cover
Contact Name
Khairul Amin
Contact Email
alqonz90@gmail.com
Phone
+6285262127813
Journal Mail Official
jurnaljigm@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tgk. Chik Puasa, No. 001 Desa Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Indonesia.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM)
ISSN : -     EISSN : 28297792     DOI : https://doi.org/10.69548/jigm.
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM) is an academic journal published by LaKaspia (Lembaga Kajian Sosial Politik Aceh/Aceh Institute for Social and Political Studies), a well-established institution with a long-standing history in socio-political research, conflict resolution, peacebuilding, and educational studies. Founded on December 10, 1999, LaKaspia underwent a structural reorganization on October 4, 2022 (Registration No. AHU-0010506.AH.01.07.YEAR 2022). Under LaKaspia’s stewardship, JIGM serves as an open platform for disseminating scholarly ideas, research findings, and innovative practices from all disciplines taught in educational institutions. The journal publishes original research articles, classroom action research, comprehensive literature reviews, and practical reflections that contribute to the development of education in various settings—including madrasahs, general schools, pesantren, and non-formal institutions. JIGM welcomes submissions from teachers, educators, academics, practitioners, and experts from Indonesia and around the world. Upholding rigorous academic standards, the journal is published biannually, with issues released in January–June and July–December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 56 Documents
Peningkatan Hasil dan Aktivitas Belajar Siswa melalui Penerapan Metode Role Playing di Kelas VIII SMP Muhammadiyah Sungailiat Rusli
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 2 (2022): Oktober-Maret
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i2.12

Abstract

Teaching and learning activities in the classroom often take place in a monotonous manner, so that students get bored and lose concentration. The impact is in low learning outcomes and low student activity in the learning process. This study aims to determine whether the implementation of the role-playing method can improve learning outcomes and learning activities for Class VIII students in the subject of Islamic Religious Education at Muhammadiyah Sungailiat Middle School in 2022. This research is classroom action research consisting of two cycles, and each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The data for this study came from students in the form of test results and observation sheets completed by a single observer. The results of this study indicate that the implementation of the role-playing method in the learning process can improve the learning outcomes and learning activities of class VIII students in the odd semester of 2022 in Islamic Religious Education (PAI) lessons on the subject of being humble, thrifty, and simple to make life nobler. There 90% of students who succeeded in achieving learning mastery with an average score of 86 points, and student learning activities increased from less active to very active. Abstrak Kegiatan belajar mengajar di dalam kelas seringkali berlangsung secara monoton sehingga membuat siswa bosan dan kehilangan konsentrasi. Hal ini kemudian berakibat pada rendahnya hasil belajar dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode role playing dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa Kelas VIII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah Sungailiat tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dalam penelitian ini bersumber dari siswa yang berupa hasil tes dan bersumber dari lembar observasi yang dilakukan oleh satu orang observer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Role Playing dapat proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas VIII pada semester ganjil tahun 2022 pada pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam materi rendah hati, hemat, dan sederhana membuat hidup lebih mulia. Terdapat 90% siswa yang berhasil mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata adalah 86 poin, dan aktivitas belajar siswa meningkat dari kurang aktif menjadi sangat aktif.
Guru Sebagai Teladan: Analisis QS Al-Ahzab Ayat 21 Darwin, Darwin; Nasution, Fahruddin
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i1.14

Abstract

- The presence of a teacher in the educational process is a very important and irreplaceable aspect. Even though technology has developed rapidly, the presence of a teacher is still absolutely necessary. However, there is still a phenomenon in which the world of education continues to show that there are still teachers who carry out their work irresponsibly and are far from being exemplary as they should be. It is still easy to find teachers who teach sparingly, is apathetic, feel burdened, and are forced to teach so that the exemplary and noble values of the teacher become empty. This article aims to discuss about teachers as role models based on an analysis of QS Al-Ahzab verse 21. This article uses a literature study approach. This study shows that the specific context of QS Al-Ahzab verse 21 is speaking in conditions of Khandaq's war, but the meaning of this verse applies in general. The attitude of Rasulullah SAW is an ideal attitude that can be used as an example by a teacher in carrying out his role in the world of education. The teacher must be a role model, manifested in the form of patience, steadfastness, readiness, struggle, and surrender to Allah SWT when carrying out his duties as a teacher. By doing this, the teacher will be able to set an example like the attitude of Rasulullah SAW, which Allah SWT later praised through QS Al Ahzab 21. Abstrak Kehadiran seorang guru dalam proses pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dan tak tergantikan. Meski teknologi telah berkembang pesat namun kehadiran seorang guru tetap mutlak diperlukan. Namun demikian, masih terdapat fenomena di mana dunia pendidikan terus menunjukkan bahwa masih terdapat guru yang melakukan pekerjaannya dengan tidak bertanggung jawab dan masih jauh dari keteladanan sebagaimana mestinya. Masih mudah ditemukan guru yang mengajar sekedarnya saja, bersifat apatis, merasa beban dan terpaksa dalam mengajar, sehingga nilai-nilai keteladanan dan kemuliaan guru menjadi hampa. Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan tentang guru sebagai teladan berdasarkan analisis terhadap QS Al-Ahzab ayat 21. Artikel ini menggunakan pendekatan studi literatur. Kajian ini menunjukkan b bahwa konteks khusus QS Al-Ahzab ayat 21 adalah berbicara dalam kondisi perang, yaitu perang khandaq, namun makna ayat ini berlaku secara umum. Sikap Rasulullah SAW merupakan sikap ideal yang dapat dijadikan contoh oleh seorang guru dalam menjalankan perannya dalam dunia pendidikan. Guru harus mampu menjadi suri teladan yang termanifestasi dalam bentuk kesabaran, teguh hati, siap siaga, penuh perjuangan, dan berserah diri kepada Allah SWT ketika menjalankan tugasnya sebagai seorang guru. Dengan melakukan hal tersebut, maka guru akan dapat menjadi teladan sebagaimana sikap Rasulullah SAW yang kemudian dipuji oleh Allah SWT melalui QS Al Ahzab 21.  
Pemikiran John Locke Tentang Pendidikan Akbar, Muhammad Ravi
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i2.16

Abstract

John Locke's thoughts about education have become an important subject in the study of education. The background of the problem shows the complexity of society's demands during Locke's time and how his thinking tried to answer the educational challenges of his time. This research aims to detail Locke's educational concepts, analyze their philosophical foundations, and evaluate their impact on the development of the education system. The research method involves an intensive literature review of Locke's original works and expert interpretations. The research results outline Locke's views on the role of experience and the origins of knowledge in the formation of individual character. In addition, this research discusses the concept of human rights in the educational context advocated by Locke, revealing its relevance to the development of the modern education system. The conclusion highlights Locke's valuable contribution in establishing an educational paradigm that emphasizes the development of natural human potential and the formation of rational citizens Abstrak Pemikiran John Locke tentang pendidikan telah menjadi subjek penting dalam kajian ilmu pendidikan. Latar belakang masalah mengemukakan kompleksitas tuntutan masyarakat pada masa Locke dan bagaimana pemikirannya berusaha menjawab tantangan pendidikan pada zamannya. Penelitian ini bertujuan untuk merinci konsep-konsep pendidikan Locke, menganalisis landasan filosofisnya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perkembangan sistem pendidikan. Metode penelitian melibatkan telaah pustaka intensif terhadap karya-karya asli Locke dan interpretasi para ahli. Hasil penelitian menguraikan pandangan Locke tentang peran pengalaman dan asal-usul pengetahuan dalam pembentukan karakter individu. Selain itu, penelitian ini membahas konsep hak asasi manusia dalam konteks pendidikan yang diadvokasi oleh Locke, mengungkapkan relevansinya dengan perkembangan sistem pendidikan modern. Kesimpulan menyoroti kontribusi berharga Locke dalam membentuk paradigma pendidikan yang menekankan pada pengembangan potensi alami manusia dan pembentukan warga negara yang berakal budi
Penerapan Pembelajaran Berbasis Praktikum untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Kimia Hijau Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Setianingsih, Nuning
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i1.17

Abstract

This study aims to determine the motivation and learning outcomes of students in class XD MAN 2 Yogyakarta using practical learning methods on green chemistry material. This study uses a pre-experimental one case study design. The population of this study were 27 students in class XD. Data collection techniques used are questionnaires and tests. Questionnaires are used to obtain data about students' learning motivation. The data analysis technique used is a quantitative approach. Score criteria are stated on a low, medium and high scale. Mastery learning if you meet the KKTP in the range of 66-85. The results showed that through learning with the practicum method the completeness of learning was 81% and good motivation was 100%. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas XD MAN 2 Yogyakarta menggunakan metode pembelajaran praktikum  pada materi kimia hijau. Penelitian ini menggunakan rancangan pre experiment one case study. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XD sebanyak 27 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan angket  dan tes. Angket digunakan  untuk mendapatkan data tentang motivasi belajar peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Kriteria skor dinyatakan dalam skala rendah, sedang dan tinggi. Ketuntasan belajar jika memenuhi KKTP pada rentang 66-85. Hasil penelitian menunjukkan melalui pembelajaran dengan metode praktikum ketuntasan belajar sebesar 81% dan motivasi bagus sebesar 100%
Organisasi Kepemimpinan dan Manajemen Personalia Angwarmase, Raimondus
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i1.18

Abstract

This study aims to analyze the relationship between organization, leadership, and personnel management in enhancing organizational performance. The focus of this research is to understand how leadership styles and personnel management strategies contribute to organizational effectiveness and efficiency. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, participatory observation, and document studies in several organizations in both the public and private sectors. The results of the study indicate that transformational and participative leadership styles have a significantly positive impact on employee motivation and performance, while effective personnel management, particularly in recruitment, training, and development, plays a key role in improving employee retention and satisfaction. The conclusion of this study is that synergy between effective leadership and structured personnel management can enhance overall organizational performance. This research suggests the need for the implementation of more adaptive and flexible personnel management strategies and the development of leadership that is responsive to changes in the organizational environment Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara organisasi, kepemimpinan, dan manajemen personalia dalam meningkatkan kinerja organisasi. Fokus penelitian ini adalah memahami bagaimana gaya kepemimpinan dan strategi manajemen personalia berkontribusi terhadap efektivitas dan efisiensi organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi pada beberapa organisasi di sektor publik dan swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang transformasional dan partisipatif memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi dan kinerja karyawan, sementara manajemen personalia yang efektif, terutama dalam hal perekrutan, pelatihan, dan pengembangan, memainkan peran kunci dalam meningkatkan retensi dan kepuasan karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sinergi antara kepemimpinan yang efektif dan manajemen personalia yang terstruktur dapat meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini menyarankan perlunya penerapan strategi manajemen personalia yang lebih adaptif dan fleksibel serta pengembangan kepemimpinan yang responsif terhadap perubahan lingkungan organisasi
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Stad pada Siswa Kelas IX A MTs Negeri 5 Bojonegoro Rukhaniyah, Rukhaniyah
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i1.19

Abstract

To overcome the problem of low learning outcomes and student activity in learning, it is necessary to conduct research on the application of learning that can increase student activity and learning outcomes, one of which is by applying STAD (Student Teams Achievement Divisions) cooperative learning with a contextual approach. Through the application of this learning it is hoped that it can increase the activity and results of Physics learning for class IX students at MTs Negeri 5 Bojonegoro. This research is a class action research carried out in 2 cycles of action, each cycle consisting of one meeting for 2 hours of lessons. The research subjects were 32 students in class IX A in the odd semester of the 2022/2023 academic year at MTs Negeri 5 Bojonegoro. The instruments used were test questions, student and teacher activity observation sheets, and field notes. The results showed that the application of STAD cooperative learning could increase the activity and learning outcomes of Physics students in class IXA MTs Negeri 5 Bojonegoro. The increase in student learning activity was indicated by an increase in the average percentage of student learning activity and the success rate of action in the first cycle of 63.52% (enough) increased to 71.34% (good) in the second cycle. The increase in student learning outcomes can be seen from the average difference in score between the pre-test and post-test of 32.92 in cycle I and increased again to 34.65 in cycle II, while student learning completeness in cycle I increased by 77.78% to 86.11% in cycle II Abstrak Untuk mengatasi permasalahan rendahnya hasil belajar dan aktivitas siswa dalam pembelajaran, maka perlu dilakukan penelitian tentang penerapan pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, salah satunya dengan penerapan pembelajaran kooperatif  STAD (Student Teams Achievement Divisions) dengan pendekatan kontekstual. Melalui penerapan pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Fisika siswa kelas IX di MTs Negeri 5 Bojonegoro.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan, setiap siklus terdiri atas satu kali pertemuan selama 2 jam pelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX A semester gasal tahun ajaran 2022/2023 MTs Negeri 5 Bojonegoro yang berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan soal tes, lembar observasi aktivitas siswa dan guru, dan catatan lapangan.Hasil penelitian menunjukkan  bahwa penerapan pembelajaran kooperatif STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Fisika siswa kelas IXA MTs Negeri 5 Bojonegoro. Peningkatan aktivitas belajar siswa ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa dan taraf keberhasilan tindakan pada siklus I 63,52% (cukup) meningkat menjadi 71,34% (baik) pada siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui dari rata-rata selisih skor antara pre-test dan post test sebesar 32,92 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 34,65 pada siklus II, sedangkan ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 77,78% meningkat menjadi 86,11% pada siklus II.
Penerapan Model Pembelajaran Totally Physical Response (TPR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Yuliawaty, Siti Nurheny
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i2.20

Abstract

This study aims to determine the increase in speaking ability in English class VIII students at MTsN 13 South Jakarta using the Totally Physical Response (TPR) learning model. This type of research is classroom action research with a total of 2 cycles and pre-cycles. The subjects of this study were 33 students of class VIII. Research data is obtained through observation and tests with several stages in each cycle including planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study show that the Totally Physical Response (TPR) learning model can improve the English speaking skills of class VIII students of MTs Negeri 13 South Jakarta as evidenced by the average score of English subject ability from 63.6% in pre-cycle to 82.9% in cycle II. Based on the results of the study it can be concluded that the Totally Physical Response (TPR) learning model can improve the English speaking skills of class VIII MTs Negeri 13 Jakarta Selatan Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara pada mata pelajaran bahasa inggris siswa kelas VIII di MTsN 13 Jakarta Selatan menggunakan model pembelajaran Totally Physical Response (TPR). Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan jumlah 2 siklus dan pra siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 33 siswa. Data hasil penelitian diperoleh melalui observasi dan tes dengan beberapa tahapan dalam setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa kelas VIII MTs Negeri 13 Jakarta Selatan terbukti dengan nilai rata-rata kemampuan mata pelajaran Bahasa Inggris dari 63.6% pada pra siklus menjadi 82.9% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Totally Physical Response (TPR) dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa kelas VIII MTs Negeri 13 Jakarta Selatan
Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Tahun Pelajaran 2021 / 2022 Hananingsih, Titi
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i2.21

Abstract

This study aims to identify factors influencing Biology learning competencies for the academic year 2021/2022, analyze the effectiveness of teaching methods applied, and evaluate the impact of learning strategies, including the use of technology and pedagogical innovations. Employing a mixed-methods approach, the research involves quantitative methods through surveys and questionnaires, as well as qualitative methods through in-depth interviews and direct observations. The sample consists of Biology students and teachers from several high schools (SMA), selected via purposive sampling. Data is analyzed using descriptive and inferential statistics for quantitative data, and thematic analysis for qualitative data. The results show that teaching quality, student engagement, and the use of technology are key elements in enhancing Biology learning competencies. Teaching methods that involve active learning and multimedia are found to be more effective than traditional methods, with technology such as interactive software contributing to student competency achievement. In conclusion, innovative teaching methods and technology have a significant positive impact. To maximize outcomes, training and support for teachers, along with ongoing evaluation of learning strategies, are necessary. Schools should adopt technology-based methods and support active learning to improve students' competencies in Biology Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi pembelajaran Biologi pada tahun pelajaran 2021/2022, menganalisis efektivitas metode pengajaran yang diterapkan, dan mengevaluasi dampak strategi pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi dan inovasi pedagogi. Menggunakan pendekatan campuran, penelitian ini melibatkan metode kuantitatif melalui survei dan kuesioner, serta metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Sampel penelitian terdiri dari siswa dan guru Biologi di beberapa sekolah menengah atas (SMA) yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk data kuantitatif, serta analisis tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pengajaran, keterlibatan siswa, dan penggunaan teknologi merupakan elemen kunci dalam meningkatkan kompetensi pembelajaran Biologi. Metode pengajaran yang melibatkan pembelajaran aktif dan multimedia terbukti lebih efektif dibandingkan metode tradisional, dan penggunaan teknologi seperti perangkat lunak interaktif berkontribusi pada pencapaian kompetensi siswa. Kesimpulannya, metode pengajaran inovatif dan teknologi memiliki dampak positif yang signifikan. Untuk memaksimalkan hasil, diperlukan pelatihan dan dukungan untuk guru serta evaluasi berkelanjutan terhadap strategi pembelajaran. Sekolah sebaiknya mengadopsi metode berbasis teknologi dan mendukung pembelajaran aktif untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam mata pelajaran Biologi
Upaya Pengawas Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 dengan Metode Coaching pada Supervisi Akademik Nurhayati, Umi
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i2.22

Abstract

This research aims to find out how coaching methods in academic supervision can improve teacher competence in the 21st century. To find out efforts to improve teacher competence in making teaching modules through coaching methods carried out by researchers/madrasah supervisors. Teachers of the 21st century are required to apply designed learning strategies, provide quality learning experiences, pay attention to the characteristics of students. Teachers carry them out by understanding the roles, functions and uses of the subjects they teach. This study used action research methods which were carried out in two cycles. The results of the study showed an increase in teacher competency with the coaching method. Furthermore, it is proven by the existence of observational data Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode coaching pada supervisi  akademik dapat meningkatkan kompetensi guru abad 21. Untuk mengetahui mengetahui usaha meningkatkan kompetensi guru dalam membuat modul Ajar melalui metode coaching yang dilakukan peneliti/pengawas madrasah. Guru abad 21 dituntut untuk menerapkan strategi pembelajaran yang dirancang, memberi pengalaman belajar yang berkualitas, memperhatikan karakteristik Peserta Didik guru melaksanakannya dengan memahami peran, fungsi dan kegunaan mata pelajaran yang diajarnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan yang dilangsungkan dalam dua silus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dengan metode coaching. Selanjutnya dibuktikan dengan adanya data hasil observasi
Implementasi Bahan Ajar Al-Qur’an Hadist Terintegrasi Internet untuk Meningkatkan Literasi Digital Peserta Didik MAS Miftahussalam Demak Zarkasi, Zarkasi
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 2 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v2i2.23

Abstract

This research provides an overview of the implementation of integrated Al-Qur'an Hadith teaching materials with the internet to enhance digital literacy among students at MAS Miftahussalam Demak. The method used is qualitative research, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The researcher employed the Miles and Huberman data analysis model, which involves data reduction, data display, and conclusion drawing. The research findings indicate that students have a relatively high level of digital literacy when measured using Bawden's conception. This is evident from several aspects: all students possess basic digital literacy skills, as they are able to connect to various platforms intended for following Al-Qur'an Hadith learning online and can use Google Slides to access specified PowerPoint presentations. Regarding information background knowledge, almost all students are capable of searching for supplementary learning materials and identifying their relevance to the provided assessments. In terms of core digital literacy competencies, most students can identify key terms from the material and articulate the concepts in a concept map they create. Additionally, almost all students demonstrate positive attitudes and perspectives as information users, evidenced by their ability to complete all assigned tasks Abstrak Penelitian ini merupakan gambaran implementasi bahan ajar al-qur’an hadist terintegrasi internet untuk meningkatkan literasi digital peserta didik MAS Miftahussalam Demak. Metode  yang digunakan adalah penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, peneliti menggunakan metode analisis data model Miles dan Huberman yakni: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa peserta didik memiliki tingkat literasi digital yang cukup tinggi jika diukur menggunakan Konsepsi Bawden. Hal ini dilihat dari aspek kemampuan dasar literasi digital, semua peserta didik mampu terhubung ke berbagai platform yang dimaksudkan untuk mengikuti pembelajaran Al-Qur’an Hadist secara online, kemudian mampu menggunakan teknologi Google Slide untuk membuka powerpoint yang ditentukan. Pada aspek kedua, latar belakang pengetahuan informasi, hampir semua peserta didik mampu mencari suplemen pembelajaran dalam bentuk materi dan menemukan relevansinya dengan penilaian yang disediakan. Pada aspek ketiga, kompetensi utama literasi digital, sebagian besar peserta didik mampu mengidentifikasi kata kunci dari materi tersebut, serta mampu menjelaskan kembali konsep materi tersebut dalam peta konsep yang dibuatnya. Pada aspek sikap dan perspektif pengguna informasi hampir semua peserta didik mampu menyelesaikan semua tugas yang diberikan