cover
Contact Name
Putu Aryastana
Contact Email
aryastanaputu@warmadewa.ac.id
Phone
+6281222788222
Journal Mail Official
paduraksa.sipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Paduraksa : Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa
Published by Universitas Warmadewa
Core Subject : Social, Engineering,
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 2303-2693 (Print ISSN), 2581-2939 (Electronic ISSN) is a journal of civil engineering provides a forum for publishing research articles or review articles which published by Warmadewa University Press jointly with Progam Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa. This journal is also dedicated to provide an intellectual space of scholarly discussion how journal of civil engineering able to create the new global formation of civil engineering and similar issues. This journal has been distributed by Progam Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa started from Volume 1 Number 1 Year 2012 for Print and Oline from Volume 3 Number 1 Year 2014 to present. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Civil Engineering; Water Resources; Construction Management; Transportation; Structure; Geotechnics; Environment; Others Engineering
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2014)" : 5 Documents clear
KAJIAN KONTRAK /PERJANJIAN KERJASAMA PENGGUNAAN JASA PENGAMANAN ANTARA UNIVERSITAS WARMADEWA SEBAGAI PENGGUNA JASA DAN PT.IBU JERO SEBAGAI PENYEDIA JASA (DITINJAU DARI ASPEK MANAJEMEN KONTRAK) Wayan Jawat
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.854 KB) | DOI: 10.22225/pd.3.1.264.1-17

Abstract

Suatu kontrak kerja sekurang-kurangnya harus mencakup uraian mengenai (i) para pihak; (ii) rumusan pekerjaan; (iii) masa pertanggungan dan/atau pemeliharaan; (iv) tenaga ahli; (v) hak dan kewajiban para pihak; (vi) tata cara pembayaran; (vii) cidera janji; (viii) penyelesaian perselisihan; (ix) pemutusan kontrak kerja; (x) keadaan memaksa (force majeure); (xi) perlindungan pekerja. Perjanjian kerjasama/kontrak antara Universitas Warmadewa dengan PT. Ibu Jero telah memenuhi kriteria berkontrak sesuai dengan pasal 1320 KUHPer. Perjanjian kerjasama/kontrak antara Universitas Warmadewa dengan PT. Ibu Jero adalah kontrak jasa yang membutuhkan skillware menurut Perpres No.54/2010 dan Perpres No.70/2012, Pasal 1 (17). Jika mengacu ketentuan yang ada, isi kontrak terdapat beberapa pasal yang dapat berpotensi terjadinya wanprestasi, karena kurang jelas/rinci dan kurang tegas. Dalam kontrak hendaknya mencantumkan konsiderasi pertimbanganpertimbangan yang mendasari membuat perjanjian. Perjanjian kerjasama/kontrak antara Universitas Warmadewa dengan PT. Ibu Jero perlu dijabarkan lebih rinci, jelas dan tegas terhadap beberapa pasal untuk menghindari terjadinya wanprestasi di kemudian hari yang berdampak terhadap timbulnya sengketa. Setelah kontrak ditandatangani oleh kedua pihak, perlu dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kontrak sebagaimana ketentuan dalam penerapan Manajemen Kontrak. Kata kunci: kontrak, manajemen kontrak, pengguna jasa, penyedia jasa.
APLIKASI TEKNOLOGI BAMBU SEMEN SEBAGAI DINDING DI DESA PENGLIPURAN KABUPATEN BANGLI Wayan Muliawan
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.508 KB) | DOI: 10.22225/pd.3.1.265.18-31

Abstract

Bambu merupakan sumber yang dapat diperbaharui dan banyak tersedia di Indonesia. Dari sekitar 1.250 jenis bambu yang sudah dikenal di dunia, 11%-nya merupakan jenis asli Indonesia. Ini merupakan dasar mengapa tanaman ini merupakan salah satu nilai kelokalan dari negara kita. Masyarakat Indonesia pun sudah terbiasa memanfaatkan bambu untuk keperluan hidup sehari-hari; seperti untuk mebel, konstruksi rumah, peralatan pertanian, kerajinan, alat musik, serta makanan. Dalam bidang konstruksi, dikarenakan memiliki karakter yang lentur namun kuat serta mudah dibudidayakan, bambu dipandang sebagai material alternatif yang tepat untuk pengganti kayu yang ketersediaannya sudah semakin menipis dan teknologi bambu semen merupakan salah satu aplikasi terhadap potensi ini. Teknologi bambu semen sebenarnya sudah mulai dikenal sejak era pendudukan Belanda di Indonesia, dimana pada komponen dinding penutup terdapat penggabungan antara adukan sebagai bahan plesteran dengan anyaman bambu sebagai tulangannya. Ketahan konstruksi bangunan yang menggunakan dinding bambu semen masih dapat ditemui di Desa Penglipuran Kelurahan Kubu Kabupaten Bangli sudah berumur 30 tahun dengan kondisi yang masih baik. Dengan adanya perkembangan teknologi, sudah sewajarnya konstruksi bambu semen akan semakin meningkat kualitasnya dari waktu ke waktu,sehingga nantinya bambu dapat dipandang sebagai suatu nilai lokalitas yang berharga, bukan lagi sebagai citra kaum miskin yang murahan. Kata kunci: teknologi ,dinding,bambu, semen,penglipuran.
POTENSI AIR DAN METODE PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI SOWAN PERANCAK KABUPATEN JEMBRANA Putu Eryani
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.583 KB) | DOI: 10.22225/pd.3.1.266.32-41

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Sowan berada di Kabupaten Jembrana Provinsi Bali, saat ini lahan di daerah das sudah banyak yang beralih fungsi, terutama lahanlahan pertanian yang berada di muara sungai Sowan, Kabupaten Jembrana. saat ini sudah banyak berubah dari lahan pertanian menjadi bangunan perumahan dan yang mendukung kegiatan pariwisata. Permasalahan yang terjadi setelah adanya perubahan alih fungsi lahan adalah banyaknya sedimen yang mengendap di hilir sungai akibat adanya erosi di DAS dan air permukaan banyak yang terbuang ke muara sungai dengan kurangnya resapan air akibat lahan pertanian berubah menjadi daerah pemukiman. Pengelolaan air permukaan yang dibuang kehilir sungai ini belum maksimal dilaksanakan dan dilestarikan untuk mendukung kebutuhan air baku di Provinsi Bali. Bagaimanakah potensi sumber daya air di sungai Badung dan di sungai Sowan di Bali dengan adanya perubahan fungsi lahan di muara sungai dan bagaimanakah metode pengelolaan sumber daya air yang masuk ke muara sungai sehingga sumber daya air menjadi lestari dan rencana penataan daerah hilir sungai serta manajemen/tata air di daerah hilir sungai Sowan Perancak Kabupaten Jembrana. Metode penelitian yang akan digunakan adalah fenomenologi. Hal ini sesuai dengan prinsip pelestarian objek studi yang banyak berkaitan dengan sistem pengelolaan sumber daya air dan perencanaan penataan daerah hilir sungai serta pengelolaan tata air. Hasil yang diperoleh berupa potensi air dan pengelolaan sumber daya air sungai pasca perubahan fungsi lahan disekitar muara sungai, berdasarkan data primer dan sekunder. Potensi sumber daya air di DAS Sowan sebesar 194,17 juta m3, total ketersediaan untuk RKI sebesar 0,17 m3/detik, industri perhotelan sebesar 0,0014 m 3/detik dan yang terbuang ke laut melalui muara sungai sebesar 5,42 m3/detik. Kata kunci: potensi air, muara sungai, daerah aliran sungai.
KONSEP EKOHIDRAULIK SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN EROSI Dewi Rahardini
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.225 KB) | DOI: 10.22225/pd.3.1.267.42-48

Abstract

Menurut Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 16 Tahun 2009 tentang tata ruang wilayah Provinsi Bali tahun 2009-2029, beberapa ketentuan umum dalam Peraturan Daerah tersebut menyebutkan bahwa di Provinsi Bali terdapat Kawasan Daya Tarik Wisata Khusus (KDTWK), kawasan Lindung serta kawasan budidaya. Seperti halnya pada daerah-daerah wisata lainnya, selain memberikan banyak keuntungan dari segi ekonomi, kemajuan pariwisata juga banyak meninggalkan catatan-catatan penting diantaranya terjadinya bahaya erosi. Untuk menanggulangi masalah erosi tersebut, dalam Undang Undang No. 7 tahun 2004, kegiatan konservasi sumber daya air menempati urutan pertama. Eko-engineering merupakan salah satu komponen dalam teknologi ecological-hydraulik (ekohidraulik) dan prinsipprinsipnya dapat digunakan juga untuk menanggulangi abrasi pantai, danau dan lain sebagainya. Kata kunci: ekohidrolik, erosi.
STUDI KEDALAMAN AIR TANAH DI KAWASAN WISATA KERTHA SARI KABUPATEN SUMBAWA BARAT Wayan Yasa
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.732 KB) | DOI: 10.22225/pd.3.1.268.49-61

Abstract

Pada dasarnya air tanah merupakan sumberdaya alam yang terbarukan (renewable natural resources), dan memainkan peranan penting pada penyediaan pasokan kebutuhan air untuk berbagai keperluan. Pemakaian sumberdaya air tanah dari waktu ke waktu dirasakan semakin terus meningkat. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi, penduduk dan perkembangan pembangunan lainnya yang juga semakin berkembang. Dampak dari pemakaian air tanah yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai permasalahan yang cukup serius, yang sangat sukar untuk menanggulanginya. Seperti menjadi tidak seimbangnya antara pengambilan airtanah di daerah keluaran (discharge area) dan daerah pemasukan airtanah (recharge area), kemudian juga dapat menimbulkan intrusi air laut ke arah daratan yang dapat mengkontaminasi air tanah. Untuk itu diperlukan penyelidikan pendugaan geolistrik untuk mengetahui keberadaanlapisan batuan yang berfungsi sebagai akuifer. Metode yang dilakukan yaitu dengan melakukanpengukuran resistivity dengan menggunakan alat Multi Channel Resistivity merk S-Field Berdasarkan pengukuran geolistrik untuk penyelidikan air tanah, kondisi kawasan wisata kertha Sari merupakan kawasan perbukitan dan pantai. Sehingga penampang resistivity yang dihasilkan baik pada kawasan lembah maupun disekitar datarn, nilai resistivity antara 10-100 Ωm dengan kedalaman berkisar antara 25-27 meter memiliki potensi air tanah (ground water). Kata kunci: air tanah, sesistivity.

Page 1 of 1 | Total Record : 5