Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Jurnal Edutik merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado. Jurnal ini hadir sebagai wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Informatika, Teknologi Komunikasi, serta Ilmu Komunikasi. Dengan semangat untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Jurnal Edutik memberikan ruang bagi berbagai kajian yang berfokus pada inovasi dan penerapan teknologi dalam dunia pendidikan, perkembangan di bidang teknik informatika, serta dinamika komunikasi berbasis teknologi, termasuk isu-isu terkini yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan berbasis digital, kecerdasan buatan dalam pembelajaran, keamanan data dalam sistem pendidikan modern, dan transformasi komunikasi digital di era informasi. Ruang lingkup Jurnal Edutik mencakup berbagai aspek dalam ranah Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis teknologi, model pembelajaran digital, strategi implementasi e-learning yang efektif, serta teknologi pendidikan adaptif. Selain itu, jurnal ini juga mengakomodasi penelitian dalam bidang Teknik Informatika, yang meliputi Rekayasa Perangkat Lunak dengan fokus pada metode pengembangan agile, kecerdasan buatan dalam rekayasa perangkat lunak, serta integrasi cloud computing; Sistem Informasi, yang mencakup pengelolaan big data, keamanan sistem informasi, serta optimalisasi sistem berbasis blockchain; Jaringan dan Keamanan Komputer, yang menyoroti keamanan siber, deteksi ancaman siber berbasis AI, serta optimasi infrastruktur jaringan; serta Sistem Pendukung Keputusan, yang berfokus pada penerapan machine learning dalam pengambilan keputusan, sistem rekomendasi berbasis data, serta penerapan Internet of Things (IoT) dalam otomatisasi keputusan. Dalam ranah Teknologi Komunikasi, jurnal ini mencakup topik-topik seperti pengembangan infrastruktur komunikasi digital, teknologi 5G dan evolusi jaringan masa depan, integrasi media sosial dalam pengelolaan informasi, serta pemanfaatan platform komunikasi berbasis AI dalam interaksi sosial dan pendidikan. Sedangkan dalam bidang Ilmu Komunikasi, ruang lingkup meliputi kajian komunikasi digital, strategi komunikasi di era media baru, komunikasi antar budaya berbasis teknologi, penggunaan media digital dalam kampanye sosial dan pendidikan, serta dinamika perilaku komunikasi dalam masyarakat berbasis teknologi. Sebagai jurnal yang berorientasi pada perkembangan teknologi dan inovasi, Jurnal Edutik juga membuka peluang publikasi bagi penelitian terkait e-Government, termasuk transformasi digital dalam pelayanan publik, kebijakan keamanan data pemerintahan, serta pengelolaan administrasi berbasis AI; Aplikasi Mobile, dengan cakupan pengembangan aplikasi berbasis UI/UX, implementasi augmented reality dan virtual reality, serta aplikasi berbasis kesehatan dan pendidikan. Dengan cakupan yang luas dan multidisipliner, jurnal ini diharapkan menjadi referensi utama bagi para akademisi dan praktisi yang ingin menggali lebih dalam tentang peran teknologi dalam meningkatkan efektivitas pendidikan, pengembangan sistem berbasis digital, serta transformasi komunikasi modern. Melalui publikasi yang berkualitas, Jurnal Edutik berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan keilmuan dan kemajuan teknologi di era digital.
Articles
356 Documents
Deteksi Anomali Trafik Jaringan Menggunakan K-Means Clustering Berdasarkan Data Log Firewall
Christian Vieri Tololiu;
Indra Rianto;
Rudy Harijadi Wibowo Pardanus;
Arje Cerullo Djamen
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i2.462
ABSTRAK Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi anomali trafik jaringan internet di lingkungan UPA TIK Universitas Negeri Manado menggunakan algoritma K-Means Clustering dengan pendekatan Action Research. Sistem monitoring jaringan yang ada masih bersifat reaktif, sehingga anomali baru terdeteksi setelah laporan pengguna masuk. Data log firewall berupa Report of Connection Events periode 2-9 Februari 2026 dengan sekitar 10.000 baris koneksi valid digunakan sebagai dataset penelitian. Tahapan preprocessing mencakup pembersihan data, rekayasa fitur berbasis perilaku jaringan meliputi Source Connection Count (fsrc), Destination Port Entropy (Hport), dan Byte-to-Connection Ratio (Rbyte), serta normalisasi menggunakan Z-Score Standardization. Penentuan jumlah klaster optimal dilakukan dengan Elbow Method menghasilkan K=3, yang dikonfirmasi dengan Silhouette Score sebesar 0,6493 dan Davies-Bouldin Index sebesar 0,5379. Hasil clustering membagi trafik menjadi tiga kelompok: trafik normal (82,5%), semi-normal (16,5%), dan anomali potensial (1,0%). Visualisasi dengan Principal Component Analysis (PCA) mengkonfirmasi pemisahan klaster secara geometris. Deteksi anomali berbasis threshold persentil ke-99 (P99) berhasil mengidentifikasi empat kategori anomali utama: aktivitas BitTorrent, akses massal ke banyak negara, probing ke zona DMZ, dan penggunaan port tidak umum. Penelitian membuktikan bahwa K-Means Clustering efektif sebagai metode deteksi anomali berbasis data pada jaringan kampus tanpa memerlukan pelabelan data. ABSTRACT This study develops an internet network traffic anomaly detection system at the UPA TIK environment of Universitas Negeri Manado using the K-Means Clustering algorithm with an Action Research approach. The existing network monitoring system is still reactive, meaning anomalies are only detected after user complaints are received. Firewall log data in the form of Report of Connection Events for the period of February 2-9, 2026, consisting of approximately 10,000 valid connection records, was used as the research dataset. Preprocessing stages include data cleaning, network behavior-based feature engineering comprising Source Connection Count (fsrc), Destination Port Entropy (Hport), and Byte-to-Connection Ratio (Rbyte), as well as normalization using Z-Score Standardization. The optimal number of clusters was determined using the Elbow Method, resulting in K=3, confirmed by a Silhouette Score of 0.6493 and a Davies-Bouldin Index of 0.5379. Clustering results divided traffic into three groups: normal traffic (82.5%), semi-normal (16.5%), and potential anomalies (1.0%). Visualization using Principal Component Analysis (PCA) geometrically confirmed cluster separation. Anomaly detection based on the 99th percentile threshold (P99) successfully identified four main anomaly categories: BitTorrent activity, mass access to multiple countries, DMZ zone probing, and use of non-standard ports. The study proves that K-Means Clustering is effective as a data-driven anomaly detection method for campus networks without requiring labeled data.
Peran Strategi Content Blasting di Komunitas Facebook sebagai Media Publicity Program Televisi RCTI
Muhammad Robi Athallah;
Wahyu Budi Priatna
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.465
ABSTRAK Perkembangan media digital mendorong industri televisi untuk mengadaptasi strategi promosi yang mampu menjangkau audiens lintas platform. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi content blasting di komunitas Facebook sebagai media publicity program televisi RCTI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, partisipasi aktif, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan magang di Divisi Publicity PT Media Nusantara Citra Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi content blasting dilakukan secara terencana melalui pemilihan komunitas Facebook yang sesuai dengan karakteristik program, distribusi materi promosi secara massal, serta pemanfaatan konten hasil mirroring dari akun Instagram resmi program RCTI. Komunitas Facebook tidak hanya berfungsi sebagai saluran distribusi informasi, tetapi juga sebagai media yang mendukung keterlibatan audiens dan promosi kegiatan on air maupun off air. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi content blasting berperan dalam memperluas jangkauan publikasi, meningkatkan eksposur program, serta mendukung pembangunan loyalitas audiens lintas program melalui pendekatan berbasis komunitas digital. ABSTRACT The development of digital media has encouraged the television industry to adopt promotional strategies capable of reaching audiences across multiple platforms. This study aims to analyze the role of content blasting within Facebook communities as a publicity medium for RCTI television programs. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, active participation, interviews, and documentation during an internship at the Publicity Division of PT Media Nusantara Citra Tbk. The findings reveal that the content blasting strategy is implemented systematically through the selection of Facebook communities that match program characteristics, mass distribution of promotional materials, and the utilization of mirrored content from official RCTI program Instagram accounts. Facebook communities function not only as channels for information dissemination but also as platforms that support audience engagement and the promotion of both on-air and off-air activities. The study concludes that content blasting plays an important role in expanding publicity reach, increasing program exposure, and fostering cross-program audience loyalty through a digital community-based approach.
Upaya Komunikasi Pelaku UMKM dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan di Desa Sukajaya
Archeva Arlin Iskandar;
Harvia Atika Zahira;
Leonardo Dharmawan
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.415
ABSTRAK UMKM merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penguatan ekonomi masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya komunikasi yang dilakukan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kepuasan pelanggan di Desa Sukajaya. Penelitian secara khusus mengkaji bentuk komunikasi yang diterapkan pelaku UMKM, kendala komunikasi yang dihadapi dalam interaksi dengan pelanggan, persepsi pelanggan terhadap praktik komunikasi, serta hubungan antara upaya komunikasi dengan tingkat kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi langsung non-partisipatif, dan analisis dokumen yang melibatkan tiga pelaku UMKM sektor makanan dan minuman serta tiga pelanggan melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses transkripsi, pengkodean, reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang ramah, responsif, dan personal memainkan peran penting dalam membangun kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas produk, tetapi juga pengalaman interaksi sosial yang berulang antara pelaku usaha dan pelanggan. Komunikasi yang efektif berkontribusi terhadap peningkatan loyalitas, kepercayaan, serta keberlanjutan dan daya saing UMKM di lingkungan masyarakat pedesaan. ABSTRACT MSMEs are one of the important sectors in the Indonesian economy, contributing significantly to economic growth and strengthening community economies, particularly in rural areas. This study aims to analyze the communication efforts carried out by Micro, Small, and Medium Enterprises actors in improving customer satisfaction in Sukajaya Village. Specifically, this study examines the forms of communication implemented by MSME actors, communication barriers encountered during interactions with customers, customer perceptions of communication practices, and the relationship between communication efforts and customer satisfaction levels. This study employs a case study approach using a descriptive qualitative method. Data collection was conducted through semi-structured in-depth interviews, direct non-participatory observation, and document analysis involving three MSME actors in the food and beverage sector and three customers selected through purposive sampling. The collected data were analyzed using thematic analysis through transcription, coding, data reduction, categorization, and interpretation processes. The findings indicate that friendly, responsive, and personalized interpersonal communication plays an important role in building customer satisfaction. Customer satisfaction is influenced not only by product quality but also by repeated social interaction experiences between business and customers. Effective communication contributes to increased customer loyalty, trust, as well as the sustainability and competitiveness of MSMEs in rural communities.
Analisis Pengaruh Artificial Intelligence (AI) terhadap Efektivitas Pembelajaran Mahasiswa
Sendhy Imanuel
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.417
ABSTRAK Salah satu area di mana artificial intelligence (AI) telah diterapkan secara luas ialah di bidang pendidikan, di mana AI bisa meningkatkan kemampuan alami mahasiswa dalam belajar. Studi ini bermaksud guna mengetahui penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan efektivitas pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode statistik deskriptif. Sebanyak 35 mahasiswa mengisi kuesioner, serta data dianalisa dengan menghitung skor rerata untuk setiap indikasi riset di Microsoft Excel. Hasilnya memperlihatkan bahwasanya pemanfaatan AI dianggap tinggi dengan skor rerata 3,88, serta efektivitas pembelajaran juga dianggap tinggi dengan skor rerata 3,68. Dengan skor rerata 4,09, kapasitas AI dalam membantu mahasiswa mengakses materi terkait pembelajaran merupakan indikasi penerapan AI dengan skor tertinggi. Kapasitas mahasiswa dalam mengartikulasikan apa yang sudah mereka pelajari menghasilkan indikasi terbaik bagi efektivitas pembelajaranya, dengan skor rerata 3,86. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dapat mendukung efektivitas pembelajaran melalui kemudahan pencarian informasi, peningkatan pemahaman materi, dan efisiensi proses belajar. Dengan demikian, Artificial Intelligence dapat menjadi teknologi pendukung pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa apabila digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. ABSTRACT One area where artificial intelligence (AI) has been widely adopted is in education, where AI can enhance students' natural learning abilities. This study aims to examine the use of Artificial Intelligence (AI) and learning effectiveness among students. The study employed a quantitative approach using descriptive statistical methods. A total of 35 students completed the questionnaire, and the data was analyzed by calculating the average score for each research indicator in Microsoft Excel. The results showed that the utilization of AI was rated highly with an average score of 3.88, and the effectiveness of learning was also rated highly with an average score of 3.68. With an average score of 4.09, AI’s capacity to help students access learning-related materials was the AI application indicator with the highest score. Students’ ability to articulate what they had learned yielded the best indicator of learning effectiveness, with an average score of 3.86. The findings indicate that the use of AI can support learning effectiveness through easier access to information, improved understanding of learning materials, and greater efficiency in the learning process. Therefore, Artificial Intelligence can serve as a valuable learning support technology for students when used wisely and responsibly.
Efektivitas Pesan Visual Stiker Kursi Prioritas terhadap Kepatuhan Generasi Z Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek
Maesy Tiara Putri;
Suparman;
Harvia Atika Zahira
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.419
ABSTRAK KRL Commuter Line Jabodetabek merupakan moda transportasi publik dengan volume penumpang hingga 981.000 orang per hari, menjadikannya ruang sosial yang kompleks bagi interaksi antar-penumpang. Fenomena pelanggaran etika kursi prioritas, khususnya oleh kelompok Generasi Z, masih kerap dijumpai meskipun stiker kursi prioritas telah dipasang di seluruh gerbong oleh PT Kereta Commuter Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis efektivitas elemen visual stiker berdasarkan dimensi semiotika Ikon, Indeks, dan Simbol menurut persepsi Generasi Z; (2) mendeskripsikan tingkat kepatuhan Generasi Z dalam memberikan kursi kepada penumpang prioritas; serta (3) menguji pengaruh efektivitas pesan visual terhadap kepatuhan Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan survei kuesioner Skala Likert 1–5 terhadap 106 responden Generasi Z (usia 17–25 tahun) pengguna aktif KRL Jabodetabek, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan SPSS. Hasil menunjukkan efektivitas pesan visual berkategori Tinggi (mean = 4,162), dengan Dimensi Indeks sebagai komponen terkuat (mean = 4,25). Kepatuhan Generasi Z berkategori Sangat Tinggi (mean = 4,363). Uji regresi membuktikan pengaruh positif dan signifikan efektivitas pesan visual terhadap kepatuhan (t = 15,019; Sig. = 0,000; R² = 0,684). Desain komunikasi visual stiker kursi prioritas yang integratif terbukti mampu mendorong kepatuhan nyata Generasi Z dalam mematuhi etika bertransportasi publik. ABSTRACT The Jabodetabek KRL Commuter Line is a public transportation mode with up to 981,000 passengers per day, making it a complex social space for inter-passenger interaction. Violations of priority seat etiquette, particularly by Generation Z, are still frequently observed despite the placement of priority seat stickers throughout train carriages by PT Kereta Commuter Indonesia. This study aims to: (1) analyze the effectiveness of priority seat sticker visual elements based on semiotic dimensions of Icon, Index, and Symbol according to Generation Z's perception; (2) describe Generation Z's compliance level in offering seats to priority passengers; and (3) examine the influence of visual message effectiveness on Generation Z's compliance. A quantitative explanatory approach was employed using a Likert Scale 1–5 questionnaire survey with 106 Generation Z respondents (aged 17–25 years) as active KRL Jabodetabek users, selected through purposive sampling. Data were analyzed using simple linear regression with SPSS. Results show visual message effectiveness is in the High category (mean = 4.162), with the Index Dimension as the strongest component (mean = 4.25). Generation Z compliance is in the Very High category (mean = 4.363). Regression analysis proves a positive and significant influence of visual message effectiveness on compliance (t = 15.019; Sig. = 0.000; R² = 0.684). An integrative visual communication design of priority seat stickers is proven effective in driving real compliance among Generation Z in adhering to public transportation etiquette.
Analisis Kategori Kata (Part-of-Speech Tagging) pada Teks Naratif Bahasa Arab Menggunakan Pendekatan NLP
Khairina Nasution;
Amelia;
Mutia Dwi Ramadhani Tambunan;
Siti Sarifah;
Falah Ramadhani
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.438
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan Natural Language Processing (NLP) yang memungkinkan analisis bahasa dilakukan secara otomatis, termasuk pada bahasa Arab yang memiliki karakteristik morfologis dan sintaktis yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi kategori kata pada teks naratif bahasa Arab menggunakan teknik Part-of-Speech Tagging (POS Tagging) berbantuan Camel Tools. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian berupa lima teks naratif dari buku Muthala’ah KMI Gontor, yaitu الحريق , الصبي والفيل , الشر بالشر , الأسد والفأر , dan الراعي والذئب. Data diperoleh melalui proses pelabelan kategori kata menggunakan fitur POS Tagging pada Camel Tools, kemudian dikelompokkan ke dalam kategori isim, fi‘il, dan harf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 408 kata yang dianalisis, kategori isim merupakan kategori yang paling dominan dengan frekuensi 192 kata (47,06%), diikuti kategori fi‘il sebanyak 126 kata (30,88%), dan kategori harf sebanyak 90 kata (22,06%). Temuan ini menunjukkan bahwa teks naratif bahasa Arab cenderung didominasi oleh penggunaan isim sebagai unsur utama dalam penyebutan tokoh, benda, tempat, dan konsep yang mendukung alur cerita. Penelitian ini membuktikan bahwa POS Tagging berbasis NLP dapat digunakan secara efektif untuk mengidentifikasi karakteristik kategori kata dalam teks bahasa Arab serta mendukung kajian linguistik komputasional dan pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi. ABSTRACT This study was motivated by the development of Natural Language Processing (NLP), which enables automatic language analysis, including Arabic, a language characterized by complex morphological and syntactic structures. The aim of this study is to analyze the distribution of word categories in Arabic narrative texts using the Part-of-Speech Tagging (POS Tagging) technique assisted by Camel Tools. The research employed a quantitative descriptive method with five narrative texts from the Muthala’ah KMI Gontor textbook as the research corpus, namely الحريق, الصبي والفيل, الشر بالشر, الأسد والفأر, and الراعي والذئب. Data were obtained through the POS Tagging feature in Camel Tools and subsequently classified into three major Arabic word categories: isim (noun), fi‘il (verb), and harf (particle). The results revealed that out of 408 analyzed words, isim was the most dominant category with 192 occurrences (47.06%), followed by fi‘il with 126 occurrences (30.88%) and harf with 90 occurrences (22.06%). These findings indicate that Arabic narrative texts tend to be dominated by nouns, which function to introduce characters, objects, places, and concepts that support the storyline. This study demonstrates that NLP-based POS Tagging can be effectively utilized to identify word-category characteristics in Arabic texts and contribute to computational linguistic studies as well as technology-assisted Arabic language learning.
Analisis Usability pada Website Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Menggunakan Metode Heuristic Evaluation
Timothy Tendean;
Irene R.H.T. Tangkawarow
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.441
ABSTRAK Website Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa (minahasa.go.id) merupakan media utama penyampaian informasi dan layanan publik kepada masyarakat. Namun, sejauh ini belum pernah dilakukan pengukuran usability secara formal terhadap website tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat usability website menggunakan metode Heuristic Evaluation berdasarkan 10 prinsip heuristik Nielsen. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 154 responden yang terdiri dari pegawai Pemerintah Kabupaten Minahasa dan masyarakat umum. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar prinsip heuristik memperoleh nilai rata-rata di atas 4,00 dengan severity rating 0 (tidak ada masalah). Permasalahan paling menonjol ditemukan pada prinsip Help and Documentation dengan severity rating 3 (major usability problem), diikuti oleh Error Prevention dan Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors dengan severity rating 2 (minor usability problem). Secara keseluruhan, website dinilai memiliki tingkat usability yang cukup baik namun masih memerlukan pengembangan pada aspek bantuan pengguna, pencegahan kesalahan, dan umpan balik sistem. ABSTRACT The official website of Minahasa Regency Local Government (minahasa.go.id) serves as the primary medium for disseminating public information and services to the community. However, no formal usability assessment has previously been conducted on this website. This study aims to measure the usability level of the website using the Heuristic Evaluation method based on Nielsen's 10 heuristic principles. Data were collected through a Likert-scale questionnaire administered to 154 respondents comprising government employees and the general public. Evaluation results indicate that most heuristic principles achieved average scores above 4.00 with a severity rating of 0 (no problem). The most significant issue was identified in the Help and Documentation principle, receiving a severity rating of 3 (major usability problem), followed by Error Prevention and Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors with a severity rating of 2 (minor usability problem). Overall, the website demonstrates an adequate usability level but requires further development in user assistance, error prevention, and system feedback.
Paradigma Pendidikan Transformatif dalam Pendidikan Islam: Analisis Konseptual dan Implikasinya terhadap Pengembangan Kurikulum Cinta di Madrasah
Novia Firzanah;
Irfani Falah;
Rikza Dini;
Tri Setianing Sukma;
Nurlaila Ana
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.445
ABSTRAK Perkembangan pendidikan Islam di era modern menuntut pembentukan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter humanis dan kesadaran sosial. Kondisi ini mendorong perlunya paradigma pendidikan yang mengintegrasikan aspek intelektual, spiritual, moral, dan sosial secara seimbang. Penelitian ini bertujuan mengkaji paradigma pendidikan transformatif dalam pendidikan Islam serta implikasinya terhadap pengembangan Kurikulum Cinta di madrasah. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma pendidikan transformatif menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif melalui dialog, refleksi kritis, dan pengalaman kontekstual untuk mewujudkan insan kamil. Sementara itu, Kurikulum Cinta menekankan nilai kasih sayang, empati, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama sesuai prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin. Integrasi kedua konsep tersebut berimplikasi pada pengembangan kurikulum madrasah yang lebih inklusif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, paradigma pendidikan transformatif dapat menjadi landasan strategis bagi pengembangan pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. ABSTRACT The development of Islamic education in the modern era requires the formation of learners who are not only academically competent but also possess humanistic character and strong social awareness. This condition encourages the need for an educational paradigm that integrates intellectual, spiritual, moral, and social dimensions in a balanced manner. This study aims to examine the paradigm of transformative education in Islamic education and its implications for the development of the Love Curriculum in madrasahs. The research employs a library research method with a qualitative approach through the analysis of various relevant journals, books, and scientific sources. The findings reveal that the transformative education paradigm positions learners as active subjects through dialogue, critical reflection, and contextual experiences to achieve the ideal of insan kamil (the complete human being). Meanwhile, the Love Curriculum emphasizes the values of compassion, empathy, tolerance, and respect for others in accordance with the Islamic principle of rahmatan lil ‘alamin (mercy to all creation). The integration of these two concepts contributes to the development of a more inclusive, humanistic, and character-oriented madrasah curriculum. Therefore, the transformative education paradigm can serve as a strategic foundation for the advancement of Islamic education that is responsive to the needs of modern society.
Analisis Efektivitas Siaran Pers Kemendikdasmen: Program Prioritas Revitalisasi Satuan Pendidikan
Fairuz Zain;
Alfa Taufan Latif
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.452
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas siaran pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait Revitalisasi Satuan Pendidikan, ditinjau dari strategi memilih angle yang diterapkan oleh Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui partisipasi aktif, wawancara semi terstruktur dengan ketua tim peliputan dan pemberitaan, ketua kelompok kerja publikasi, serta didukung observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan siaran pers sudah tergolong efektif. Hal ini ditandai dengan banyaknya media massa yang merujuk informasi dalam siaran pers sebagai bahan dalam memberitakan capaian maupun dampak dari program Revitalisasi Satuan Pendidikan. ABSTRACT This study analyzes the effectiveness of press releases issued by the Ministry of Primary and Secondary Education (Kemendikdasmen) on the School Revitalization Program, focusing on the angle-selection strategy implemented by the Bureau of Communication and Public Relations. A qualitative approach was employed, with data collected through active participant, semi-structured interviews with the Head of the News and Coverage Team and the Head of the Publication Working Group, observation, and a literature review. The findings indicate that the press releases were, overall, considered effective, as evidenced by the substantial number of mass media outlets that referenced information from the press release as material when reporting on the achievements and impacts of the School Revitalization Program.
Penerapan Algoritma Latent Dirichlet Allocation (LDA) untuk Pemodelan Topik pada Komentar YouTube tentang KaburAjaDulu
Faizah Tri Rezeki;
Irfan Pratama
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.67142/edutik.v6i3.453
ABSTRAK Fenomena ‘KaburAjaDulu’ memicu perdebatan mengenai cinta terhadap tanah air dan hilangnya optimisme masyarakat terhadap masa depan di Indonesia. Tren ini menunjukan perubahan pola pikir kritis untuk memperbaiki kualitas hidup yang lebih baik. Untuk menganalisis keresahan tersebut, penelitian ini bertujuan memetakan topik pada komentar YouTube menggunakan algoritma Latent Dirichlet Allocation (LDA) dengan membandingkan model Unigram dan Bigram. Tahapan penelitian meliputi preprocessing seperti case folding & cleansing, stopword removal, normalization, hingga stemming, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi kualitas topik berdasarkan nilai Coherence serta visualisasi menggunakan pyLDAvis guna meminimalisir tumpang tindih antartopik. Hasil penelitian adalah LDA mampu memetakan 6 topik utama. Pendekatan Bigram terbukti lebih optimal dibandingkan Unigram. Distribusi topik didominasi oleh wacana Kerja Luar Negeri (23%), yang dipicu langsung oleh tekanan Beban Biaya Hidup (21%) dan Krisis Lapangan Kerja (18%). Selain faktor finansial, penelitian ini berhasil mengungkap kritikan masyarakat yaitu Kritik Pejabat Korup (15%), Dilema Nasionalisme (12%), serta Polemik Pindah Negara (12%). Kesimpulannya, pemodelan Bigram mampu memetakan komentar secara tajam, sekaligus membuktikan bahwa keinginan migrasi dipicu oleh faktor ekonomi dan krisis kepercayaan terhadap pemerintah. ABSTRACT The “KaburAjaDulu” phenomenon has sparked a debate about patriotism and the public’s loss of optimism regarding Indonesia’s future. This trend reflects a shift in critical thinking aimed at improving the quality of life. To analyze these concerns, this study aims to map topics in YouTube comments using the Latent Dirichlet Allocation (LDA) algorithm by comparing the Unigram and Bigram models. The research stages include preprocessing such as case folding & cleansing, stopword removal, normalization, and stemming, followed by an evaluation of topic quality based on Coherence scores and visualization using pyLDAvis to minimize overlap between topics. The results show that LDA successfully identified 6 main topics. The Bigram approach proved more effective than the Unigram approach. The topic distribution was dominated by the “Kerja Luar Negeri” discourse (23%), directly driven by the pressures of the “Beban Biaya Hidup” (21%) and the “Krisis Lapangan Kerja” (18%). In addition to financial factors, this study successfully uncovered public criticism, namely “Kritik Pejabat Korup” (15%), “Dilema Nasionalisme” (12%), and “Polemik Pindah Negara” (12%). In conclusion, the Bigram model is capable of mapping comments with precision, while also proving that the desire to migrate is triggered by economic factors and a crisis of confidence in the government.