cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
SOSIALISASI PEMANFAATAN GEPHI UNTUK MENGANALISA JEJARING SOSIAL DI SMK NEGERI 1 BAWANG Michael, Valentino; Rini, Cika Puspita; Meiliansyah, Carens Berliyanti; Mawardi, Viny Christanti
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23925

Abstract

Social media is the pillar of today's communication platform. Which is where social media is a gathering place for various kinds of individuals and groups of money in which communication activities occur. Since its emergence, social media has grown rapidly at this time. The more dissemination of information, the more data stored on social media. In the dissemination of this unstructured information, analysis tools emerged which are engaged in the field of social media analysis or what is called Social Media Analysis. This research was conducted with partners, namely SMK Negeri 1 Bawang, partners need explanations and understanding regarding social media analysis, partners also need help to provide explanations and use existing tools related to social media analysis to students. Solutions provided to partners by the team to SMKN 1 Bawang is to provide one-day online webinars through zoom meetings to class X from representatives of each department. With the aim of providing understanding and providing opportunities for all participants to try to analyze their social media or that of their organization. With this webinar, it is hoped that it can provide enthusiasm, broaden students' horizons, and can assist participants in overcoming the onslaught of social media that continues to grow. The method used in this study was a qualitative method in which the team conducted a seminar at the Bawang State Vocational School. The results of the research would discuss the questions that the team had prepared to give to SMKN bawang 1 related to social media analysis Sosial media menjadi pilar platform komunikasi saat ini. Yang dimana sosial media merupakan tempat berkumpulnya berbagai macam individu maupun kelompok uang di dalamnya terjadi aktivitas komunikasi. Sejak kemunculannya, sosial media telah berkembang pesat saat ini. Semakin banyak penyebaran informasi, maka semakin banyak pula data yang tersimpan dalam media sosial. Dalam penyebaran informasi yang tidak terstruktur ini, muncul analysis tools yang bergerak dalam bidang analisis media sosial atau yang disebut Social Media Analysis Penelitian ini dilakukan bersama mitra yaitu SMK Negeri 1 Bawang,Mitra membutuhkan penjelasan serta pemahaman terkait sosial media analisis,Mitra juga membutuhkan bantuan untuk memberikan penjelasan serta penggunaan tools yang ada terkait sosial media analisis kepada siswa-siswi.Solusi yang diberikan kepada mitra oleh tim untuk SMKN 1 Bawang adalah memberikan webinar secara daring sehari melalui zoom meeting kepada para kelas X dari perwakilan masing-masing jurusan. Dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan memberikan kesempatan untuk semua peserta dapat mencoba menganalisa sosial media miliknya atau milik organisasinya. Dengan adanya webinar ini, diharapkan dapat memberi semangat, memperluas wawasan para siswa, serta dapat membantu para peserta dalam mengatasi gempuran sosial media yang terus berkembang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini berupa metode kualitatif dimana tim melakukan seminar di sekolah SMK Negeri Bawang.Hasil penelitian akan membahas tentang pertanyaan pertanyaan yang sudah dipersiapkan tim untuk diberikan kepada SMK Negeri 1 Bawang terkait dengan sosial media analisis. Sosial media menjadi pilar platform komunikasi saat ini. Yang dimana sosial media merupakan tempat berkumpulnya berbagai macam individu maupun kelompok uang di dalamnya terjadi aktivitas komunikasi. Sejak kemunculannya, sosial media telah berkembang pesat saat ini. Semakin banyak penyebaran informasi, maka semakin banyak pula data yang tersimpan dalam media sosial. Dalam penyebaran informasi yang tidak terstruktur ini, muncul analysis tools yang bergerak dalam bidang analisis media sosial atau yang disebut Social Media Analysis Penelitian ini dilakukan bersama mitra yaitu SMK Negeri 1 Bawang,Mitra membutuhkan penjelasan serta pemahaman terkait sosial media analisis,Mitra juga membutuhkan bantuan untuk memberikan penjelasan serta penggunaan tools yang ada terkait sosial media analisis kepada siswa-siswi.Solusi yang diberikan kepada mitra oleh tim untuk SMKN 1 Bawang adalah memberikan webinar secara daring sehari melalui zoom meeting kepada para kelas X dari perwakilan masing-masing jurusan. Dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan memberikan kesempatan untuk semua peserta dapat mencoba menganalisa sosial media miliknya atau milik organisasinya. Dengan adanya webinar ini, diharapkan dapat memberi semangat, memperluas wawasan para siswa, serta dapat membantu para peserta dalam mengatasi gempuran sosial media yang terus berkembang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini berupa metode kualitatif dimana tim melakukan seminar di sekolah SMK Negeri Bawang.Hasil penelitian akan membahas tentang pertanyaan pertanyaan yang sudah dipersiapkan tim untuk diberikan kepada SMK Negeri 1 Bawang terkait dengan sosial media analisis.
DESAIN LABEL KEMASAN SIJI USED COOKING OIL AROMA THERAPY CANDLE Chrissandy, Ruby; Putri, Grivenna Lavender
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23928

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on micro, small adn medium enterprises (MSME), conventional transaction and public consumption have decreased. Pigijo is a Non-Governmental Organization (NGO) that support MSME in marketing their products. Pigijo also supports the Merdeka Belajar Kampus Merdeka program by providing opportunities for students to do internships. One of their partners, Rumah Inspirasi Jogja (Rumijo), wants to increase businesses on local communities. Rumijo is a non-governmental organization that teaches about sustainable tourism, waste management and advancing the local community's economy. Rumijo's program is making aromatherapy candle products made from used cooking oil. The result is products that are marketable, environmentally friendly and promote the community's economy. The problem is that this product requires an attractive packaging label design for consumers. The purpose of this activity is to produce a packaging label design for this product. Methods of implementing activities through the stages of problem identification, problem formulation, research, production and presentation. Good packaging design can influence consumer perceptions of product quality. The packaging label design for this aromatherapy candle product made from used cooking oil was made with the visual elements used to be able to speak as an environmentally friendly, attractive product, and a local Yogyakarta product. Rumijo was very impressed with the design and hopes to help increase the value of the candle product. The results of the design carry the concept of natural, elegant, growing and beautiful, with a design strategy that carries Yogyakarta's unique flora as a visual identity and is named Siji. Pandemi Covid-19 berdampak pada pengusaha UMKM, pola transaksi dan konsumsi masyarakat menurun. Pigijo merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang membantu UMKM produk wisata dalam memasarkan produknya. Pigijo juga mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan memberi kesempatan pada mahasiswa magang. Salah satu mitranya yaitu Rumah Inspirasi Jogja (Rumijo) membutuhkan peningkatan bisnis lokal agar berdampak langsung pada masyarakat lokal. Rumijo adalah lembaga swadaya masyarakat yang mengajarkan tentang wisata berkelanjutan, pengelolaan sampah dan memajukan ekonomi masyarakat sekitar. Program yang dibuat Rumijo membuat produk lilin aroma terapi berbahan minyak jelantah. Hasilnya menjadi produk yang berdaya jual, ramah lingkungan dan memajukan ekonomi masyarakat. Permasalahannya produk ini memerlukan desain label kemasan yang menarik untuk konsumen. Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan desain label kemasan untuk produk ini. Metode pelaksanaan kegiatan melalui tahapan identifikasi masalah, merumuskan masalah, riset, produksi dan presentasi. Desain kemasan yang baik dapat mempengaruhi persepsi konsumen pada kualitas produk. Desain label kemasan dari produk lilin aroma terapi berbahan minyak jelantah ini dibuat dengan unsur visual yang digunakan harus mampu berbicara sebagai produk yang ramah lingkungan, menarik, dan produk lokal Yogyakarta. Rumijo sangat berkesan dengan desain tersebut dan berharap dapat membantu meningkatkan nilai produk lilin tersebut. Hasil desain mengusung konsep alami, anggun, tumbuh dan indah, dengan strategi perancangan mengusung flora khas Yogyakarta sebagai identitas visual dan diberi nama Siji.
MARKETING MIX DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN TARGET PASAR PT. BRIGHT EXPO Hendrawijaya, Heru; Bianca, Josephine Jane; Morgan, Christopher Elihu Billy
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23932

Abstract

This community service has its own goals and targets to be achieved, namely PT. Bright Expo can update its business system, by looking at the opportunities that exist. These updates not only keep the company afloat during the pandemic, but can also be a springboard for the company. By implementing the recommendations on the results of this PKM, it is expected that the company can increase the effectiveness, efficiency, and economic level of the company, so that the company can improve its performance. For this, we, lecturers and students from the Faculty of Economics and Business, will conduct an FGD (Forum Group Discussion) to identify problems and reach an agreement with the management of PT Bright Expo to analyze opportunities in a changing market environment. We conducted a survey prior to conducting the FGD (Forum Group Discussion) to obtain information regarding the location of the company and the area around it. Next we will conduct an FGD (Forum Group Discussion) with the management of PT Bright Expo. We conducted the survey in order to find out the things that need attention during the FGD, so that we can make the most of the ongoing FGD. In addition, the survey is also useful for reviewing the marketing mix strategy that exists in the company. After the discussion is carried out, we will also provide various alternatives to the management as material for consideration in decision making. We will end this activity by making a narrative FGD (Forum Group Discussion), Opportunity Analysis in Changes in the Market Environment, as well as compiling a final report and financial report on the activities we have carried out. We plan to carry out this series of activities from July 2022 – December 2022 with the output of FGD narratives and an analysis of the use of the marketing mix in meeting the needs of PT Bright Expo's target market, which is expected to provide benefits to various parties. Pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan dan target sendiri yang akan dicapai, yakni PT. Bright Expo dapat memperbarui system usahanya, dengan melihat peluang yang ada. Pembaruan tersebut tidak hanya membuat perusahaan bertahan di masa pandemi, tapi juga bisa menjadi batu loncatan bagi perusahaan. Dengan menerapkan rekomendasi atas hasil PKM ini, diharapkan perusahaan bisa meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta tingkat ekonomis perusahaan, sehingga perusahaan dapat meningkatkan kinerjanya. Untuk ini, kami, dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, akan melakukan FGD (Forum Group Discussion) untuk mengidentifikasi masalah dan mencapai suatu kesepakatan dengan pihak manajemen PT Bright Expo untuk melakukan analisis peluang dalam perubahan lingkungan pasar. Kami melakukan survey terlebih dahulu sebelum FGD (Forum Group Discussion) dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai lokasi perusahaan dan daerah di sekitarnya. Berikutnya kami akan melakukan FGD (Forum Group Discussion) dengan pihak manajemen PT Bright Expo. Survey tersebut kami lakukan agar mengetahui hal-hal yang perlu mendapat perhatian selama FGD berlangsung, sehingga dapat memaksimalkan FGD yang berlangsung. Selain itu, survey tersebut juga berguna untuk menelaah strategi marketing mix yang ada pada perusahaan. Setelah diskusi dilakukan, kami juga akan memberikan berbagai alternatif kepada pihak manajemen sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan. Kegiatan ini akan kami akhiri dengan membuat narasi FGD (Forum Group Discussion), Analisis Peluang dalam Perubahan Lingkungan Pasar, juga menyusun laporan akhir maupun laporan keuangan atas kegiatan yang telah kami lakukan. Serangkaian kegiatan ini kami rencanakan akan dilakukan mulai bulan Juli 2022 – Desember 2022 dengan luaran Narasi FGD dan analisis penggunaan marketing mix dalam memenuhi kebutuhan target pasar PT Bright Expo, yang diharapkan dapat memberikan manfaat ke berbagai pihak.
PELATIHAN PERHITUNGAN PULANG POKOK BAGI UMKM MAKANAN KHAS DAERAH PALEMBANG Ekadjaja, Margarita; Iskandar, Michael Angelo
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23933

Abstract

Information regarding the break even is very important for business people as a guide for determining the prices related to determination of marketing strategies. Partners in PKM activities is a family business in the culinary field of Palembang specialties, namely pempek. Along with customer demand and the desire of the owner of Pempek X to develop its business, they plan to add their product with crackers made from fish. Pempek X must determine how many units of product to be sold to cover all expenses due to additional investment in these new products. As a solution, the PKM implementation team provided training for calculating the return on principal from multi-products to be marketed using the BEP-M method. PKM implementation activities are packaged in the form of training which begins with the implementation of a webinar to provide an understanding of the calculation of the break even, followed by mapping the amount of variable costs, fixed costs, estimates of revenue for various products marketed, and calculating the break even. The results of the PKM implementation activities can be seen from the partner's ability to calculate the return on principal both for products that have been marketed, namely pempek and the planned new product, namely fish crackers. Participation of partners can be seen from the openness of partners to provide information related to the implementation of family businesses, the activeness of partners in discussions during the implementation of webinars, and the ability of partners to calculate the return on principal for various products that will be marketed so that partners can determine minimum sales targets to gain profit as a basis for determining policies ready-to-sell product marketing. Informasi berkenaan dengan pulang pokok sangat penting bagi pebisnis sebagai panduan penentuan harga terkait dengan penentuan strategi pemasaran. Mitra pada kegiatan PKM merupakan bisnis keluarga di bidang kuliner makanan khas daerah Palembang yaitu pempek. Seiring dengan permintaan pelanggan dan keinginan pemilik Pempek X untuk mengembangkan bisnisnya yaitu membuat kerupuk yang berbahan baku ikan, Pempek X harus menentukan berapa unit produk yang dijual untuk menutup semua pengeluaran akibat adanya tambahan investasi atas produk baru tersebut. Sebagai solusi, tim pelaksana PKM memberikan pelatihan perhitungan pulang pokok dari multi produk yang akan dipasarkan dengan menggunakan metode BEP-M. Kegiatan pelaksanaan PKM dikemas dalam bentuk pelatihan yang diawali dengan pelaksanaan webinar untuk memberikan pemahaman perhitungan pulang pokok, dilanjutkan dengan pemetaan besaran biaya variabel, biaya tetap, perkiraan penerimaan atas berbagai produk yang dipasarkan, dan perhitungan pulang pokok. Hasil kegiatan pelaksanaan PKM terlihat dari kemampuan mitra dalam melakukan perhitungan pulang pokok baik atas produk yang sudah dipasarkan yaitu pempek maupun produk baru yang direncanakan yaitu kerupuk ikan. Partisipasi mitra terlihat dari keterbukaan mitra memberikan informasi terkait dengan pelaksanaan bisnis keluarga, keaktifan mitra dalam berdiskusi pada saat pelaksanaan webinar, dan kemampuan mitra melakukan perhitungan pulang pokok atas berbagai produk yang akan dipasarkannya sehingga mitra dapat menentukan target minimal penjualan untuk memperoleh keuntungan sebagai dasar penentuan kebijakan pemasaran produk yang siap dijual.
SOCIAL NETWORK ANALYSIS TERHADAP INSTAGRAM SMA KATOLIK RICCI 1 Orlando, Fundroo; Ivanka, Risa; Natasya, Stephanie; Mawardi, Viny Christanti
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23934

Abstract

In today's modern era, individuals can easily use mobile devices, computers, and other devices as access to reach Social Networking Sites (SNS), because information and communication technology has become a necessary tool to engage in content creation and information sharing. Social Networking is a way to show a bond in an individual that binds to their environment, such as families, groups, organizations and communities. Social Networking carries a much older concept than technological developments such as the internet and mass communication. Social Network Analysis is a structural approach based on the study of interactions between individuals. Ricci 1 Catholic High School is the main goal of the PKM team to increase student and teacher knowledge about Social Media Analysis (SMA) and Social Network Analysis (SNA), introducing applications that can be used for SNA. This PKM was implemented by conducting an offline seminar in the Ricci 1 Catholic High School Hall, and the participants who attended consisted of teachers and Grade 10th students. To analyze SNA, the PKM team used 2 medias, namely visual.go and Gephi. With Gephi, it can be seen that the majority of SMAK Ricci 1 Instagram followers come from students and teachers. Meanwhile, with visual.go, it can be seen that the relationship between the PKM team and SMAK Ricci 1 students has already taken place through the school. This PKM is proven to be able to increase students' understanding of Ricci 1 Catholic High School about Social Media Analysis and SNA. Di zaman modern sekarang ini, individu dapat dengan mudah menggunakan perangkat seluler, komputer, dan gawai lainnya sebagai akses untuk menjangkau Social Networking Sites (SNS), karena teknologi informasi dan komunikasi ini telah menjadi alat yang diperlukan untuk terlibat dalam pembuatan konten dan berbagi informasi. Social Networking merupakan cara untuk menunjukkan suatu ikatan pada suatu individu yang mengikat pada lingkungannya, seperti keluarga, kelompok, organisasi, dan masyarakat. Social Networking mengusung konsep yang jauh lebih lama dari perkembangan teknologi seperti internet dan komunikasi massa. Social Network Analysis merupakan pendekatan structural berdasarkan kajian interaksi antar individu. Sekolah SMA Katolik Ricci 1 menjadi tujuan utama dari tim PKM untuk menambah pengetahuan murid dan guru mengenai Social Media Analysis (SMA) dan Social Network Analysis (SNA), mengenalkan aplikasi yang dapat digunakan untuk SNA. PKM ini diterapkan dengan cara melakukan seminar secara luring di Aula Sekolah SMA Katolik Ricci 1, dan peserta yang menghadiri terdiri dari Bapak/Ibu guru dan Murid-Murid kelas 10. Untuk menganalisis SNA, tim PKM menggunakan 2 media, yaitu visual.go dan Gephi. Dengan Gephi, terlihat persentase pengikut Instagram SMAK Ricci 1 mayoritas berasal dari pihak murid dan guru. Sedangkan dengan visual.go, terlihat bahwa hubungan antara tim PKM dengan siswa/I SMAK Ricci 1 sudah terjadi di mana melalui pihak sekolah. PKM ini terbukti dapat meningkatkan pemahaman murid Sekolah SMA Katolik Ricci 1 tentang Social Media Analysis dan SNA.
PELATIHAN AKUNTANSI DENGAN TOPIK OBLIGASI KEPADA MURID SMA KRISTEN YUSUF, JAKARTA Hidayat, Nastasya Cindy; Cahyani, Felita
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23935

Abstract

This Community Service Activity (PKM) is a form of the Tri Dharma of Higher Education, which is to provide benefits to the community. The target of this PKM is training for UMKM The Piestry regarding accounting records and preparation of profit and loss financial statements. It is hoped that this training activity will be able to provide benefits for partners in the process of recording their business activities and provide convenience and fluency in terms of accounting records. In addition, it is also hoped that this training will benefit Tarumanagara University, especially the Faculty of Economics and Business, in fostering good relations with partners so as to gain a better reputation in society. The training was carried out 8 times in a hybrid manner (offline and online) during October and November 2022 with a duration of 60 minutes for each session. PKM is carried out by visiting partner locations for offline training and using the Zoom application for online training. The implementation of the activity included presentation of material by the Untar PKM Team then continued with a simulation of the process of inputting transactions into the program and ended with a question and answer session. The implementation of the PKM went smoothly and was enthusiastically attended by partners. From partners opinion this training provides new knowledge and convenience in carrying out their business bookkeeping, and hopes to be given training again in the future if they encounter problems related to their business bookkeeping and accounting. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini (PKM) merupakan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu memberikan manfaat kepada masyarakat. Sasaran PKM ini adalah pelatihan kepada UMKM The Piestry mengenai pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan laba rugi. Diharapkan kegiatan pelatihan ini mampu memberikan manfaat bagi mitra dalam proses pembukuan kegiatan usahanya serta memberikan kemudahan dan kelancaran dalam hal pencatatan akuntansi. Selain itu, diharapkan juga agar pelatihan ini memberikan manfaat bagi Universitas Tarumanagara, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dalam membina hubungan baik dengan mitra sehingga mendapatkan reputasi yang semakin baik dalam masyarakat. Pelaksanaan pelatihan dilakukan sebanyak 8 kali secara hybrid (luring dan daring) selama bulan Oktober dan November 2022 dengan durasi 60 menit setiap sesinya. PKM dilakukan dengan mendatangi tempat mitra ketika pelatihan luring dan menggunakan aplikasi Zoom ketika pelatihan secara daring. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi oleh Tim PKM Untar kemudian dilanjutkan dengan simulasi proses penginputan transaksi ke dalam program dan diakhiri dengan sesi tanya jawab. Pelaksanaan PKM berjalan dengan lancar dan diikuti oleh mitra dengan antusias. Mitra berpendapat bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan baru dan kemudahan dalam melakukan pembukuan usahanya, serta berharap untuk dapat diberikan pelatihan kembali di kemudian hari apabila menemukan kendala terkait pembukuan dan akuntansi usahanya.
PENGENALAN MODEL MODUL PEMBELAJARAN APLIKASI BLOCKCHAIN UNTUK PEMILIHAN UMUM DI SEKOLAH ST. LAURENSIA Fat, Joni; Tanjung, Wiryo; Sembiring, Julius; Utama, Hadian Satria
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23939

Abstract

Blockchain is one of the technologies that is said to be the future technology in the Industry 4.0 era. High school students need to get basic knowledge and foster interest in Blockchain technology. Through this activity, students will be trained to create general election applications using blockchain technology using computers, blockchain servers and microcontrollers. The Santo Laurensia School wants training that is applicable to its students. Therefore, the school asked the Electrical Engineering Study Program to be able to hold training related to microcontrollers. The training held is hands-on. Students will be given instructions for assembling the microcontroller module as well as programming for the application of blockchain technology so that it can be used as a class leader selection system. This activity will be held preceded by a pre-test to determine students' knowledge, and ends with a post-test to determine the progress of students towards the material after the training is carried out. In this training, students will produce a microcontroller module. This module will be distributed to be assembled by students. Students will also do programming of the module. Thus, students will be able to produce a system for conducting general elections. What students will learn is divided into three parts, namely: (1) Assembling the microcontroller, (2) Programming the microcontroller, and (3) Setting the blockchain. The training was carried out directly at the Santo Laurensia school during school activity hours on Monday. Students will be given a theoretical explanation then given training in relation to assembly and programming. Blockchain settings will also be provided to provide students with a comprehensive overview so that students understand how to build blockchain applications thoroughly. Blockchain merupakan salah satu teknologi yang disebutkan akan menjadi teknologi masa depan di era Industri 4.0. Siswa SMA perlu mendapatkan pembekalan pengetahuan dasar serta menumbuhkan peminatan terhadap teknologi Blockchain. Melalui kegiatan ini, siswa akan dilatih untuk membuat aplikasi Pemilihan Umum yang menggunakan teknologi blockchain dengan menggunakan komputer, server blockchain dan mikrokontroler.Sekolah Santo Laurensia menginginkan adanya pelatihan yang bersifat aplikatif kepada siswanya. Oleh karena itu, pihak sekolah meminta kepada Prodi Teknik Elektro untuk dapat mengadakan pelatihan terkait mikrokontroler. Pelatihan yang diadakan bersifat hands-on. Siswa akan diberikan instruksi untuk melakukan perakitan modul mikrokontroler juga pemrograman untuk penerapan teknologi blockchain agar dapat dimanfaatkan untuk sebagai sistem pemilihan ketua kelas.Kegiatan ini akan diadakan didahului dengan pre-test untuk mengetahui pengetahuan siswa, dan diakhiri dengan post-test untuk mengetahui kemajuan siswa terhadap materi setelah pelatihan dilakukan. Dalam pelatihan ini, siswa akan menghasilkan modul mikrokontroler. Modul ini akan didistribusikan untuk dirakit oleh siswa. Siswa juga akan melakukan pemrograman modul tersebut. Dengan demikian, siswa akan mampu menghasilkan sistem untuk melakukan pemilihan umum. Hal yang akan dipelajari oleh siswa dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: (1) Perakitan mikrokontroler, (2) Pemrograman mikrokontroler, dan (3) Pengaturan blockchain. Pelatihan dilakukan langsung di sekolah Santo Laurensia pada jam kegiatan sekolah pada hari Senin. Siswa akan diberikan penjelasan secara teoritis kemudian diberikan pelatihan dalam kaitannya dengan perakitan dan pemrograman. Pengaturan blockchain akan diberikan juga untuk memberikan gambaran menyeluruh bagi siswa sehingga siswa memahami cara membangun aplikasi blockchain secara menyeluruh.
MEMBANGUN PERILAKU EKOLOGIS DI KALANGAN SISWA SMA TARSISIUS JAKARTA Tumanggor, Raja Oloan
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23941

Abstract

The environmental conditions in Jakarta are in an alarming situation. When the rainy season arrives, it's no longer unusual for the city of Jakarta to experience flooding, forcing residents who are affected by the floods to leave their homes to save themselves. Floods occur due to increased water discharge in the city of Jakarta, but do not immediately seep into the earth because they are hampered by garbage. A lot of garbage piled up in Jakarta is caused by the behavior of its residents who are not disciplined in disposing of garbage. They do not have ecological behavior or behavior to keep the environment clean and maintain the beauty of the surrounding environment. One group of Jakarta residents who need to have ecological behavior is teenagers who are still in senior high school (SMA). This psychoeducation which was attended by 20 teenagers who attended Tarsisius Jakarta High School explained what efforts could be made to grow and build ecological behavior for teenagers. The purpose of this psychoeducation is to encourage and motivate students to continue to behave ecologically in everyday life in the form of simple behavior through energy saving, transportation, disposing of waste, recycling, consumerism and conservation behavior. Kondisi lingkungan di Jakarta berada pada situasi yang memprihatinkan. Bila musim hujan tiba, maka bukan hal aneh lagi bila kota Jakarta mengalami banjir yang membuat warga yang kena banjir harus meninggalkan rumahnya untuk menyelamatkan diri. Banjir terjadi karena debit air yang meningkat di kota Jakarta, namun tidak segera meresap ke bumi karena dihambat oleh sampah. Banyak sampah bertumpuk di Jakarta disebabkan oleh perilaku warganya yang tidak disiplin dalam membuang sampah. Mereka tidak memiliki perilaku ekologis atau perilaku untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memelihara keasrian lingkungan sekitarnya. Salah satu kelompok warga Jakarta yang perlu memiliki perilaku ekologis adalah para remaja yang masih duduk di sekolah menengah atas (SMA). Psikoedukasi yang diikuti oleh 20 orang remaja yang duduk di SMA Tarsisius Jakarta ini menjelaskan upaya apa yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan dan membangun perilaku ekologis bagi para remaja. Tujuan psikoedukasi ini adalah mendorong dan memotivasi para siswa untuk tetap berperilaku ekologis dalam hidup sehari-hari dalam bentuk perilaku yang sederhana melalui hemat energi, transportasi, membuang limbah, daur ulang, konsumerisme dan perilaku konservasi.
PENDAMPINGAN TERHADAP PERANGKAT DESA PUSAR MENUJU SISTEM PEMERINTAHAN BEBAS GRATIFIKASI Efendi, Roni; Utamy, Hebby Rahmatul; Atsani, Ulya; Renie, Elsy; Nurkihma
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23942

Abstract

The goal of this paper is to demonstrate how corruption is being prevented, starting with the smallest component, the Pusar village administration. Contributing with a community-based research strategy is one way that empowered people can express their concern about national concerns where crime statistics show that corruption, including grant fraud, has increased from 2004 to 2022 and that a solution to eliminate it is therefore being examined. The community must be involved in the prevention and elimination of corruption offenses; it cannot be left to components of the integrated criminal justice system alone. Therefore, the empower thinks that by engaging in this mentoring activity, the central village government would better comprehend and be able to prevent the crime of satisfaction. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana pencegahan korupsi dimulai dari komponen terkecil yaitu Pemerintah Desa Pusar. Berkontribusi dengan strategi penelitian berbasis komunitas adalah salah satu cara yang dapat dilakukan oleh orang-orang yang diberdayakan untuk mengungkapkan keprihatinan mereka tentang keprihatinan nasional dimana statistik kejahatan menunjukkan bahwa korupsi, termasuk penipuan hibah, telah meningkat dari tahun 2004 hingga 2022 dan oleh karena itu solusi untuk menghilangkannya sedang diperiksa. Masyarakat harus dilibatkan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi; tidak dapat diserahkan kepada komponen sistem peradilan pidana terpadu saja. Oleh karena itu, Pemberdaya berpendapat bahwa dengan mengikuti kegiatan pendampingan ini, pemerintah pusat desa akan lebih memahami dan mampu mencegah terjadinya kejahatan untuk memenuhi kepuasan hati itu.
DAMPAK DIGITALISASI PADA PERUBAHAN ETIKA DAN BUDAYA DALAM PEMBAYARAN QRIS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TARUMANAGARA martinelli, imelda; howard, christopher; sebastian, louis; adi, rama
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.23970

Abstract

Digitalization occurs in all kinds of areas of life. In this study, the digitization in question is digitization in the field of digital payments. Digital payments, which are being intensively worked on by the government, are of interest to many traders and buyers in making transactions. In interviews with traders around Tarumanagara University, it was found that the majority of buyers used digital payments when buying their wares, so the traders asked to make Qris. These digital payments are not entirely good. Therefore, not all traders around Tarumanagara University provide digital payment options, due to the relatively small trading capital. Particularly for Qris, the disbursement of funds only occurs after 24 hours after the transaction takes place, so that traders find it difficult to get their trading money back. In the view of buyers, 94.2% of Tarumanegara University community buyers have completely switched to digital payments. They feel that conventional or cash payments are no longer relevant to the way they transact. Easy culture and communication ethics are the basis of what is considered contemporary. Moreover, every digital payment has been protected by law in Indonesia. In the process, these transaction activities are protected by Law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions, from consumers, producers to third parties, each has their own duties and obligations. The interest of the Tarumanagara University community's buyers is higher in merchants who provide digital payments or Qris which, from the seller's point of view, are influential in their income. Digitalisasi terjadi di segala macam bidang kehidupan. Pada penelitian ini digitalisasi yang dimaksud adalah digitalisasi pada bidang pembayaran digital. Pembayaran digital yang sedang gencar–gencarnya digarapkan oleh pemerintah menjadi minat banyak pedagang dan pembeli dalam melakukan transaksi. Dalam wawancara dengan pedagang di sekitar Universitas Tarumanagara, ditemukan bahwa mayoritas pembeli menggunakan pembayaran digital saat membeli dagangannya, sehingga pedagang mengajukan pembuatan QRIS. Pembayaran digital ini tidak sepenuhnya memberi dampak yang baik. Oleh sebab itu tidak semua pedagang di sekitar Universitas Tarumanegara memberi opsi pembayaran digital, dikarenakan modal dagang yang tidak terlalu besar. Khususnya QRIS, pencairan dana baru terjadi setelah 24 jam setelah transaksi berlangsung, sehingga pedagang kesulitan untuk memutar uang dagangannya kembali. Dalam pandangan pembeli, 94,2% pembeli mahasiswa Universitas Tarumanagara telah beralih sepenuhnya ke pembayaran digital. Mereka merasa bahwa pembayaran konvensional sudah tidak relevan terhadap cara bertransaksi. Budaya serba mudah dan etika berkomunikasi menjadi dasar yang dianggap kekinian. Dalam prosesnya kegiatan transaksi ini dilindungi oleh UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, mulai dari konsumen, produsen hingga pihak ketiga memiliki tugasnya masing masing dan kewajibannya masing masing untuk menjaga kesepakatan yang disepakati oleh unsur-unsur itu, contohnya pada pasal 21 ayat 3 dijelaskan bahwa jika terjadi malfungsi yang kemudian menyebabkan kerugian pada produsen dan konsumen maka yang bertanggung jawab atas kerugian tersebut adalah pihak ketiga sebagai pelayan transaksi digital. Minat pembeli mahasiswa Universitas Tarumanegara lebih tinggi pada pedagang yang menyediakan pembayaran digital atau QRIS yang pada sudut pandang penjual menjadi hal yang berpengaruh dalam pendapatan mereka.

Page 4 of 64 | Total Record : 633