cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
IMPLEMENTASI PENYUSUNAN BUKU BESAR DI SMA KRISTOFORUS I JAKARTA DALAM KEGIATAN ASISTENSI MENGAJAR MERDEKA BELAJAR Alberto, Metio; Liana Susanto
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33574

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program is a policy initiated by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) to provide opportunities for students to hone their skills and develop themselves outside the classroom. This program offers students the flexibility to choose learning activities relevant to their interests and talents, thus enriching their learning experiences and preparing them to enter the workforce.In the spirit of the Merdeka Belajar program, which encourages innovation in learning, the Assistance Team of Tarumanagara University (Untar) has initiated an accounting teaching assistance program at SMA Katolik St. Kristoforus 1 Jakarta. This program is a response to the challenges faced by students in understanding accounting concepts in depth. Initial observations indicate a gap in students' understanding of accounting material, primarily due to limited accounting laboratory facilities at the school and a lack of qualified accounting teachers. However, mastery of accounting is an essential skill in the modern economic era. To address this issue, the Untar Assistance Team provides in-depth explanations of ledger recording to the students of SMA Kristoforus 1. Through interactive learning activities, students are invited to directly practice the accounting concepts they have learned. This activity includes training in recording in the accounting ledger. Thus, it is hoped that this assistance program can improve students' understanding of accounting material, equip them with practical skills, and inspire their interest in pursuing the field of accounting further. This program is in line with the goals of the Merdeka Belajar program, which aims to produce competent graduates who are ready to face the challenges of the workforce learning. ABSTRAK Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah sebuah kebijakan yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar dapat mengasah kemampuan dan mengembangkan diri di luar lingkungan perkuliahan. Program ini memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk memilih kegiatan belajar yang relevan dengan minat dan bakatnya, sehingga dapat memperkaya pengalaman belajar dan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Dalam semangat Program Merdeka Belajar yang mendorong inovasi dalam pembelajaran, Tim Asistensi Universitas Tarumanagara (Untar) menginisiasi program asistensi mengajar akuntansi di SMA Katolik St. Kristoforus 1 Jakarta. Program ini hadir sebagai respons atas tantangan yang dihadapi siswa dalam memahami konsep akuntansi secara mendalam. Observasi awal menunjukkan adanya kesenjangan pemahaman siswa terkait materi akuntansi, terutama disebabkan oleh keterbatasan fasilitas laboratorium akuntansi di sekolah dan jumlah guru akuntansi yang memadai. Padahal, penguasaan akuntansi merupakan keterampilan esensial di era ekonomi modern. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Asistensi Untar memberikan penjelasan mendalam mengenai pencatatan buku besar kepada siswa-siswa SMA Kristoforus 1. Melalui kegiatan pembelajaran yang interaktif, siswa diajak untuk mempraktikkan langsung konsep akuntansi yang telah dipelajari. Kegiatan ini meliputi pelatihan pencatatan pada buku besar akuntansi. Dengan demikian, diharapkan program asistensi ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi akuntansi, membekali mereka dengan keterampilan praktis, serta menginspirasi minat mereka untuk mendalami bidang akuntansi lebih lanjut. Program ini sejalan dengan tujuan Program Merdeka Belajar yang ingin menciptakan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS RUMAH TANGGA DI RW 17 SRENGSENG SAWAH JAGAKARSA JAKARTA SELATAN Nasution, Siti Rohana; Lilik Zulaihah
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33575

Abstract

Srengsengsawah is an area of Jagakarsa District, South Jakarta, which is expected to be a buffer area for all forms of activities in the economic, housing, and population sectors in the DKI Jakarta area. The waste problem that often occurs is the occurrence of waste collisions that cannot be transported due to limited means of transportation for garbage trucks. The volume of waste generated has exceeded the capacity of available means of transportation and the limited facilities of temporary waste disposal sites (TPS). For this reason, it is necessary to carry out an activity to reduce the amount of waste. It is important to realize that the earth and environmental preservation must always be taken care of is our responsibility as human beings who inhabit the earth. There needs to be awareness of every human being to be aware and care about the waste they produce. Reducing the amount of waste can be done if waste can be sorted according to its type, namely grouped into organic and inorganic waste where it is necessary to apply the 4 R system, namely reducing (re-duce) by reducing or minimizing the baraf used, Reusing items that can still be used (re-use) also avoiding the use of disposable items, re-cycling, and replacing items that can only be used once Use DNA use environmentally friendly items that can be reprocessed. With the waste bank system implemented, waste can be used as a blessing and useful. ABSTRAK Srengseng Sawah merupakan wilayah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan, yang diharapkan dapat menjadi daerah penyangga semua bentuk aktivitas baik sektor perekonomian, perumahan, dan kependudukan di wilayah DKI Jakarta. Permasalahan persampahan yang sering terjadi adalah timbulnya tumbukan sampah yang tidak dapat terangkut karena terbatasnya sarana transportasi truk sampah. Volume timbulan sampah yang dihasilkan telah melebihi kapasitas alat angkut yang tersedia dan terbatasnya sarana tempat pembuangan sampah sementara (TPS) . Untuk itu perlu dilakukan suatu aktivitas guna penurunan jumlah sampah. Hal penting yang hasus disadari bahwa bumi dan pelestarian lingkungan harus selalu dijaga merupakan tanggung jawab kita senagai insan yang mendiami bumi. Perlu ada kesadaran setiap insan manusia untuk sadar dan peduli terhadap sampah yang mereka hasilkan . Penurunan jumlah sampah dapat dilakukan apabila sampah dapat di pilah sesuai dengan jenisnya yaitu dikelompokkan menjadi sampah organic dan anorganik dimana perlu diterapkan sistem 4 R yaitu mengurangi (re-duce) dengan cara mengurangi atau meminimalkan baraf yang digunakan, Memakai Kembali barang yang masih dapat digunakan (re-use) juga menghindari penggunaan barang sekali buang, melakukan daur ulang (re-cycle), dan melakukan penggantian kepada barang-barang yang hanya dapat di gunakan sekali pakai dna gunakan barang yang ramah lingkungan yang dapat di proses kembali. Dengan adanya sistem bank sampah yang dilaksanakan dapat memanfaatkan sampah menjadi berkah dan bermanfaat.
PERAN MEDIA DIGITAL DALAM MEMBANTU PERKEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN PADA PRODUK GLACIE Winardi, Thomas Wilson Lius; Nastasya Cindy Hidajat
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33576

Abstract

Over the past few years, there have been developments in the f&b industry that have made entrepreneurs continue to innovate, this is due to changes in product marketing. This change occurs as a result of technological advances and the digitalization era which makes buyers prefer to switch from offline to online because it makes it easier to find products that match their desires. The change to the digitalization era has become an opportunity that brings many conveniences for SMEs in continuing to develop innovations in products and also provides a sense of security in their data collection. In this era, there are various digital platforms and technologies that allow SMEs to conduct business activities more efficiently. They are able to optimally reach a wider market, interact directly with consumers, and use data to understand market desires. In addition, the digitalization era that encourages innovation allows SMEs to continue to create new ideas so that they can improve their business competitiveness. By utilizing technology, entrepreneurs are able to adapt easily and quickly to market changes and create new opportunities that can bring sustainable growth to their business. The role of digital media has become a platform to expand the market so that it can reach buyers optimally. With the application of digital media in Glacie's business, it is hoped that it will be able to reach the market optimally and can help make every business activity more efficient. Through a good strategy, the benefits of using digital media can be seen from purchasing products without having to come to the store, tidier data collection so as to shorten product manufacturing time, and the process of collecting sales and payment data. ABSTRAK Melalui beberapa tahun belakangan telah terjadi perkembangan pada industri f&b yang menjadikan para pengusaha terus melakukan inovasi hal ini diakibatkan karena telah terjadi perubahan dalam pemasaran produk. Perubahan ini terjadi akibat dari kemajuan teknologi dan era digitalisasi yang membuat para pembeli lebih memilih beralih dari luring ke daring dikarenakan lebih mempermudah dalam mencari produk yang sesuai dengan keinginan. Perubahan ke era digitalisasi telah menjadi peluang yang membawa banyak kemudahan bagi pelaku UKM dalam terus mengembangkan inovasi pada produk dan juga memberikan rasa aman pada pendataan mereka. Dalam era ini, terdapat berbagai macam platform dan teknologi digital yang memungkinkan para pelaku UKM untuk melakukan kegiatan usaha menjadi lebih efisien. Mereka mampu untuk menjangkau lebih optimal pasar yang lebih luas, berinteraksi langsung dengan para konsumen, dan memakai data untuk memahami keinginan pasar. Selain itu, era digitalisasi yang mendorong inovasi sehingga memungkinkan para pelaku UKM dapat terus membuat ide-ide baru sehingga dapat meningkatkan kemampuan daya saing usaha mereka. Dengan memanfaatkan teknologi, para pengusaha mampu beradaptasi dengan mudah dan cepat terhadap perubahan pasar dan menciptakan sebuah peluang baru yang dapat membawa sebuah pertumbuhan berkelanjutan bagi usaha mereka. Peran media digital ini telah menjadi suatu wadah untuk memperluas pasar sehingga dapat menjangkau pembeli secara optimal. Dengan penerapan media digital dalam usaha Glacie diharapkan mampu untuk mencapai pasar secara optimal serta dapat membantu agar setiap kegiatan usaha lebih efisien. melalui strategi yang baik,manfaat dari penggunaan media digital dapat terlihat dari pembelian produk tanpa harus mendatangi toko, pendataan lebih rapi sehingga mempersingkat waktu pembuatan produk, dan proses pengumpulan data penjualan dan pembayaran.
PELATIHAN AKUNTANSI PENGINPUTAN TRANSAKSI PENJUALAN MENGGUNAKAN PROGRAM ACCURATE BAGI SISWA SMKS KRISTEN RAHMANI JAKARTA Hidajat, Nastasya Cindy; Beatrice Tannesia Tandri; Cherry Tanichi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33577

Abstract

Trading companies are one of the most numerous types of business in the world, focusing on the activity of buying and selling goods to generate profit from price differences. The main activity of a trading company is sales, and the primary source of income for such companies comes from these sales, making them crucial for the sustainability of the business. In the digital era, many companies have shifted to utilizing technology to support their business operations. One of the technologies that assist in this process is Accurate, an Indonesian software designed for bookkeeping and inputting business transactions. However, high school students are not currently taught how to use this program for recording sales transactions. Acknowledging the importance of sales knowledge and the use of accounting software in business, the PKM Team organized a training session for students of SMKS Kristen Rahmani on how to input sales transactions using Accurate. This Community Service Activity (PKM) is a manifestation of the Tri Dharma of Higher Education, aiming to benefit the community. The training took place on Friday, September 13, 2024, in the computer lab at SMKS Kristen Rahmani, lasting for 90 minutes. The event included a presentation by the Untar PKM Team, followed by practical exercises, and concluded with a Q&A session. Positive feedback was received from the participants, as shown in the results of the evaluation questionnaire. ABSTRAK Perusahaan dagang merupakan salah satu jenis usaha yang paling banyak di dunia. Jenis usaha ini melibatkan aktivitas pembelian dan penjualan barang dengan tujuan memperoleh keuntungan dari selisih harga tersebut. Kegiatan utama perusahaan dagang adalah membeli dan menjual barang dagang, dan pendukung utama pemasukan perusahaan dagang adalah dari penjualan. Maka kegiatan penjualan merupakan pendukung utama keberlangsungan perusahaan. Dalam era digital saat ini, perusahaan telah beralih kepada penggunaan teknologi dalam menjalankan kegiatan usaha mereka. Accurate merupakan salah satu software buatan Indonesia yang didesain untuk mendukung kegiatan pembukuan dan penginputan transaksi usaha. Saat ini, siswa SMA tidak mendapatkan pengajaran materi mengenai transaksi penjualan menggunakan program. Oleh karena itu melihat pentingnya pengetahuan akan penjualan dan penggunaan program akuntansi dalam kegiatan usaha, maka Tim PKM mengadakan pelatihan mengenai penginputan transaksi penjualan menggunakan program Accurate kepada siswa SMKS Kristen Rahmani. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini (PKM) adalah salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Untuk mengakomodir kendala yang dihadapi mitra maka disepakati untuk diadakan pelatihan pada Jumat, 13 September 2024. Diharapkan kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi siswa SMKS Kristen Rahmani untuk lebih memahami mengenai transaksi penjualan dan cara penginputannya menggunakan program Accurate. Kegiatan ini dilaksanakan selama 90 menit dalam satu sesi secara luring bertempat di ruang lab computer SMKS Kristen Rahmani. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi oleh Tim PKM Untar kemudian dilanjutkan dengan latihan soal dan diakhiri dengan sesi tanya jawab. Dari hasil evaluasi diperoleh tanggapan positif dari peserta pelatihan yang ditunjukkan dari hasil kuesioner.
PENDALAMAN DASAR AKUNTANSI UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA/I SMA SANTO KRISTOFORUS 1 PADA ILMU AKUNTANSI Wijoyo, Amin; Steven Wiryajaya; Richard Edbert
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33578

Abstract

The decline in the number of students choosing accounting majors at several universities in Indonesia is a serious concern, especially considering the importance of accounting in the world of business and economics. Accounting plays an essential role in preparing financial reports which are the basis for decision making for stakeholders, both internally and externally. However, at the high school level, as is the case at SMA Santo Kristoforus 1, students still find it difficult to understand basic accounting concepts, and one of them is general journals. This is due to limited learning time and material that is considered complicated by students. Therefore, the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University (Untar) is implementing a Community Service (PKM) program with the aim of providing teaching about general accounting journals to Santo Kristoforus 1 SMA students. Through interactive offline teaching methods and quiz games based on the Kahoot platform , this activity not only succeeded in attracting a little student interest, but also succeeded in deepening the students' understanding of basic accounting and general journals. The evaluation results showed that 50% of participants were able to answer the quiz questions correctly, indicating an increase in understanding, although not optimal. It is hoped that this PKM activity can be the first step in introducing accounting in a more interesting way and building students' interest in this field for further study in the future. ABSTRAK Penurunan jumlah mahasiswa yang memilih jurusan akuntansi di beberapa universitas di Indonesia menjadi perhatian serius, terutama mengingat pentingnya akuntansi dalam dunia bisnis dan ekonomi. Akuntansi memainkan peran esensial dalam penyusunan laporan keuangan yang menjadi dasar pengambilan keputusan bagi pemangku kepentingan, baik secara internal maupun eksternal. Namun, di tingkat SMA, seperti yang terjadi di SMA Santo Kristoforus 1, para siswa masih merasa kesulitan memahami konsep dasar akuntansi, dan salah satunya adalah jurnal umum. Hal ini disebabkan karena waktu pembelajaran yang terbatas dan materi yang dianggap rumit oleh para siswa-siswi. Oleh karena itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara (Untar) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tujuan memberikan pengajaran mengenai jurnal umum akuntansi kepada siswa-siswi SMA Santo Kristoforus 1. Melalui metode pengajaran luring yang interaktif dan permainan kuis berbasis platform Kahoot, kegiatan ini tidak hanya berhasil menarik sedikit minat siswa-siswi, tetapi juga berhasil memperdalam pemahaman siswa-siswi terkait akuntansi dasar dan jurnal umum. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 50% peserta mampu menjawab soal kuis dengan benar, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman walaupun belum optimal. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif dalam memperkenalkan akuntansi dengan cara yang lebih menarik dan membangun minat siswa dalam bidang ini untuk studi lanjutan di masa depan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan.
PENGGUNAAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PEMASARAN DAN MENINGKATKAN BRAND ENGAGEMENT PADA USAHA KULINER ONE MORE Khowili, Nathalivia; Hendro Lukman
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33579

Abstract

In the increasingly competitive culinary industry, food businesses must adopt strategies to differentiate themselves in what is often referred to as a “red ocean” market. This Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) project focuses on enhancing consumer engagement and brand loyalty for One More, a culinary business offering churros that blend international culinary trends with local flavors. The project employs a digital marketing strategy through Instagram, utilizing interactive features such as Stories and Reels to engage consumers actively. The implementation of this strategy has led to a significant increase in consumer engagement, evidenced by higher interaction rates and a growing number of followers on Instagram, along with positive word-of-mouth promotion. This social media-based marketing strategy is anticipated to effectively build brand loyalty for One More, thereby strengthening its position in the competitive market. Additionally, it emphasizes the importance of ethical branding practices in gaining consumer trust and loyalty. By leveraging modern digital tools, One More aims to create meaningful connections with its audience, fostering a sense of community around the brand. This approach not only enhances market presence but also ensures that One More remains responsive to consumer needs and preferences. This version retains the essence of your original abstract while adhering to the word limit. ABSTRAK Di tengah persaingan yang semakin ketat dalam industri kuliner, usaha kuliner perlu mencari dan mengimplementasikan berbagai strategi inovatif untuk membedakan diri mereka dalam pasar yang sering kali disebut sebagai “red ocean”. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan konsumen dan membangun loyalitas merek pada usaha kuliner bernama One More, yang menawarkan churros unik dengan memadukan tren kuliner internasional serta selera lokal yang disukai oleh banyak orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah strategi pemasaran digital melalui platform Instagram, dimana usaha ini memanfaatkan fitur interaktif seperti stories dan reels untuk mengajak konsumen berpartisipasi secara aktif dalam setiap kampanye yang dijalankan. Penerapan strategi ini menunjukkan peningkatan keterlibatan konsumen secara signifikan, yang dapat dilihat dari kenaikan interaksi, komentar, dan jumlah pengikut di Instagram, serta munculnya promosi positif dari mulut ke mulut yang sangat berharga. Melalui strategi pemasaran berbasis media sosial ini, diharapkan One More dapat membangun loyalitas merek yang kuat, sekaligus memperkuat posisinya di pasar yang sangat kompetitif. Usaha One More juga memastikan bahwa praktik branding yang diterapkan bersifat etis, dengan menjunjung tinggi nilai transparansi dan tanggung jawab sosial dalam memenuhi harapan konsumen modern yang semakin kritis dan selektif terhadap produk dan merek yang mereka pilih, sehingga menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.
PELAKSANAAN KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP USAHA POTLUCK – PIRING MANGKOK SHOP Soetedjo, Tedrick; Vidyarto Nugroho
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33587

Abstract

Ceramic tableware is a very useful and beneficial equipment in the lives of every society globally, especially in Indonesia. These benefits arise from the need for food as one of the primary needs that must be obtained by every living human being. For these food needs, both eating and drinking require various ceramic tableware as container to keep them. With this background, the Author realized the great market opportunity from the ceramic tableware segment and established the Potluck business. In this business activity, the Author has succeeded in innovating and implementing it from production to sales. In the early stages of planning, the Author used the Lean Model Canvas tool to identify the great business opportunities from Potluck. The Author innovated by presenting new tableware variants, namely mugs along with plates and bowls of new and unique shapes. Through the Potluck business flag, the Author established a supermarket specifically for ceramic tableware to target the Retail segment and attract potential distributors. Establishing a supermarket certainly has its own problems and challenges. One of the challenges faced by the Author is the difficulty of administration because Potluck's products vary with more than 100 Stock Keeping Units (SKUs). To overcome administrative problems, the Author uses the Moka POS program equipped with a Barcode Scanner to prevent input errors, so that the Potluck supermarket is administratively orderly. To face marketing challenges, the Author strategizes to provide vouchers that are expected to attract customers for the Potluck supermarket. From this entrepreneurial activity, the Author has succeeded in establishing the Potluck supermarket, as a business that will be focused on and developed further in the future. ABSTRAK Peralatan makan keramik adalah peralatan yang sangat berguna dan bermanfaat dalam kehidupan setiap masyarakat secara global khususnya di Indonesia. Manfaat tersebut timbul dari kebutuhan pangan sebagai salah satu kebutuhan primer yang harus diperoleh setiap manusia yang hidup. Untuk kebutuhan pangan tersebut, baik makan dan minum memerlukan berbagai peralatan makan keramik sebagai wadah yang menampung mereka. Berlatar belakang tersebut, penulis menyadari peluang pasar yang besar dari segmen peralatan makan keramik dan mendirikan usaha Potluck. Dalam kegiatan usaha tersebut, penulis telah berhasil melakukan inovasi dan mengimplementasikannya mulai dari kegiatan produksi sampai dengan penjualan. Pada tahap awal perencanaan, penulis menggunakan alat bantu Lean Model Canvas untuk mengidentifikasi peluang usaha yang besar dari Potluck. Penulis melakukan inovasi dengan menghadirkan varian peralatan makan baru, yakni mug serta piring serta mangkok berbentuk baru dan unik. Melalui bendera usaha Potluck, penulis mendirikan supermarket khusus peralatan makan keramik untuk menargetkan segmen retail dan menggaet distributor-distributor berpotensial. Mendirikan sebuah supermarket tentunya memiliki permasalahan dan tantangannya tersendiri. Salah satu tantangan yang dihadapi penulis adalah sulitnya administrasi lantaran produk dari Potluck yang bervariatif dengan lebih dari 100 Stock Keeping Unit (SKU). Untuk mengatasi masalah administrasi, penulis menggunakan program POS Moka yang dilengkapi dengan Barcode Scanner untuk mencegah terjadinya kesalahan input, sehingga supermarket Potluck tertib secara administrasi. Untuk menghadapi tantangan pemasaran, penulis berstrategi untuk memberikan voucher-voucher yang diharapkan dapat menarik pelanggan bagi supermarket Potluck. Dari kegiatan kewirausahaan ini, penulis telah berhasil mendirikan supermarket Potluck, sebagai suatu usaha yang akan difokuskan dan dikembangkan lebih lanjut di kemudian hari.
PEMBANGUNAN RUANG SERBAGUNA RT 02/RW 07, KELURAHAN RAWA MEKAR JAYA-TANGERANG Liucius, Yenny Untari; Bataric, Rosani Surya; Vania Yori Wakano; Dhea Angelica Kho
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33601

Abstract

The need for a community hall or multipurpose room in an RT environment is very necessary. This multipurpose room is used to facilitate all residents' activities/needs, for example for discussions, meetings, sports, a place for children to study, play games, to practice all activities and so on. The real condition at the location is that there is no special space for residents' needs, so they need to borrow a resident's house if they want to have a meeting. So, because its function is quite important, it is necessary to have a community hall in the area. The land for the community hall is available. However, the partners had difficulty designing and building the community hall. Therefore, the focus of our service activities is to support experts in designing the community hall. We will provide a design from an architectural and structural perspective, including calculating the strength and stability of the community hall structure. The design uses hollow iron because it is light and works relatively quickly and easily. Apart from the design scope, we also carry out regular supervision in the construction process. In the implementation of this service activity there were several obstacles, including several changes to the design even though it had reached the construction stage. However, the construction process can be completed on time so that it can be immediately used for activities by residents of RT 02, RW 07, Rawa Mekar Jaya Village, South Tangerang. ABSTRAK Kebutukan akan balai warga atau ruang serbaguna dalam sebuah lingkungan RT sangatlah diperlukan. Ruang serbaguna ini dapat berfungsi sebagai tempat untuk memfasilitasi semua kegiatan/keperluan warga misalnya untuk berdiskusi, pertemuan rapat, olah raga, tempat belajar anak-anak, bernain, untuk latihan semua kegiatan dan lain sebagainya. Kondisi riil di lokasi adalah memang tidak memiliki ruang khusus untuk keperluan warga, sehingga perlu meminjam rumah warga bila ingin rapat. Maka dikarenakan fungsinya yang cukup penting, perlu adanya balai warga di lingkungan tersebut. Lahan untuk balai warga tersebut sebenarnya telah tersedia. Namun, mitra memiliki kesulitan untuk mendesain dan membangun balai warga tersebut. Maka dari itu, fokus dari kegiatan pengabdian kami adalah mendukung dari segi tenaga ahli untuk mendesain balai warga tersebut. Desain akan kami berikan dari segi arsitektur dan segi struktur, termasuk perhitungan kekuatan dan kestabilan dari struktur balai warga. Desain menggunakan besi hollow dikarenakan sifatnya yang ringan dan pengerjaan yang relatif cepat dan mudah. Selain dalam lingkup desain, kami juga melakukan pengawasan berkala dalam proses pembangunannya. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdapat beberapa kendala, di antaranya adalah terjadi beberapa kali perubahan desain walaupun sudah sampai pada tahap pembangunan. Walaupun demikian, proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga dapat segera digunakan untuk kegiatan warga RT 02, RW 07, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Tangerang Selatan.
REKONSILIASI BANK SEBAGAI SALAH SATU ALAT PENGAWASAN KEUANGAN Nariman, Augustpaosa; Vennessa; Annisa Fadila Puteri
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33638

Abstract

Financial transactions did by companies need to be monitored so that incoming and outgoing funds can be controlled properly. In its operational activities, the company will use a bank account for the flow of funds. These financial transactions are recorded both by the company and the bank. The bank will send a bank statement every month to the company. The bank balance recorded by the company may differ from the bank statement, caused by timing difference and errors that occur on the part of the company and the bank. To show the correct balance it is necessary to make a bank reconciliation. Bank reconciliation is a cash control tool, where the company will be able to know exactly coming money in and out. SMK Dewi Sartika located in West Jakarta. There were 22 students who participate in the training, consisting of classes X-XII. Students who have basic accounting knowledge from school need a deeper understanding of bank reconciliation. The training includes an explanation of the accounting cycle, the internal control system, the objective and benefitof bank reconciliation, and adjusting journals. The training funds came from LPPM UNTAR. The aim of this training is so that students of SMK Dewi Sartika can understand controlling cash which is a company asset, making bank reconciliation reports and adjusting journals. This training was carried out in October 2024 with training material on the accounting cycle, internal control, bank reconciliation, adjusting journals. This training received a very positive response from SMK Dewi Sartika, Jakarta. ABSTRAK Transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan perlu dilakukan pengawasan agar dana masuk dan keluar dapat diketahui dan dikendalikan dengan baik. Perusahaan dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya akan menggunakan rekening bank untuk aliran dana masuk dan keluar. Transaksi keuangan tersebut dicatat baik oleh pihak perusahaan maupun oleh bank. Bank akan mengirimkan rekening koran setiap bulannya kepada perusahaan. Saldo bank yang dicatat oleh perusahaan bisa terjadi perbedaan dengan saldo bank yang dicatat oleh bank, hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan waktu pencatatan dan kesalahan pencatatan yang terjadi dari pihak perusahaan maupun pihak bank. Untuk menunjukkan saldo yang benar perlu dilakukan rekonsiliasi bank. Rekonsiliasi bank merupakan alat pengendalian kas, dimana perusahaan akan dapat mengetahui dengan pasti uang masuk dan uang keluar yang terjadi. SMK Dewi Sartika merupakan sekolah kejuruan akuntansi di Jakarta Barat. Siswa-siswi yang mengikuti pelatihan berjumlah 22 orang yang terdiri dari kelas X-XII. Siswa- siswi yang telah memperoleh pengetahuan akuntansi dasar dari sekolah membutuhkan pemahaman lebih mendalam terkait dengan rekonsiliasi bank. Pelatihan yang diberikan meliputi penjelasan tahapan siklus akuntansi, sistem pengendalian internal, pengertian rekonsiliasi bank, tujuan dan manfaat rekonsiliasi bank, serta jurnal penyesuaian dalam rekonsiliasi bank. Dana bantuan untuk pelatihan ini berasal dari LPPM UNTAR. Tujuan dari pelatihan ini agar siswa-siswi SMK Dewi Sartika dapat memahami pengendalian terhadap kas yang merupakan aset perusahaan, membuat laporan rekonsiliasi bank dan jurnal penyesuaiannya. Pelatihan ini telah dilakukan pada Oktober 2024 dengan materi pelatihan siklus akuntansi, pengendalian internal, rekonsiliasi bank, jurnal penyesuaian. Pelatihan ini mendapat tanggapan yang sangat positif dari pihak sekolah SMK Dewi Sartika, Jakarta.
PEMAHAMAN AKUN DAN BASIS PENCATATAN AKUNTANSI DENGAN ALAT PERAGA EDUKATIF BAGI SISWA SMA KRISTOFORUS I Imelda, Elsa; Michelle Tjen; Stella Maris
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33639

Abstract

Many people say that accounting knowledge will disappear in the era of digitalization because accountants' jobs can be replaced by information technology, especially considering that artificial intelligence is developing rapidly in the current era. This is the first problem of the decline in high school students' interest in the field of accounting. In fact, the accounting profession will not disappear but will experience quite a significant transformation. Accountants will focus more on middle to upper management levels for strategic roles and business development. This requires a good understanding of basic accounting. Meanwhile, Accounting lessons at high school level are currently only an option in the Kurikulum Merdeka. This causes students not to understand the importance of accounting and becomes the second problem for the decline in high school students' interest in accounting. For this reason, the Untar PKM team developed an accounting laboratory at Kristoforus I High School, Jakarta. One of the topics that is fundamental to understanding accounting is understanding accounts and the basis for accounting records. Account classification is divided into three, namely assets, liabilities and equity. Students must first understand the classification of these accounts before continuing accounting recording activities. Then the recording bases explained are the cash basis and the accrual basis. The PKM team explains why the accrual basis is used in accounting records. The PKM team developed teaching techniques using educational tools to make it easier for students to understand the material ABSTRAK Banyak kalangan yang mengatakan ilmu Akuntansi akan hilang di era digitalisasi karena pekerjaan akuntan sudah dapat diganti oleh teknologi informasi, apalagi mengingat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang berkembang pesat di era saat ini. Hal ini menjadi permasalahan pertama turunnya minat siswa SMA terhadap bidang akuntansi. Sebenarnya profesi akuntan tidak akan hilang tetapi mengalami transformasi yang cukup signifikan. Akuntan akan lebih berfokus di level manajemen menengah ke atas untuk peran strategis dan pengembangan usaha. Untuk itu dibutuhkan pemahaman akuntansi dasar yang baik. Sedangkan, pelajaran akuntansi di level SMA saat ini hanya menjadi opsi di kurikulum merdeka. Hal ini menyebabkan siswa tidak memahami pentingnya akuntansi dan menjadi permasalahan kedua bagi penurunan minat siswa SMA terhadap bidang akuntansi. Oleh sebab itu, tim PKM Untar mengembangkan laboratorium akuntansi di SMA Kristoforus I Jakarta. Salah satu topik yang menjadi fundamental bagi pemahaman Akuntansi adalah pemahaman akun dan basis pencatatan akuntansi. Penggolongan akun dibagi menjadi tiga, yaitu asset, liabilitas dan ekuitas. Siswa harus terlebih dahulu memahami penggolongan akun ini sebelum melanjutkan kegiatan pencatatan akuntansi. Kemudian basis pencatatan yang diterangkan adalah basis kas dan basis akrual. Tim PKM menjelaskan mengapa basis akrual yang dipakai dalam pencatatan akuntansi. Tim PKM mengembangkan teknik ajar dengan alat peraga edukatif untuk memudahkan siswa memahami materi.