cover
Contact Name
Rangga Sururi
Contact Email
rekalingkungan@itenas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rekalingkungan@itenas.ac.id
Editorial Address
PHH. Street Mustapa 23 Bandung 40124
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Reka Lingkungan
ISSN : 23376228     EISSN : 27226077     DOI : https://doi.org/10.26760/rekalingkungan
Core Subject : Social,
Fokus keilmuan dari Jurnal Reka Lingkungan meliputi Teknologi dan Manajemen dari bidang Teknik dan Ilmu Lingkungan. Beberapa ruang lingkup dari Jurnal meliputi sebagai berikut, namun tidak terbatas pada lingkup dibawah ini: 1. Ekologi, 2. Kimia Lingkungan 3. Teknik Lingkungan 4. Ilmu Lingkungan 5. Kesehatan Lingkungan dan Toksikologi 6. Manajemen Lingkungan 7. Polusi lingkungan dan pembersihannya 8. Persampahan dan B3 9. Kualitas air dan pengolahan air minum dan air limbah 10. Mikrobiologi lingkungan 11. Pengelolaan sumber daya air 12 Polusi udara 13. Remediasi
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024)" : 8 Documents clear
ANALISIS METODE ELEKTROKOAGULASI PADA AIR ASAM TAMBANG DENGAN VARIASI TEGANGAN DAN JARAK ELEKTRODA Ibrahim, Ibrahim; Zulya, Febrina; Azizah, Giska Laksmi
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.25-36

Abstract

Air asam tambang (AAT) merupakan salah satu dampak negatif dari kegiatan pertambangan batubara yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Keberadaan air asam tambang (AAT) di sekitar area tambang memerlukan pengolahan yang baik untuk mencegah terjadinya kerusakan pada lingkungan sekitar. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa salah satu metode pengolahan air limbah yaitu elektrokoagulasi, metode ini diaplikasikan pada pengolahan air asam tambang dengan memberikan perlakuan variasi jarak elektroda (0,5 cm, 1 cm, 2 cm) dan variasi tegangan listrik (12 Volt, 20 Volt, 24 Volt) dengan menggunakan elektroda alumunium (Al) untuk melihat besarnya efisiensi penyisihan dari metode ini terhadap dua parameter yaitu Fe dan Mn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan optimum parameter logam Fe untuk batch 1 dan 2 sebesar 97% pada jarak elektroda 1 cm dengan tegangan listrik 12 Volt, 20 Volt, dan 24 Volt. Parameter Mn menunjukkan efisiensi penyisihan optimum sebesar 99% pada batch 1 pada jarak elektroda 1 cm pada tegangan listrik 24 Volt dan Batch 2 diperoleh efisiensi penyisihan optimum sebesar 99% pada jarak elektroda 0,5 cm pada tegangan listrik 20 Volt.
PENGARUH WAKTU KONTAK DAN JENIS PASANGAN ELEKTRODA DALAM PROSES ELEKTROKOAGULASI TERHADAP pH dan TSS AIR ASAM TAMBANG Nugroho, Searphin; Meicahayanti, Ika; Putri, Andini Adi
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.37-49

Abstract

Sebagai salah satu limbah dari aktifitas pertambangan batu bara, air asam tambang (AAT) berpotensi membahayakan lingkungan di sekitarnya dikarenakan oleh karakteristiknya seperti nilai pH yang rendah serta mengandung logam-logam berat. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat digunakan untukAAT ialah elektrokoagulasi, dimana terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas kinerja metode ini dalam mengolah limbah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel jenis plat dan waktu kontak terhadap kemampuan elektrokoagulasi dalam menetralkan pH dan menurunkan TSS pada AAT. Percobaan pengolahan AAT dilakukan dengan metode elektrokoagulasi dalam skala laboratorium menggunakan variasi plat Al-Al dan plat Al-Fe serta variasi waktu kontak 0, 45, 90, 120, 150, dan 180 menit, dimana setiap variasi plat dilakukan 2 kali pengulangan. Hasil penelitian yang didapatkan ialah baik variasi plat Al-Al maupun Al-Fe mampu menaikkan nilai pH dari keadaan asam menuju kondisi netral, serta mampu menyisihkan parameter TSS dengan sebesar 98% untuk variasi plat Al-Al dan sebesar 95% untuk plat Al-Fe. Untuk pengaruh waktu kontak terhadap nilai pH ialah berupa tren meningkat hingga 120 menit dan selanjutnya terjadi fluktuasi yang rendah, sedangkan pada parameter TSS didapatkan tren penurunan konsentrasi seiring waktu berjalan.
EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA KOTA PALU Palita, Fadel Banna; Purnaweni, Hartuti; Luqman, Yanuar
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.51-61

Abstract

Limbah merupakan permasalahan lingkungan yang masih belum sepenuhnya teratasi dengan baik padahal dampak yang dihasilkan berpengaruh besar terhadap pencemaran lingkungan, terlebih khusus limbah medis padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik limbah medis padat di RSUD Undata berdasarkan sumber dan jenisnya, menghitung jumlah timbulan berat rata-rata limbah medis padat yang terproduksi setiap harinya, serta mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis padat dengan moda pemilahan, pewadahan, pengumpulan serta pengangkutan sesuai dengan kriteria Permen LHK No 56 Tahun 2015 serta Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus–September tahun 2023. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa setiap harinya RSUD Undata Palu menghasilkan limbah domestik sebanyak ±270 kg/hari. Hasil Evaluasi pada sistem pengelolaan limbah medis padat di RSUD Undata Palu menunjukkan bahwa pada dasarnya sudah cukup efektif namun belum maksimal, karena pada proses penyimpanan menunjukkan ketidak sesuaian dengan pedoman pengelolaan limbah medis oleh Kemenkes Nomor 2 tahun 2023 yaitu penyimpanan di TPS yang seharusnya tidak boleh lebih dari 2x24 jam. Hal ini menyebabkan banyaknya timbulan limbah padat pada TPS sehingga TPS menjadi penuh dan berbahaya lingkungan.
PREDICTION OF HIGHER HEATING VALUE OF VARIOUS BIOMASSES USING THE EQUATION FOR THE HYDROTHERMAL CARBONIZATION METHOD ON BANANA BUNCHES Sulaiman, Sani Maulana; Nugroho, Gunawan; Putra, Herlian Eriska; Fitria, Novi; Sukmawati, Wina Ike
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.81-92

Abstract

When designing many variables influence the thermal conversion system for homogeneous biomass and heterogeneous biomass. The factor that can have an important influence is the higher the calorific value (HHV). Many correlation models have been developed to estimate the HHV of homogeneous and heterogeneous biomass to reduce analysis costs. Unfortunately, the correlation model for predicting biomass HHV still has shortcomings when predicting biomass data from different thermal conversion processes and different types of biomass. In this study, four new correlations based on proximate and ultimate analysis of homogeneous biomass with the hydrothermal carbonization (HTC) method used for HHV prediction are presented. The multiple linear regression method is used to produce correlations from homogeneous biomass data then compare biomass models from open literature and compare correlation accuracy for data from the literature. It was found that the correlation obtained from proximate analysis (HHV =967.171 -8.684Ash -9.299VM -9.913FC) was more accurate than that obtained from proximate.
PENYISIHAN KEKERUHAN DAN NATURAL ORGANIC MATTER (NOM) PADA UNIT KOAGULASI-FLOKULASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM DI ASIA TENGGARA : STUDI LITERATUR Sururi, Mohamad Rangga; Hardika, Hardika
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.63-79

Abstract

Kekeruhan dan senyawa organik (NOM) merupakan parameter penting yang harus diperhatikan pada operasi proses pengolahan air minum. Unit koagulasi-flokulasi memainkan peran krusial dalam menghilangkan kekeruhan dan NOM dari air baku. Oleh karena itu, tinjauan ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai teknik dan strategi yang telah dikembangkan dan diuji untuk meningkatkan efisiensi penyisihan kekeruhan dan DOM pada unit koagulasi-flokulasi. Review ini melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur yang relevan yang dipublikasikan 10 tahun terakhir untuk mengidentifikasi teknik dan strategi yang telah diusulkan dan diuji dalam upaya meningkatkan penyisihan kekeruhan dan DOM pada unit koagulasi-flokulasi pada instalasi pengolahan air minum. Berbagai parameter yang mempengaruhi efisiensi unit koagulasi-flokulasi, diantaranya jenis koagulan, dosis koagulan, parameter kimia air, serta pengaruh keberadaan NOM dieksplorasi secara mendalam. Hasil review menunjukan bahwa parameter kimia air memiliki peran penting dalam mencapai efisiensi penyisihan kekeruhan yang tinggi pada kondisi air sungai tercemar. Beberapa studi menunjukkan penggunaan koagulan tawas menghasilkan efisiensi penyisihan sebesar 85,27% dengan kondisi pengolahan pH asam, temperatur optimal, dan tingkat kekeruhan sedang. Dalam hal ini, dosis koagulan minimal sebesar 20 mg/L dapat digunakan. Namun, pada beberapa studi lainnya hanya menghasilkan efisiensi penyisihan kekeruhan ≤70%. Selain parameter kimia air, keberadaan senyawa NOM, terutama triptofan yang berasal dari aktivitas non-alami dalam air baku juga dapat menurunkan efisiensi. Sehingga, mengakibatkan peningkatan dosis koagulan dan meningkatkan risiko kegagalan proses koagulasi-flokulasi. Meskipun telah ada kemajuan dalam teknik pengolahan air minum, parameter NOM masih jarang dipertimbangkan di IPAM Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami pengaruh keberadaan NOM pada air baku sungai di Indonesia.
POTENSI BAKTERI SEDIMEN MANGROVE DALAM MENDEGRADASI PLASTIK MENGGUNAKAN METODE KOLOM WINOGRADSKY Ni'am, Achmad Chusnun; Ainiyah, Siti Irhayatul; Ratnawati, Rhenny
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.1-10

Abstract

Plastik merupakan suatu material industri dengan banyak kelebihan ekonomis sehingga diproduksi dan digunakan meluas hampir di seluruh aspek kehidupan manusia. Namun, plastik memiliki kekurangan yaitu sulit terurai di lingkungan karena ikatan rantai karbon yang panjang. Akibatnya, diperlukan lebih dari satu dekade agar plastik terdegradasi dan termineralisasi ke lingkungan. Peningkatan jumlah konsumsi plastik tentu menambah dampak akibat sampah plastik yang dibuang ke lingkungan. Biodegradasi adalah salah satu upaya untuk mengelola sampah plastik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis potensi bakteri yang diisolasi dari sedimen Mangrove Wonorejo Surabaya dalam mendegradasi plastik Polyethylene, Polypropylene, dan Polystyrene menggunakan metode Kolom Winogradsky. Substrat yang digunakan adalah pasir dan tanah, dengan Bushnell-Haas broth sebagai media tumbuh bakteri, dan plastik uji ukuran 10x3 cm. Besar persen degradasi dihitung berdasarkan selisih berat kering sebelum dan sesudah masa inkubasi selama 12 minggu. Sebanyak 17 isolat bakteri berhasil diisolasi dari masing-masing sumber sampel. Persen degradasi terbesar ditemukan pada sampel sedimen mangrove titik 3 substrat pasir sebesar 82.3% pada plastik PP. Sedangkan plastik PS diperoleh persen degradasi sebesar 34.1% pada sedimen mangrove titik 5 substrat tanah.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENURUNAN BEBAN PENCEMAR AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN PENAMBAHAN ECO ENZYME Rachmani, Nurani Rizkiati; Maharani, Maya Dewi Dyah; Febrina, Laila
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.93-103

Abstract

Air limbah domestik yang ada di  perumahan ciomas permai langsung dibuang begitu saja tanpa adanya pengolahan sehingga dapat menyebabkan dampak yang negatif terhadap lingkungan. Salah satu cara agar dapat menurunkan pencemar pada air limbah adalah dengan menggunakan eco enzyme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan beban pencemaran air limbah domestik sebelum diolah dan setelah diolah dengan penambahan eco enzyme serta untuk menganalisis efektivitas beban pencemaran air limbah domestik  setelah ditambah eco enzyme. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif kualitatif. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Total Suspended Solid (TSS), warna, bau dan pH. Hasil dari penelitian fermentasi eco enzyme selama 3 bulan memiliki nilai pH 3,39 dengan bau asam segar buah dan berwarna coklat muda. Pengaruh perubahan fisik pada air limbah setelah ditambah eco enzyme ialah warna menjadi lebih cerah namun di hari ke 15 menjadi lebih gelap dikarenakan nilai TSS meningkat. Nilai TSS mengalami penurunan sebesar 46% dan 25% pada hari ke 10 dengan konsentrasi penambahan eco enzyme 10% dan 20%. Nilai perubahan TSS dari perlakuan yang sudah dilakukan lebih efektif ialah pemberian eco enzyme sebanyak 10% dengan waktu tinggal 10 hari dan pH sebanyak 10% dengan waktu tinggal 15 hari.
PEMANFAATAN ADSORBEN BEADS KOMPOSIT CHITOSAN-BENTONITE DALAM PENGOLAHAN AIR GAMBUT Elystia, Shinta; Iner, Alfa; HS, Edward
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.11-23

Abstract

Air gambut mempunyai derajat keasaman tinggi (pH antara 3-5), intensitas warna tinggi berwarna merah kecoklatan dengan kandungan zat organik yang tinggi. Untuk mengatasi masalah air gambut untuk dijadikan air bersih perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Adsorpsi menggunakan Beads komposit chitosan-bentonite merupakan salah satu alternatif dalam pengolahan zat organik dan warna pada air gambut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakteristik, efisiensi adsorpsi zat organik dan warna air gambut, dan menghitung kapasitas serta model kesetimbangan adsorpsi menggunakan beads komposit chitosan-bentonite. Metode yang digunakan adalah adsorpsi dengan sistem batch. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan dosis adsorben yaitu 4, 12, 20, 60, 100 gr/L dan waktu kontak 30, 60, 90, 120, 150 menit dalam menyisihkan zat organik dan warna pada air gambut. Karakterisasi beads komposit chitosan-bentonite dengan uji daya serap air beads sebesar 607,28%, dan uji SEM menunjukkan bahwa beads memiliki pori-pori yang dapat digunakan dalam adsorpsi. Nilai efisiensi penyisihan zat organik dan warna terbaik sebesar 98,4% dan 90,47% pada dosis adsorben 100 gr/L dan waktu kontak 150 menit. Kapasitas adsorpsi maksimum adalah 38,25 mg/g dengan model kesetimbangan isoterm Langmuir dan Freundlich dengan nilai Rsebesar 0,993 dan 0,987. Hasil penelitian ini telah memenuhi Permenkes No. 32 Tahun 2017 tentang Higiene Sanitasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8