cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
SISTEM INFORMASI PELAYANAN JASA TOUR DAN TRAVEL BERBASIS WEBSITE ELECTRONIC COMMERCE (STUDI KASUS NINETOURS INDONESIA) Maulana, Gian Ginanjar; Rispianda, Rispianda; Amila, Khuria
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.398 KB)

Abstract

Makalah ini membahas sistem informasi pelayanan jasa tour dan travel berbasis website electronic commerce. Tahap-tahap yang dilakukan dalam perancangan yaitu menganalisis sistem informasi tour dan travel saat ini, memberikan usulan perancangan sistem informasi tour dan travel dengan pengembangan SDLC (system development life cycle), memodelkan perancangan dengan data flow diagram (DFD) dan entity relationship diagram (ERD) dan mengimplementasikan perancangan sistem informasi berbasis website electronic commerce. Keluaran Sistem informasi menyediakan fasilitas yang dirancang secara terintegrasi untuk membantu perusahaan dalam perbaikan proses pemesanan, memperluas pemasaran dan meningkatkan loyalitas pelanggan.   Kata kunci: Electronic commerce, Sistem informasi, Tour & Travel   ABSTRACT This paper discusses the information system tour and travel services web-based electronic commerce. The stages are carried out in the design is to analyze the tour and travel information systems today, giving the proposed system design tour and travel information with the development of SDLC (system development life cycle), the design model with data flow diagram (DFD) and entity relationship diagram (ERD ) and implement a web-based information system design of electronic commerce. Output information system provides an integrated facility designed to help companies in the booking process improvement, expanding marketing and increase customer loyalty. Keywords: Electronic commerce, information systems, Tour & Travel
RANCANGAN LINTASAN PERAKITAN PRODUK LEMARI ES MODEL TOP FREEZER DAN BOTTOM FREEZER MENGGUNAKAN ALGORITMA VARIABLE NEIGHBORHOOD DESCENT DI PT. X Sari, Winda Nur Andita; Saleh, Alex; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.19 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas rancangan keseimbangan lintasan perakitan mixed model, produk lemari es dua pintu model top freezer dan bottom freezer pada sebuah lintasan perakitan (Line B) di PT. X. Perancangan menggunakan algoritma Variable Neighborhood Descent (VND) dengan kriteria meminimisasi jumlah stasiun kerja agar meningkatkan efektivitas. VND merupakan salah satu pendekatan meta-heuristik dalam memecahkan masalah keseimbangan lintasan dengan tahap pembentukan inisial solusi melalui pendekatan heuristik dan tahap local search yang meliputi proses exchange dan insert. Exchange merupakan proses penukaran elemen kerja dengan elemen kerja di stasiun kerja lain tanpa melanggar precedence diagram dan kriteria lainnya. Insert merupakan proses penyisipan elemen kerja pada stasiun kerja lain tanpa melanggar precedence diagram dan kriteria lainnya Kata kunci: Perancangan lintasan perakitan, Mix model, Variable Neighborhood Descent, Minimisasi stasiun kerja
USULAN RANCANGAN PENGEMBANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PEJABAT STRUKTURAL AKADEMIK DAN PEGAWAI DI ITENAS Kadri, Kerry; Bakar, Abu; Yuniati, Yoanita
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.982 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sistem pengukuran kinerja yang kurang efektif di lembaga pendidikan Institut Teknologi Nasional (Itenas). Sistem pengukuran yang saat ini dilakukan hanya kepada pegawai administrasi, karyawan, dan dosen. Namun indikator pengukuran tidak terkait dengan tuntutan pekerjaan melainkan hanya pengukuran kompetensi dan indikator masih sama untuk level jabatan yang sama. Selain itu tidak dilakukan pengukuran kepada pejabat struktural akademik. Pada penelitian ini dilakukan rancangan pengembangan sistem pengukuran kinerja untuk pejabat struktural akademik dengan indikator pengukuran terkait pada capaian renstra dan untuk pegawai administrasi dengan indikator pengukuran terkait pada deskripsi kerja. Selain itu dilakukan pengukuran kompetensi dengan indikator terkait pada nilai-nilai Itenas. Kata Kunci: Sistem manajemen kinerja, sistem pengukuran kinerja, indikator pengukuran kinerja, rencana strategis, deskripsi kerja, kompetensi.   ABSTRACT This research discuss concerning the uneffective performance measurement in Itenas. Current performance measurement only done to administrative employees, workers, and lecturers. But, the measurement indicators are not related to employees job description but only to competencies and it applies the same to all positions that have the same level. This research is to develop the performance measurement for academic structural officials with indicators related to strategic planning achievements and for administrative employees with indicators related to job description achievements. In addition, there is also competency measurement with indicators related to Itenas values. Keywords: performance management, performance measurement, indicator, strategic planning, job description, competency.
Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Service Kendaraan Bermotor Menggunakan Metode Service Quality Di Dealer Yamaha Cicadas NINDYA, RURIN MIRA; Arijanto, Sugih; LIANSARI, GITA PERMATA
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.112 KB)

Abstract

Saat ini perusahaan-perusahaan jasa sedang menghadapi persaingan yang sangat ketat. Setiap perusahaan tersebut terus mencari cara untuk menarik pelanggan dan mengungguli para pesaing mereka. Demikian pula saat ini, banyak perusahaan menawarkan pelayanan service kendaraan bermotor di dealer-dealer ternama, seperti dealer Yamaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan usulan perbaikan kepada perusahaan untuk mencapai tingkat pelayanan yang diharapkan oleh pelanggan dan merancang strategi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga kepuasan pelanggan dapat terpenuhi. Pengukuran tingkat kepuasan pelayanan jasa perusahaan dilakukan dengan menggunakan metode service quality atau servqual. Penelitian ini menghasilkan rata-rata nilai gap 5 sebesar -0,066, gap 1 sebesar 0,583, gap 2 sebesar -0,273, dan gap 3 sebesar -0,230. Walaupun pihak manajemen sudah memahami bahkan melampaui harapan pelanggan, standar-standar sudah disusun dengan jelas dan direalisasikan, namun, pada pelaksanaannya perusahaan kesulitan untuk mencapai standar secara konsisten. Kata kunci: Kepuasan Pelanggan, Service Quality (SERVQUAL), Usulan Perbaikan Abstract The service companies are facing very tough competition currently. Each of these companies are constantly looking for ways to attract customers and outperform their competitors. Today, many companies offer services in the service of motor vehicles reputable dealers, such as the Yamaha dealer. This study aims to analyze and propose improvements to the company to achieve the level of service expected by the customer and devise a strategy to meet the needs of customers so that customer satisfaction can be met. Measuring the level of satisfaction of services performed by the company using the service quality or servqual. This study resulted in an average value of gap 5 is -0.066, gap 1 is 0.583, gap 2 is -0.273, and -0.230 for gap 3. Although management has to understand even exceed customer expectations, standards have been drawn up clearly and realized, however, the company difficult to achieve standards consistently in its practice. Keywords: Customer Satisfaction, Service Quality (SERVQUAL), Proposed Improvements
RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN KAPAS DENGAN KRITERIA MINIMASI TOTAL BIAYA DI PT. WORLD YAMATEX SPINNING MILLS BANDUNG Pratiwi, Yulia Indah; Mustofa, Fifi Herni; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.334 KB)

Abstract

PT. World Yamatex Spinning Mills merupakan perusahaan penghasil benang yang berada di Kota Bandung. Saat ini, perusahaan tidak mengetahui berapa jumlah bahan baku yang dipesan dalam sekali pemesanan dan tidak memperhatikan biaya-biaya yang akan dikeluarkan saat pemesanan dilakukan secara terus menerus. Penelitian ini membahas sistem pengendalian persediaan Kapas Pima dan Kapas Andy. Kapas Pima dan Kapas Andy dipesan dari supplier yang berbeda, Kapas Pima dipesan dari Amerika sedangkan Kapas Andy dipesan dari Australia. Model yang digunakan adalah EOQ dan EOI. Metode ini digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan, frekuensi pemesanan, interval pemesanan berdasarkan total biaya persediaan pertahun. Berdasarkan hasil penelitian, model yang menghasilkan total biaya persediaan terkecil adalah EOQ. Kata Kunci: Sistem Persediaan, Single Item Single Supplier, EOQ, EOI. ABSTRACT PT. World Yamatex Spinning Mills is a thread company in Bandung. Currently, the company doesn’t notice the quantity of the raw material in once reservation and the cost which will be issued when orders continuously. This research discusses the cotton control system of Pima Cotton and Andy Cotton. The cotton booked from different supplier, Pima Cotton booked from America whilst Andy Cotton booked from Australia. The models that will be used are EOQ and EOI. The method determines the quantity of cotton booked, booking frequency, and booking intervals based on total cost/years. The research shows that the smallest supply total cost is based on EOQ Model. Keywords: Inventory System, Single Item Single Supplier, EOQ, EOI.
Pemodelan Dan Simulasi Berbasis Agen Untuk Sistem Ketahanan Pangan Pada Sektor Pertanian Jagung AYU, NINDITA PUSTHIKA; Nugraha, Cahyadi; Amila, Khuria
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.755 KB)

Abstract

Komoditi jagung merupakan satu dari komoditi penting bagi bangsa Indonesia karena kegunaannya sebagai bahan pangan dan pakan ternak. Sistem ketahanan pangan untuk komoditi jagung merupakan sistem yang kompleks, ditandai dengan adanya interdependensi antar komponen sistem, dinamika dalam komponen sistem dan unsur ketidakpastian untuk beberapa hal seperti cuaca, kualitas tanah untuk tiap wilayah, dinamika harga jual jagung dan pengaruh alih fungsi lahan. Maka dari itu dibutuhkan teknik pemodelan dan simulasi untuk membantu melakukan analisis kebijakaan yang terkait sistem ketahanan pangan jagung. Makalah ini menyajikan proses pengembangan model simulasi berbasis agen untuk sistem ketahanan pangan pada sektor pertanian jagung di Indonesia. Model yang disajikan bersifat generik. Model tersebut dapat digunakan untuk melakukan analisis kebijakan jika diterapkan pada suatu kondisi nyata atau data sesungguhnya. Kata kunci: Ketahanan Pangan, Jagung, Pemodelan dan Simulasi Berbasis Agen Abstract Commodity corn is one of the important commodities for Indonesia because of its use as food and animal feed. Food security system for commodity corn is a complex system, characterized by the interdependence between the components of the system, the dynamics of the system components and elements of uncertainty to a few things such as weather, soil quality for each region, the dynamics of the selling price of corn and the effect of land use change. Thus the modeling and simulation techniques are needed to help conduct policy analysis related to food security system of maize. This paper presents the development process of an agent-based simulation model for the system of food security in the maize agriculture sector in Indonesia. The model presented is generic. The model can be used to perform policy analysis when applied to a real condition or real data. Keywords: Food Security, Corn, Agent-Based Modeling and Simulation
USULAN RANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE COMPUTERIZED RELATIONSHIP LAYOUT PLANNING (CORELAP) DI PERUSAHAAN DISTRIBUSI BAHAN BAKAR PESAWAT UDARA Langgihadi, Dhanudwitri; Bakar, Abu; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.886 KB)

Abstract

Seiring waktu pemesanan avtur pada Bandara “X” akan meningkat, dengan meningkatnya pemesanan avtur berpengaruh pada peningkatan biaya dan waktu dalam melakukan distiribusi avtur. Peningkatan biaya dan waktu dapat diselesaikan dengan mengoptimalisasi alokasi fasilitas yang ada, meminimasi jarak antar fasilitas yang saling berkaitan, dan optimalisasi alokasi fasilitas yang baru. Untuk menangani permasalahan diatas maka diperlukan perancangan ulang tata letak fasilitas dengan metode algoritma computerized relationship layout planning (CORELAP). Algoritma CORELAP salah satu dari perencanaan tata letak dengan metode komputerisasi dengan berbasis pada tingkat keterkaitan kerja, jumlah departemen, dan area departemen. Kata Kunci: Perancangan Tata Letak Fasilitas, Tata Letak Terkomputerisasi, Algoritma Konstruksi, Algoritma Corelap ABSTRACT Over time ordering aviation of Airport “X” fuel will increase, with the increase in aviation fuel reserve effect on increasing the cost and time of doing distribution aviation fuel. Increased costs and time can be solved by optimizing the allocation of existing facilities, minimizing the distance between the facilities are interconnected, and the optimization of allocation the new facility. To deal with the above problems it is necessary to redesign the layout of the facility with method algorithm computerized relationship layout planning (CORELAP). Algorithm CORELAP one of the planning layout with the computerized method based on the level of the working relationship, the number of departments, and area departments. Keywords: Design Layout, Computer Aided Layout, Construction Algorithm, CORELAP Algorithm
USULAN RANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI PRODUK SELANG DENGAN MENGGUNAKAN AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM (ALDEP) DI PT. INKABA BANDUNG Ulfa, Ananda Rosalina; Susanty, Susy; Mustofa, Fifi Herni
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.296 KB)

Abstract

Makalah ini membahas mengenai perbaikan tata letak fasilitas produksi produk selang menggunakan metode konstruksi yaitu Automated Layout Design Program (ALDEP) berdasarkan nilai Total Closeness Rating (TCR) terbesar. Tahapan perbaikan yang dilakukan dimulai dengan menggambar tata letak awal yang akan menjadi dasar untuk perhitungan jarak dan OMH awal setelah itu membuat diagram kedekatan kemudian di rangkum ke dalam FTC. Data luas lahan, luas fasilitas dan FTC merupakan input software ALDEP yang akan menghasilkan usulan perbaikan dengan beberapa alternatif layout, dan setiap alternatif layout memiliki nilai TCR masing-masing. Usulan tata letak terbaik terdapat pada layout 2B dengan nilai TCR sebesar 1964.   Kata kunci: PTLF, metode konstruksi, Automated Layout Design Program, ALDEP   ABSTRACT This paper discusses about improvement the layout of production facilities hose production by construction method, that is Automated Layout Design Program (ALDEP) based on the largest Total Closeness Rating (TCR) value. Step of improvement begin from sketch the existing layout, the existing layout will be based for distance and OMH calculation. After that, make a Activity Relationship Chart (ARC) than will be summary to FTC. Plant ground dimention, fasilities dimention, and FTC will be input for ALDEP software and the output of ALDEP software is several alternative layout of production facilities, and every layout has TCR value. The best propose of layout design there is 2B layout design with TCR value is 1964. Keywords: PLO, Construction Method, Automated Layout Design Program, ALDEP
Pengukuran Performansi Berdasarkan MBCFPE Pada Kategori Proses Pengukuran, Analisis dan Manajemen Pengetahuan Serta Kategori Hasil Item Kinerja Anggaran, Keuangan dan Pasar Di Perguruan Tinggi X Lisnawati, Devi; Harsono, Ambar; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.279 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur kinerja salah satu kategori dari 6 kategori Malcolm Baldrige Criteria for performance Excellence (MBCfPE) pada Perguruan Tinggi X  agar mengetahui level kinerja secara menyeluruh, untuk mengingkatkan daya saing. Tahapan pengukuran dilakukan dengan membuat dokumen aplikasi, review proses dengan ADLI dan membuat review hasil dengan LeTCI guna memperoleh strength dan OFI. Kemudian membuat scoring untuk kedua review dan akhirnya didapatkan score untuk kategori yang diteliti sebesar 33.75 poin dari 90 poin dan score dari seluruh kategori adalah sebesar 350 poin dari 1000 poin, sehingga kinerja perguruan tinggi X berada pada level “early results”. Kata kunci: Pengukuran Kinerja, Malcolm Baldrige, MBCfPE Abstract The purpose of this paper is to measuring performance one of the categories from the 6 categories of Malcolm Baldrige Criteria for performance Excellence (MBCfPE) at College X for knowing thoroughly the performance level, for improving competitiveness. Stages of the measurement is done by making the application documents, the review process with ADLI and makes review results with LeTCI in order to gain strength and OFI. Then make the scoring for both review and eventually obtained score to a category examined by 33.75 points from 90 points and score from all categories amounted to 350 points from 1000 points, so the performance of College X is at the level of "early results". Keywords: Performance Measurement, Malcolm Baldrige, MBCfPE
USULAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL (STUDI KASUS : LABORATORIUM TEKNIK PRODUKSI JURUSAN TEKNIK MESIN) Utomo, Anisa Meilanda; Wahyuning, Caecilia Sri; Febrianti, Asterina
REKA INTEGRA Vol 4, No 2 (2016): Edisi Keempatbelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.502 KB)

Abstract

Laboratorium Teknik Produksi Jurusan Teknik Mesin ITENAS belum menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Sehingga masih terdapat kecelakaan kerja saat praktikum, tidak terdapat pencatatan jenis, jumlah, dan tanggal kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah usulan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Laboratorium Teknik Produksi Jurusan Teknik Mesin ITENAS dan meningkatkan K3 di Laboratorium Teknik Produksi ITENAS guna mencegah kecelakaan kerja pada saat pelaksanaan praktikum maupun tugas akhir yang dilakukan di laboratorium. Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) dilakukan dengan menetapkan kebijkaan K3 (visi, misi, tinjauan awal kondisi K3, dan analisis) dan perancanaan K3 (analisis risiko, tujuan dan sasaran). Kata kunci: Analisis kebijakan K3, analisis perencanaan K3, manajemen K3Laboratorium Teknik Produksi.   ABSTRACT Production Engineering Laboratory Department of Mechanical Engineering ITENAS has not applied safety management system and occupational health. So, there is still work accident when practical moment, there is no accurate or appropriate data about types, numbers and dates of the accidents. The aim of this research is for giving the idea for safety management system and occupational health at the laboratory of Production Engineering Department Of Mechanical Engineering ITENAS work and increase safety and health on Production Engineering Laboratory Department of Mechanical Engineering ITENAS to prevent work accident which is doing in the laboratory. Safety management system and occupational health was done by setting regulation safety and occupational health (vision, mission, analysis and observe first condition of safety and occupational health) and planning safety and occupational health (risk, analysis and objectives). Keywords: policy analysis K3, plan analysis K3, safety management system and occupational health in the Production Engineering Laboratory K3

Page 3 of 45 | Total Record : 442