cover
Contact Name
Khairul Amin
Contact Email
alqonz90@gmail.com
Phone
+6285262127813
Journal Mail Official
jurnaljigm@gmail.com
Editorial Address
Jln. Tgk. Chik Puasa, No. 001 Desa Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Indonesia.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM)
ISSN : -     EISSN : 28297792     DOI : https://doi.org/10.69548/jigm.
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM) is an academic journal published by LaKaspia (Lembaga Kajian Sosial Politik Aceh/Aceh Institute for Social and Political Studies), a well-established institution with a long-standing history in socio-political research, conflict resolution, peacebuilding, and educational studies. Founded on December 10, 1999, LaKaspia underwent a structural reorganization on October 4, 2022 (Registration No. AHU-0010506.AH.01.07.YEAR 2022). Under LaKaspia’s stewardship, JIGM serves as an open platform for disseminating scholarly ideas, research findings, and innovative practices from all disciplines taught in educational institutions. The journal publishes original research articles, classroom action research, comprehensive literature reviews, and practical reflections that contribute to the development of education in various settings—including madrasahs, general schools, pesantren, and non-formal institutions. JIGM welcomes submissions from teachers, educators, academics, practitioners, and experts from Indonesia and around the world. Upholding rigorous academic standards, the journal is published biannually, with issues released in January–June and July–December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 56 Documents
Perkembangan Lembaga Pendidikan Islam di Pidie Darwin
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i1.2

Abstract

This article aims to describe the development of Islamic Education Institutions in the Pidie Regency. The method used in this article is a literature study, and data sourced from books, journals, and other literature relevant to this study. The results of the study show that the development of Pidie Islamic educational institutions goes hand in hand with changes in educational institutions in Indonesia in general because Pidie is an integral part of the unitary state of the Republic of Indonesia. Islamic educational institutions in Pidie are gradually turning into modern educational institutions, but still, maintain their identity as an Islamic educational institution inherited from Aceh's history. Thus, even though madrasas exist and dominate as Islamic educational institutions, every child born in Aceh still receives an education in Meunasah and Dayah throughout all Gampong in Aceh. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perkembangan Lembaga Pendidikan Islam di Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan dalam artikel ini merupakan studi literatur yang bersumber dari buku-buku, jurnal-jurnal dan kepustakaan lainnya yang relevan dengan kajian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan lembaga pendidikan Islam Pidie berjalan beriringan dengan perubahan-perubahan pada lembaga pendidikan di Indonesia secara umum karena Pidie merupakan bagian integral dari negara kesatuan republik Indonesia. Lembaga pendidikan Islam di Pidie secara bertahap berubah menjadi lembaga pendidikan modern, tetapi tetap mempertahankan identitasnya sebagai lembaga pendidikan Islam warisan sejarah Aceh. Sehingga, meskipun madrasah telah eksis dan mendominasi sebagai lembaga pendidikan Islam, namun setiap anak yang lahir di Aceh masih tetap mengenyam pendidikan di meunasah dan dayah-dayah tradisional yang tersebar di seluruh Gampong yang ada di Aceh.
Dimensi Historis Pengembangan Kurikulum Abdullah
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i1.3

Abstract

This article aims to describe the changes that occurred in the curriculum of the occupation in Indonesia historically, the dimensions of curriculum development that have occurred, and describe the conditions that encourage changes or development of the curriculum. The method used in this study is a literature study with a qualitative approach. This study shows that curriculum changes have historically occurred due to various changes in the lives of Indonesian people. This means that curriculum changes and developments are directly related to changes in Indonesia's socio-economic and political conditions, including being influenced by the development of science itself. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perubahan-perubahan yang terjadi dalam kurikulum pendudukan di Indonesia secara historis, dimensi pengembangan kurikulum yang telah terjadi, serta mendeskripsikan kondisi-kondisi yang mendorong terjadinya perubahan ataupun pengembangan kurikulum tersebut. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Kajian ini menunjukkan bahwa perubahan kurikulum secara historis terjadi sebagai konsekuensi dari beragam perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini berarti bahwa perubahan dan pengembangan kurikulum secara historis berhubungan secara langsung dengan perubahan kondisi sosial ekonomi maupun politik Indonesia, termasuk pula dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan itu sendiri.
Helminthiasis pada Sapi dan Kambing di Rumah Potong Hewan Kota Banda Aceh Juliana, Fitri
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i1.4

Abstract

This study aims to determine the types of worms and their prevalence in cattle and goats slaughtered at the Banda Aceh Slaughterhouse (RPH). The study was carried out by examining the feces for parasites taken directly (rectal exploration) and then examining the feces under a microscope using two methods, namely the Centrifuge Method and the Parfitt & Banks Method. In cattle found 5 types of helminth parasites, namely Paramphistomum spp. (71.67%), Gastrointestinal trichostrongylidae (65%), Fasciola gigantica (45%), Strongyloides papillosus (41.67), and Trichuris spp. (41.67%). Meanwhile, in goats, 4 types of helminth parasites were found, namely Strongyloides papillosus (58.33%), Paramphistomum spp. (53.33%), Gastrointestinal trichostrongylidae (43.33%) and Fasciola gigantica (23.33%). Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis cacing serta tingkat prevalensi pada sapi dan kambing yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Banda Aceh. Penelitian dilaksanakan melalui pemeriksaan parasit pada feses yang diambil secara langsung (eksplorasi rektal) dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan feses di bawah mikroskop dengan menggunakan dua metode, yaitu Metode Sentrifus dan Metode Parfitt & Banks. Pada sapi ditemukan 5 jenis parasit helmith yaitu Paramphistomum spp. (71,67%), Gastrointestinal trichostrongylidae (65%), Fasciola gigantica (45%), Strongyloides papillosus (41,67) dan Trichuris spp. (41,67%). Sedangkan pada kambing ditemukan 4 jenis parasit helminth yaitu Strongyloides papillosus (58,33%), Paramphistomum spp. (53,33%), Gastrointestinal trichostrongylidae (43,33%) dan Fasciola gigantica (23.33%).
Peran Psikologi dalam Pendidikan Islam Darwin; Salami; Mahdhar, Muhammad; Nazarullah, M
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i1.5

Abstract

The role of psychology in Islamic education is based on the assumption that there are differences in psychology and the socio-cultural background of students. Psychology is here to bridge the different needs of each student so that educational goals are achieved, namely the transfer of knowledge, ethics, and values to them. The application of psychology in Islamic education is inseparable from the three aspects that make up the human self: the physical, the nafsiah, and the spiritual. These three become essential in applying the psychological approach to Islamic education. On these three fundamental aspects, psychology has three critical roles, namely: (1) The role of psychology in Islamic education as a bio-sociopsychic-spiritual; (2) The role of psychology in Islamic education as a form of one's Islamic character; (3) The role of psychology in Islamic education as a form of spirituality. Abstrak Peran psikologi dalam pendidikan Islam didasari atas asumsi adanya perbedaan psikologi dan latar belakang sosial budaya peserta didik. Sehingga psikologi hadir untuk menjembatani kebutuhan setiap peserta didik yang berbeda agar tujuan pendidikan tercapai, yaitu transfer pengetahuan, etika dan nilai kepada mereka. Penerapan psikologi dalam pendidikan Islam tidak terlepas dari tiga aspek yang membentuk diri manusia, yaitu aspek jasmaniah, aspek nafsiah dan aspek rohaniah. Ketiganya menjadi acuan dasar dalam menerapkan pendekatan psikologi dalam pendidikan Islam. Atas ketiga aspek dasar tersebut, psikologi memiliki tiga peran penting, yaitu: (1) Peran psikologi dalam pendidikan Islam sebagai bio-sosiopsikis-spiritual; (2) Peran psikologi dalam pendidikan Islam sebagai pembentuk karakter Islam seseorang; (3) Peran Psikologi dalam pendidikan Islam sebagai pembentuk spiritualitas.
Pendidikan sebagai Arena Simbolik: Telaah Konseptual Interaksionisme Simbolik George H. Mead Halik, Halik
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 3 No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v3i1.6

Abstract

- This article examines education as a meaning-laden social practice through the lens of George H. Mead’s symbolic interactionism. Responding to the dominance of technocratic approaches in education that often neglect intersubjective dimensions, this study offers a conceptual framework to understand how learning occurs not merely through instruction but also through symbolic interaction that shapes students’ consciousness, identity, and social order. Employing the core concepts of mind, self, and society, this article reveals education as a space where meaning is constructed, authority is negotiated, and social values are reproduced through everyday practices. Conducted as a reflective-conceptual library research, the study integrates classical and contemporary literature while drawing on local educational contexts such as dayah and madrasah. The findings suggest that schools function not only as instructional institutions but also as micro-societies that shape students as social subjects through symbols and interaction. In this light, symbolic interactionism provides a nuanced analytical lens to explore education as a dynamic and meaningful social process. Abstrak Artikel ini membahas pendidikan sebagai praktik sosial yang sarat makna melalui pendekatan interaksionisme simbolik George H. Mead. Berangkat dari kritik terhadap pendekatan teknokratis dalam pendidikan yang cenderung mengabaikan dimensi intersubjektif, artikel ini menawarkan kerangka konseptual untuk memahami bagaimana proses belajar tidak hanya berlangsung secara instruksional, tetapi juga melalui interaksi simbolik yang membentuk kesadaran, identitas, dan tatanan sosial peserta didik. Dengan menggunakan konsep kunci mind, self, dan society, artikel ini memperlihatkan bahwa pendidikan adalah ruang di mana makna dikonstruksi, otoritas dinegosiasikan, dan nilai-nilai sosial direproduksi dalam praktik sehari-hari. Kajian ini disusun dalam kerangka studi kepustakaan yang bersifat reflektif-konseptual, dengan mengintegrasikan literatur klasik dan kontemporer, serta menyertakan konteks pendidikan lokal seperti dayah dan madrasah. Temuan konseptual menunjukkan bahwa sekolah berperan bukan hanya sebagai lembaga instruksional, tetapi sebagai masyarakat mikro yang membentuk peserta didik sebagai subjek sosial melalui simbol dan interaksi. Dengan demikian, interaksionisme simbolik membuka ruang analisis baru terhadap pendidikan sebagai proses sosial yang hidup dan bermakna.
Analisis Wacana Kritis terhadap Pemberitaan Media Massa Asing tentang Ahok dan Umat Islam pada Pilkada Jakarta Tahun 2017 Iqbal, Muhammad; Nuriza, Eva
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i1.7

Abstract

This article aims to conduct a critical discourse analysis of foreign mass media coverage of Ahok and Muslims in Indonesia in the context of Ahok's defeat in the 2017 Jakarta Pilkada. The data sources for this research are news published by news sites CNN, The Guardian, and BBC. This article concludes that news related to Ahok and Uma Islam in the 2017 Jakarta Pilkada creates a specific discursive structure for readers, namely a) for readers who have an anti-Islam attitude, the attitude towards Islam and its adherents will increase. b) readers who do not have an anti-Islam attitude will begin to have an anti-Islam attitude towards Islam and its adherents. c) for readers who are not familiar with Islam, this depiction will be the seeds or basis for flawed thinking towards Islam and its adherents. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis wacana kritis terhadap pemberitaan media massa asing tentang Ahok dan umat Islam yang ada di Indonesia dalam konteks kekalahan Ahok pada Pilkada Jakarta tahun 2017.  Sumber data penelitian ini adalah berita yang diterbitkan oleh situs berita CNN, The Guardian dan BBC. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemberitaan terkait Ahok dan Uma Islam dalam konteks Pilkada Jakarta Tahun 2017 menimbulkan struktur diskursif tertentu pada pembaca, yaitu a) bagi pembaca yang mempunyai sikap anti Islam, akan semakin bertambah sikap terhadap agama Islam dan pemeluknya. b) bagi pembaca yang tidak mempunyai sikap anti Islam, akan mulai mempunyai sikap anti terhadap agama Islam dan pemeluknya. c) bagi pembaca yang belum mengenal Islam, penggambaran seperti ini akan menjadi benih-benih atau dasar berpikir yang tidak baik terhadap agama Islam dan pemeluknya.
Psikoterapi dalam Perspektif Al Qur'an dan Hadits Abdullah; Salami; Nasution, Fahruddin; Moenawar
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 2 (2022): Oktober-Maret
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i2.8

Abstract

Islam telah menawarkan solusi untuk mengatasi permasalahan jiwa yang dialami manusia dalam berbagai konteksnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji psikoterapi berdasarkan Qur'an dan Hadits. Dalam artikel ini, pengumpulan data dilakukan dengan kajian kepustakaan yang bersumber dari Al Qur’an, Hadis, buku, jurnal dan melalui dokumen-dokumen baik dokumen tertulis, maupun dokumen elektronik, dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Psikoterapi Perspektif Alquran, dapat dilakukan diantaranya: (a) Psikoterapi melalui Zakat Menghilangkan Iri Dengki (b) Psikoterapi Melalui Shalat (c) Psikoterapi  Melalui Saling Memaafkan. (d) Psikoterapi  Melalui Puasa. Sedangkan psikoterapi dalam Perspektif Hadist, diantaranya: (a) Psikoterapi Sedekah Bagi Kesehatan Jiwa, (b) Psikoterapi Melalui Dzikir. (c)Psikoterapi melalui Doa. Abstract Islam has offered solutions to overcome mental problems experienced by humans in various contexts. This article aims to examine psychotherapy based on the Qur'an and Hadith. In this article, data collection is carried out by reviewing literature from the Qur'an, Hadith, books, journals, and other relevant document,  and data analysis in this study uses descriptive methods. This study showed that psychotherapy from the Quranic perspective, including (a) Psychotherapy through Zakat Eliminating Envy, (b) Psychotherapy through Prayer (c) Psychotherapy through Forgiveness. (d) Psychotherapy Through Fasting. While psychotherapy in the perspective of Hadith includes (a) Alms Psychotherapy for Mental Health and (b) Psychotherapy Through Dhikr (c) Psychotherapy through Prayer.
Uji Aktivitas Antimicrobial dan Kandungan Senyawa Kimia Bunga Cempaka Putih (Michelia Alba DC) Safrina, Safrina
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 2 (2022): Oktober-Maret
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i2.9

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan tentang uji aktivitas antimicrobial dan kandungan senyawa kimia bunga cempaka putih (Michelia Alba DC). Proses pengujian dilakukan menggunakan Kromatografi Gas-Spektroskopi massa terhadap Escherichia coli dan Staphilacocus aureus. Hasil Pengujian menunjukkan bahwa karakterisasi dari ekstrak n-heksana  menghasilkan 46 komponen kimia dengan 5 komponen utama. Ekstrak ini memperlihatkan adanya aktivitas antimicrobial/anti infeksi. Pada konsentrasi 50%, zona hambat untuk masing-masing mikroba uji Escherichia coli dan Staphilacocus aureus adalah 13 dan 30 mm, pada konsentrasi 20% adalah 12 dan 21 mm, pada konsentrasi10% adalah 9 dan 10 mm dan 5% adalah 8 dan 10 mm. Kajian ini menyimpulkan bahwa cempaka putih terbukti dapat menghambat aktivitas dan bakteri penyebab infeksi, sehingga cocok untuk digunakan sebagai obat antiinfeksi. Abstract This article describes the antimicrobial activity test and the content of chemical compounds in White Cempaka Flowers (Michelia Alba DC). The testing process was carried out using Gas Chromatography-Mass Spectroscopy on Escherichia coli and Staphylococcus aureus. The test results showed that the characterization of the n-hexane extract resulted in 46 chemical components with five main parts. This extract showed antimicrobial/anti-infective activity, with each test concentration being: 1) at a concentration of 50%, the inhibition zone for each test microbe Escherichia Coli and Staphylococcus Aureus was 13 and 30 mm, 20% was 12 and 21 mm, 10% is 9 and 10 mm and 5% is 8 and 10 mm. This study concluded that the Michelia Alba DC was proven to inhibit the activity of bacteria in causing infection.
Penerapan Model Explicit instruction untuk Meningkatkan Hasil dan Aktivitas Belajar Siswa Kelas X IPA 2 MAN 1 Pidie dalam Materi Stoikiometri Nursiah, Nursiah
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 2 (2022): Oktober-Maret
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i2.10

Abstract

Explicit instruction is a teaching approach that involves explaining material face-to-face, directly, gradually, and systematically, so that it helps students more easily learn and understand the material being taught. This is a classroom action research (CAR) study that aims to improve learning outcomes and student learning activities in the stoichiometry material chemistry learning process by implementing the explicit instruction model. This research was conducted in class X IPA 2 in semester 1 of the 2020–2021 academic year with a total of 24 students. This study consisted of two cycles, and each cycle consisted of two meetings with a duration of 90 minutes. The data in this study were obtained from the results of written tests at the end of the first and second cycles as well as the results of observations at each meeting by one teacher acting as an observer. The results of this study indicate that there was an increase in student learning outcomes in cycle I, with a complete percentage of 62.5% and an incomplete percentage of 37.5%. In the second cycle, there was an increase in student learning outcomes, with a complete percentage of 91.66% and an incomplete percentage of 8.34%. Student activity also increased from active to very active, with an average activeness percentage of 90.63%. This proves that learning activities using the explicit instruction model can improve student learning outcomes and are able to encourage student activity in the learning process. Thus, this study concluded that the application of the explicit instruction learning model to students using stoichiometric material was proven to be able to improve student learning outcomes and activities. Abstrak Explicit instruction merupakan sebuah pendekatan mengajar dengan menjelaskan materi secara tatap muka, langsung, bertahap dan sistematis sehingga membantu siswa agar lebih mudah mempelajari dan memahami materi yang sedang di ajarkan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berupaya untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model  explicit instruction dalam proses pembelajaran kimia materi Stoikiometri. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X IPA 2 pada semester 1 tahun pembelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan dengan durasi 90 menit. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil tes tertulis pada akhir siklus pertama dan kedua serta hasil observasi pada setiap pertemuan oleh satu orang guru sebagai observer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dengan persentase ketuntasan sebesar 62,5% dan tidak tuntas sebesar 37,5%. Pada siklus kedua terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan persentase ketuntasan sebesar 91,66% dan persentase tidak tuntas sebesar 8,34%.  Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari kategori aktif menjadi sangat aktif dengan rata-rata persentase keaktifan adalah 90,63%.  Hal ini membuktikan bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan model explicit instruction dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan mampu mendorong keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bawah penerapan model pembelajaran explicit instruction pada siswa X IPA 2 materi stoikiometri terbukti dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa.
Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai dan Daya Tahan Otot Perut terhadap Kemampuan Lari Sprint 100 Meter pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Banda Aceh Safrizal, Safrizal
Jurnal Ilmiah Guru Madrasah Vol 1 No 2 (2022): Oktober-Maret
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jigm.v1i2.11

Abstract

The purpose of this study is to determine the contribution of explosive leg muscle power and abdominal muscle endurance to the ability to sprint 100 meters in students participating in extracurricular activities at Madrasah Aliyah Negeri 2 Banda Aceh. Leg muscle explosive power, measured by the standing broad jump test; abdominal muscle endurance, measured by the bent-knee sit-up test; and 100-meter sprint ability, measured by the 100-meter sprint test. Data is processed using statistical techniques in the form of calculating the mean value, standard deviation, and correlation test. The results of this study indicate that there is a positive and significant relationship between limb muscle explosive power and the ability to sprint 100 meters (r = 0.87). There is a positive and significant relationship between abdominal muscle endurance and the ability to sprint 100 meters (r = 0.81). The ability to sprint 100 meters is positively and significantly related to explosive leg muscle power and abdominal muscle endurance (R_(Y.X_1 X_2) = 0.89). The hypothesis testing results show that Fcount = 41.68 and Ftable = 3.44. So the explosive power of the leg muscles and abdominal muscle endurance have a significant contribution to the ability to run the 100-meter sprint. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai dan Daya Tahan Otot Perut Terhadap Kemampuan Lari Sprint 100 meter pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Banda Aceh pada kegiatan Ekstrakurikuler. Daya ledak otot tungkai, diukur dengan standing broad jump test, daya tahan otot perut, diukur dengan menggunakan tes bent knee sit up, dan kemampuan lari sprint 100 meter diukur dengan tes lari sprint 100 meter. Data diolah dengan menggunakan teknik statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata, standar deviasi dan uji korelasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Daya Ledak Otot Tungkai dengan Kemampuan Lari Sprint 100 meter sebesar (r = 0,87). Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Daya Tahan Otot Perut terhadap Kemampuan Lari Sprint 100 meter sebesar (r = 0,81). Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Daya Ledak Otot Tungkai dan Daya Tahan Otot Perut terhadap Kemampuan Lari Sprint 100 meter sebesar ( = 0,89). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung = 41,68 ≥ Ftabel = 3,44. Maka Daya Ledak Otot Tungkai dan daya tahan otot perut mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan lari Sprint 100 meter.