cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
bionature@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar Jl. Daeng Tata Raya, Parang Tambung, 90224 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
bionature
ISSN : 14114720     EISSN : 26545160     DOI : 10.35580
BIONATURE adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori di bidang biologi. Diterbitkan dua kali setahun pada bulan april dan oktober oleh Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makasar
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2014): April" : 10 Documents clear
Upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui keteladanan kepala sekolah di SMPNegeri 5 sengkang Kabupaten Wajo Altar, Hanatidah
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.892 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1543

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan disiplin Guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui keteladanan kepala sekolah di SMP Negeri 5 Sengkang Kabupaten Wajo. Subyek penelitian ini adalah 13 orang tenaga pendidik (guru) SMP Negeri 5 Sengkang. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2012/2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan kepala sekolah dapat meningkatkan kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas, dimana pada pelaksanaan pembelajaran pra-siklus pada pertemuan pertama semua Guru hadir tepat waktu, karena merupakan hari pertama sekolah untuk tahun pelajaran 2012/2013. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I ada 10 orang Guru yang terlambat masuk mengajar di kelas, dan setelah pelaksanaan pembelajaran pada siklus II kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas mencapai 80%  berdasarkan tanggapan responden (Guru) mengenai keteladanan kepala sekolah. Berdasarkan hasil observasi 77%  Guru yang masih terlambat kurang dari 5 menit, karena lokasi penelitian memang agak sulit terjangkau.
Uji Kecepatan Pertumbuhan Fusarium spp. pada Media Organik dan Media Sintetis ., Nurbaya; Kuswinanti, Tutik; ., Baharuddin; Rosmana, Ade; Millang, Syamsuddin
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.744 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1548

Abstract

Fusarium spp., adalah jenis cendawan yang dapat menginfeksi pembentukan gubal pada tanaman gaharu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan dengan jumlah spora yang dihasilkan cendawan pada media cair organik dan media cair sintesis, yang dapat dijadikan media inokulasi terbaik dalam pembentukan gubal pada tanaman gaharu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media air kelapa sebagi media organik memperlihatkan rata-rata jumlah spora tertinggi sekitar 8.83 spora/ml, sedangkan media CDA sebagai media sintetik memperlihatkan rata-rata jumlah spora terendah sekitar 6.85 spora/ml.
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Biologi yang Terintegrasi Kurikulum Cambridge untuk SMA Kelas XI Semester II Taiyeb, A. Mushawwir; Sekarsari, Ayu
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.045 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1544

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan (Research and Development) dimana mengembangkan sebuah LKS biologi yang diintegrasikan dengan kurikulum Cambridge untuk tingkat Sekolah Menengah Atas kelas XI semester II. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp. Instrumen penelitian terdiri atas validasi dari LKS, keberhasilan LKS dalam aktivitas pembelajaran, lembar respon siswa, dan lembar evaluasi. Pengujian dilakukan ada kelas XI IPA 4 SMA 1 Pinrang 2012/2013 yang terdiri dari 38 siswa. Pengumpulan data hasil penelitian untuk validasi produk oleh dua validator ahli dan satu validator kepraktisan (sebagai data validasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan valid, praktis dan efektif. Validitas dari lembar kerja siswa adalah 4,4, kepraktisan dari LKS (validator mengatakan bahwa LKS dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan revisi kecil, dengan keberhasilan pembelajaran sebesar 4,4). Keefektifan LKS sebesar 92,11% dan 100% siswa memberikan respon positif.
TEPUNG IKAN GABUS SEBAGAI SUMBER PROTEIN (FOOD SUPPLEMENT) Fatmawati, .; Mardiana, .
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.156 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.990

Abstract

Tepung ikan merupakan suatu produk padat kering yang dihasilkan dengan jalan mengeluarkan cairan dan sebagian atau seluruh lemak yang terkandung di dalam daging ikan. Tepung ikan diolah atau dibuat untuk dijadikan sebagian bahan tambahan untuk pakan ternak dan ikan. Seiring dengan kemajuan tenologi, telah ditemukan bahwa ikan gabus (Ophiocephalus striatus) memiliki potensi fungsional yang tinggi karena mengandung serum albumin. Oleh sebab itu, dilakukan pengolahan terhadap ikan gabus menjadi produk tepung ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses pembuatan tepung ikan dari bahan dasar ikan gabus yang lebih optimal, dalam artian mengurangi kehilangan komponen aktif (protein terlarut) yang terdapat dalam daging ikan tersebut. Pembuatan tepung ikan gabus dilakukan dengan tiga cara yaitu dengan perebusan, pengukusan, serta cara pengukusan dan ekstraksi lemak. Pengeringan daging ikan dilakukan dengan alat pengering mekanis pada suhu 50oC selama ± 9 jam. Parameter penelitihan ini adalah kadar air, kadar protein terlarut, rendemen, dan uji organoleptik terhadap warna, kenampakan dan tekstur tepung ikan gabus. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan tepung ikan gabus yang diolah dengan cara pengukusan ekstraksi lemak merupakan cara pengolahan yang lebih baik. Tepung yang dihasilkan dengan cara ini memiliki kadar protein terlarut yang tertinggi yaitu 10,88 dan kadar air yang rendah 7,46 %, rendemen 15,79 % dan hasil organoleptik yang umumnya disukai oleh panalis.
STUDI KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL PADA LANGKITANG (FAUNUS ATER) DI PERAIRAN DESA MARONENG KECAMATAN DUAMPANUA KABUPATEN PINRANG SULAWESI SELATAN Saenab, Sitti; ., Nurhaedah; Muthiadin, Cut
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.042 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat timbal (Pb) pada langkitang (Faunus ater) di perairan Desa Maroneng Kec. Duampanua Kab. Pinrang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei tahun 2013, pengambilan sampel dilakukan di dua titik stasiun yaitu stasiun 1 (area mangrove) dan stasiun 2 (area pantai). Sampel didestruksi basah dan dianalisis dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) AA-7000 shimadzu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada langkitang dari kedua stasiun adalah 1, 82 mg/kg yang artinya telah melampaui ambang batas dari SNI yaitu 1,50 mg/kg.
Hasil Belajar Biologi Materi Ekosistem Siswa yang Dibelajarkan dengan Menggunakan Media Camtasia Studio dan Media Powerpoint pada Kelas VII SMP Negeri 1 Sungguminasa Lodang, Hamka; ., Syamsiah; A. Paramma, Ishak
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.416 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Biologi materi Ekosistem antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media Camtasia Studio dengan media Powerpoint pada kelas VII SMP Negeri 1 Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII B dan VII C SMP Negeri 1 Sungguminasa pada tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 35 orang tiap kelas. Pengukuran hasil belajar dilakukan dengan memberikan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda dan essay, meliputi pretest dan posttest. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif dan uji hipotesis secara inferensial dengan menggunakan uji Anakova dengan taraf signifikansi α  = 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,02 lebih kecil dari α  = 0,05 (0,02 < 0,05), berarti setidaknya ada satu dari enam pasang data hasil belajar yang diuji yang berbeda secara nyata. Hasil uji lanjut menunjukkan nilai pretest kedua kelompok tidak berbeda secara nyata, sedangkan nilai posttest-         nya berbeda secara nyata, di mana nilai signifikansi yaitu 0,040 lebih kecil dari α = 0,05 (0,040 < 0,05), sehingga disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar Biologi materi Ekosistem antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media Camtasia Studio dengan menggunakan media  Powerpoint pada kelas VII SMP Negeri 1 Sungguminasa.
Pengembangan Formulasi Pasta Gigi Ekstrak Etanol Biji Jintan Hitam (Nigella sativa L.) dengan Penambahan Bubuk Siwak (Salvador persica L.). Triani Olii, Audia
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.018 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan formula pasta gigi ekstrak etanol biji jintan hitam dengan penambahan bubuk siwak yang memiliki stabilitas yang optimal. Dalam penelitian ini, dibuat tiga formula pasta gigi yang mengandung bahan aktif ekstrak etanol jintan hitam, CaCO3, titanium oksida, gliserin, sorbitol, minyak peppermint, Na.CMC dan bubuk siwak masing-masing dengan konsentrasi 1%, 2% dan 3%. Evaluasi formula meliputi evaluasi stabilitas dengan kondisi dipaksakan, organoleptik, viskositas dan penentuan bentuk aliran. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa formula yang memiliki stabilitas yang paling optimal adalah formula II dan III yaitu formula dengan konsentrasi bubuk siwak sebanyak 2% dan 3%.
Ekskresi Amonium pada Bakteri Penambat Nitrogen dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Tanaman ., Hartono
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.761 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1546

Abstract

Bakteri penambat nitrogen telah lama dimanfaatkan sebagai pupuk hayati dan terbukti berperan dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman. Kendala yang dihadapi dalam penerapan bakteri penambat nitrogen khususnya yang tidak bersimbiosis (free living diazotroph) sebagai pupuk hayati adalah masih rendahnya jumlah senyawa nitrogen yang dilepaskan ke lingkungan sehingga kontribusinya dalam menyediakan senyawa nitrogen terfiksasi bagi pertumbuhan tanaman juga rendah. Hal ini disebabkan karena senyawa nitrogen yang difiksasi digunakan oleh sel bakteri itu sendiri dan baru dilepaskan ke lingkungan pada tahap lanjut pertumbuhan tanaman setelah sel bakteri mengalami kematian dan dekomposisi. Suatu mekanisme regulasi penambatan nitrogen yang berbeda ditemukan pada beberapa strain bakteri penambat nitrogen dimana amonium yang terbentuk di dalam sel sebagai hasil dari aktivitas nitrogenase tidak terakumulasi di dalam sel karena diekskresikan keluar melalui suatu mekanisme difusi sederhana. Fenomena ekskresi amonium pada bakteri penambat nitrogen dapat berlangsung pada strain wild type atau dapat diinduksi melalui mutasi. Ekskresi amonium bisa berlangsung karena terjadi penghambatan sintesis atau aktivitas enzim yang terlibat di dalam asimilasi amonium yang menyebabkan amonium tidak bisa diasimilasi lanjut dan terakumulasi di dalam sel. Hal ini menyebabkan amonium berdifusi secara pasif keluar melalui membran sel. Inokulasi tanamam dengan bakteri mutan pengekskresi amonium pada skala laboratorium menunjukkan pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan tanaman tetapi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan ketika diujikan pada skala lapangan.
Pengaruh Penerapan Peta Konsep Berbasis IT terhadap Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pamboang pada Materi Sel ., Musyrifah; ., Ismail
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.415 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1542

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan peta konsep berbasis IT terhadap hasil belajar kognitif biologi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pamboang pada materi sel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pamboang yang aktif selama tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah siswa 76 orang, sedangkan sampelnya adalah kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 25 orang dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 25 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan  tes hasil belajar pada ranah kognitif materi pokok sel berupa pretest dan posttest. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar kognitif biologi untuk siswa kelas eksperimen adalah 77,68 dan kelas kontrol adalah 66,80. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Anakova diperoleh nilai sig. 2-tailed 0,008 < α (0,05) maka Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan peta konsep berbasis IT terhadap hasil belajar kognitif biologi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pamboang.
Faktor Resiko Munculnya Plasmodium spp. Resisten di Kecamatan Tapalang, Sulawesi Barat Yusuf, Yenni
bionature Vol 15, No 1 (2014): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.328 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v15i1.1547

Abstract

Resistensi obat anti-malaria harus diantisipasi secara dini karena belum ada obat yang dapat menggantikan terapi lini pertama terkini, Artemisinin based combination therapy (ACT). Karena itu organisasi kesehatan dunia WHO menetapkan beberapa langkah untuk menghindari atau mengatasi munculnya parasit Plasmodium yang resisten terhadap obat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan resiko timbulnya resistensi parasit di daerah endemik malaria di Kecamatan Tapalang, Sulawesi Barat. Delapan pasien positif malaria menjalani pengobatan dengan artesunat-amodiakuin (AS-AQ) selama 3 hari. Pasien di follow up selama masa pengobatan untuk melihat atau menanyakan efek samping obat yang dialami yang dapat mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap prosedur pengobatan. Efek samping yang terbanyak adalah mual (50%), muntah (37.5%), lemas (25%) dan sakit kepala (25%). Selain itu dilakukan wawancara terhadap petugas kesehatan mengenai cara pemberian  AS-AQ. Dari wawancara diketahui bahwa AS-AQ biasanya diberikan dalam dosis terbagi dalam sehari, sehingga berpotensi menyebabkan dosis obat yang kurang optimal. Adanya potensi kurangnya kepatuhan pengobatan akibat efek samping obat yang mengganggu dan dosis obat yang kurang optimal merupakan faktor resiko resistensi terhadap ACT.

Page 1 of 1 | Total Record : 10