page 2 of 3 | Total Record : 23