cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publikasi Pendidikan
ISSN : 20882092     EISSN : 25486721     DOI : -
Core Subject : Education,
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 511 Documents
Influence Of Integrated Learning Models Type Connected Assisted Media Images On Results Learning Of Sains Nurjannah Nurjannah
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.466 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v8i2.5961

Abstract

This study aims to determine differences in the learning outcomes of Sains between students who were taught using integrated learning model connected type of image media with students who were taught using direct instruction model (direc instruction). The population of this study is all students of grade IV SD 237 Mattirobulu Pinrang District 2017/2018 lessons year, which amounted to 186 people. Class samples from this research are 28 students of class IVA as the experimental class and students of grade IVB SD Negri 237 Mattirobulu Pinrang District as many as 28 people as a control class selected by drawing. The research design used is a quasi experimental research design with "Non Equivalent Post-test Only Control Group Design" pattern. Student learning result data is obtained by objective test. Data were analyzed by using descriptive statistical analysis technique and inferential statistic that is t-test. The results of this study show that there is a significant difference of learning outcomes between students who are taught using integrated learning model of assisted type of image connected with students who are taught using direct instruction model. The difference is seen from the results of scores of students' learning achievement of Sains obtained tcount is greater than t table (tct = 3.815> ttable = 2.021) at 5% significance level. In other words, the integrated learning model of connected type of media-aided image has an effect on students' learning outcomes compared to direct instruction.Connected Model, Image, Learning Outcomes of Sains
KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES IPA MAHASISWA PGSD UPP PAREPARE (IPA Process Skil Ability By the Students of PGSD UPP Parepare) Azis Sappe
Publikasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.14 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v3i1.1598

Abstract

Penelitian penguasaan keterampilan proses IPA mahasiswa PGSD UPP Parepare bertujuan memperoleh informasi tentang keterampilan proses IPA yang kurang dikuasai oleh sebagian besar mahasiswa PGSD UPP Parepare. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan sasaran mahasiswa PGSD UPP Parepare kelas C4 berjumlah 56 orang. Menggunakan sampel populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengamati kemampuan keterampilan proses IPA mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan. Sedangkan dokumentasi dimaksudkan adalah menilai laporan hasil kegiatan mahasiswa yang tertuang dalam lembar kegiatan mahasiswa.     Data yang diperoleh diolah dengan statistik deskriptif berupa tabulasi, analisis, presentase dan frekuensi kumulatif. Hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut:1) Kemampuan keterampilan proses IPA mahasiswa PGSD UPP Parepare tersebar pada rentang 1,50 sampai dengan 3,63 dari 4,00 yang merupakan nilai tertinggi yang mungkin dicapai. 2) Keterampilan proses IPA yang sukar dikuasai oleh sebagian besar mahasiswa adalah keterampilan proses IPA terpadu, rata-rata penguasaan mahasiswa adalah 1,84. 3) Keterampilan proses IPA yang pada umumnya dikuasai oleh sebagian besar mahasiswa adalalah pengamatan, rata-rata penguasaan mahasiswa adalah 3,02 sedangkan keterampilan proses IPA lainnya penguasaan di bawah 3,00. Berkaitan dengan hasil penelitian ini disarankan agar dosen IPA dapat memperbaiki strategi pembelajaran agar aspek kemampuan keterampilan proses IPA mahasiswa dapat lebih ditingkatkan, sebagai salah satu bekal mahasiswa dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru yang berkualitas di sekolah dasar pada masa yang akan datang.Kata kunci : Kemampuan, Keterampilan Proses IPA
Mengidentifikasi Karakter “Menghargai Prestasi” Peserta Didik Kelas VIII SMP N 5 Muaro Jambi Wenny Sutomo; Vetty Milyani
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.629 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v9i2.9000

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan karakter peserta didik, terutama karakter menghargai prestasi peserta didik kelas VIII SMP N 5 Muaro Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian survei dengan instrumen penelitian berupa angket. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A dan VIII E SMP N 5 Muaro Jambi, dengan jumlah total responden sebanyak 45 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis statistik deskriptif. Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa angket karakter menghargai prestasi peserta didik digolongkan dalam kategori “sangat baik”. Pada kelas VIII A, terdapat 16,7 % pernyataan yang dijawab dengan baik oleh peserta didik, dan terdapat 83,3 % pernyataan yang dijawab dengan sangat baik oleh peserta didik. Sedangkan pada kelas VIII E, terdapat 25,9 % pernyataan yang dijawab dengan baik oleh peserta didik, dan terdapat 74,1 % pernyataan yang dijawab dengan sangat baik oleh peserta didik. Berdasarkan hasil angket tersebut, dapat disimpulkan bahwa peserta didik SMP N 5 Muaro Jambi, khususnya kelas VIII A dan VIII E, telah memiliki sikap yang sangat baik dalam menghargai prestasi. Kata Kunci: Karakter, Menghargai Prestasi, Peserta Didik, Pendidikan ABSTRACTThis study aims to identify the character of students, especially the character of respecting the achievements of class VIII students of SMP N 5 Muaro Jambi. The approach used in this study is a quantitative approach. While the type of research used is the type of survey research with research instruments in the form of questionnaires. The subjects of this study were students of class VIII A and VIII E SMP N 5 Muaro Jambi, with a total number of respondents as many as 45 respondents. The data analysis technique used is descriptive statistical. The results of the study indicate that character questionnaires value achievement classified in the category of "very good". In class VIII A, there were 16.7% statements that were answered well by students, and there were 83.3% statements that were answered very well by students. Whereas in class VIII E, there were 25.9% of statements answered well by students, and there were 74.1% statements that were answered very well by students. Based on the results of the questionnaire, it can be concluded that the students of SMP N 5 Muaro Jambi, especially classes VIII A and VIII E, have had a very good attitude in respecting achievement. Keywords: Character, Respect for Achievement, Students, Education
EFEKTIVITAS PENDEKATAN HUMANISTIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SD Muliadi Muliadi
Publikasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v6i1.1793

Abstract

Salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan belajar Pendidikan Jasmani di sekolah dasar adalah pendekatan pembelajaran, karena dengan pemilihan pendekatan secara tepat dapat menghasilkan proses pembelajaran yang optimal. Tidak semua materi pelajaran cocok menggunakan pendekatan tertentu, dengan kata lain dapat dinyatakan tidak ada sebuah pendekatan yang dapat digunakan untuk semuua materi pembelajaran, sehingga materi tetentu perlu pendekatan dengan tertentu pula yang efektif. Dalam pembelajaran pendidikan jasmani guru harus dapat memilih suatu pendekatan pembelajaran  secara lunak dan tidak memaksa, sehingga siswa dengan kemauan sendiri ingin melakukan gerak (olahraga). Salah satu pendekatan yang mengarah kepada pemberdayaan dan mendorong siswa untuk senang melakukan gerak adalah pendekatan pembelajaran humanistik. Dan proses pembelajaran dapat dikatakan mengarah kepada pembelajaran humanistik, jika interaksi keterampilan dan interaksi prilaku, serta korektif yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran, siswa terjalin dengan baik. Kata Kunci: Pendekatan Humanistik, Pembelajaan Pendidikan Jasmani
Survey Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Pelajar SMP di Pondok Pesantren Ta’dib Asyakirin Medan Sabaruddin Yunis Bangun; Johan Syahputra Zaluku
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.902 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v9i3.10455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa SMP di Pondok Pesantren Ta’dib Asyakirin Medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP yang berada di Pondok Pesantren Ta’dib Asyakirin Medan dengan jumlah 77 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah adalah siswa SMP yang berada di Pondok Pesantren Ta’dib Asyakirin Medan dengan jumlah 77 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (Tes TKJI). Data hasil penelitian yang telah diklasifikasi menunjukkan tingkat kebugaran jasmani siswa yang berada pada klasifikasi sedang yaitu sejumlah 9 (11,69%) orang, klasifikasi kurang sejumlah 58 (75,33%) orang, 10 (12,99%) orang berada di kategori kurang sekali, dan 0 siswa (0%) klasifikasi baik maupun baik sekali. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa SMP yang berada di Pondok Pesantren Ta’dib Asyakirin Medan berada pada kategori kurang.
Penerapan Pendekatan Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Pembelajaran Terpadu Natriani Syam; Nurjannah Nurjannah; St. Maryam, M.
Publikasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.315 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v7i1.2828

Abstract

The use of conventional learning methods make communication in the learning process exists only in one direction so that students in general passive learning in the classroom and only a few are active to ask, answer and respond to learning. Though learning participation is one of the important factors in learning activities. It is reminded that the teaching and learning activities are held in order to provide learning experiences on the learner. If the students actively participate in learning activities likely learners will be able to extract meaning from that learning. One way that could make students participate in learning that is by applying the learning model. For the purpose of this study was to determine students' increased participation in integrated learning in the classroom C.83 UPP PGSD Parepare FIP UNM by using model two stay two stray. This type of research is classroom action research (PTK). Forms implementation consist of planning, action, observation and reflection. Lasts for two cycles of study. Data analysis technique used is descriptive qualitative data analysis techniques. Be concluded that the application of learning models two stay two stray on the subjects of integrated learning can improve students' participation in class C.83 UPP PGSD Parepare FIP UNM.Keywords: classroom action research, learning model Two Stay Two Stray, study participation
Profil Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V SD Inpres Unggulan BTN Pemda Kota Makassar Melalui Penerepan Model Pembelajaran Predict Observe, Discuss, Explain (PODE) Muhammad Irfan; Syahrani Syahrani
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.349 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v8i1.4239

Abstract

This study objective is to determine how the description of the skills of science process skills of grade V students of Primary Inpres superior of BTN PEMDA through the application of Learning Model Predict Observe, Discuss, and Explain (PODE). This research is designed in descriptive form to explain exactly what kind of science classroom process skill V SD Inpres superior BTN PEMDA Makassar City. The use of descriptive method aims to get an overview of the skills of science process students in grade V SD Inpres Superior of BTN PEMDA in depth, detailed and intact. The type of data taken is descriptive quantitative data type, where the data is taken from direct observation by the researcher related to science process skill of grade V SD Inpres Superior of BTN PEMDA. The results of the research are: 1) the ability to observe is categorized well; 2) the ability to make predictions / hypotheses is categorized well; 3) the ability of the child to experiment is categorized as good; 4) the ability to draw conclusions and report the observed results are adequately categorized. Overall student process skills can be categorized well although there are still some aspects that need to be improved
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE DISKUSI TIPE JIGSAW PADA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 2 PAREPARE Amir Pada
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 3 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.309 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v2i3.1589

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini  adalah bagaimana proses penerapan metode diskusi tipe Jigsaw dalam pembelajaran IPS sehingga dapat meningkatkan hasil belajar di SMP Negeri 2 Parepare. Tujuan yang akan dicapai adalah mengetahui bagaimana partisipasi dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan metode diskusi tipe jigsaw dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam Penulisan ini menggunakan metode deskriptif, yaitu data yang diperoleh dianalisis melalui proses deskripsi yang lebih mendalam sehingga diperoleh sebuah gambaran nyata mengenai hasil dari penanganan masalah yang terjadi. Hasil Penulisan ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi danhasil belajar siswa dalam kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran IPS masih kurang sebelum penerapan metode diskusi Tipe Jigsaw. Selanjutnya  hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS setelah menggunakan metode diskusi tipe jigsaw meningkat. Hal tersebut menunjukkan bahwa metode diskusi tipe jigsaw mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam bidang studi IPS di SMP Negeri 2 ParepareKata kunci: Penerapan metode diskusi Tipe Jigsaw, Hasil Belajar dan Pembelajaran IPS 
Pengaruh Fasilitas Dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Bahrudi Efendi Damanik
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.419 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v9i1.7739

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas belajar terhadap motivasi belajar, pengaruh lingkungan belajar terhadap motivasi belajar, dan pengaruh fasilitas belajar dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 81 orang. Metode yang digunakan adalah metode sampling jenuh yaitu teknik pengumpulan data melalui wawancara, survei dan penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang telah didistribusikan kemudian diproses menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F dan koefisien determinan. Hasil analisis menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar, t hitung> ttabel (2,390> 1,991), lingkungan belajar parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar, t hitung> ttabel (4,229> 1,991). , dan hasil penelitian dan lingkungan belajar secara bersamaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar, Fhitung> Ftabel (25,872> 2,720).
THE USE OF FOLKTALES IN TEACHING LISTENING COMPREHENSION Muhammad Asrul Sultan
Publikasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2015)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.64 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v5i3.1614

Abstract

The objectives of this research are: (1) To find out whether or not the use of folktales in teaching listening comprehension is effective to improve the students’ listening comprehension ability and (2) To elaborate the students motivation toward the use of folktales in teaching listening comprehension is effective to improve the students’ listening comprehension ability.This research is a quasi experimental research and it employed a cluster random sampling technique. The researcher randomly select two class from six class of the tenth years students. Group A was as experimental group and group B became control group. The data were collected by using test and questionnaire. The data of the students’ learning outcomes on listening were collected by using listening test while the data on the students’ motivation were collected by using questionnaire. Those data were then analyzed descriptively and inferentially using SPSS 16.0 and Likert Scale.The result of data analysis indicated that: (1)the learning outcomes on listening of the tenth years students of SMA Negeri 1 Parepare taught by using folktales in teaching listening significantly increased after the treatment. “The use of folktales in teaching listening comprehension” effective in improving listening comprehension achievement of the students better than conventional activity as indicated by the t-test value 7.571 and the p-value (2-tailed) .000 which was not greater than .05 level of significance; (2) the students were motivated in learning listening by using folktales, as indicated by the mean score 83.83 from the questionnaire. It means that the students were classified strongly motivated students.Key words: folktales and listening comprehension

Page 6 of 52 | Total Record : 511