cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PELATIHAN DASAR PENCAHAYAAN FOTOGRAFI MENGGUNAKAN STUDIO FOTOGRAFI BAGI SISWA SMA DI JAKARTA BARAT Ferdy, Ferdy; Laura, Jesseline
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Almost all groups of people have the ability to use a camera or have photography knowledge, both basic und expert. This is because the development of the tones in so fast. In its development, photography in the studio is one of the fields in photography that is always developing and in increasingly being mastered by photographers, because in a studio, ideally photographers can create photo according in the ideas or concepts they want without being hampered by weather, time or location. The existence of light in the field of photography is something that is very important and inseparable because without light, there will be no objects visible to the eye and there will he no objects that can be photographed other than that because the definition of photography itself means painting light. Partners of community service activities carried out by the team need husic wraining on lighting which is an important element in photography, especially ainut buske lighting training using u photography studio Mira hopes that has students can become more creative innovative and courages u expressing themselves through this photography training while also producing good photos for school activities. The method of implementing training activities carried out offline by practicing directly setting multi light 10 the training participants. Saat ini hampir semua golongan masyarakat mempunyai kemampuan menggunakan kamera atau memiliki ilmu: fotografi baik secara dasar maupun ahli. Hal ini terjadi karena perkembangan zaman yang begitu cepat. Seiring berkembangnya pengetahuan dalam dunia foto, menghasilkan foto di dalam studio adalah bidang dalam fotografi yang selalu berkembang dan semakin banyak dikuasai oleh fotografer, karena dalam sebuah studio, idealnya fotografer pasti bisa menciptakan foto sesuai dengan ide atau konsep yang diinginkannya tanpa terhambat oleh cuaca, waktu maupun lokasi. Keberadaan cahaya dalam lingkup fotografi menapakan suami hal yang sangat penting dan tidak terpisahkan karena tanpa cahaya, tidak akan ada benda yang tampak oleh mata, dan tidak akan ada benda yang bisa tertoto selain itu karena definisi dari fotografi itu sendiri berarti melukis cahaya. Mitra dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim membutuhkan pelatihan dasar mengenai pencahayaan yang merupakan salah satu unsur penting dalam fotografi khususnya tentang pelatihan dasar pencahayaan dengan menggunakan studio fotografi. Mitra berharap murid-muridnya dapat menjadi lebih kreatif, inovatif, dan berani berekspresi melalui pelatihan fotografi ini selain itu juga dapat menghasilkan foto yang bagus untuk kegiatan di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan dilaksanakan secara luring dengan mempraktekan secara langsung pengaturan lampu studio kepada peserta pelatihan.
ANALISIS INSTAGRAM UMKM ARTREE UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SOSIAL MEDIA Gunadi, Alvin Nicolas; Mawardi, Viny Christianti
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23876

Abstract

In opening a business, UMKM entrepreneurs are often constrained by business capital, marketing strategies, and access to digital technology which results in their businesses being stagnant and not experiencing significant progress. In Indonesia, Instagram is a means of media communication and media information, there are around 99.9 million people in Indonesia who are active users of Instagram with the fourth rank in the world. The PKM team analyzed Artree through his Instagram Social Media to produce data and information from Artree. The PKM team uses the help of several tools to get the information needed from Artree's social media. The tools used are exportcomments.com and cina.io. Exportcomments.com is a tool in the form of a website that can be accessed to show the results of comments from the link of a post taken from social media. In this analysis there is a 4.71% engagement rate or subsequent engagement rate, there is a 4.44% rate for the like rate or post liking rate and as much as 0.27% for the comment rate or comment rate. Artree can use features on Instagram in the form of Advertisements or Professional Features to provide improvements to the Artree promotion system and to deepen analytics on Artree's Instagram account. Dalam membuka suatu usaha, para pengusaha UMKM sering sekali terkendala dalam modal usaha, strategi pemasaran, hingga akses teknologi digital yang mengakibatkan usaha mereka berjalan stagnan dan tidak mengalami kemajuan yang signifikan. Di Indonesia, Instagram menjadi salah satu sarana media komunikasi dan informasi media, terdapat sekitar 99,9 juta orang di Indonesia merupakan pengguna aktif instagram dengan peringkat empat dunia. Tim PKM menganalisis Artree melalui Sosial Media Instagramnya untuk menghasilkan data dan informasi dari Artree. Tim PKM menggunakan bantuan beberapa tools untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari sosial media Artree. Tools yang digunakan adalah exportcomments.com dan analisa.io. Exportcomments.com merupakan tools dalam bentuk website yang dapat diakses untuk menunjukkan hasil komentar dari link suatu post yang diambil dari sosial media. Dalam analisis tersebut terdapat 4.71% untuk engagement rate atau tingkat keterlibatan selanjut nya terdapat 4.44% rate untuk like rate atau tingkat menyukai postingan dan sebanyak 0.27% untuk comment rate atau tingkat komentar. Artree dapat mengguakan fitur-fitur pada Instagram berupa Advertisement ataupun Fitur Professional untuk memberikan peningkatan pada sistem promosi Artree dan untuk memperdalam analitikal pada akun Instagram Artree.
PENGUKURAN KESADARAN MEREK NASI GORENG KEKINIAN SRENGINDO Cokki; Bravo, Christiandinata Tjandra; Jerico, Hernando; Ernesto, Farrel; Valentina
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to measure brand awareness of Nasi Goreng Kekinian Srengindo culinary business. The team will develop measurement tools to measure consumer brand awareness from several aspects. The team will also discuss actions that can be taken by business owners to improve brand awareness of Srengindo's Nasi Goreng Kekinian culinary business so that it is increasingly recognized by the wider community. The results of related PKM activities are the results of measuring and increasing Srengindo brand awareness which are adapted to the social media that has been used by Srengindo as a PKM partner which can be realized by creating social media content. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengukur kesadaran merek dari usaha kuliner Nasi Goreng Kekinian Srengindo. Tim akan menyusun alat ukur untuk mengukur kesadaran merek dari konsumen dari beberapa aspek. Tim juga akan membahas tindakan yang dapat dilakukan oleh pemilik usaha untuk menyempurnakan kesadaran merek usaha kuliner Nasi Goreng Kekinian Srengindo agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Hasil kegiatan PKM terkait adalah hasil pengukuran dan peningkatan kesadaran merek Srengindo yang disesuaikan dengan media sosial yang sudah digunakan oleh Srengindo sebagai mitra PKM yang dapat ditindaklanjuti dengan penciptaan konten media sosial. 
PELATIHAN PENCATATAN AKUNTANSI BAGI MURID SMA TARSISIUS 1 JAKARTA PUSAT Melawati, Natasha; Wirianata, Henny
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23901

Abstract

Teaching activities in the education unit are carried out at SMA Tarsisius 1, from August 24 to November 20 2022. The training conducted at Tarsisius High School is carried out face-to-face with the aim of making students avoid network constraints and can more quickly understand the material that has been provided also allows the author to provide accounting knowledge directly to Tarsisius 1 High School students. Accounting has existed since ancient times, but it is still very simple with advances in technology and accounting knowledge has developed, initially, there was no way to record all transactions according to applicable standards. The initial stage of learning accounting is by keeping a journal from existing questions. To further improve accounting knowledge, Tarsisius 1 High School asked the Teaching Assistant Activities in the education unit to hold a diary system training course for companies. this activity is carried out during extracurricular activities. The training activities carried out at Tarsisius High School 1 started with an introduction to journals. Accounting knowledge is one of important things for students because it can prepare them for future education. The purpose of this activity is to expand soft skills and hard skills in the world of accounting. The results achieved from the training in accounting science are that students can work on journal questions well. The benefits of conducting accounting science training activities for Tarcissus High School students are to provide more insight and knowledge for them and develop their potential to continue higher education. Kegiatan mengajar di satuan pendidikan dilakukan di SMA Tarsisius 1 pada tanggal 24 Agustus sampai 20 November 2022. Pelatihan yang dilakukan di SMA Tarsisius dilakukan secara tatap muka dengan tujuan untuk membuat siswa-siswi terhindar dari kendala jaringan dan dapat lebih cepat untuk memahami materi yang telah diberikan secara serta membuat penulis dapat memberikan ilmu pencatatan akuntansi secara langsung kepada siswa SMA Tarsisius 1. Akuntansi sudah ada sejak zaman dahulu, tetapi masih sangat sederhana, dengan adanya kemajuan teknologi dan pengetahuan akuntansi menjadi berkembang. Yang awalnya tidak ada cara mencatat dengan semua transaksi dengan sangat mudah, tetapi sekarang harus mencatat semua transaksi sesuai dengan standar yang berlaku. Tahap awal belajar akuntansi dengan membuat jurnal dari soal yang telah ada. Untuk meningkatkan ilmu akuntansi lebih dalam lagi, SMA Tarsisius 1 meminta pihak kegiatan asistensi mengajar di satuan pendidikan menyelenggarakan kursus pelatihan sistem buku harian untuk perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada saat ekstrakurikuler. Kegiatan pelatihan yang dilakukan di SMA Tarsisius 1 dimulai dari pengenalan jurnal-jurnal. Ilmu akuntansi merupakan salah satu hal yang penting bagi siswa karena bisa mempersiapkan mereka untuk pendidikan selanjutnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperluas soft skills maupun hard skills dalam dunia akuntansi. Hasil yang dicapai dari pelatihan ilmu akuntansi adalah siswa dapat mengerjakan soal jurnal dengan baik. Manfaat melakukan kegiatan pelatihan ilmu akuntansi untuk anak SMA Tarsisius 1 untuk memberikan wawasan dan pengetahuan yang lebih untuk mereka dan mengembangkan potensi mereka untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR UNTUK KURIKULUM BERBASIS MERDEKA BELAJAR DI PAUD SKB JAKARTA BARAT Cecilia, Clarisa; Imelda, Elsa
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23913

Abstract

Learning in PAUD SKB uses an independent curriculum so that education in PAUD is learning while playing. In this case, the type of activity chosen must be able to provide a fun and meaningful experience for students. SKB education also focuses on developing the personality of individual students, so that the development of each student is monitored from a cognitive and psychosocial perspective. Student creativity must also be encouraged from an early age so that it can develop properly as students grow (Intishar, 2003520). Therefore, in connection with the implementation and realization of the SKB PAUD independent curriculum, teaching modules were created to support the learning process in the classroom. Module is one of various types of teaching tools that contain lesson plans that guide the teaching process to achieve learning objectives. The purpose of developing teaching modules is to provide teaching materials that can guide educators in the implementation of learning in the classroom. The development of modules made as teaching materials in the PAUD SKB consists of 5 themes, namely Myself, My Family and Environment, My Needs, Animals and Plants. Each theme consists of several sub-themes which include learning objectives, theoretical basis, various creativity and student activity sheets related to the theme. This module is made by collecting from various sources such as the internet, books, as well as creativity and previous student worksheets. With teaching modules, it will be more helpful in the teaching and learning process in class, because the learning process will be more coordinated and interesting. This is because students can explore through various creativity and activity sheets provided. Therefore, the development of modules that are made can support the implementation of the Independent Curriculum at PAUD SKB, namely playing while learning. Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) SKB menggunakan Kurikulum Merdeka sehingga pendidikan di PAUD bersifat belajar sambil bermain. Dalam hal ini, jenis kegiatan yang dipilih harus dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Pendidikan di PAUD SKB juga menitikberatkan pada pengembangan kepribadian siswa secara individu, sehingga perkembangan setiap siswa terpantau dari sisi kognitif dan psikososial. Kreativitas siswa juga harus didorong sejak dini agar dapat berkembang dengan baik seiring pertumbuhan siswa (Intishar, 2020). Oleh karena itu, sehubungan dengan implementasi dan realisasi kurikulum merdeka PAUD SKB, maka dibuat modul ajar untuk menunjang proses pembelajaran di kelas. Modul adalah satu dari berbagai jenis alat ajar yang berisi rencana pembelajaran yang memandu proses pengajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan pengembangan modul ajar adalah menyediakan bahan ajar yang dapat membimbing pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Pengembangan modul yang dibuat sebagai bahan ajar di PAUD SKB terdiri dari 5 tema yaitu Diri Sendiri, Keluarga dan Lingkunganku, Kebutuhanku, Hewan, dan Tanaman. Tiap tema terdiri dari beberapa sub tema yang mencakup tujuan pembelajaran, landasan teori, berbagai kreativitas dan lembar aktivitas siswa yang berkaitan dengan tema. Modul ini dibuat dengan mengumpulkan dari berbagai sumber seperti internet, buku-buku, serta kreativitas dan lembar kerja siswa sebelumnya. Dengan adanya modul ajar, akan lebih membantu dalam proses belajar mengajar di kelas, karena proses pembelajaran akan lebih terkoordinasi dan menarik. Hal ini dikarenakan siswa-siswi dapat bereksplorasi melalui berbagai kreativitas dan lembar aktivitas yang disediakan. Oleh sebab itu, pengembangan modul yang dibuat dapat mendukung penerapan Kurikulum Merdeka di PAUD SKB, yaitu bermain sambil belajar.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI RUMAH BATIK SETU Rasyid, Rosmita; Felice, Jeslyn
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23914

Abstract

Financial reports aim to provide information to users regarding the performance of the organization/company as well as the condition of the organization's/company's financial position including Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) organizations. Financial reports can show management's performance in managing the organization and are useful for users in making decisions about their relationship with the organization. MSME managers often experience difficulties in compiling financial reports due to a lack of understanding and do not understand how to make accounting books in accordance with applicable standards, lack of outreach and lack of MSME accounting training. Partner in this community service activity (PKM) is a SME in the form of cooperatives that provide for the needs of their members. Financial reports are also needed by partner, namely the Setu batik house business cooperative to see the operating performance and financial position of this organization. This Setu batik house is under the auspices of the Setu batik house business cooperative. The location of Setu's batik house is in the Batan Indah complex, Setu District, South Tangerang. This organization records its operations in a very simple way. The financial reports that are made are simply Accountability Reports that are simple and cash-based. This partner's financial statements have not been prepared based on Micro, Small and Medium Entity Financial Accounting Standards (SAK EMKM). For this reason, PKM is needed so that accounting understanding is the most dominant variable for the implementation of SAK EMKM to be applied. This PKM activity aims to assist partners in preparing financial reports based on SAK EMKM. Implementation of PKM is carried out by the method of compiling guidelines for preparing financial reports based on SAK EMKM, coordinating with partners by understanding financial reports prepared by partners and disseminating guidelines for preparing financial reports based on SAK EMKM so that PKM activities can be carried out properly and provide benefits for partners. Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan informasi kepada pihak pengguna mengenai kinerja organisasi/perusahaan maupun kondisi posisi keuangan organisasi/perusahaan termasuk organisasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Laporan keuangan dapat menunjukkan kinerja manajemen dalam mengelola organisasi dan bagi pemakai bermanfaat dalam mengambil keputusan tentang hubungannya dengan organisasi tersebut. Pengelola UMKM sering mengalami kesulitan dalam menyusun laporan keuangan karena kurangnya pemahaman dan tidak mengertinya membuat pembukuan akuntansi yang sesuai dengan standar yang berlaku, kurangnya sosialisasi dan belum adanya pelatihan akuntansi UMKM. Mitra dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah UMKM berupa koperasi yang menyediakan kebutuhan anggotanya. Laporan keuangan dibutuhkan pula oleh mitra yakni koperasi usaha rumah batik Setu untuk melihat kinerja operasi dan posisi keuangan organisasi ini. Rumah batik Setu ini dibawah naungan koperasi usaha rumah batik Setu. Lokasi rumah batik Setu berada di komplek Batan Indah Kecamatan Setu Tangerang Selatan. Organisasi ini melakukan catatan atas usahanya dengan cara yang masih sangat sederhana. Laporan keuangan yang dibuat hanyalah Laporan Pertanggungjawaban yang sederhana dan berbasiskan kas. Laporan keuangan mitra ini belum disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM). Untuk itulah PKM ini diperlukan agar pemahaman akuntansi merupakan variabel yang paling dominan terhadap implementasi SAK EMKM dapat diterapkan. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membantu mitra dalam Menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Pelaksanaan PKM dilakukan dengan metode menyusun panduan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM, berkoordinasi dengan mitra dengan memahami laporan keuangan yang disusun mitra dan mensosialisasikan panduan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM sehingga kegiatan PKM ini dapat terlasana dengan baik dan bemberikan manfaat bagi mitra.
PENCEGAHAN FRAUD PADA PT. ARTHA TRIMITRA EXPOTAMA Wijaya, Henryanto; Gunawan, Felicia; Wijaya, Jessica
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23915

Abstract

We found that there was an increase in profits at Partners Expo after the decline in the COVID-19 pandemic. The increase in PT Artha Trimitra Expotama's revenue is one of the things that has the potential to cause fraud to cause losses in the form of financial and non-financial losses in the future. There are many encouragements that make someone commit fraud such as pressure from the surrounding environment regarding economic conditions, opportunities to commit fraud, and rationalizations for bad actions. The solution to this problem is that companies must have an adequate internal control system to minimize and prevent fraud. Fraud detection cannot be done simply by looking at the evidence left behind, but companies must also see and identify uncertain signs because all fraud must be done secretly. PT Artha Trimitra Expotama must also carry out fraud detection as early as possible so that the potential for fraud can be immediately prevented and minimized. If fraud has occurred, the company can immediately follow up on it. Company executives, leaders, internal auditors, and other company stakeholders must be responsive when they find symptoms that lead to fraud. The solution offered is to conduct an FGD (Forum Group Discussion) together with the management of PT Artha Trimitra Expotama to identify and find the roots of existing problems and provide various alternatives for company management related to solving these problems. The output targets to be produced are FGD (Forum Group Discussion) narratives and fraud analysis for PT Artha Trimitra Expotama. This process is expected to help the company's internal parties to design strategies and then evaluate them, so that the company's performance can run more effectively and efficiently in the future. Kami menemukan kalau terjadi peningkatan profit pada Partners Expo setelah menurunnya pandemic COVID-19. Peningkatan pendapatan PT Artha Trimitra Expotama merupakan salah satu hal yang berpotensial memunculkan tindakan fraud sehingga menimbulkan kerugian berupa kerugian finansial dan non-finansial di masa yang akan datang. Ada banyak dorongan yang membuat seseorang melakukan kecurangan seperti adanya tekanan dari lingkungan sekitar mengenai kondisi ekonomi, adanya kesempatan untuk berbuat curang, dan rasionalisasi atas tindakan buruknya. Solusi dari permasalahan tersebut adalah perusahaan harus memiliki sistem pengendalian internal yang memadai untuk meminimalisir dan mencegah kecurangan. Pendeteksian fraud tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat bukti yang ditinggalkan, melainkan perusahaan juga harus melihat dan mengidentifikasi tanda-tanda yang tidak pasti karena segala kecurangan pasti dilakukan sembunyi-sembunyi. PT Artha Trimitra Expotama ini juga harus melakukan deteksi fraud sedini mungkin supaya potensi terjadinya kecurangan dapat langsung dicegah dan diminimalisir. Apabila fraud sudah terjadi, perusahaan juga bisa langsung menindaklanjutinya. Para executive perusahaan, pimpinan, auditor internal, serta pemangku kepentingan perusahaan lainnya harus cepat tanggap ketika menemukan gejala yang mengarah pada terjadinya fraud. Solusi yang ditawarkan adalah melakukan FGD (Forum Group Discussion) bersama dengan manajemen PT Artha Trimitra Expotama untuk mengidentifikasi dan mencari akar masalah yang ada serta memberikan berbagai alternatif bagi pihak manajemen perusahaan terkait dengan penyelesaian atas masalah tersebut. Target luaran yang akan dihasilkan adalah narasi FGD (Forum Group Discussion) dan Analisis fraud bagi PT Artha Trimitra Expotama. Proses tersebut diharapkan dapat membantu pihak internal perusahaan untuk merancang strategi lalu mengevaluasinya, sehingga kinerja perusahaan dapat berjalan lebih efektif dan efisien di masa yang akan datang.
FAMILY CONSTITUTION UNTUK PT. ARTHA TRIMITRA EXPOTAMA Cahyadi, Hadi; Rich, Kelly; Ovelia
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23916

Abstract

PT Artha Trimitra Expotama is a company engaged in interior contractors and international exhibitions located in Jakarta and has become a trusted partner of global brands such as Sony, Asus and Samsung. Bylaws, family endowment, investment, distribution of funds, philanthropy, and counterparts. ART, are the rules or guidelines that underlie the implementation of the budget in a family, organization or business. Management, Investment and administration of the Family Endowment Fund shall be managed centrally through the family office, which office will be supervised by an Executive Member and authorized to take all appropriate actions necessary to implement the policies and strategies regarding Family Endowments. PKM implemented using the FGD method is a method and technique of collecting data or information that was originally developed in marketing research. FGD is used to find out the implementation of the company's household budget. By using FGDs, in a relatively short time (quickly) one can explore perceptions, opinions, attitudes, motivations, knowledge, problems and expectations for changes related to certain issues. The achievement target of this community service activity is to increase PT Artha Trimitra Expotama's ability to implement the Bylaws in the company's costs and increase profitability. We plan to carry out this series of activities from August 2022 – December 2022. PT Artha Trimitra Expotama adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor interior dan pameran internasional yang berada di Jakarta dan sudah menjadi mitra terpercaya dari merek global seperti Sony, Asus dan Samsung. Anggaran Rumah Tangga, family endowment, investas, distribusi dana, filantropi, dan counterparts. ART, adalah peraturan atau pedoman yang mendasari pelaksanaan anggaran dalam sebuah keluarga, organisasi, atau bisnis. Manajemen, Investasi dan pengelolaan Dana Abadi Keluarga harus dikelola secara terpusat melalui kantor keluarga, kantor mana yang akan diawasi oleh Anggota Eksekutif dan berwenang untuk mengambil semua tindakan yang sesuai yang diperlukan untuk menerapkan kebijakan dan strategi mengenai Pemberkahan Keluarga. PKM dilaksanakan dengan metode FGD merupakan metode dan teknik pengumpulan data atau informasi yang awalnya dikembangkan di dalam penelitian pemasaran. FGD digunakan untuk mengetahui implementasi anggaran rumah tangga perusahaan. Dengan menggunakan FGD, dalam waktu relatif singkat (cepat) dapat digali mengenai persepsi, pendapat, sikap, motivasi, pengetahuan, masalah dan harapan perubahan berkaitan dengan masalah tertentu. Target capaian dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan kemampuan PT Artha Trimitra Expotama dalam melakukan implementasi Anggaran Rumah Tangga dalam perusahaan biaya dan meningkatkan profitabilitas. Serangkaian kegiatan ini kami rencanakan akan dilakukan mulai bulan Agustus 2022 – Desember 2022.
PENDAMPINGAN PAMERAN TAMAN BACA KREATIF DI TAMAN ISMAIL MARZUKI Setiawan, M. Nashir
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23919

Abstract

Participating in exhibitions for small communities that do not yet have a permanent venue and limited equipment is a joy and a positive motivation for members and managers. The Creative Reading Garden was founded on November 1 2022, in fact it has been active since 2019, however, it was only started to create a Reading Garden after receiving enlightenment and technical instructions from Community Reading Center (TBM) activists and North Jakarta TBM Coordinator, Acbar Dheny, S.E. Some of the things that have become a strong motivation for the establishment of this Creative Reading Garden are that it has regular activities, there are works that are documented, there are permanent members in the environment and there are managers who continuously carry out activities. TBM is a forum to encourage community growth to fulfill non-formal education, aiming to increase people's interest in reading so that they have broad knowledge. However, changing people who are not used to reading to become fond of reading is not an easy matter. Therefore, the activities carried out are with an approach to children who are interested in drawing activities. Through the drawing activities that were carried out, the benefits began to be felt, some participants became more proficient in coloring, shaping or imitating pictures. Apart from drawing, other activities were included, such as singing folk songs, storytelling and reading books aloud (Read Load). In the Read Load practical activity, new writers know how important it is to read story books aloud to children, with certain methods to make children pay attention and understand the contents of the story. This is evidenced by several children being asked to retell stories and being able to tell stories coherently. TB Creative's participation in this event strengthens motivation to be able to continue to encourage the surrounding community to love reading. The availability of Creative Reading Parks in Bulak Simpul increases interest in reading and increases creativity in children, with the development of a reading culture through Creative Reading Gardens that are limited to site conditions. Mengikuti kegiatan pameran bagi komunitas kecil yang belum memiliki wadah tetap dan serba terbatas peralatannya adalah hal yang menggembirakan dan menjadi motivasi positif bagi anggota dan pengelola. Taman Baca Kreatif berdiri tanggal 1 November 2022 ini, sebenarnya telah beraktifitas sejak tahun 2019, namun demikian baru terbetik untuk dibuat Taman Baca setelah mendapat pencerahan dan petunjuk teknis dari pegiat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Koordinator TBM Jakarta Utara, Acbar Dheny, S.E. Beberapa hal yang menjadi motivasi kuat berdirinya Taman Baca Kreatif ini adalah telah berkegiatan secara rutin, ada karya yang didokumentasikan, terdapat anggota tetap di lingkungan tersebut serta ada pengelola yang secara kontinyu menjalankan kegiatan. TBM merupakan suatu wadah untuk mendorong tumbuhnya masyarakat memenuhi pendidikan nonformal, bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat sehingga memiliki pengetahuan yang luas. Namun demikian, mengubah masyarakat yang tidak biasa membaca menjadi gemar membaca bukan persoalan mudah. Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan adalah dengan pendekatan pada anak-anak yang tertarik kegiatan menggambar. Melalui kegiatan menggambar yang dilakukan, mulai terasa manfaatnya, beberapa peserta menjadi lebih cakap dalam mewarnai, membentuk atau mencontoh gambar. Selain menggambar kegiatan lain disisipkan seperti menyanyi lagu-lagu daerah, mendongeng dan membaca buku dengan nyaring (Read Load). Pada kegiatan praktek Read Load, penulis baru mengetahui betapa penting membacakan buku cerita dengan keras pada anak-anak, dengan metode tertentu menjadikan anak-anak perhatian serta memahami isi cerita. Ini dibuktikan dengan beberapa anak-anak diminta menceritakan kembali cerita dan bisa bercerita secara runtut. Keikutsertaan TB Kreatif pada event ini memperkuat motivasi untuk dapat terus mendorong masyarakat sekitar untuk gemar membaca. Ketersediaan Taman Baca Kreatif di Bulak Simpul meningkatkan minat baca dan meningkatkan kreativitas pada anak-anak, dengan pengembangan budaya baca melalui Taman Baca Kreatif memiliki keterbatasan pada kondisi lokasi.
PELATIHAN MENGHIAS POT DEKORATIF BERBAHAN GIPSUM BAGI UMKM ANAK BERKESULITAN BELAJAR JAKARTA Andreas; Suhartono, Alvinna; Aurelia, Tania; Maureen, Jeanne
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23920

Abstract

Works of art have a sale value and can be used as a business opportunity. The existence of Covid-19 pandemic has opened up opportunities for works of art such as potted plants with various motifs to be traded, in line with the increasing public interest in ornamental plants. One type of pot that can be used as a business opportunity is a pot made from gypsum. Besides easy to make, this pot also requires minimal capital compared to the profits you get. This makes it a suitable business to be run by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), for Children with Learning Difficulties (ABB) under the auspices of the Special Children Care Foundation (YPAS). However, the pots that have been made need to be decorated with attractive motifs and colors so that the selling value of the pots increases. For this reason, Tarumanagara University (UNTAR) lecturers and students are collaborating with YPAS in holding training in decorating decorative plant pots made of gypsum for ABB in Jakarta. This training guides ABB participants in decorating pots with wall paint, pylox, tire markers, and other tools and materials. There are several techniques that can be applied, for example marbling, stencils from paper cut out, stamping shapes from sponges, creating textures using brush, drawing various shapes on the surface, to gluing eggshells with or without coloring first. It is hoped that with this training, ABB can increase the selling value of the gypsum plant pots, and help the continuity of ABB's MSMEs. Karya seni memiliki nilai jual dan dapat dijadikan sebagai peluang bisnis. Adanya pandemi Covid-19 membuka lebih banyak peluang bagi karya seni seperti pot tanaman berbagai motif untuk diperjualbelikan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat dalam tanaman hias. Salah satu jenis pot yang dapat dijadikan peluang bisnis adalah pot berbahan gipsum. Selain mudah dibuat, pot ini juga membutuhkan modal yang minim dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan. Hal ini menjadikannya sebagai usaha yang cocok dijalankan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), bagi Anak Berkesulitan Belajar (ABB) dalam naungan Yayasan Peduli Anak Spesial (YPAS). Namun, pot yang sudah dibuat perlu dihias dengan berbagai motif dan warna yang menarik agar nilai jual pot bertambah. Untuk itu, dosen dan mahasiswa Universitas Tarumanagara (UNTAR) bekerja sama dengan YPAS dalam mengadakan pelatihan dalam menghias pot tanaman dekoratif berbahan dasar gipsum bagi ABB di Jakarta. Pelatihan ini membimbing peserta ABB dalam menghias pot dengan cat tembok, cat semprot, spidol, dan alat serta bahan lainnya. Ada beberapa teknik yang dapat diterapkan dengan media tersebut, misalnya sejenis marbling, stencil dari cetakan kertas, melakukan stamp berbagai bentuk dari spons, menciptakan tekstur menggunakan kuas, menggambar berbagai bentuk di atas permukaan pot, hingga menempelkan kulit telur dengan atau tanpa diwarnai terlebih dahulu. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, ABB dapat meningkatkan nilai jual pot tanaman gypsum yang akan dijual, dan membantu kelangsungan UMKM ABB.

Page 3 of 64 | Total Record : 633