cover
Contact Name
Fadli
Contact Email
lppm.megabuana@gmail.com
Phone
+6285342707077
Journal Mail Official
fadli@umegabuana.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mega Buana Palopo, Jalan Opu Tosappaile No.77, Lagaligo, Kec Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Mega Buana Journal of Public Health
ISSN : -     EISSN : 29859921     DOI : https://doi.org/10.59183/mbjph
Core Subject : Health,
Mega Buana Journal of Public Health (MBJPH) published since 2022 with ISSN Online: 2985-9921. Since July 2022 MBJPH publish by by LPPM Universitas Mega Buana Palopo. MBJPH Published 2 times a year in July and December. Contains writings raised from research results in the field of Public Health. Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Mega Buana Journal of Public Health (MBJPH).
Articles 35 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA Mudarsi, Vivi; Adam, Arlin; Iskandar, Ishaq
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 3 No. 1 (2024): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/txq08594

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sehat seseorang, baik secara fisik, jiwa, maupun sosial dan bukan sekadar terbebas dari penyakit untuk memungkinkannya hidup produktif. Tujuan pembangunan kesehatan bagi setiap orang adalah adanya peningkatan kesadaran, kemauan, serta kemampuan untuk berperilaku hidup sehat sehingga harus mempunyai acuan tentang arah pembangunan kesehatan, sehingga diperlukan dukungan Sistem Kesehatan Nasional dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan PHBS Pada Tatanan Rumah Tangga di Desa Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observational analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Desa Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara pada bulan Mei-Juni 2024. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Data di analisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan umur terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara, Tidak ada hubungan jenis kelamin terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara, terdapat hubungan pendidikan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara. Terdapat hubungan pengetahuan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara. Terdapat hubungan sikap terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara. Variabel yang paling dominan mempengaruhi perilaku hidup bersih dan sehat adalah sikap dengan nilai Exp (B) sebesar 3.529. Adapun saran bagi pemerintah setempat agar meningkatkan pemerataan pelaksanaan program PHBS di rukun tetangga dan keluarga, selain itu peran perangkat desa dalam mensukseskan setiap kegiatan penyuluhan kesehatan dan kegiatan sosial lainnya, sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk berperilaku sehat.
Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien Dalam Pelayanan Keperawatan dI BLUD UPTD Puskesmas Kolakaasi Kabupaten Kolaka Sulhastiiawati, Anita; Hartati; Amanah, Indra
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 3 No. 2 (2024): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/xkbycx51

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator utama mutu pelayanan kesehatan yang berdampak langsung terhadap keberlanjutan dan kredibilitas fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan keperawatan di BLUD UPTD Puskesmas Kolakaasi, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross-sectional, dan melibatkan 60 responden sebagai sampel yang diperoleh melalui teknik kuota sampling. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi komunikasi perawat, empati perawat, keterampilan klinis perawat, waktu respons perawat, dan fasilitas pelayanan, sedangkan variabel dependen adalah tingkat kepuasan pasien. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dan inferensial, dapat disimpulkan bahwa meskipun mayoritas responden memberikan penilaian kategori "baik" terhadap kelima aspek pelayanan keperawatan yaitu komunikasi perawat, empati, keterampilan klinis, waktu respons, dan fasilitas namun tidak ditemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara kelima variabel tersebut dengan tingkat kepuasan pasien (p > 0,05). Hal ini diduga disebabkan oleh fenomena ceiling effect, di mana sebagian besar responden memberikan penilaian tinggi yang menyebabkan distribusi data menjadi homogen dan mengurangi sensitivitas uji statistik dalam mendeteksi hubungan yang mungkin ada secara praktis. Oleh karena itu, meskipun hasil statistik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, aspek-aspek tersebut tetap perlu diperhatikan dan ditingkatkan dalam rangka mendukung mutu pelayanan keperawatan yang berorientasi pada kepuasan pasien. Meskipun demikian, kelima faktor tersebut tetap merupakan elemen penting yang berkontribusi secara teoritis dan praktis terhadap mutu pelayanan keperawatan. Oleh karena itu, upaya peningkatan mutu pelayanan keperawatan perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan baik dari sisi teknis maupun non-teknis, guna menciptakan pelayanan kesehatan yang holistik, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Hubungan Sanitasi Dasar Rumah dan Perilaku Buang Air Besar dengan Kejadian Diare pada Balita Tria
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 4 No. 1 (2025): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/4vm28e67

Abstract

Diare adalah buang air besar yang encer lebih dari 3 kali sehari dengan atau tanpa darah dan lendir dalam tinja. Diare didefinisikan sebagai tinja yang tidak normal atau buang air besar yang lebih sering, diare bukan suatu penyakit tetapi terlihat pada kasus-kasus seperti enteritis regional, kolitis ulseratif, diare, berbagai infeksi usus. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Sanitasi Rumah Dasar dan Perilaku Buang Air Besar dengan Kejadian Diare di Desa Sabbang, Kawasan PKM Sabbang, Kabupaten Luwu Utara tahun 2025. Desain penelitian kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross-sectional dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data pada satu titik waktu untuk menilai berbagai karakteristik atau variabel yang diamati. Jumlah sampel sebanyak 272 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sanitasi dasar di rumah dengan kejadian diare (nilai p 0,024) serta antara perilaku buang air besar dengan kejadian diare (nilai p 0,016). Terdapat hubungan antara sanitasi rumah dasar dengan kejadian diare. Sanitasi rumah tangga yang buruk dapat menyebabkan lingkungan yang tidak higienis, sehingga memudahkan penyebaran kuman dan bakteri penyebab diare. Terdapat hubungan antara kebiasaan buang air besar (BAB) dan kejadian diare. Buang air besar sembarangan dapat mencemari lingkungan, terutama air dan tanah, dengan kuman penyebab diare.
Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Tenaga Kesehatan dalam Pemilahan Limbah Infeksius dan Noninfeksius Akmal; Ryadinency, Resty; Ba’ru, Periyent
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 4 No. 1 (2025): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/xp213y26

Abstract

Limbah rumah sakit berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat secara signifikan jika limbah infeksius dan non-infeksius tidak dipisahkan dengan baik. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan, lama masa kerja, ketersediaan fasilitas, dan kebijakan berhubungan dengan perilaku tenaga kesehatan dalam memisahkan limbah infeksius dan non-infeksius di Instalasi Bedah Sentral dan Departemen PONEK RSUD Sawerigading, Palopo, pada tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian adalah 34 tenaga kesehatan (perawat dan bidan) yang bekerja di Instalasi Bedah Sentral dan Departemen PONEK RSUD Sawerigading, Palopo, dengan menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan nilai p sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki nilai p sebesar 0,000, lama layanan memiliki nilai p sebesar 0,228, fasilitas memiliki nilai p sebesar 0,023, dan kebijakan memiliki nilai p sebesar 0,017. Pendidikan, ketersediaan fasilitas, dan kebijakan berhubungan dengan perilaku pemilahan sampah infeksius dan non-infeksius. Sementara itu, lama layanan tidak memiliki hubungan dengan perilaku pemilahan sampah infeksius dan non-infeksius.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lambandia Kabupaten Kolaka Timur Nurfadillah
Mega Buana Journal of Public Health Vol. 2 No. 2 (2023): Mega Buana Journal of Public Health
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/1jhkt459

Abstract

Dalam menentukan status gizi bayi baru lahir, gizi ibu merupakan komponen prenatal yang memegang peranan penting. Pertumbuhan linier anak dipengaruhi oleh berat badan ibu yang merupakan salah satu komponen kesehatan gizi ibu dan berhubungan secara linier dengan indeks massa tubuh (IMT). Aspek lain yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan janin adalah kesehatan gizi ibu. Apabila ibu mengalami kekurangan gizi selama masa kehamilan, maka bayi akan mengalami dampak buruk bahkan dapat berakibat jangka panjang. Ibu atau wanita yang sedang ingin menjadi ibu dituntut untuk menyadari pentingnya memantau kesehatan gizi sejak awal kehamilan hingga akhir kehamilan. Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Lambandia yang berada di Kabupaten Kolaka Timur, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dan proses pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan cross-sectional. Untuk memenuhi tujuan penelitian ini, maka populasi adalah seluruh ibu hamil yang bekerja di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lambandia. Jumlah ibu hamil yang bekerja di wilayah tersebut sebanyak 32 orang. Dengan menggunakan pendekatan sampling, maka setiap sampel yang digunakan adalah semua sampel. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan digunakan lembar kuesioner. Setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan pengolahan dan analisis data dengan menggunakan program statistik SPSS versi 20 dan dilakukan uji chi square untuk mengevaluasi data. Setelah dilakukan penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Lambandia yang berada di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur, diketahui bahwa terdapat hubungan antara usia ibu hamil dengan status gizi ibu hamil. Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai p untuk pengaruh tersebut sebesar 0,020 dengan nilai ambang batas sebesar 0,05. Terdapat pengaruh pengetahuan terhadap status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lambandia yang berada di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur yang cukup besar. Jika dibandingkan dengan nilai ambang batas 0,05, nilai p sebesar 0,000 jauh lebih rendah. Pengaruh tingkat pendapatan terhadap status gizi ibu hamil terlihat dengan nilai p sebesar 0,000 di Wilayah Kerja Puskesmas Lambandia yang berada di Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur. Nilai tersebut lebih rendah dari nilai ambang batas yang telah ditetapkan yaitu sebesar 0,05.

Page 4 of 4 | Total Record : 35