cover
Contact Name
Muhammad Tahir
Contact Email
berbakti851@gmail.com
Phone
+62859106945583
Journal Mail Official
mifandimandiridigital@gmail.com
Editorial Address
Komplek Senda Residence Jln Payanibung Ujung D Dalu Sepuluh-B, Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Berbakti
ISSN : -     EISSN : 30640814     DOI : https://doi.org/10.63401/berbakti
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah platform publikasi hasil praktik dan proses pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh peneliti, akademisi, dan masyarakat luas. Jurnal BERBAKTI bertujuan mengeksplorasi masalah dan solusi yang memfokuskan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal BERBAKTI adalah jurnal online yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal BERBAKTI terbit selama 6 kali dalam setahun, yaitu Oktober, Desember, Februari, April, Juni, dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
Membentuk Masyarakat Cerdas Digital yang Beretika melalui Penyuluhan dan Edukasi sejak Dini bagi Siswa MI Mambaul Huda Tulungagung Dya Ayu Agustiana Putri; Nugrananda Janattaka; Rahmad Setyo Jadmiko; Aditya Pringga Satria; Frita Devi Asriyanti
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1032

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan sosialisasi etika digital yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa dalam menggunakan media digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Fokus kegiatan mencakup etika berkomunikasi di ruang digital, perlindungan data pribadi, pencegahan penyebaran informasi palsu, serta penggunaan internet untuk kegiatan positif. Kegiatan dilaksanakan di MI Mambaul Huda dengan subjek siswa kelas IV, V, dan VI sebanyak 73 siswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi awal, perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Hasil evaluasi menggunakan angket tertutup Ya/Tidak menunjukkan bahwa tingkat respons positif dan pemahaman siswa terhadap materi etika digital mencapai 85,7% dengan kategori sangat baik. Capaian tersebut menunjukkan bahwa siswa mulai mampu mengenali perilaku digital yang baik dan berisiko, seperti menjaga data pribadi, tidak menyebarkan informasi tanpa memeriksa kebenarannya, menggunakan bahasa yang sopan di ruang digital, serta berhati-hati terhadap tautan atau konten yang belum jelas sumbernya. Luaran kegiatan berupa materi sosialisasi etika digital, instrumen evaluasi siswa, dan rekomendasi tindak lanjut bagi pihak madrasah. Pembahasan menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif dengan contoh yang dekat dengan pengalaman siswa membantu peserta memahami etika digital secara lebih konkret. Implikasi kegiatan ini adalah perlunya MI Mambaul Huda mengintegrasikan etika digital dalam pembiasaan karakter, pembelajaran madrasah, dan pendampingan penggunaan gawai oleh guru serta orang tua. Program ini dapat menjadi dasar penguatan literasi digital madrasah secara berkelanjutan melalui pembiasaan, pengawasan, dan contoh nyata dalam aktivitas daring siswa.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Unirow Tuban dalam Manajemen Referensi melalui Pelatihan Mendeley Ridaul Innayah; Candra Aeni; Raka Nur Sukma; Christina I. T. Panggabean; Eriska Fitri Kurniawati
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1178

Abstract

Universitas PGRI Ronggolawe mewajibkan mahasiswa melakukan publikasi ilmiah berupa jurnal atau prosiding sebagai salah satu syarat kelulusan. Akan tetapi hasil wawancara dan observasi awal menunjukkan 80% mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2020 dan 2022 masih kesulitan dalam manajemen referensi menggunakan Mendeley sehingga sering mengalami kekeliruan dalam membuat kutipan dan penulisan daftar pustaka yang rawan menimbulkan plagiarisme. Untuk itu diperlukan pelatihan Mendeley. Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam manajemen referensi. Mitra pelatihan ini adalah 21 orang mahasiswa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah dan sosialisasi tentang pentingnya penggunaan Mendeley, tutorial cara menggunakan Mendeley, praktek langsung, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah pelatihan Mendeley dapat meningkatkan kompetensi manajemen referensi mahasiswa pendidikan ekonomi Unirow Tuban sebanyak 83,3% yaitu dari 16,7% peserta sebelum pelatihan menjadi 100% peserta setelah pelatihan yang ditandai adanya kemampuan membuat kutipan dan menulis daftar pustaka secara otomatis dan benar. Luaran dari kegiatan ini berupa draft karya ilmiah mahasiswa yang sudah menggunakan kutipan dan daftar pustaka otomatis.
Peningkatan Kompetensi Guru SDN Wanajaya 04 Kabupaten Bekasi melalui Pelatihan Soal HOTS IPAS Berorientasi Literasi dan Numerasi Candra Tri Utami; Awalina Barokah; Aan Yuliyanto; Julia Anis Handayani; Siti Salma Azzahra; Tia Citra Bayuni; Winda Oktavia Amiri
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1180

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru di sekolah dasar dalam merancang soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang berbasis pada literasi dan numerasi dalam pengajaran IPAS. Kegiatan dilaksanakan di SDN Wanajaya 04 dengan sasaran guru sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan mencangkup beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan soal HOTS, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket kepada peserta pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mulai memahami karakteristik soal HOTS berdasarkan Taksonomi Bloom pada level analisis, evaluasi, dan mencipta. Guru juga mampu mengembangkan soal kontekstual dengan memanfaatkan stimulus berupa wacana, tabel, grafik, dan gambar, dan data sederhana untuk mendukung kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Hasil evaluasi dari kegiatan menunjukkan seluruh aspek penilaian memperoleh kategori sangat baik dengan persentase di atas 94%. Pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan juga memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan guru dalam mengembangkan soal HOTS pada pembelajaran IPAS.
Psikoedukasi Digital Parenting Berbasis Pola Asuh Otoritatif di Kecamatan Panakukkang Makassar Agustin Atmaningrum; Ahmad Habiby Arafaat Baman; Andi Syahriana Asdar; Rizkia Hidayati; Roselina Dwi Hormansyah
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1181

Abstract

Meningkatnya penggunaan gawai pada anak menimbulkan tantangan baru bagi orang tua dalam menerapkan pola asuh yang efektif di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kawasan Lorong Wisata Kota Makassar dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh otoritatif sebagai upaya mencegah kecanduan gawai pada anak. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, berbagi pengalaman, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, refleksi, dan wawancara singkat untuk mengidentifikasi perubahan pengetahuan dan sikap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak penggunaan gawai, prinsip pola asuh otoritatif, serta strategi pendampingan anak sesuai tahap perkembangan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dengan berkomitmen membangun komunikasi dua arah, menyusun aturan penggunaan gawai berdasarkan kesepakatan bersama, dan mendampingi anak secara lebih aktif saat menggunakan media digital. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa peserta menyadari larangan tanpa penjelasan dan tanpa alternatif kegiatan justru dapat mendorong anak menggunakan gawai secara sembunyi-sembunyi. Meskipun waktu pelaksanaan terbatas, kegiatan ini efektif meningkatkan kompetensi orang tua dan mendorong penerapan pola asuh digital yang lebih positif.
Diseminasi Pembelajaran Mendalam berbasis Nature of Science untuk Penguatan Kompetensi Guru SDN Wanajaya 02 Julia Anis Handayani; Ahmad Fauzi; Tia Citra Bayuni; Candra Tri Utami; Aan Yuliyanto; Tomy Kurniawan
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1184

Abstract

Penguatan kompetensi guru menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu kompetensi yang perlu diperkuat adalah pemahaman guru terhadap Nature of Science (NoS) sebagai landasan dalam mengembangkan pembelajaran mendalam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendiseminasikan pembelajaran mendalam berbasis NoS sebagai strategi penguatan kompetensi guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif mitra yang melibatkan guru secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, meliputi identifikasi kebutuhan, implementasi program, dan evaluasi. Subjek yang terlibat dalam kegiatan pengabdian adala sejumlah 25 guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap NoS, dari 62% pada pre-test menjadi 85% pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa diseminasi pembelajaran mendalam berbasis NoS efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, terutama dalam memahami NoS dan mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran. Kegiatan ini berpotensi mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan literasi sains siswa.
Peningkatan Literasi Hukum Mengenai Transformasi Due Process of Law melalui Sosialisasi KUHAP Baru bagi Akademisi dan Praktisi Hukum Kurniawan Tri Wibowo; Happy Sunaryanto
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1185

Abstract

Perubahan hukum acara pidana melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP Baru) memerlukan peningkatan pemahaman akademisi dan praktisi hukum mengenai prinsip due process of law serta substansi pembaruannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hukum peserta melalui webinar nasional bertema Transformasi Due Process of Law melalui Sosialisasi KUHAP Baru bagi Akademisi dan Praktisi Hukum. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan peserta. Materi yang dibahas mencakup perlindungan hak tersangka, penguatan peran advokat, restorative justice, plea bargaining, perluasan objek praperadilan, dan alat bukti elektronik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 53,4% menjadi 88,0% atau meningkat 34,6 poin persentase. Tingkat kepuasan peserta juga mencapai skor rata-rata 4,39 dari skala 5. Kegiatan ini efektif sebagai sarana diseminasi dan penguatan pemahaman implementasi KUHAP Baru di Indonesia.
Peningkatan Daya Saing UMKM Telur Asin Masak Neiz Jambi melalui Sertifikat Halal dan Manajemen Laba Cut Multahadah; Yuliana Safitri; Fauzan Ramli; Niken Rarasati; Corry Sormin; Gusmi Kholijah; Yolla Noverina
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1266

Abstract

Telur Asin Masak Neiz merupakan salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Jambi. Pelaku UMKM ini menghadapi kendala dalam memperoleh sertifikat halal serta mengelola perhitungan keuntungan usaha secara efektif. Berdasarkan permasalahan ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan UMKM melalui pendampingan dalam proses pengurusan sertifikat halal serta memberikan penyuluhan mengenai analisis perhitungan laba guna meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM terkait prosedur sertifikasi halal dan penyuluhan perhitungan laba sederhana dalam usaha mereka. Tahapan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini antara lain, identifikasi kebutuhan UMKM, pendampingan  prosedur sertifikasi halal, serta penyuluhan perhitungan biaya dan laba usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM Telur Asin Masak Neiz memperoleh gambaran tentang prosedur sertifikasi halal dan berhasil memperoleh sertifikat halal terbit. Selain itu,  UMKM mampu melakukan perhitungan laba usaha secara lebih terstruktur dari 40% menjadi 72,5%.
Pelatihan Digital Marketing Berbasis Live Selling TikTok dalam Meningkatkan Entrepreneurial Mindset Siswa SMKN 40 Jakarta Ditta Sri Gustiny; Herlin Setio Nugroho; Khina Januar Rahmawati; Velantin Valiant; Woro Harkandi Kencana; Meisyanti Meisyanti; Yuli Yulfinarsyah
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1274

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan siswa jurusan Bisnis Retail melalui pelatihan digital marketing di SMKN 40 Jakarta. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya penguasaan teknologi digital dalam mendukung aktivitas pemasaran di era industri 4.0. metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan yang meliputi ceramah interaktif, diskusi, simulasi dan praktik langsung. Materi mencakup konsep digital marketing, pemanfaatan media sosia seperti Tik Tok, serta teknik live selling. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner kepada 21 peserta dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan meningkatkan pemahaman siswa terhadap digital marketing serta meningkatkan minat, motivasi, dan kepercayaan diri dalam berwirausaha. Sebagian besar peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan dan menunjukkan ketertarikan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi serta memiliki ide bisni. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan berbasis digital, sehingga disarankan adanya pengembangan melalui praktik yang lebih intensif dan pendampingan berkelanjutan.
Akselerasi Kemandirian Ekonomi Mahasiswa Tarbiyah IAIN Parepare melalui Workshop Business Plan Berbasis Digital St. Humaerah Syarif; Ade Hastuty
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1276

Abstract

Pengembangan keterampilan kewirausahaan menjadi aspek penting dalam membekali mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja dan bisnis. Banyak mahasiswa memiliki ide usaha potensial, tetapi masih menghadapi kendala dalam merancang rencana bisnis, mengelola keuangan, memasarkan produk, serta memahami aspek legalitas usaha. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dilaksanakan workshop peningkatan keterampilan bisnis bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan praktis, dan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengembangkan jiwa wirausaha yang mandiri. Workshop dilaksanakan selama dua hari dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik penyusunan proposal bisnis. Peserta kegiatan berjumlah 25 mahasiswa dari delapan program studi yang dipilih melalui seleksi terbuka. Materi workshop dirancang secara terpadu dengan menekankan aspek kepemimpinan dan manajemen usaha, keuangan bisnis, legalitas usaha, serta branding dan pemasaran digital. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penilaian proposal bisnis yang disusun peserta setelah mengikuti workshop. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 84% proposal bisnis peserta berada pada kategori sangat baik dan 16% berada pada kategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan workshop mampu memperkuat pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam merancang usaha secara lebih sistematis. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong kesiapan mahasiswa menjadi wirausahawan muda yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
Penguatan Kapasitas Guru melalui Pendampingan Strategi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning Pedagogy) Berbasis Kompetensi di SMKN Jateng Lisa Virdinarti Putra; Nur Intan Rochmawati; Wiwik Pudjaningsih
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 05 (2026): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/berbakti.v2i05.1278

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran mendalam berbasis kompetensi di SMKN Jateng Semarang. Program ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan guru dalam menyusun perangkat ajar, menerapkan pembelajaran reflektif, mengembangkan asesmen autentik, serta menghubungkan proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia industri. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, workshop penguatan kapasitas, pendampingan penyusunan perangkat ajar, dan evaluasi melalui observasi, wawancara, telaah dokumen, serta angket. Sasaran kegiatan adalah guru produktif dan guru mata pelajaran pendukung di SMKN Jateng Semarang. Hasil identifikasi kebutuhan menunjukkan bahwa aspek yang paling membutuhkan penguatan adalah penyusunan perangkat ajar (78%), strategi mengajar (72%), asesmen kompetensi (65%), refleksi pembelajaran (60%), dan integrasi pembelajaran dengan dunia industri (55%). Setelah mengikuti workshop dan pendampingan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% guru mengalami peningkatan pemahaman mengenai pembelajaran mendalam berbasis kompetensi, sedangkan 76% guru mampu menyusun perangkat ajar dan instrumen asesmen yang lebih sesuai dengan capaian kompetensi dan kebutuhan industri. Selain itu, guru menunjukkan peningkatan kesiapan dalam menerapkan pembelajaran berbasis praktik dan asesmen formatif di kelas.