cover
Contact Name
Itmam Aulia Rakhman
Contact Email
itmam.aulia@gmail.com
Phone
+6285600003534
Journal Mail Official
itmam.aulia@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal Jl. Jeruk No. 9 Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
At Tawil Jurnal Pengkajian al Quran dan at Turats
ISSN : -     EISSN : 26865599     DOI : 10.62490/tawil.v2i02
At Tawil Jurnal Pengkajian al Quran dan at Turats is the Journal of Quranic Studies and Interpretation (Tafsir) Focus The focus is to provide readers with a better understanding of Quran and tafsir studies as well as present developments through the publication of articles and book reviews. Scope At Tawil Jurnal Pengkajian al Quran dan at Turats accepts submissions of manuscripts from any issues related to Quranic studies, such as Ulum al Quran, tafsir, living al Quran, contemporary perspective on quranic, etc
Articles 42 Documents
Teknik-teknik Penerjemahan Tarjamah Tafsiriyah Muhammad Thalib QS. al-Maidah Wahyu Fitria
At-Ta'wil: Jurnal Pengkajian al-Qur'an dan at-Turats Vol. 4 No. 01 (2026): Eksplorasi Multidisipliner Al-Qur'an
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/tawil.v4i01.2186

Abstract

Penerjemahan Al-Qur’an seharusnya menyampaikan makna ayat secara tepat, konsisten, dan sesuai dengan kaidah bahasa Arab serta maksud teks aslinya. Namun terjemah tafsiriyah Surah al-Maidah karya Muhammad Thalib menunjukkan adanya pergeseran makna, penambahan unsur tertentu, dan ketidakkonsistenan penerjemahan yang dapat memengaruhi pemahaman pembaca terhadap pesan ayat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik-teknik penerjemahan Muhammad Thalib. Data-data yang dikaji dengan menggunakan konsep teknik penerjemahan Molina dan Albir. Hasil penelitian ini melaporkan bahwa Muhammad Thalib dominan menggunakan teknik kesepadanan lazim (39,65%), transposisi (14,66%) dan deskripsi (12,36%) dalam menerjemahkan surah al-Maidah. penelitian ini memiliki implikasi penting dalam bidang penerjemahan Al-Qur’an dengan memunculnya kesadaran kritis bagi pembaca dan peneliti al-Qur’an bahwa pergeseran makna dalam terjemahan dapat memengaruhi cara umat memahami ajaran Islam.
Hifz al-Farj (Menjaga Kemaluan) dalam al-Qur'an dan Relevansinya dalam Mencegah Adiksi Pornografi di Era Digital Hilmi Afthon Ash Shidqi
At-Ta'wil: Jurnal Pengkajian al-Qur'an dan at-Turats Vol. 4 No. 01 (2026): Eksplorasi Multidisipliner Al-Qur'an
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/tawil.v4i01.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep Hifz al-Farj dalam Al-Qur'an sebagai paradigma preventif yang komprehensif terhadap adiksi pornografi di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah tafsir tematik (maudui) dengan pendekatan analisis konten terhadap ayat-ayat kunci, dikombinasikan dengan studi literatur neurosains kontemporer. Hasil penelitian mengungkap bahwa konsep Hifz al-Farj tidak sekadar larangan legal, melainkan sebuah sistem pertahanan berlapis yang mencakup dimensi kognitif (ghadh al-bashar), behavioral (Hifz al-farj), dan spiritual (taqwa). Analisis menunjukkan adanya konvergensi ilmiah yang signifikan antara prinsip ghadh al-bashar (menundukkan pandangan) dalam QS. an-Nur: 30 dengan temuan neurosains tentang cue-induced craving. Sebagaimana ditegaskan Ibn Qayyim, "al-Hifz huwa al-hirasah ad-da'imah wa al-muraqabah al-mustamirrah" yang menekankan penjagaan sebagai proses berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan model trilogi pencegahan yang mengintegrasikan rekonstruksi kognitif, intervensi behavioral, dan sistem dukungan sosial, menawarkan solusi yang selaras dengan mekanisme neurologis adiksi. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan pendekatan intervensi adiksi yang holistik dan berbasis nilai.