cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK BAJU DAN CELANA MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN Q PROBABILISTIK DENGAN KENDALA LUAS GUDANG Wibisono, Ari Bagus; Prassetiyo, Hendro; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.108 KB)

Abstract

PT. Cipta Gemilang Sentosa adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang garmen, yang memproduksi baju dan celana yang dikhususkan untuk olah raga. Perusahaan memesan bahan baku kepada beberapa supplier berdasarkan intuisi berdasarkan data masa lalu. Kadang-kadang jumlah bahan baku melebihi  kapasitas gudang, sehingga kelebihan bahan baku disimpan di area kantor dan produksi. Model persediaan yang diusulkan dalam permasalahan ini adalah Model persediaan Q dengan kendala luas gudang. Model Q dengan kendala luas gudang lebih baik dari sistem perusahaan saat ini karena tidak ada bahan baku yang melebihi kapasitas gudang ataupun kekurangan persediaan dan total ongkos persediaannya lebih murah, sehingga terjadi penurunan total biaya persediaan. Kata Kunci: persediaan bahan baku, kendala luas gudang, Model Q ABSTRACT PT Cipta Gemilang Sentosa is a company engaged in garment, which manufactures shirts and pants that are devoted to sports. The company ordering raw materials to some of the supplier based on the intuition is still in the company's estimates. Sometimes the number of raw materials beyond capacity warehouse, so excess raw material deposited in area the office and production. The inventory model used in this research is a Q Model supplies by constraint broad warehouse. Q Model supplies by constraint broad warehouse better than enterprise systems nowadays because there are no raw materials that exceed the capacity of the warehouse or a shortage of supplies and the total fare of the build-up is cheaper, so decline in total inventory cost. Keywords: inventory of raw materials, constraint broad warehouse, Q Model
RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KARET MENGGUNAKAN MODEL STOKASTIK JOINT REPLENISHMENT DI PT AGRONESIA Sijabat, Patar Hasiholan; Saleh, Alex; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.01 KB)

Abstract

PT. Agronesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur yang memproduksi 3 kelompok produk yaitu kelompok otomotif, kelompok press, dan kelompok selang. Bahan baku yang digunakan pada PT.Agronesia yaitu karet. Pemesanan bahan baku yang dipesan dipasok dari supplier yang berbeda yang menyebabkan tingginya ongkos pesan. Sistem pengendalian bahan baku pada PT. Agronesia dilakukan berdasarkan intuisi. Sehingga pemesanan bahan baku dapat dilakukan secara gabungan yang berasal dari satu supplier maka digunakan model periodic review menggunakan metode joint replenishment. Metode ini memperhatikan interval pemesanan optimal selama 42 hari dalam satu tahun dengan frekuensi pemesanan sebanyak 8 kali. Sehingga didapatkan ongkos total gabungan sebesar Rp. 48.029.662,-/Tahun. Berdasarkan perbandingan frekuensi pemesanan diketahui bahwa hasil perancangan  merupakan hasil yang optimal untuk meminimasi ongkos total. Kata kunci: pengendalian persediaan, stokastik, joint replenishment, interval pemesanan.   ABSTRACT PT. Agronesia is a company engaged in the manufacturing industry that produces three groups of products including automotive group, press groups, and the group pipe. Raw materials used in PT.Agronesia is rubber. At this time the raw material control system at PT. Agronesia reservation raw materials separately. Raw materials ordered from different suppplier which high impact purchase order. Raw material control system at PT. Agronesia based on intuition. Problems can be solved by an order of raw materials combined from one supplier then used the model of periodic review using joint replenishment method. This method interval attention optimal order for 42 days in a year with as much as 8 times, Additionally obtained a combined total cost of Rp. 48,029,662, - / year. Based on the comparison of the frequency of order can be seen that the results of designing an optimal to minimize total costs. Kata kunci: inventory control, stochastic, joint replenishment, interval order.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI DISTRO SANDWICH DI MALL KOTA BANDUNG CAHYANI, WINNY ANGGIA; Bakar, Abu; Susanto, Hadi
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.946 KB)

Abstract

Peningkatan persentase jumlah pengunjung yang bertujuan untuk kuliner menunjukkan adanya peluang usaha kuliner di Kota Bandung. Pemilik usaha Distro Sandwich memiliki ide untuk membuka usaha kuliner Distro Sandwich di Mall Kota Bandung. Untuk melaksanakan rencana tersebut dibutuhkan studi kelayakan investasi pada usaha tersebut.Aspek yang dikaji terdiri dari Aspek pasar, Aspek teknis, Aspek legal dan lingkungan, Aspek SDM, Aspek finansial. Berdasarkan hasil analisis kelayakan kelima aspek, usaha Distro Sandwich dinyatakan layak, dan terpilihnya Mall X sebagai lokasi usaha dengan menggunakan metode Incremental Analysis ROR. Berdasarkan hasil analisis sensitivitas, batas perubahan keputusan kelayakan, apabila penuruanan jumlah penjualan tidak lebih dari 6,8% dan kenaikan biaya bahan baku tidak lebih dari 8,58%. Kata Kunci: Usaha kuliner, Distro Sandwich, Analisis Kelayakan Investasi   Abstract Increasing the percentage of the number of visitors that aims to demonstrate the existence of culinary business opportunities in the city of Bandung. Business owner Distro Sandwich have an idea to open culinary business named Distro Sandwich in Bandung Mall. To implement the plan feasibility studies needed investments in the business. Aspects studied consisted of market aspects, technical aspects, legal and environmental aspect, human resources aspect, financial aspects. Based on results of the five aspects of feasibility analysis, business Distro Sandwich declared eligible, and election of Mall X as a business location using Incremental ROR Analysis. Based on the results of the sensitivity analysis, boundary changes in eligibility decisions. If the increase in raw material cost no more than 8,58%. Keyword: Culinary Business, Distro Sandwich, Invesment Feasibility Analysis
PENINGKATAN MINAT MAHASISWA UNTUK MENJADI ANGGOTA KOPERASI MAHASISWA (KOPMA) ITENAS BERDASARKAN TEORI PEMBENTUKAN KELOMPOK Putra, Adriansyah Wijaya; Rukmi, Hendang Setyo; Adianto, Hari
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.396 KB)

Abstract

Koperasi Mahasiswa (KOPMA) adalah wadah kegiatan kewirausahaan mahasiswa Itenas. Jumlah anggota KOPMA sangat sedikit sehingga perlu dilakukan sebuah penelitian untuk meningkatkan minat mahasiswa untuk menjadi anggota KOPMA Itenas. Dengan menggunakan metode analisis faktor diperoleh beberapa faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk bergabung dengan KOPMA yaitu (1) penghargaan, (2) pengembangan leadership, (3) interaksi sosial, (4) dukungan pada bidang akademis, (5) dukungan emosional. Sehingga upaya yang dapat dilakukan oleh KOPMA adalah lebih sering mengikuti berbagai kompetisi, lebih sering mengadakan kegiatan baik yang mendukung akademis ataupun non akademis, lebih memperhatikan anggotanya dengan memberikan penghargaan, dan memberi kesempatan anggotanya untuk mendalami kemampuan memimpin. Kata kunci: minat, faktor, analisis faktor   ABSTRACT Koperasi Mahasiswa (KOPMA) is the one of Itenas organization that facilitated the students  to do entepreneurs activity. KOPMA have a smaller number of members so there is a needs to start a research to improving will of students for joining KOPMA Itenas. By using analysis factors then we know that the factors who have a correlation to will of students for joining KOPMA are (1) Awards, (2) leadership skill improvements, (3) social interaction, (4) support of academic, (5) emotional support. KOPMA have to do several things like participating in a competitions, making a lot of activity which support for academic or non academic, pay attentions to his members by give an award for his members, and giving a chance for it members to learned about leadership skill.   Keywords: will, factor, analysis factor
Analisis Peningkatan Produktivitas di Lantai Produksi dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) Rahmi, Gita Destriana; Bakar, Abu; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.703 KB)

Abstract

Perkembangan industri yang semakin meningkat mendorong PT Agronesia Divisi Industri Plastik untuk meningkatkan produktivitasnya agar mampu bersaing dengan perusahaan lain. Ketercapaian target produksi menjadi salah satu indikator produktivitas pada perusahaan tersebut. Kriteria produktivitas yang diukur dilihat dari input, proses, dan output produksi yaitu rasio konsumsi bahan baku, kerusakan mesin, utilisasi penggunaan mesin, efisiensi bahan baku, konsumsi energi listrik, rasio produk cacat, dan pencapaian produksi terhadap jam mesin. Objective Matrix (OMAX) merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengukur produktivitas di suatu perusahaan. Berdasarkan hasil perhitungan OMAX untuk data tahun 2011, di mesin injection indikator performansi tertinggi pada bulan November sebesar 540 dan terendah pada bulan Februari sebesar 40. Indikator performansi terbesar di mesin blowing pada bulan Juni sebesar 480 dan terendah bulan Agustus sebesar 155. Kata kunci: produktivitas, objective matrix (OMAX), indikator performansi
ANALISIS TINGKAT KELELAHAN DAN KANTUK PADA SUPIR BUS BERDASARKAN HEART RATE VARIABILITY (HRV) DAN ELECTRO-ENCHEPALOGRAMS (EEG) Putra, Ghea Aditya; Desrianty, Arie; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.131 KB)

Abstract

Keselamatan dan keamanan pengguna moda transportasi bus dalam kota merupakan hal yang sangat diperhatikan. Keselamatan dan keamanan tersebut dapat tergantung pada kondisi jalan yang dihadapi, kendaraan yang digunakan, dan kondisi pengemudi. Kecelakaan yang sering terjadi diakibatkan karena kesalahan pengemudi atau human error. Penelitian ini membahas tentang analisis tingkat kelelahan dan kantuk supir bus berdasarkan Heart Rate Variability (HRV) dan Electro-enchepalograms (EEG). Pengukuran HRV menggunakan Polar RS800CX dengan parameter HRV menggunakan software KUBIOS HRV 2.2. Pengukuran EEG menggunakan emotive EEG dan software EEGLAB. Rute yang dianalisis adalah Leuwipanjang-Cicaheum. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa semua responden mengalami kelalahan dan kantuk. Hal ini bisa disebabkan karena durasi mengemudi, waktu istirahat, dan kondisi lingkungan. Kata kunci: kelelahan, kantuk, Heart Rate Variability, Electro-enchepalograms   ABSTRACT Safety and security of users of bus transportation in the city is very aware. Safety and security can be depending on road conditions encountered, the vehicle that is used, and the condition of the driver. Accidents often caused because the driver's fault or human error. This study discusses the analysis level of fatique and sleepiness bus driver based on Heart Rate Variability (HRV) and Electro-enchepalograms (EEG). The measurement of HRV using the Polar RS800CX with variable parameter using software KUBIOS HRV HRV 2.2. Measurement of EEG using EEGLAB software EEG and emotive. The route is the route who analyzed Leuwipanjang-Cicaheum. The result of the processing of data showed that all of the respondents experienced kelalahan and drowsiness. This can be caused because the duration of driving, rest periods, and environmental conditions. Keywords: fatique, sleepiness, Heart Rate Variability, Electro-enchepalograms
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PETERNAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN CIKANCUNG KABUPATEN BANDUNG Praharsa, Erlangga; Bakar, Abu; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.693 KB)

Abstract

Kurangnya supply daging sapi dalam segi kualitas dan kuantitas di Indonesia menjadi sebuah peluang untuk mendirikan peternakan sapi potong. Dilihat dari besarnya biaya investasi yang harus dikeluarkan dan keterbatasan lahan dalam pembangunan peternakan sapi potong, maka dibutuhkan sebuah studi mengenai analisis kelayakan bisnis. Dalam melakukan analisis kelayakan bisnis, perlu dilakukan analisis aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek sumber daya manusia, serta aspek finansial. Berdasarkan hasil analisis kelima aspek tersebut, peternakan sapi potong di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung layak untuk diimplementasikan. Payback Period selama 5 tahun 2 bulan, Net Present Value  sebesar Rp 14.178.415.428,-, dan Internal Rate of Return sebesar 24,61%. Kata Kunci: Peternakan Sapi Potong, Analisis Kelayakan, Investasi Abstract Lack of supply beef in terms of quality and quantity in Indonesia become an opportunity to construct a beef cattle farm. Judging from the magnitude of the investment costs to be incurred in the construction and land constraints beef cattle, it takes a study on the feasibility analysis. In conducting business feasibility analysis, it is necessary to analyze aspects of the market, technical, legal and environmental aspects, aspects of human resources, as well as financial aspects. Based on the analysis of the fifth aspect, beef cattle farms in the Subdistrict Cikancung, Bandung District feasible to implement. 5-year payback period for 2 months, the Net Present Value of Rp 14,178,415,428,-, and Internal Rate of Return of 24.61%. Keywords: Livestock Beef Cattle, Feasibility Analysis, Investment
PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI TABUNG GAS MENGGUNAKAN METODE (1-0) INSERTION INTRA ROUTE (STUDI KASUS DI PT X) Fauzi, Ardhi Rahman; Susanty, Susy; Imran, Arif
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.997 KB)

Abstract

PT. X merupakan distributor tabung gas di Bandung Raya. Pada saat ini supir menentukan rute berdasarkan pengalamannya sehingga terdapat konsumen yang terlambat dilayani. Permasalahan distribusi yang dihadapi PT. X merupakan permasalahan Vehicle Routing Problem (VRP). Permasalahan penentuan rute ini akan diselesaikan menggunakan Nearest Neighbour sebagai pembentukan rute awal kemudian perbaikan rute dilakukan dengan metode (1-0) Insertion Intra Route. Perhitungan dengan menggunakan (1-0) Insertion Intra Route menghasilkan rute yang lebih pendek dibandingkan Nearest Neighbour. Tujuan dilakukan penentuan rute yaitu untuk meminimasi jarak dan waktu penyelesaian pada setiap kegiatan pendistribusian. Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Insertion Intra-Route ABSTRACT PT. X is a distributor of gas tube in Bandung Raya. At this time the driver determines the route based on his experience so that costumer late serviced. Distribution problem faced by PT. X is an issue of Vehicle Routing Problem (VRP). The problem of determine this route will be resolved using Nearest Neighbour as the formation of the initial route and would be improved by (1-0) Insertion Intra Route. Calculations using (1-0) Insertion Intra Route generate a shorter route than the Nearest Neighbour.The purpose of determine this route is to minimize the distance and completion time of each distribution activity. Keywords: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Insertion Intra-Route
Usulan Perhitungan Insentif Karyawan CV. Miracle Berdasakan Jumlah Produksi Munawar, Duwar; Rukmi, Hendang Setyo; Novirani, Dwi
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.6 KB)

Abstract

Selama ini perusahaan memberikan upah yang sama kepada karyawannya. Tidak ada perbedaan upah per hari antara karyawan yang menghasilkan produk di bawah standar dengan karyawan yang menghasilkan produk sama atau di atas standar. Kondisi tersebut sangat merugikan perusahaan karena target produksi kadang-kadang tidak tercapai. Oleh karena itu CV. Miracle berkeinginan untuk memberikan insentif kepada karyawan yang bisa menghasilkan produk di atas standar. Kondisi yang terjadi sekarang di CV. Miracle belum memiliki gambaran bentuk perhitungan insentif yang akan diberikan. Perhitungan yang dapat dan memungkinkan untuk digunakan oleh CV. Miracle adalah perhitungan insentif berdasarkan jumlah produksi. Perhitungan insentif berdasarkan jumlah produksi terbagi menjadi empat metode yaitu berdasarkan tarif satuan yang dijamin, berdasarkan pola upah tugas & bonus Gantt, berdasarkan upah berganda dari Merrick, berdasarkan rencana efisiensi dari Emerson. Analisis dari penelitian adalah perbandingan metode insentif dan analisis perbedaan pekerjaan antara pekerja sablon dan pekerja penjahitan.
UPAYA USULAN PERBAIKAN TERHADAP AIR MINUM DALAM KEMASAN (19 LITER)DENGAN PENDEKATAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) danVALUE ENGINEERING Dongan, Abe; Desrianty, Arie; Rispianda, Rispianda
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.428 KB)

Abstract

Jumlah jenis  cacat yang diperoleh oleh perusahaan selama tahun 2015 sejumlah 15% dari total produksi. Produk yang cacat ditimbulkan oleh proses produksi yang berisiko menyebabkan kerusaka karena berjumlah sangat besar. Dampak resiko dapat mempengaruhi produktivitas, performansi, kualitas dan anggaran. Oleh karena itu, Penelitian ini meneliti analisa resiko dan mengefisienkan biaya-biaya tidak perlu, menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Value Engineering. Identifikasi produk cacat dilakukan dengan mencari failure mode pada proses produksi kemudian mencari failure effect dan failure cause. Tahapan selanjutnya adalah memberikan alternatif usulan perbaikan menggunakan metode Value Engineering. Pada tahapan value engineering diperoleh value performansi alternative perbaikan sebesar 1,33 yaitu alternative perbaikan 1 dan alternatif pebaikan 2 Kata Kunci : Failure Mode and Effect Analyze, Value Engineering Analytical Hirearchy Priority Abstract Amount of defect type has collected by company during 2015 as counted 15% from all total production. Defective products caused by the production process that the risk of causing damage. The impact of risk can affect the productivity, performance, quality and budget. Therefore, this research examined the risk analysis, and streamline costs is not necessary, use Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and Value Engineering. Identification of defective products is done by looking at the production process failure mode and then seek failure effect and cause failure. The next step is to give some alternative for the improvement using Value Engineering. In value engineering phase will gain the highest performance value of improvement alternative as scoring 1.33 which is the first and the second improvement recommendation. Keywords: Value Engineering, Failure Mode and Effect Analyze, Analytical Hirearchy Priority

Page 4 of 45 | Total Record : 442