cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
MODEL PERANCANGAN KONTEN DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT DIGITAL Paramita, Sinta
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24035

Abstract

The Covid-19 pandemic that was experienced globally had an impact on the economic downturn, especially in Indonesia, many large, medium and small companies experienced problems and some were even declared bankrupt. To survive this problem, many business actors have changed their business processes from offline to online. These changes were certainly not made easily, many obstacles were experienced such as the tools used, internet access, and what kind of content was presented. Therefore, this community service activity aims to help business actors to develop their business by creating content on social media. Content is the main key in the world of online business, good content can attract the attention of online consumers to learn more about the product. This Community Service activity was applied to two business actors. The first is a business in the culinary field under the name Dapur_La_Falzzetto which sells processed smoked meat or sei in Kupang. Second, a business in the fashion sector with the product name Kitoscarf which sells Muslim clothing from Bengkulu. From this coaching there was an increase in terms of content development on social media and an increase in product orders they made. This community service activity organized by the Faculty of Communication at Tarumanagara University is expected to provide further direction for current business development. From the results of the application of the Digital Community Creative Economy Development model through content that can be utilized by the community in starting their business through social media content. Pandemi Covid-19 yang dialami secara global berdampak pada penurunan perekonomian khususnya di Indonesia, banyak perusahaan berskala besar, sedang, dan kecil mengalami masalah bahkan beberapa dinyatakan pailit. Untuk bertahan dari masalah tersebut banyak pelaku usaha mengubah proses usahanya dari luring menjadi daring. Perubahan tersebut tentunya tidak dilakukan dengan mudah, banyak hambatan-hambatan yang dialami seperti, alat yang digunakan, akses internet, dan konten seperti apa disajikan. Oleh sebab itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dengan membaut konten di media sosial. Konten merupakan kunci utama dalam dunia bisnis online, konten yang baik dapat menarik perhatian konsumen online untuk lebih mendalami produk tersebut. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diterapkan kepada dua pelaku usaha. Pertama adalah usaha dibidang kuliner dengan nama Produk Dapur_La_Falzzetto yang menjual olahan makanan daging asap atau Sei di Kupang. Kedua adalah usaha dibidang Fashion dengan nama produk Kitoscarf yang menjual busana muslim dari Bengkulu. Dari pembinaan tersebut terjadi peningkatan dari segi pengembangan konten dimedia sosial dan peningkatan pemesanan produk yang mereka buat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara ini diharapkan dapat melakukan pembinaan lebih lanjut untuk pengembangan usaha saat ini. Dari hasil penerapan model Pengembangan Ekonomi Kreatif Masyarakat Digital melalui konten yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam merintis usahanya melalui konten media sosial.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL UNTUK ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN HATI SUCI Paramita, Sinta; Michael; Teguh, Fiola; Susanto, Angeline; Vimala Yanthi, Valencia
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24036

Abstract

Community Service Activities are carried out with the Hati Suci Orphanage Partners. Hati Suci Orphanage wants them to get a social environment that is generally obtained by children their age. In an effort to realize it, the Hati Suci Orphanage is faced with various challenges, one of which is the approach with children and the approach between one child and another, or how they carry out interpersonal communication. Interpersonal communication is an interaction process carried out between two or more people to convey messages that involve individuals as senders of messages and other individuals as recipients of messages that are useful for establishing positive social relationships. Therefore, we provide a solution by providing an understanding of how to carry out good interpersonal communication with others and people who are younger or older with the aim of training the self-confidence of the orphans. We do this understanding through the presentation of the material we have prepared in front of the orphans. The output we will produce is in the form of research articles published on kompas.com. The method of implementing this PKM activity has an implementation stage, that is, we conduct an informal presentation of interpersonal communication material to the children at the Hati Suci Orphanage. Participation of partners, namely providing space at the orphanage for presentation of material and scheduling meetings with orphanage children for presentation of the material. Description of the duties of team members, we have our respective roles in order to support PKM activities so that they run well. For additional outdoor plans, we will create a placard and flyer design regarding our material. In order to realize this PKM activity, we prepared this proposal with the title "The Role of Interpersonal Communication in Practicing Self-Confidence at the Hati Suci Orphanage". Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dengan Mitra Panti Asuhan Hati Suci. Panti Asuhan Hati Suci ingin mereka mendapatkan lingkungan sosial yang pada umumnya didapatkan oleh anak seusia mereka. Dalam upaya merealisasikannya, Panti Asuhan Hati Suci dihadapkan dengan berbagai tantangan salah satunya adalah pendekatan dengan anak-anak dan pendekatan antara satu anak dengan yang lain, atau bagaimana mereka melakukan komunikasi Interpersonal. Komunikasi interpersonal adalah proses interaksi yang dilakukan antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan pesan yang melibatkan individu sebagai pengirim pesan dan individu lain sebagai penerima pesan yang berguna untuk menjalin hubungan sosial yang positif. Oleh karena itu, kami memberikan solusi dengan memberikan pemahaman mengenai bagaimana cara melakukan komunikasi interpersonal yang baik terhadap sesama maupun orang yang lebih muda atau tua dengan tujuan melatih kepercayaan diri anak-anak panti. Pemahaman ini kami lakukan melalui pemaparan materi yang telah kami siapkan di depan anak-anak panti. Luaran yang kami akan hasilkan berupa artikel hasil penelitian yang diterbitkan di kompas.com. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini ada tahap pelaksanaan yaitu, kami melakukan sebuah pemaparan materi tentang komunikasi Interpersonal secara informal kepada anak-anak di Panti Asuhan Hati Suci. Partisipasi mitra yaitu menyediakan ruangan di panti asuhan untuk pemaparan materi serta menjadwalkan pertemuan dengan anak-anak panti untuk pemaparan materi tersebut. Uraian tugas anggota tim, kami mempunyai peran masing-masing dalam rangka mendukung kegiatan PKM agar berjalan dengan baik. Untuk rencana luaran tambahan, kami akan membuat desain plakat dan selebaran mengenai materi kami. Dalam rangka mewujudkan kegiatan PKM ini kami menyusun proposal ini dengan judul “Peran Komunikasi Interpersonal Dalam Melatih Kepercayaan Diri di Panti Asuhan Hati Suci”.
IMPLEMENTASI WAJAH KOTA JAKARTA PADA VISUALISASI MURAL “CITY SCAPE” DI KELURAHAN TOMANG JAKARTA BARAT Andanwerti, Noeratri; Mukmin, Toto Mujio; Mutiara, Maitri Widya; Andraini, Nikki Indah
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24041

Abstract

In order to deliver messages to the public regarding Jakarta's development as a collaborative city, the Government of West Jakarta, particularly Kelurahan Tomang, requires media that is straight, rapid, and easy to grasp. New walls have sprouted up in Jakarta as a result of development, and these walls may now be used as a canvas for mural art that expresses ideas and messages. Public opinion is favorable for murals in large cities like Jakarta. Murals serve as a way of expression for artists as well as providing entertainment for the public. Using a collection of the cityscape's aesthetic elements as the inspiration for the sketches that will be used to create the murals on Jalan Taman S. Parman. Pemerintah Kotamadya Jakarta Barat khususnya Kelurahan Tomang dalam upaya menyampaikan pesan ke masyarakat tentang pembangunan kota Jakarta sebagai kota kolaborasi memerlukan media yang langsung, cepat dan mudah dipahami. Pembangunan di kota Jakarta menghasilkan pertumbuhan tembok-tembok baru yang dapat menjadi media dalam menyamoaikan pesan dan ekspresi, melalui seni mural. Kehadiran mural di kota besar seperti Jakarta disambut baik oleh masyarakat. Mural tidak hanya dinikmati oleh seniman sebagai sarana ekspresi tetapi juga menjadi hiburan tersendiri untuk masyarakat secara luas. Pengumpulan bentuk visual Jakarta City Scape sebagai ide dasar pembuatan sketsa yang akan diterapkan pada mural, berangkat dari ide pembangunan gedung- gedung pencakar langit di kota Jakarta sebagai kota modern. Bentuk gedung pencakar langit sebagai simbol pembangunan kota Jakarta disajikan dalam bentuk visual ilustrasi bangunan dan siluet bangunan. Sedangkan konsep pemilihan warna yang digunakan adalah warna-warna cerah yang diharapkan memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, yaitu memberikan keceriaan dan kebahagiaan dalam menikmati mural pada tembok di Jalan Taman S. Parman.
DAMPAK VISUALISASI MURAL EDUKASI ECO GREEN SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN LINGKUNGAN JAKARTA Gani, Anastasia Cinthya; Wardjono, Jayanto G; Wiyoso, Aghastya; Darmo, Budi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24045

Abstract

Messages are conveyed visually as well as verbally. For the green theme promoted by West Jakarta City, it is necessary to convey a message that can be quickly and easily understood by the people of Jakarta. Creating murals as a means of learning about the environment is expected to be accepted by communities to improve their quality of life. A collection of eco-green related topics as a basis for creating sketches applied to mural visualizations. On the other hand, the choice of colors used has a positive effect on those who enjoy wall panel murals. By choosing green as the main color, you can achieve a better environmental life. The results of the Mural PKM activities will produce research papers on the impact of mural paintings as a better means of learning about the environment. These results are the results of a poll conducted after the public saw an eco-green themed mural. The findings can be used as a reference to show whether visualization of global issues is actually successful and accepted by society. Apart from that, this involvement resulted in intellectual property rights to the design concept implemented in the wall panels of the former mayor of West Jakarta. Penyampaian pesan tidak hanya dilakukan secara verbal akan tetapi dapat disampaikan secara visual. Terkait isu eco green yang digalakkan oleh Pemkot Jakarta Barat maka perlu penyampaian pesan yang cepat dan mudah dipahami oleh masyarakat Jakarta. Dengan pembuatan Mural sebagai salah satu sarana pembelajaran terkait lingkungan diharapkan dapat diterima oleh masyarakat guna peningkatan keberlangsungan hidup yang lebih baik. Pengumpulan isu terkait eco green sebagai dasar pembuatan sketsa yang akan diterapkan pada visualisasi mural. Sedangkan pemilihan warna yang digunakan mempunyai dampak positif bagi masyarakat yang menikmati mural pada panel dinding. Pemilihan warna hijau sebagai warna utama merupakan implementasi dari kehidupan lingkungan yang lebih baik. Hasil dari kegiatan PKM mural akan menghasilkan naskah penelitian mengenai dampak mural sebagai sarana pembelajaran lingkungan hidup yg lebih baik. Hasil tersebut merupakan hasil survey yang akan dilakukan setelah masyarakat melihat mural dengan tema eco green. Dengan hasil survey tersebut dapat dijadikan salah satu acuan dan melihat apakah visualisasi isu global memang berhasil dan dapat diterima oleh masyarakat. Selain itu dari pengabdian ini menghasilkan HAKI pada konsep desain yang diimplementasikan pada panel dinding ex-walikota Jakarta Barat.
DESEMINASI HASIL PENELITIAN INTERAKSI SOSIAL DAN SIKAP MULTIKULTURALISME MAHASISWA UNIVERSITAS X DI JAKARTA Ninawati
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24057

Abstract

Building awareness of multiculturalism in a nation-state like Indonesia is not an easy endeavor, especially with the awareness that Indonesia is a country characterized by a heterogeneous society, a multicultural and multi-ethnic country. Multiculturalism not only requires living together based on the principle of diversity in diversity which is full of tolerance and harmony, but also understanding and respect for inter-cultural, inter-religious, inter-ethnic groups in fostering a societal order full of peace, tranquility and love (Shofa, 2016) . Various ways and steps are used so that this attitude of multiculturalism can grow in Indonesian society. One way is through social interaction by individuals. The process of creating a multicultural society requires a willingness to take action from the government, especially in the field of education by emphatically conveying multicultural aspects. Multicultural problems in Indonesian society need awareness to understand them. In a multicultural and multiethnic society maintaining relationships and interactions is very much needed in order to get a safe society. For this reason, maintaining good relations in order to create a safe atmosphere requires interaction that exists between its citizens. Through this dissemination activity it is introduced how social interaction occurs in order to create a good multicultural attitude among students. By holding dissemination through webinars, it is hoped - a little or a lot - to add insight or knowledge about the need for a multicultural attitude. Dissemination was carried out through an online seminar on November 30, 2022 with the topic "Indonesian Agents of Change Festival: Celebrating Diversity Through Education and Culture". This seminar apart from presenting the results of the research also featured several other speakers working in the field of cultural change. The webinar involved 177 participants from various institutions and universities. The activities ran smoothly and the time allocation was relatively appropriate. Membangun kesadaran multikulturalisme dalam sebuah negara-bangsa, seperti Indonesia bukanlah upaya yang mudah, terlebih lagi dengan kesadaran Indonesia adalah negara dengan ciri masyarakat heterogen, negara multikultural dan multi etnis. Multikulturalisme bukan saja hanya menuntut kehidupan bersama berdasarkan asas bhineka tunggal ika yang penuh toleransi, dan rukun-rukun saja tetapi juga pengertian dan penghargaan antarbudaya, antaragama, antaretnis dalam membina suatu tatanan masyarakat yang penuh dengan kedamaian, ketentraman dan cinta kasih (Shofa, 2016). Berbagai cara dan Langkah digunakan agar sikap multikulturalisme ini dapat tumbuh dalam masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah melalui interaksi sosial yang dilakukan individu. Proses untuk mewujudkan masyarakat multikultural memerlukan kemauan tindakan dari pemerintah terutama dalam bidang Pendidikan dengan menyampaikan aspek multikultural secara tegas. Masalah multikultural pada masyarakat Indonesia perlu kesadaran untuk memahaminya. Pada masyarakat multikultural dan multietnis menjaga relasi dan interaksi amat diperlukan agar mendapatkan masyarakat yang aman. Untuk itu menjaga hubungan baik demi terciptanya suasana yang aman memerlukan interaksi yang terjalin di antara warganya.Melalui kegiatan diseminasi ini diperkenalkan bagaimana interaksi sosial yang terjadi agar tercipta sikap multikultural yang baik di kalangan mahasiswa. Dengan diselenggarakannya diseminasi melalui webinar diharapkan - sedikit atau banyak -menambah wawasan atau pengetahuan tentang perlunya sikap multikultural. Diseminasi dilakukan melalui seminar daring pada tanggal 30 November 2022 dengan topik “Festival Agen Perubahan Indonesia: Merayakan Keberagaman Melalui Pendidikan dan Kebudayaan”. Seminar ini selain menyampaikan hasil penelitian juga menampilkan beberapa narasumber lainnya yang bergerak dalam bidang perubahan kebudayaan. Pelaksanaan webinar melibatkan 177 orang peserta dari berbagai Lembaga dan perguruan tinggi. Kegiatan berjalan lancar dan alokasi waktu relatif tepat.
KONSULTASI TERHADAP KASUS HUKUM PIDANA MELALUI PENGENALAN PELATIHAN PARALEGAL DI DESA BULAKAN kurniawan, yunan prasetyo; Tridewiyanti, Kunthi; hamid, adnan; Arsil, Thomas; Octaviani, Rury; Bagja, Muhammad Soleh; alma, aurellia; athalla, muhammad fakhri; hamidah, wanda
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24094

Abstract

Criminal cases are often heard in the community, both cities and villages. This is due to the lack of public understanding of the actions taken have legal consequences, especially in criminal law, as happened in Bulakan Village and its surroundings, Anyer, Banten. The cases that occurred in the village discussed child abuse, marijuana narcotics, people with mental disorders, children's rights, and the responsibilities of a husband. In this regard, the Faculty of Law, University of Pancasila in collaboration with the Bulakan Village Head, who was attended by the surrounding villages, has held an introduction program to what is paralegal and conducts consultations in every legal domain, one of which is criminal law. It aims to be able to solve legal problems in related villages and become a paralegal when mediating existing problems. The research uses a method with a qualitative approach resulting from an analytical descriptive study. Kasus-kasus pidana sering terdengar di kalangan masyarakat, baik kota maupun desa. Hal tersebut disebabkan masih kurang pemahaman masyarakat terhadap perbuatan yang dilakukan memiliki akibat hukum, terutama dalam hukum pidana, seperti yang terjadi di Desa Bulakan dan sekitarnya, Anyer, Banten. Kasus-kasus yang terjadi pada desa tersebut membahas mengenai penganiayaan terhadap anak, narkotika ganja, orang dalam gangguan jiwa, hak anak, dan tanggung jawab seorang suami. Akan hal tersebut, Fakultas Hukum Universitas Pancasila bekerja sama dengan Kepala Desa Bulakan yang dihadiri dengan desa-desa sekitarnya telah diadakan sebuah program pengenalan terhadap apa itu paralegal dan melakukan konsultasi di setiap ranah hukum, salah satunya adalah hukum pidana. Hal tersebut bertujuan agar dapat menyelesaikan permasalahan hukum di desa-desa terkait dan menjadi seorang paralegal ketika menengahi permasalahan yang ada. Dalam penelitian menggunakan metode dengan pendekatan kualitatif yang dihasilkan dari kajian deskriptif analitis.
PELATIHAN KINERJA KEUANGAN : PENGERTIAN, PENILAIAN DAN FUNGSI SEBUAH BISNIS KEPADA SISWA SMAN 20 TANGERANG BANTEN Trihastuti, Rini; Prajogi, Muhammad Bintang; Ponco, Yordan
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24096

Abstract

This training was held at SMAN 20 TANGERANG BANTEN with the aim that students can understand the size of a company's value. Financial performance is one of the most important things in a business related to the company, both internally and externally. In discussing an assessment of the performance of a company, the financial report becomes one of the keys that cannot be forgotten. The training provided to students of SMAN 20 TANGERANG is a form of the Community Service (PKM) program provided by lecturers of the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University who are competent in the field of Accounting. Accounting subjects in the high school curriculum are only given for social studies class majors, while in reality many students after graduating and continue to college and choose the economics faculty majoring in accounting. This is the reason why the PKM training aims to target school partners with students in science majors. This training is expected to provide an overview and provision of knowledge for students majoring in science as a provision for one of the reasons for their specialization and selection of majors in higher education after graduation. The implementation of this PKM uses a method consisting of several steps. First, conduct a preliminary survey by conducting interviews with the school. Second, prepare the Training Module. Third, we conduct face-to-face training with students. Fourth, provide direct practice to find out the extent of student mastery of the material that has been explained. We also asked the students to fill out a questionnaire to assess their satisfaction with the training provided with the help of the Google Form application. Compulsory outputs and additional outputs from this PKM activity are: Publications at Serina Untar 2022, Untar Opinions and Posters at Research Week organized by Tarumanagara University. Pelatihan ini diadakan di SMAN 20 TANGERANG BANTEN dengan tujuan agar siswa/i dapat memahami ukuran nilai sebuah perusahaan. Kinerja keuangan merupakan hal terpenting dalam dunia usaha terkait perusahaan, baik bagi internal maupun eksternal. Dalam membahas sebuah penilaian tentang kinerja suatu perusahaan maka, laporan keuangan menjadi salah satu kunci yang tidak dapat dilupakan. Pelatihan yang diberikan kepada siswa/ii SMAN 20 TANGERANG merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diberikan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara yang kompeten di bidang Akuntansi. Mata pelajaran Akuntansi dalam kurikulum SMA hanya diberikan untuk jurusan kelas IPS saja, sedangkan dalam realitanya banyak siswa yang setelah lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi dan memilih fakultas ekonomi jurusan akuntansi. Alasan inilah yang menjadi tujuan pada pelatihan PKM sasarannya mitra sekolah dengan siswa kelas jurusan IPA. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan gambaran pengetahuan untuk siswa jurusan IPA sebagai bekal salah satu alasan peminatan dan pemilihan jurusan kelak di perguruan tinggi setelah lulus. Pelaksanaan PKM ini menggunakan metode beberapa langkah. Pertama, melakukan survei pendahuluan dengan mengadakan wawancara kepada pihak sekolah. Kedua, mempersiapkan Modul Pelatihan. Ketiga, kami melakukan pelatihan secara tatap muka langsung dengan siswa. Keempat, memberikan latihan secara langsung untuk mengetahui sampai mana penguasaan siswa atas materi yang telah dijelaskan. Kami juga meminta para siswa untuk mengisi kuesioner untuk menilai kepuasan mereka atas pelatihan yang diberikan dengan bantuan aplikasi Google Form. Luaran wajib dan luaran Tambahan dari kegiatan PKM ini adalah: Publikasi di Serina Untar 2022, Opini Untar dan Poster di Research Week yang diselenggarakan oleh Universitas Tarumanagara.
DESAIN PEMANFAATAN SAYAP KANAN BANGUNAN CANDRANAYA JL. GAJAHMADA 188 JAKARTA BARAT Priyomarsono, Naniek Widayati; William, Marco
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Candra Naya is the only heritage building that has a Chinese architectural style of the landed house type. This happened before law number 11 of 2010 concerning cultural heritage was passed. The building complex is currently in a mixed use building complex consisting of apartments, hotels and offices owned by PT. Modernland tbk. By designating the Candra Naya Building as a DKI Cultural Heritage Building in 2022, the Government has given permission for the right and left wing buildings to be rented out for restaurant activities or showrooms on condition that they do not damage the original building. The problem is the owner does not yet have design guidelines for prospective space tenants in its wing buildings. The purpose of this PKM is to help realize the government's permit, by creating an alternative spatial design in the right wing of the Candra Naya building so that if it is rented out for a restaurant or showroom, the design does not violate government regulations. The method used is qualitative in a way; Field observations were then carried out with measurements and documentation as well as redrawing, interviews with owners, prospective tenants, several people who visited the building. The existing drawings are combined with a summary of observations and interviews as well as some literature to obtain design results. The results of these design alternatives can be offered to prospective space tenants who wish, so that the spatial layout of the right-wing building is in accordance with the government's. Candra Naya merupakan satu satunya peninggalan bangunan yang mempunyai gaya arsitektur China tipe landed house. Bangunan tersebut keberadaannya mengalami beberapa kali pro dan kontra antara dilestarikan dan dipindahkan. Hal tersebut terjadi sebelum undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya di sahkan. Kompleks bangunan tersebut sekarang ini berada di dalam kompleks bangunan mix use yang terdiri dari apartemen, hotel, dan perkantoran yang dimiliki oleh PT. Modernland tbk. Dengan telah ditetapkannya Bangunan Candra Naya sebagai Bangunan Cagar Budaya DKI pada tahun 2022, Pemerintah memberikan izin bangunan sayap kanan dan kiri boleh disewakan untuk kegiatan restoran atau ruang pamer dengan catatan tidak boleh merusak bangunan aslinya. Permasalahannya pemilik yaitu PT. Modernland tbk belum mempunyai panduan desain untuk calon penyewa ruang pada bangunan sayapnya. Tujuan dari PKM ini adalah untuk membantu merealisasikan izin pemerintah, dengan cara membuat alternatif desain tata ruang dalam bangunan sayap kanan bangunan Candra Naya supaya kalau disewakan untuk restoran atau ruang pamer desainnya tidak melanggar peraturan pemerintah. Metode yang digunakan adalah kualitatif yaitu dengan cara; pengamatan lapangan kemudian diadakan pengukuran dan dokumentasi serta penggambaran ulang, wawancara dengan pemilik, calon penyewa, beberapa orang yang mengunjungi bangunan. Gambar eksisting dipadukan dengan rangkuman hasil pengamatan dan wawancara serta beberapa literatur tentang ruang dalam arsitektur china didapatkan hasil desain. Hasil dari alternatif desain tersebut dapat ditawarkan kepada calon penyewa ruang yang menghendaki, sehingga tata ruang dalam bangunan sayap kanan tersebut sesuai dengan harapan pemerintah yang mengacu pada Undang-undang nomor 11 tahun 2010.
INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK PADA USAHA PAKAIAN BATIK MILENIAL Prajogi, Muhammad Bintang; Utama, louis; Verawati
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik is one part of the original cultural works of the archipelago which is much admired by audiences from all over the world. However, over time, batik is often identified with formal clothing that is old-fashioned, stiff, and is only worn by elderly people in Indonesia. To increase the value of batik, batik needs to be adapted to the interests of the millennial generation, including visuals on batik so that it has better commercial value and attractiveness. This activity helps one of the batik clothing businesses at Boutique A in developing their business. The products produced in the boutique only focus on women's batik clothing with the target market are adults. The problem with Boutique A is that they don't have batik clothing products for millennials. The advantage of this boutique is that it has a lot of raw materials for batik. This activity helps Boutique A to develop and provide product diversification innovations, especially for the millennials. Innovative products designed specifically for men's batik fashion include batik jackets, batik shirts, and shirts with batik patchwork accents with modern designs. With the creation of this new product, Boutique A will give birth to a new second brand with a different vision, mission and target market. It is hoped that with the development of these new products, Boutique A's business performance will increase. Batik merupakan salah satu bagian dari karya budaya asli Nusantara yang banyak dikagumi oleh khalayak dari berbagai penjuru dunia. Namun seiring berjalannya waktu, batik kerap kali diidentikkan dengan busana formal yang kuno, kaku, dan hanya dikenakan oleh orang-orang tua di Indonesia. Guna meningkatkan nilai batik, kerajinan batik perlu disesuaikan dengan ketertarikan generasi milenial, meliputi visual pada batik sehingga memiliki nilai komersial dan daya tarik yang lebih baik. Kegiatan ini membantu salah satu usaha pakaian batik pada Butik A dalam mengembangkan usahanya. Produk yang dihasilkan dalam usaha butik tersebut hanya berfokus pada pakaian batik wanita dengan target pasar usia dewasa. Permasalahan pada Butik A adalah tidak memiliki produk busana batik untuk kaum milenial. Adapun kelebihan butik ini adalah memiliki bahan baku material batik yang sangat banyak. Kegiatan ini membantu bagaimana Butik A dapat mengembangkan dan memberikan inovasi diversifikasi produk, khususnya untuk target pasar kaum millennial. Produk inovasi yang dirancang khususnya produk fashion batik pria diantaranya jaket batik, kemeja batik, dan kaos dengan aksen patchwork batik dengan desain yang modern. Terciptanya produk baru ini memungkinkan Butik A melahirkan second brand baru dengan visi dan misi serta target pasar yang berbeda. Adanya pengembangan produk baru tersebut, diharapkan kinerja bisnis Butik A semakin meningkat.
KUALITAS PELAYANAN GUNA MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN PADA JASA WESHWASH LAUNDRY Mudita, Novi Rahayu; utama, louis; Verawati
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24110

Abstract

In today's modern era, competition in the world of work is very tight so that business competition occurs everywhere. Each person has to work hard to make ends meet so it is difficult to find time to do household chores, such as cleaning the house, cooking, and especially washing and ironing clothes. Therefore, businesses that focus on housework services began to emerge, for example the laundry service business. Laundry service business which is increasing has quite interesting business prospects. One who is interested in running this laundry service business is Weshwash Laundry. To attract consumers who use laundry services, business must provide quality services that can create satisfaction after using these services. What services that Weshwash laundry provides to their customers, how is the quality of Weshwash Laundry services that can increase customer satisfaction, and how is the customer satisfaction measurement system for the quality of Weshwash Laundry services? By using five dimensions of service quality, namely Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy, as well as using criticism and suggestions, it can be concluded that Weshwash Laundry is very good in services quality, in an effort to increase customer satisfaction. Pada era modern saat ini, persaingan di dunia kerja sangatlah ketat sehingga persaingan bisnis terjadi dimana-mana. Setiap orang harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhannya sehingga sulit mendapatkan waktu untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga, seperti bersih-bersih rumah, memasak, dan khususnya mencuci dan menyetrika pakaian. Oleh karena itu, bisnis-bisnis yang berfokus pada jasa pekerjaan rumah tangga mulai bermunculan, salah satu contohnya bisnis jasa laundry. Bisnis jasa laundry yang semakin menjamur memiliki prospek bisnis yang cukup menarik. Salah satu yang tertarik menjalankan bisnis jasa laundry ini adalah Weshwash Laundry. Untuk menarik konsumen pengguna jasa laundry, perlu memberikan kualitas pelayanan yang dapat menciptakan kepuasan setelah menggunakan jasa tersebut. Apa saja pelayanan yang diberikan Weshwash Laundry kepada pelanggan, bagaimana kualitas pelayanan Weshwash Laundry yang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, dan bagaimana sistem pengukuran kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan Weshwash Laundry? Dengan menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy, serta menggunakan kritik saran, dapat disimpulkan bahwa Weshwash Laundry sangat baik dalam kualitas layanan dalam upaya meningkatkan kepuasan pelanggan.

Page 5 of 64 | Total Record : 633