cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
bionature@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar Jl. Daeng Tata Raya, Parang Tambung, 90224 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
bionature
ISSN : 14114720     EISSN : 26545160     DOI : 10.35580
BIONATURE adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori di bidang biologi. Diterbitkan dua kali setahun pada bulan april dan oktober oleh Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makasar
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
Inventarisasi Jenis-Jenis Tumbuhan yang dapat Digunakan sebagai Bahan Praktikum Sistem Transportasi pada Tumbuhan Hartono, .
bionature Vol 10, No 2 (2009): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.458 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v10i2.1366

Abstract

            This descriptive study aims to do inventarisation of some variety of plants which could be used as material in the practical work of transportation system in plants. The study was done in four phases; exploration of plants in the natural environment, the test of the plants in Natural Science Laboratory of SMPN 27 Makassar, determination of the plants which could be used as practical material in transportation system based on the laboratory test, and “fit and proper” test of the plants used in the experiment which was done by the students of SMPN 27 Makassar. The study showed that there were 9 species out of 25 variety of plants explored in natural environment that could be used in the plants transportation system experiment in laboratory. Those species are Piperomia pellucida (L.)H.B.K., Amaranthus gracilis Desf., Celosia argantea L., Physalis angulata L., Lycopersicon lycopersicum (L.) Karsten, Coleus sp., Coleus swisssunshine, Helianthus annuus L., dan Cleome gynandra L.
Fortifikasi Cita Rasa Cake Melalui Penambahan Tepung Sukun Hasil Fermentasi Hartati, Hartati; Rachmawaty, Rachmawaty
bionature Vol 18, No 1 (2017): april 2017
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.312 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v18i1.5586

Abstract

Abstract. One of the bread tree utilization is to make it powder. In general, the bread tree powder has good taste and good condition than tapioca powder. so, it can produce many kinds of delicious product. Several kinds of food that can make from the bread tree powder are cake, pastry, donuts, pudding, kroket, rissoles, gethuk, klepon, apem ect. The aim of this research is to know the acceptance number (organoleptic) of cake that made from the bread tree powder from fermentation process if we compare with the cake from wheat flour. This research consists of 3 treatments; A1 (cake from wheat flour), A2 (cake from the bread tree powder) and A3 (cake from the bread tree from fermentation process). The product was tested by organoleptic test (taste, smell and texture). Based on the research we know that the taste of A3 product is the most like (62 %) then A1 (48%) and A2 (33 %). The smell of A3 product is the most like (48%) then A1 and A2 (like and dislike just 38%), and the best texture is A1 (67%), A2(48%).Keywords:fortification, cake, fermented the bread tree powder  
Pertumbuhan dan Alokasi Biomassa Organ Tanaman Mahoni (Swietenia mahagoni L.) yang Ditanam Pada Tanah Bekas Tambang Emas dengan Perlakuan Pupuk Kandang Ambardini, Sri; Ningsih, Rita; Kali, Yustina Rante
bionature Vol 19, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.445 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v19i1.7307

Abstract

Abstract.  The purpose of this study is to determine the growth and biomass allocation of Mahagony plant organs are planted on ex-gold mining soil with manure treatment. The experimental research with four treatments are control (without manure), manure (cow, goat, chicken) with five replications. The plant growth parameters are observed consist of plant height, stem diameter, leaf number, leaf area, rooth lenght, dry weight, and biomass percentage are located to leaves, stems and plant roots. The data are tested anova and continue with t-test. The result showed that the treatment of manure had efeect on the growth and mahagony planted on ex-golg mining soil. Plant biomass on all manure treatment are largest alloccated to leaves organ then to stems and roots. Based on t-test result that the cow manure treatment is better to supporting growth and biomass of mahagony plant than chicken manure, goat manure and control.Keywords: growth, biomass, mahagony, ex-gold mining soil, manure
Pengaruh Variasi Starter Terhadap Kualitas Yoghurt Susu Sapi Hafsah, .; Astriana, .
bionature Vol 13, No 2 (2012): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.803 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v13i2.1433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi starter terhadap kualitas yoghurt susu sapi. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen yang dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga perlakuan dan tiga kali ulangan. Tiga perlakuan yang dimaksud adalah pembuatan yoghurt susu sapi dengan starter: A= Lactobacillus bulgaricus; B = Streptococcus thermophillus; C = Kombinasi Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Parameter yang diamati melalui uji fisik dan kimia yaitu kadar protein, kadar lemak, dan kadar laktosa. Sampel penelitian yang digunakan adalah susu sapi (Frisian Holstein) dari peternakan sapi di Desa Gunung Perak Kab. Sinjai Barat. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian  starter yang bervariasi berpengaruh sangat signifikan terhadap kualitas Yoghurt dalam hal kadar protein, lemak dan laktosa. Kadar protein Yoghurt yang baik adalah yang dihasilkan pada variasi starter dengan penambahan S. Thermophillus, kadar lemak yang baik terdapat pada variasi starter kombinasi S. Thermophillus+ L.  Bulgaricus dan kadar laktosa yang baik adalah pada variasi starter dengan penambahan S. Thermophillus.
Aktivitas Enzim Protease Beauveria bassiana Galur Lokal Sulawesi Selatan Hilda Karim, .
bionature Vol 9, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v9i2.149

Abstract

Activity a protease enzyme hardly related to ability of mould elaborates protein component found on substrate that is casein. Temperature and hydrogen ion exponent is one of environmental factor influencing enzymatic activity. Initial step of determination of maximum hydrogen ion exponent by the way of giving treatment of initial hydrogen ion exponent so that obtainable and determined optimum pH B. bassiana sub-province Maros and sub-province Enrekang by seeing highest enzymatic activity indicator. Based on treatment of determination of optimum pH that is certain hydrogen ion exponent of which can cause highest activity to protease enzyme hence obtained by result that mould isolate B. bassiana sub-province Maros and also sub-province Enrekang both having enzymatic activity with optimum pH at hydrogen ion exponent 7 where enzymatic activity from each mould isolate successively that is 0,301 unit/mL/minutes and 0,682 unit/mL/minutes.   Keywords: protease activity, Beauveria bassiana, isolate
Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Juvenil Udang Windu, (Penaeus monodon Fabr) pada Intervensi Densitas Pemeliharaan Tinggi ., Hartinah
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.545 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tekanan densitas pemeliharaan tinggi sebagai  stressor untuk memicu pertumbuhan juvenil udang windu pada bobot berbeda dalam wadah terkontrol. Percobaan terdiri dari 3 perlakuan yaitu densitas pemeliharaan 10, 15 dan 20 ekor/aquarium setara dengan densitas 60, 90 dan 120 ekor/m2, dengan menggunakan juvenil udang windu bobot 5-7g dan 10g sebagai hewan uji, masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Pemantauan bobot dan jumlah juvenil udang windu yang hidup dilakukan  pada awal,  hari ke lima dan akhir hari ke 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi densitas tinggi dapat menyebabkan terjadinya stres dan bagi juvenil udang windu. Terbukti pada densitas pemeliharaan 90 dan 120 ekor/m2 dapat memicu pertumbuhan juvenil udang windu pada bobot berbeda, karena ternyata stres yang dialami juvenil udang windu yang mampu mencapai adaptasi pada densitas ini, diduga memicu kerja organ y untuk memproduksi stimulating moulting hormone yang dapat merangsang  terjadinya moulting. Moulting atau ganti kulit merupakan salah satu indikator terjadinya pertumbuhan. Namun sifat kanibalisme meningkat, sehingga berpengaruh negatif terhadap kelangsungan hidup juvenil udang windu.  Mortalitas juvenil udang windu yang terjadi sampai pemantauan 120 jam karena stres yang dialami berlangsung secara terus menerus, sedangkan mortalitas yang terjadi setelah 120 jam hingga 20 hari terjadi karena pemangsaan.
Uji Efek Analgesik Ekstrak Daun Makutadewa (Phaleria Macrocarpa) pada Mencit Yenni, Yusuf; Yuliastuti, .; Regina, Sumastuti
bionature Vol 14, No 1 (2013): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.117 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v14i1.1440

Abstract

Nyeri merupakan gejala yang paling sering membawa pasien pencari pengobatan ke dokter. Daun Makutadewa diperkirakan memiliki efek analgesik sebagai penghilang nyeri,  namun belum pernah dilakukan penelitian ilmiah mengenai efek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek analgesik ekstrak daun Makutadewa pada mencit. 36 mencit dibagi ke dalam 6 kelompok. Kelompok I diberikan akuades, kelompok II diberikan suspensi aspirin dalam 5 % pvp, kelompok III diberikan pvp 5%, kelompok IV, V, dan  VI masing-masing diberikan ekstrak daun Makutadewa berturut-turut 0.1 g, 0.2 g, and 0.4 g serbuk/20 g BB mencit. Induksi nyeri dilakukan dengan menyuntikkan asam asetat intra peritoneal  0.3 mg/gram BB, 30 menit setelah mencit diberikan perlakuan oral. Refleks geliat sebagai respon nyeri dihitung setiap 5 menit selama 30 menit segera setelah induksi nyeri. Jumlah refleks geliat kemudian dianalisis statistik dengan one way anove (α = 0.05) untuk mengetahui apakah ekstrak daun Makutadewa dapat menurunkan nyeri secara signifikan dibanding akuades. Hasil pengamatan menunjukkan jumlah reflek geliat dalam 30 menit berkurang secara bermakna pada kelompok ekstrak daun Makutadewa. Perbandingan dua kelompok menunjukkan jumlah refleks geliat berbeda bermakna pada kelompok IV dan VI dibanding akuades. Disimpulkan bahwa ekstrak daun Makutadewa dengan dosis 0.1 g and 0.4 g serbuk/20 g mencit memiliki efek analgesik dibanding akuades.
Strategi Pembelajaran Reading Questioning and Answering (RQA) pada Perkuliahan Fisiologi Hewan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Bahri, Arsad
bionature Vol 17, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.859 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v17i2.2840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran, kemampuan akademik, dan interaksi keduanya terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa pada perkuliahan Fisiologi Hewan di Jurusan Biologi FMIPA UNM. Penelitian ini adalah quasi eksperimen, yaitu dua sampel diberi perlakuan strategi pembelajaran berbeda yakni strategi Reading Questioning, and Answering (RQA) dan multistrategi dengan mempertimbangkan kemampuan akademik awal mahasiswa. Pengumpulan data hasil belajar kognitif dilakukan dengan menggunakan tes uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh strategi pembelajaran terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa. Hasil belajar kognitif mahasiswa yang diajar dengan RQA 12,57% lebih tinggi dibandingkan dengan multistrategi; (2) ada pengaruh kemampuan akademik terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa. Hasil belajar kognitif mahasiswa berkemampuan akademik atas 18,01% lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa berkemampuan akademik bawah. (3) ada pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemampuan akademik terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa. Skor hasil belajar kognitif tertinggi pada kombinasi RQA dan kemampuan akademik atas. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pengajar mengimplementasikan strategi pembelajaran RQA pada perkuliahan yang lain dan mempertimbangkan aspek kemampuan akademik dalam pemilihan strategi pembelajaran. Kata kunci: Reading Questioning Answering, Hasil Belajar Kognitif, dan Strategi Pembelajaran
Komposisi Mikroorganisme Pada fermentasi Umbi Ubi Kayu Pahit Menjadi “Wikau Maombo” Nurhayani H., Muhiddin
bionature Vol 12, No 1 (2011): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.699 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v12i1.1389

Abstract

The aim of the research was to know total count of microorganisms and character of group of type mikroorganisme which natural grow of during fermentation process of " Wikau Maombo". This research was conducted in Biological Laboratory of Faculty of Mathematics and Natural Sciences of University Haluoleo. The research use is experimental method having the character of explorate. The total count of microorganisms calculated with the method of " Standard of Plate Count", and characterize of group of type of microorganisms by spread plate isolation method use the medium Nutrient Agar for the bacteria, Potato Dextrose Agar for the mould , and Yeast Malt Agar for the yeast. The calculation and isolation of microorganisms conducted every day during 4 day fermentation, with the fresh bitter cassava root control before fermentation. The result of research show total count of bacteria of fresh cassava root equal to 1,1 x 106 CFU/mL and at "Wikau Maombo” after fermentation, respectively 1, 2, 3 and 4 day become 7,5 x 106 CFU/ mL, 4,3 x 107 CFU/mL, 0,9 x 107 CFU/mL, and 3,0 x 107 CFU/mL, by 20 kinds of isolate group. The total count of mould of fresh cassava root equal to 1,1 x 105 CFU/mL, and respectively at "Wikau Maombo" after fermentation, that is equal to 1,0 x 107 CFU/mL, 2,1 x 107 CFU/mL, 1,7  x 107 CFU/mL, and 1,6 x 107 CFU/mL. the Isolates of mould consisted by four kinds of isolate group.The total count of yeast of cassava root  of  before fermentation of equal to 0,9 x 106 CFU/mL, and at “wikau maombo" after fermentation, respectively, that are 3,9 x 106 CFU/mL, 2,8 x 106 CFU/ml, 2,0 x 106 CFU/mL, and 0,8 x 106 CFU/mL. The solates of yeast consisted by four kinds of isolate group.
Daya Hambat Sinbiotik Ekstrak Inulin dari Bawang Merah (Allium cepa L.) dengan Bakteri Lactobacillus acidophillus Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Hartono, .; Cut, Muthiadin; Zakia, Bakri
bionature Vol 13, No 1 (2012): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.454 KB) | DOI: 10.35580/bionature.v13i1.1422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan ekstrak inulin dari bawang merah (Allium cepa L.) dengan bakteri Lactobacillus acidophilus dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas satu kontrol dan 3 perlakuan yaitu medium MRS Broth + bakteri Lactobacillus acidophilus sebagai kontrol (A0), serta  pemberian ekstrak inulin dengan konsentrasi 2500 ppm (A1), 5000 ppm (A2), dan 10.000 ppm (A3). Parameter yang diukur adalah diameter zona hambat sinbiotik yang terbentuk disekeliling bakteri Escherichia coli pada waktu inkubasi 24 dan 48 jam.  Data yang diperoleh dianalisis dengan Uji Sidik Ragam serta dilanjutkan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak inulin dengan berbagai konsentrasi berpengaruh nyata dalam meningkatkan daya hambat sinbiotik Lactobacillus acidophilus terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk pada masa inkubasi 24 jam secara berturut-turut adalah 2,60 mm, 4,60 mm, 5,80 mm, dan 5,93 mm sedangkan pada masa inkubasi 48 jam secara berturut-turut adalah 2,13 mm, 3,23 mm, 4,56 mm, dan 4,96 mm. Konsentrasi inulin yang paling menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli adalah 10.000 ppm baik itu masa inkubasi 24 dan 48 jam.

Page 3 of 30 | Total Record : 296