cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
zulsapar@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6285280983983
Journal Mail Official
jpeia@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Gedung Bangkit Lt. 2 Telkom University Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu 40257, Bandung, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 30312965     DOI : https://doi.org/10.25124/jpeia.v3i1.9239
Core Subject : Engineering,
The Faculty of Industrial Engineering publishes a scientific journal entitled Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications (JPEIA). The main objective is to facilitate high-quality research and academic contributions in the fields of production, corporate management, and technology-based industrial applications that contribute to the national economy. JPEIA is very enthusiastic about its goal of being the best platform for researchers, academics, and industry practitioners. There are two editions of the Industrial Engineering Journal every year.
Articles 61 Documents
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Persediaan Material Untuk Menurunkan Persentase Ketidaktepatan Pencatatan Dengan Menggunakan Metode Business Process Improvement Dan Waterfall Di Pt Xyz Salsabila Hanaika Ambarinanti; Muhammad Nashir Ardiansyah; Ari Yanuar Ridwan
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.10966

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak pada produksi aluminium. PT XYZ memproduksi beberapa jenis produk seperti Aluminium Ingot, Aluminium Billet dan Aluminium Alloy. Dalam melakukan proses produksi, terdapat bahan baku utama dan bahan baku pendukung yang harus tersedia untuk melakukan proses produksi. Bahan baku pendukung berupa material master alloy hanya digunakan pada produk diversifikasi seperti Aluminium Alloy dan Aluminium Billet. Dalam proses produksi PT XYZ menghadapi tantangan dalam pengelolaan persediaan material yaitu mengalami shortage material. Hal tersebut terjadi karena ketidaktepatan pencatatan material yang dilakukan secara manual. Sehingga data persediaan material tidak aktual dan menyebabkan delay produksi, dan memperpanjang waktu pengiriman produk ke pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang proses bisnis usulan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI) dan perancangan sistem informasi menggunakan metode Waterfall berbasis dashboard. Dengan adanya hasil rancangan proses bisnis usulan dan juga sistem informasi, dapat membantu perusahaan dalam pengelolaan persediaan dengan meningkatkan akurasi pencatatan keluar masuknya material, meminimalkan risiko terjadinya shortage material, dan mendukung efisiensi operasional. Dengan menerapkan proses bisnis usulan, perusahaan dapat menambahkan aktivitas yang dapat mengurangi terjadinya shortage material yang menyebabkan delay produksi. Sistem informasi juga membantu user dalam pencatatan penggunaan material secara real time, mempercepat proses produksi, dan memastikan ketersediaan stok sesuai kebutuhan. Dengan demikian, penerapan sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendukung keberlanjutan bisnis melalui peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
Perancangan Alat Bantu Untuk Meminimasi Waste Defect Dengan Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing Pada Produksi Komponen Fuselage Integration Pesawat Nc212i Di PT Dirgantara Indonesia Hizkia Michael Parulian Sinambela; Pratya Poeri Suryadhini; Teddy Syafrizal
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.10984

Abstract

PT Dirgantara Indonesia merupakan perusahaan manufaktur pesawat yang menghadapi permasalahan keterlambatan produksi pada proses fuselage integration pesawat NC212i akibat tingginya tingkat defect, khususnya jenis Not According Drawing yang disebabkan oleh faktor workmanship. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab defect dan memberikan usulan perbaikan untuk meminimasi waste defect yang berdampak pada kualitas dan waktu produksi. Pendekatan yang digunakan adalah Lean Manufacturing, didukung dengan alat bantu seperti Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, dan analisis 5 Whys. Hasil penelitian menghasilkan tiga rancangan utama, yaitu stiker marking berwarna kontras untuk membantu akurasi pelubangan, tool organizer untuk penyimpanan drill bit dan rivet gun, serta trolley industri dengan lapisan EVA foam untuk mencegah kerusakan komponen akibat benturan. Validasi menunjukkan bahwa penerapan rancangan tersebut mampu menurunkan potensi defect seperti Edge Margin, Extra Holes, Oversized Hole Diameter, Part Broken, dan Damage Part. Kesimpulannya, implementasi rancangan ini efektif meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi pada proses fuselage integration di PT Dirgantara Indonesia.
Perancangan Ulang Tata Letak Berbasis Line Balancing Untuk Meminimasi Waste Transportasi Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Di CV Ciarmy Menggunakan Metode Blocplan Shafa Samira Yudistira; Pratya Poeri Suryadhini; Nopendri
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11018

Abstract

CV Ciarmy adalah UMKM di bidang konveksi dengan produk utama sepatu. Observasi awal menggunakan Process Activity Mapping (PAM) menunjukkan aktivitas Non-Value-Added (NVA) sebesar 1% dan Necessary-Non-Value-Added (NNVA) sebesar 66,6%, mengindikasikan pemborosan, terutama berupa waste delay dan waste transportasi. Analisis 5 Why’s mengidentifikasi dua akar masalah: tidak adanya alat bantu pengering lem dan tata letak fasilitas yang kurang efisien. Solusi yang diusulkan mencakup perancangan tata letak menggunakan BLOCPLAN dan line balancing dengan waktu siklus 48 menit. Hasilnya, jumlah stasiun kerja berkurang dari 13 menjadi 4, dengan total 7 operator. Balancing delay turun dari 53,24% menjadi 13,15%. Jarak perpindahan material berkurang dari 148,38 m menjadi 40,35 m, dan waktu perpindahan dari 524,68 detik menjadi 179,67 detik. Efisiensi perpindahan meningkat signifikan. Tanggung jawab pengambilan bahan baku juga dialihkan ke operator gudang. Setelah perbaikan, aktivitas Value-Added meningkat menjadi 80,4%, NNVA turun menjadi 19,6%, dan NVA hanya 0,1%.
Implementasi Model Deep Learning Pada Sistem Deteksi dan Klasifikasi Kualitas Batang Tebu untuk Optimasi Penentuan Kualitas Anggiat Pandu Daniel Siregar; NUR ICHSAN UTAMA; Riska Yanu Fa'rifah
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11019

Abstract

Industri gula nasional mengalami penurunan produksi sebesar 7,01% pada tahun 2023, salah satunya disebabkan oleh rendahnya efisiensi pascapanen akibat proses klasifikasi mutu batang tebu yang masih dilakukan secara manual. Proses ini menimbulkan inkonsistensi, potensi konflik antara petani dan petugas lapangan, serta peningkatan biaya operasional. Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi mutu batang tebu berbasis deep learning menggunakan pendekatan dua tahap. Tahap pertama menggunakan YOLOv11 untuk mendeteksi batang tebu, sedangkan tahap kedua menggunakan arsitektur EfficientNet (B0–B3) untuk mengklasifikasikan mutu ke dalam lima kategori (A–E). Dataset citra diperoleh dari jalur produksi PT Sinergi Gula Nusantara dan diproses melalui tahapan Knowledge Discovery in Database (KDD), meliputi data preprocessing, augmentasi, resizing, dan splitting. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa YOLOv11 mencapai akurasi 93,5%, precision 95,7%, recall 94,4%, mAP@0.5 sebesar 97,8%, dan mAP@0.5:0.95 sebesar 89,4%. Sementara itu, EfficientNet-B2 menghasilkan akurasi klasifikasi tertinggi sebesar 88,57% setelah proses fine-tuning. Sistem yang dikembangkan mampu beroperasi pada kondisi visual yang kompleks dan dinamis, serta memberikan hasil klasifikasi yang konsisten. Studi ini menunjukkan potensi teknologi deep learning dalam mendukung otomasi dan peningkatan objektivitas proses penilaian mutu di industri agroindustri.
Analisis Dan Usulan Pengendalian Risiko Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control (HIRARC) Dan Fault Tree Analysis (FTA) Untuk Mengurangi Potensi Kecelakaan Kerja di PT. XYZ Nadia Sadira Sam; Sheila Amalia Salma; Ilma Mufidah
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11024

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang krusial dalam terciptanya lingkungan kerja yang aman, terutama di PT. XYZ yang bergerak di bidang manufaktur panel listrik. Aktivitas ini memiliki potensi risiko tinggi seperti luka akibat benda tajam, cedera otot, hingga risiko tersengat listrik. Data kecelakaan kerja tahun 2022–2024 mencatat 25 kasus, mayoritas disebabkan oleh bahaya non-mesin dan rendahnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Dari penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menganalisis akar penyebab kecelakaan dan menyusun usulan pengendalian risiko menggunakan metode HIRARC dan Fault Tree Analysis (FTA). HIRARC digunakan untuk menilai tingkat risiko berdasarkan likelihood dan consequence, sedangkan FTA digunakan untuk menelusuri penyebab utama kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas penyambungan kabel besar dan pemasangan skun memiliki risiko tertinggi. Penyebab utama kecelakaan meliputi kurangnya pelatihan kerja, ketidakpatuhan SOP, serta kondisi lingkungan kerja yang tidak tertata. Usulan pengendalian disusun berdasarkan hierarki pengendalian, mulai dari eliminasi hingga penggunaan APD yang tepat. Implementasi pengendalian ini diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko dan jumlah kecelakaan kerja di PT. XYZ
Assesment Kualitas Layanan Aplikasi Sadayana Dengan Service Quality Dan Analisis Kano Di Diskominfo Kota Bandung ARI FAJAR SANTOSO
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan Aplikasi Sadayana di lingkungan Diskominfo Kota Bandung dengan menggunakan pendekatan Service Quality dan Analisis Kano. Service Quality digunakan untuk mengukur persepsi pengguna terhadap lima dimensi utama: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna menilai layanan berada pada kategori cukup baik. Analisis Kano selanjutnya mengidentifikasi atribut layanan yang paling mempengaruhi kepuasan pengguna, yang mayoritas termasuk dalam kategori one-dimensional dan attractive. Hal ini menandakan bahwa perbaikan pada atribut-atribut tertentu dapat secara langsung meningkatkan kepuasan pengguna. Rekomendasi diberikan untuk pengembangan fitur berbasis kebutuhan aktual pengguna. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam peningkatan kualitas aplikasi layanan publik berbasis digital
Pengembangan Sistem Informasi Terpadu Untuk Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca Scope 1 Dengan Memanfaatkan Teknologi IoT Pada Bidang Pertambangan Ryan Muhammad Satria; Ahmad Musnansyah; Sinung Suakanto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11039

Abstract

Sektor pertambangan di Indonesia merupakan kontributor signifikan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), namun sistem pelaporannya terkendala oleh proses manual yang tidak akurat, memakan waktu, dan mahal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi terpadu berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengotomatiskan pelaporan emisi Lingkup 1, serta mengukur daya guna dan akurasi dari sistem yang dikembangkan. Metode pengembangan yang digunakan adalah Iterative and Incremental melalui tiga fase, dengan tumpukan teknologi mencakup Laravel untuk dasbor, Python untuk kalkulasi emisi otomatis, dan MySQL sebagai basis data. Evaluasi sistem dilakukan melalui User Acceptance Test (UAT) dan System Usability Scale (SUS) yang melibatkan konsultan ahli. Hasilnya adalah sebuah aplikasi web fungsional yang dilengkapi dasbor pemantauan real-time, modul manajemen sensor dan sumber emisi statis, serta fitur ekspor laporan otomatis. Berdasarkan pengujian, sistem memperoleh skor SUS sebesar 92,5 yang menunjukkan tingkat daya guna yang sangat baik (excellent). Kesimpulannya, sistem yang dikembangkan berhasil menjadi solusi pelaporan yang valid dan efisien, serta terbukti dapat diterima dengan baik oleh pengguna sebagai alat bantu pemantauan yang andal.
Analisis Kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) Berdasarkan Residual Dividend Policy (RDP) Pada Pt Bukit Asam Tbk Untuk Keberlanjutan Perusahaan Dengan Menggunakan Simulasi Monte Carlo Muhammad Fadhil Ramadan; SINTA ARYANI; Budi Sulistyo
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11054

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) optimal pada PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggunakan pendekatan Residual Dividend Policy (RDP) dan simulasi Monte Carlo. Data sekunder berupa laporan keuangan PTBA, data historis harga saham, dan kebutuhan investasi transisi energi periode 2020–2023 digunakan untuk memproyeksikan skenario DPR optimal selama lima tahun ke depan. Model mempertimbangkan variabel laba bersih, capital expenditure (CAPEX), dan kebutuhan investasi strategis. Hasil simulasi menunjukkan DPR optimal bersifat progresif, dimulai dari 15% pada tahun pertama dan meningkat hingga 30% pada tahun kelima. Skema ini memungkinkan PTBA menahan sebagian besar laba bersih untuk mendanai investasi strategis, khususnya proyek Energi Baru dan Terbarukan (EBT), tanpa mengorbankan daya tarik dividen bagi investor. Validasi model dilakukan dengan interval kepercayaan 95% dan benchmarking dengan perusahaan sejenis di sektor energi dan pertambangan. Implikasi kebijakan ini adalah memperkuat posisi keuangan PTBA, mempercepat diversifikasi bisnis ke energi terbarukan, serta menjaga daya saing dan keberlanjutan perusahaan di tengah volatilitas industri batubara dan tuntutan global dekarbonisasi.
Perancangan User Interface dan User Experience Website Untuk Proses Ujian Di SMA Bina Negara 1 Baleendah Dengan Menggunakan Metode Design Thinking Pradita Cahyani; Oktariani Nurul Pratiwi; Faishal Mufied Al Anshar
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11107

Abstract

Seiring kemajuan teknologi informasi, digitalisasi pendidikan menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, termasuk dalam pelaksanaan ujian. SMA Bina Negara 1 Baleendah masih menghadapi kendala ujian paper-based yang dinilai tidak efisien. Meskipun telah menggunakan sistem seperti Google Forms, berbagai keterbatasan seperti pengelolaan data yang kurang optimal dan fitur yang tidak sesuai kebutuhan pengguna masih menjadi masalah. Berdasarkan temuan tersebut, dibutuhkan solusi digital yang mampu menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik dan sesuai dengan konteks sekolah, yakni melalui pendekatan User Interface dan User Experience. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang User Interface dan User Experience website untuk ujian di SMA Bina Negara 1 Baleendah serta langkah-langkah dalam menguji usability-nya. Pendekatan Design Thinking digunakan sebagai metode perancangan website ujian. Langkah penelitian ini meliputi tiga tahapan utama: pendahuluan, tahap Design Thinking, dan tahap penutupan. Data dari guru dan siswa dianalisis menjadi artefak seperti Empathy Map, User Persona, hingga desain High Fidelity. Evaluasi dilakukan dengan Usability Testing dan System Usability Scale. Metode Design Thinking dipilih karena fleksibel, berfokus pada pengguna, dan mampu menghasilkan solusi kreatif serta relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website ujian berhasil dirancang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mampu menjadi solusi inovatif yang mendukung proses ujian secara lebih efektif dan efisien. Pengujian menggunakan System Usability Scale menghasilkan skor 74 untuk guru dan 77 untuk siswa, yang termasuk dalam grade C dengan Acceptable Rating Satisfactory. Hasil ini menunjukkan bahwa website cukup memuaskan dan memiliki tingkat usability yang baik, meskipun masih ada beberapa catatan perbaikan dari pengguna. Dengan demikian, tujuan perancangan website untuk mendukung proses ujian di SMA Bina Negara 1 Baleendah berhasil dicapai dengan cukup baik.
Perancangan Meja Pemotongan Pada Proses Penjahitan Produk Jersey Di CV Wave Sport Indonesia Menggunakan Metode Reverse Engineering Gelar Aditya Madya; Marina Yustiana Lubis; Endang Budiasih
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 4 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v4i1.11128

Abstract

CV Wave Sport Apparel merupakan perusahaan yang memproduksi pakaian olahraga atau biasa disebut jersey. Berdasarkan data produksi produk jersey, hampir setiap periode menghasilkan defect diatas batas toleransi yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 10%. Salah satu aktivtas yang bermasalah yaitu pemotongan kain pada proses penjahitan dikarenakan tidak memenuhi standar persyaratan proses sehingga output yang dihasilkan tidak sesuai dengan spesifikasi perusahaan. Setelah dianalisis akar permasalahan yang mengakibatkan persyaratan proses tidak terpenuhi, diketahui bahwa faktor yang berpengaruh yaitu terjadinya pergeseran kain pada saat dilakukan pemotongan. Untuk memperbaiki proses pemotongan kain yang bermasalah agar dapat meminimalisir frekuensi kemunculan defect, maka dilakukan perancangan meja pemotongan dengan menggunakan metode perancagan Reverse Engineering. Reverse Engineering adalah metode pengembangan produk yang dilakukan dengan meniru produk yang sudah ada sebagai dasar untuk merancang produk baru yang sejenis dengan cara kerja yang baru untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Dengan menggunakan metode Reverse Engineering, maka akan mengurangi kelemahan dan menambah kelebihan.