cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
zulsapar@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6285280983983
Journal Mail Official
jpeia@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Gedung Bangkit Lt. 2 Telkom University Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu 40257, Bandung, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 30312965     DOI : https://doi.org/10.25124/jpeia.v3i1.9239
Core Subject : Engineering,
The Faculty of Industrial Engineering publishes a scientific journal entitled Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications (JPEIA). The main objective is to facilitate high-quality research and academic contributions in the fields of production, corporate management, and technology-based industrial applications that contribute to the national economy. JPEIA is very enthusiastic about its goal of being the best platform for researchers, academics, and industry practitioners. There are two editions of the Industrial Engineering Journal every year.
Articles 50 Documents
Perancangan Peningkatan Engagement Rate Untuk Social Media Marketing Pada Platform Tiktok Burgerchill Berdasarkan Kebutuhan Audiens Menggunakan Dimensi Social Media Marketing Activities (SMMA) Dan Model Kano Syah Naufal Farras; Rohayati, Yati; Boby Hera Sagita
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i1.9713

Abstract

Burgerchill, salah satu UMKM di Kota Bandung, yang memiliki tingkat penerimaan yang baik di kalangan masyarakat, namun realisasi penjualan Burgerchill tidak mencapai target. Meskipun telah menerapkan social media marketing melalui platform TikTok untuk membantu strategi pemasaran dan penjualan produk, namun, hal ini tidak membantu Burgerchill dalam mencapai target penjualan. Berdasarkan hasil pengukuran engagement rate pada TikTok Burgerchill memiliki nilai yang lebih rendah dibanding para pesaing. Hal ini menunjukkan bahwa Burgerchill belum optimal dalam memanfaatkan platform TikTok sebagai sarana social media marketing. Untuk mengatasi permasalah yang tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Social Media Marketing Activities (SMMA) dan model Kano. Dalam analisis yang dilakukan, terdapat 15 atribut kebutuhan yang dikelompokkan menjadi 5 dimensi SMMA, yaitu entertainment, informativeness, interactivity, trendiness, dan storytelling. Hasil analisis SMMA menunjukkan adanya 5 atribut kuat dan 10 atribut lemah dan hasil analisis model Kano menunjukkan adanya 11 atribut dengan kategori one dimensional, 2 atribut kategori must be, 1 atribut kategori attractive, serta 1 atribut kategori indifferent. Merujuk pada hasil integrasi SMMA serta model Kano, diperoleh 9 True Customer Needs yang menjadi fokus utama dalam upaya perbaikan konten social media marketing TikTok Burgerchill.
Perancangan Desain Casing Bridge Structural Health Monitoring System dan Analisis Kekuatan Struktur Menggunakan Finite Element Method Dava Rizki Prayoga; Mulyana, Tatang; Endang Budiasih
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i1.9727

Abstract

Sistem monitoring menggunakan Bridge Structural Health Monitoring System (SHMS), yaitu perangkat kecil yang dipasang di jaringan skala besar untuk melakukan pengideraan, komputasi dan komunikasi. Tujuan SHMS adalah mengidentifikasi umur struktur jembatan, serta memantau pengaruh kondisi lingkungan dan dampak kendaraan berat. SHMS dapat meningkatkan keselamatan publik dan mengurangi biaya pemeliharaan serta operasional. Pembuatan SHMS hanya berfokus terhadap komponen sensor, belum memuat casing untuk melindungi sensor dan belum adanya casing dipasaran. Penggunaan casing dibutuhkan untuk melindungi sensor dari faktor yang mempengaruhi kinerja sensor. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain casing dengan dimensi dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan sensor, pemilihan material dan analisis kekuatan struktur. Pada kajian ini metode analisis yang digunakan adalah Finite Element Analysis (FEA) yaitu sebuah metode numerik yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam mekanika struktur dan fluida. Dalam penerapannya, FEA menggunakan pendekatan elemen hingga untuk memodelkan sistem fisik. FEA terbagi menjadi empat tahap utama yaitu preprocessing, solving, postprocessing, dan validation. Penelitian ini menghasilkan desain casing dengan mempertimbangkan dimensi sensor, material, dan analisis kekuatan struktur menggunakan Finite Element Analysis (FEA). Hasil menunjukkan desain aman dengan tegangan maksimum Von Mises 27.87 MPa yang dimana tidak melebihi yield strength material dan deformasi maksimal sebesar 0.6234 mm dimana nilai tesebut aman dikarenakan tidak merusak bagian sensor. Faktor keamanan casing didapatkan sebesar 2.526 MPa memenuhi batas minimum 1.25 yang dimana termasuk katergori aman. Dari hasil perancangan desain dan kekuatan struktur dilakukan pembuatan prototype untuk verifikasi dan menjamin bahwa aspek desain telah diimplementasikan dengan benar dan siap untuk digunakan.
Desain Attack Tree Berdasarkan Eksploitasi Dan Analisis Graphql Menggunakan Teknik Injection Dengan Metrik Time Nabil Egan Valentino; Adityas Widjajarto; Umar Yunan Kurnia Septo
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i1.9797

Abstract

Graph Query Language adalah bahasa query yang menentukan klien berinteraksi dengan API. GraphQL juga memiliki titik kelemahan yang dimana dapat menimbulkan kerentanan seperti kerentanan injeksi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menemukan teknik injeksi mana yang paling efektif dengan dua mode keamanan yang berbeda dengan melakukan perbandingan teknik injeksi mana yang membutuhkan waktu lebih cepat dengan kedepannya dapat menemukan solusi keamanan. Dalam penelitian eksploitasi menggunakan tiga teknik injeksi yang berbeda yaitu Command, Log dan Spoof Injection. Eksploitasi terhadap GraphQL menggunakan teknik injeksi dalam bentuk attack tree dengan tujuan untuk mengetahui relasi eksploitasi attack tree berdasarkan metrik time. Dari waktu eksploitasi tiga teknik injeksi tersebut telah didapatkan bahwa spoof injection membutuhkan waktu paling singkat dengan mode sebelum hardening dengan total waktu 32,63s. Dan teknik injeksi yang membutuhkan waktu paling lama yaitu command injection dengan total waktu 60,15s. Pada keamanan setelah hardening, terjadi perubahan waktu yang dimana log injection berada di urutan pertama dengan jumlah waktu 38,19s dan pada urutan terakhir, command injection dengan jumlah waktu 53.52s. Sehingga dapat disimpulkan bahwa serangan injeksi yang efektif sebelum hardening adalah spoof injection sedangkan serangan injeksi yang efektif setelah hardening adalah log injection, dimana serangan injeksi tersebut dapat ditemukan solusi yang paling efektif.
Perancangan Ulang Design Parutan Kelapa Untuk Meminimalisir Reduksi Hasil Santan Menggunakan Metode Reverse Engineering Hilma Efrina Lorenza; Martini, Sri; Agus Kusnayat
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9626

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat produksi dan produktivitas kelapa tertinggi di dunia. Penggunaan kelapa di Indonesia sering kali digunakan dalam pembuatan santan, baik dalam lingkup rumah tangga, industri kecil, maupun besar. Untuk menghasilkan santan, diperlukan kelapa dalam bentuk parutan. Parutan kelapa didapatkan dari kelapa yang telah diparut menggunakan mesin parut. Penelitian ini menggunakan mesin parut kelapa yang ada di Telkom University, yang menghasilkan parutan kelapa dengan santan yang memiliki reduksi cukup besar, yaitu 56,25% dari berat daging kelapa sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi reduksi hasil santan agar hasilnya lebih optimal dengan menggunakan metode Reverse Engineering dengan bantuan 3D Scanner. Hasil modifikasi dari desain yang didapatkan dari 3D Scanner kemudian menjadi produk melalui proses manufaktur yang menghasilkan perubahan ukuran pada gigi parutan, yaitu tinggi gigi 1,5 mm, lebar gigi 2,5 mm, dan jarak antar gigi 3,5 mm. Selanjutnya, dilakukan proses pengujian mesin dengan menggunakan kelapa parut tanpa kulit sebanyak 5 buah dan kelapa parut dengan kulit sebanyak 5 buah, dengan penambahan air sebesar total 500 ml untuk mempermudah keluarnya santan dari kelapa. Didapatkan hasil reduksi sebesar 28,33%, dengan perbedaan 27,92% dari hasil reduksi parutan sebelumnya. Dengan hasil reduksi sebesar 27,92%, produksi santan menjadi lebih optimal dibandingkan hasil sebelumnya.
Perancangan Model Bisnis Pada Park Hotel Jakarta Dengan Metode Business Model Canvas Nafi Herjuno Jatisigit; ARYANI, SINTA; Budi Sulistyo
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9648

Abstract

Perancangan Model Bisnis pada Park Hotel Jakarta dengan Metode Business Model Canvas merupakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan responsivitas bisnis hotel dalam menghadapi dinamika industri perhotelan. Metode Business Model Canvas (BMC) dipilih sebagai landasan perancangan untuk menyusun kerangka kerja yang komprehensif dan terstruktur. Penelitian ini menggali informasi melalui mekanisme pengumpulan data, termasuk wawancara langsung dengan manajemen hotel, survei kepada konsumen, dan studi pustaka industri perhotelan. Analisis BMC akan difokuskan pada elemen-elemen kunci, seperti Segmen Pelanggan, Proposisi Nilai, Saluran Distribusi, Hubungan Pelanggan, Sumber Pendapatan, Sumber Daya Kunci, Kegiatan Kunci, Mitra Kunci, dan Struktur Biaya. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan model bisnis yang lebih inovatif, efisien, dan dapat menjawab tuntutan pasar serta meningkatkan daya saing Park Hotel Jakarta di industri perhotelan yang kompetitif.
Perancangan Strategi Pemasaran Pada Toko Lebah Menggunakan Metode Swot Dan Qspm Richy Farantino; Suhendra, Agus Achmad; Boby Hera Sagita
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9896

Abstract

Dalam dunia bisnis yang sangat bersaing, pemasar harus memiliki kemampuan untuk melakukan pemasaran dengan lebih efektif dan efisien Ini membutuhkan konsep pemasaran yang mendasar yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pemasar serta kebutuhan dan keinginan pelanggan Toko Lebah adalah salah satu usaha mikro menengah yang bergerak pada Fashion yang menjual tas untuk pria maupun wanita. Toko Lebah tidak memiliki strategi pemasaran dan promosi sehingga dapat dibuktikan data penjualan tidak konsistennya. Dengan perancangan strategi pemasaran dengan menggunakan melakuakn audit internal dan eksternal sehingga akan menghasilkan strategi dengan menggunakan matriks SWOT dan QSPM. Hasil yang didapatkan terdapat enam alternatif strategi yang dapat digunakan untuk pemasaran Toko Lebah.
Implementasi dan Analisa Security Hardening pada Server Linux Menggunakan Ansible Ramadani; Adityas Widjajarto; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9911

Abstract

Otomatisasi proses hardening keamanan jaringan semakin penting dalam menghadapi ancaman siber yang kian kompleks dan dinamis. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas otomatisasi menggunakan Ansible dibandingkan dengan metode manual dalam penerapan security hardening pada sistem operasi Linux Ubuntu. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi efisiensi waktu, konsistensi, dan kemudahan penerapan kebijakan keamanan antara kedua metode tersebut. Metode penelitian melibatkan tahapan identifikasi masalah, formulasi hipotesis, serta pengujian perbandingan waktu antara metode manual dan otomatis, disertai analisis hasil. Proses hardening dilakukan pada beberapa virtual machine (VM) dengan menggunakan Ansible playbook dan metode manual. Konfigurasi manual melibatkan penerapan pengaturan keamanan secara langsung melalui antarmuka sistem, sementara konfigurasi otomatis menggunakan Ansible menerapkan kebijakan keamanan secara serentak melalui playbook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ansible menyelesaikan tugas hardening secara signifikan lebih cepat, seperti konfigurasi firewall yang hanya memakan waktu 10 detik dan 92 milidetik, dibandingkan dengan metode manual yang memakan waktu 1 menit, 38 detik, dan 45 milidetik. Meski setup awal Ansible membutuhkan 16 menit dan 18,99 detik, hasil ini menegaskan bahwa otomatisasi dengan Ansible tidak hanya mempercepat proses hardening secara keseluruhan, tetapi juga mengurangi risiko kesalahan manusia dan memastikan konsistensi dalam penerapan kebijakan keamanan, terutama dalam skala besar.
Perancangan Material Handling Equipment Untuk Produk Kosmetik Toner di PT XYZ Dengan Metode Quality Function Deployment Gifta Aka Saputra; Yekti, Yusuf Nugroho Doyo; Mira Rahayu
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9975

Abstract

Industri kosmetik di Indonesia, khususnya perusahaan maklon seperti PT XYZ, mengalami pertumbuhan pesat. Namun, pemindahan drum produksi seberat 150-200 kg dengan metode manual material handling (MMH) menyebabkan keluhan pada lengan, bahu, dan punggung, serta meningkatkan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini melakukan intervensi ergonomi berbasis perhitungan GOTRAK dan RULA untuk mengurangi dampak negatif tersebut. Melalui Quality Function Deployment (QFD) dan pendekatan antropometri, dirancang alat bantu Material Handling Equipment (MHE) piping. Simulasi penerapan MHE piping menunjukkan perbaikan postur operator, menurunkan penggunaan MMH, dan risiko MSDs.
Pengembangan Backend Sistem Dashboard Berbasis Internet Of Things Dan Manajemen Distribusi Vertical Crab House Imam Mukhlash; Putra, Seno Adi; Duddy Soegiarto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.10024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem backend untuk dashboard berbasis Internet of Things (IoT) yang mendukung operasional Vertical Crab House, sebuah konsep budidaya kepiting vertikal yang dirancang untuk memaksimalkan penggunaan ruang dan meningkatkan efisiensi produksi. Data sensor IoT yang digunakan, seperti Dissolved Oxygen (DO), pH, salinitas, suhu, Total Dissolved Solids (TDS), dan amonia, data yang dikirim kan berupa dummy data yang dihasilkan oleh perangkat ESP32 dan dikirim ke Firebase. Backend berperan sebagai pengelola utama data ini, serta menangani logika bisnis dan manajemen distribusi produk kepiting, memastikan distribusi yang efisien dan menjaga kualitas produk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Extreme Programming (XP), yang memungkinkan pengembangan perangkat lunak secara iteratif dan responsif terhadap perubahan kebutuhan. Dengan memisahkan pengembangan antara frontend dan backend, sistem dapat dioptimalkan untuk memberikan antarmuka pengguna yang intuitif sekaligus mengelola pengelolaan data dan distribusi secara efisien. Sistem ini juga dibagi menjadi dua bagian utama: manajemen logistik dan manajemen distribusi. Manajemen logistik berfokus pada penyediaan kebutuhan budidaya, seperti alat dan bahan, sedangkan manajemen distribusi mengatur proses penjualan kepiting ke pasar. Pemisahan ini memungkinkan solusi yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari masing-masing area, mendukung keberhasilan ekosistem budidaya kepiting secara keseluruhan.
Pengembangan Backend Sistem Dashboard Berbasis Internet Of Things Dan Manajemen Logistik Vertical Crab House Aquatic Zaky Zahrani Fauzi; Putra, Seno Adi; Duddy Soegiarto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.10044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan backend sistem dashboard berbasis Internet of things (IoT) dan manajemen logistik pada platform Vertical crab house Aquatic, sebuah inovasi dalam budidaya kepiting yang menggunakan pendekatan vertikal. Pendekatan ini berbeda dengan metode budidaya tradisional karena memungkinkan pemantauan individual terhadap kepiting dalam modul yang terpisah dan tertumpuk, sehingga penggunaan ruang menjadi lebih efisien. Dalam penelitian ini, teknologi IoT diintegrasikan untuk memberikan kemampuan pemantauan real-time terhadap kondisi lingkungan kepiting, termasuk parameter penting seperti suhu, kelembaban, dan kualitas air. Hal ini diharapkan dapat membantu peternak kepiting dalam menjaga kondisi optimal bagi pertumbuhan kepiting. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah Extreme programming, yang dipilih karena sifatnya yang iteratif dan kolaboratif, sehingga memungkinkan penyesuaian cepat terhadap kebutuhan pengguna. Backend yang dikembangkan mendukung berbagai fitur seperti manajemen data kepiting, integrasi IoT untuk pemantauan kondisi lingkungan, serta pengelolaan logistik yang mencakup distribusi dan suplai kebutuhan budidaya. Fitur ini terhubung dengan berbagai faktor utama dalam sistem, seperti Super Admin dan Supply merchant, yang memiliki peran penting dalam operasional budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem backend yang dikembangkan mampu mendukung operasional Aquatic dengan baik, khususnya dalam hal pemantauan dan pengelolaan logistik. Penggunaan teknologi IoT dalam sistem ini memungkinkan peternak untuk melakukan pengawasan secara lebih detail dan terstruktur, serta mengoptimalkan proses distribusi dan suplai. Dengan demikian, platform ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas dan perluasan pasar industri budidaya kepiting, terutama dalam konteks budidaya vertikal yang inovatif.