cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
mediailmiahpersada@gmail.com
Phone
+6281262362834
Journal Mail Official
mediailmiahpersada@gmail.com
Editorial Address
Desa Mompang Julu, Mandailing Natal
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Spektrum Kesehatan
ISSN : 30903629     EISSN : 30903629     DOI : https://doi.org/10.37081/rum-kes.v1i2
Core Subject : Health,
urnal Spektrum Kesehatan adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada berbagai aspek kesehatan, termasuk keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, farmasi, dan bidang medis lainnya. Jurnal ini memuat hasil penelitian, kajian literatur, serta laporan kasus yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu kesehatan dan pelayanan medis. Dengan melalui proses peer-review, jurnal ini memastikan setiap artikel yang diterbitkan memiliki kualitas akademik yang tinggi dan relevan. Spektrum Kesehatan bertujuan untuk menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, dan peneliti dalam berbagi temuan terbaru serta inovasi di bidang kesehatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Articles 43 Documents
GAMBARAN SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS B3 PADAT DI RUMAH SAKIT MARY CILEUNGSI Lela Nur Anggreni; Rony Darmawansyah Alnur
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 3 (2025): Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i3.44

Abstract

Berbagai fasilitas kesehatan termasuk rumah sakit menghasilkan limbah medis yang termasuk kategori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Meskipun ada peraturan yang mewajibkan pengelolaan limbah, implementasinya seringkali tidak memenuhi standar. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan praktik pengelolaan limbah medis B3 padat di Rumah Sakit Mary Cileungsi Hijau pada tahun 2025, mulai dari pengurangan limbah hingga pengolahan akhir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, mengumpulkan data primer melalui observasi langsung dan wawancara mendalam, serta data sekunder dari dokumen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit tidak melakukan pengurangan limbah secara formal, meskipun pemilahan, penyimpanan, dan pengangkutan eksternal umumnya sudah baik dengan beberapa ruang untuk perbaikan. Rata-rata timbulan limbah mencapai 76,61kg/hari, yang masih dalam batas rata-rata nasional. Pengolahan akhir limbah dilakukan oleh pihak ketiga.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TINGGI BADAN IBU DAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI UPT PUSKESMAS GE’TENGAN KABUPATEN TANA TORAJA Melina Yokbeth Romena; Akmal Novrian Syahruddin; Sukirno Kasau
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 3 (2025): Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i3.48

Abstract

Pendidikan: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dari standar usianya, yang diukur berdasarkan z-score panjang atau tinggi badan menurut umur (TB/U) di bawah -2 SD sesuai standar WHO. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan, tinggi badan ibu, dan pola asuh dengan kejadian stunting pada balita di UPT Puskesmas Ge’Tengan Kabupaten Tana Toraja.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dan tinggi badan ibu dan Pola Asuh dengan kejadian stunting pada balita di Upt Tengan Kabupaten Tana Toraja Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel sebanyak 82 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan pola asuh, serta microtoise untuk mengukur tinggi badan ibu dan balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p ≤ 0,05.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,028) dan pola asuh (p = 0,032) dengan kejadian stunting pada balita. Responden dengan pengetahuan kurang baik dan pola asuh kurang baik cenderung memiliki balita yang mengalami stunting. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan antara tinggi badan ibu dengan kejadian stunting (p = 0,300).
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN SARAPAN PAGI DENGAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 4 KABUPATEN HALMAHERA BARAT Maria Cisilia Salestina Sakliressy; Sukirno Kasau; Akmal Novrian Syahruddin
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 3 (2025): Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i3.49

Abstract

Secara geografis dan sosial, anak-anak di daerah seperti Halmahera Barat menghadapi tantangan tersendiri dalam hal akses terhadap makanan bergizi. Sebagian besar keluarga memiliki tingkat ekonomi menengah ke bawah, yang turut mempengaruhi pola konsumsi keluarga, termasuk kebiasaan sarapan anak. Dalam konteks ini, perhatian terhadap gizi remaja menjadi hal yang mendesak, karena dampak kurang gizi atau kebiasaan makan yang tidak baik pada usia sekolah akan mempengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas mereka di masa depan.  Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan status gizi dan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar siswa di SMP Negeri 4 Halmahera Barat. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik, menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah seluruh siswa kelas VIII dan IX di SMP Negeri 4 Halmahera Barat, sebanyak 120 siswa. Sampel sebanyak 55 sampel, dengan teknik purposive sampling. Variabel bebas yaitu status gizi diukur menggunakan IMT/U, sarapan pagi diukur menggunakan food recall 24 jam, variabel terikat yaitu konsentrasi belajar diukur menggunakan DSST. Analisis data yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan status gizi (nilai ρ = 0,000) dan sarapan pagi (nilai ρ = 0,000) berhubungan dengan konsentrasi belajar siswa di SMP Negeri 4 Halmahera Barat. Simpulan: Kesimpulan yaitu ada hubungan status gizi dan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar siswa di SMP Negeri 4 Halmahera Barat. Saran yaitu pihak sekolah perlu meningkatkan kerja sama dengan pihak kesehatan dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya sarapan bergizi dan status gizi yang baik, serta memberikan edukasi tentang dampaknya terhadap konsentrasi belajar dan prestasi.
PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL MINUMAN FUNGSIONAL BIJI KETUMBAR KOMBINASI DAUN SERAI WANGI Praptanti Sinung Adi Nugroho; Ricka Prasdiantika
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 3 (2025): Vol. 1 No. 3 September 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i3.51

Abstract

Kardiovaskular merupakan suatu sistem yang memiliki peran paling penting di dalam organ tubuh manusia. Menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan mengonsumsi minuman fungsional yang mengandung antioksidan. Minuman fungsional saat ini telah banyak dikembangkan menggunakan bahan-bahan alami seperti daun teh dan rempah-rempah yang dikenal dengan bahan herbal (ramuan bunga, daun, biji, akar atau buah kering). Ketumbar (Coriandrum sativum L.) dikenal sebagai biji yang dalam menurunkan hipertensi dan daun serai wangi dapat digunakan sebagai tanaman obat karena memiliki kandungan kimia berupa alkaloid, fenolik, saponin, tannin, flavanoid, antraquinon, dan minyak atsiri. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil uji kualitatif senyawa fenolik dengan FeCl3 pada biji ketumbar kombinasi daun serai wangi dengan formulasi 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100 menghasilkan warna biru pekat. Penetapan kadar fenolik total optimal menggunakan spektrofotometer UV-Vis terdapat pada biji ketumbar kombinasi daun serai dengan formulasi 75:25, yaitu sebesar 7,624±0,1 mGAE/g.
PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA ANIMASI TERHADAP PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA REMAJA Habid Al Hasbi; Fraditya Dwi Prayoga
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.30

Abstract

Pendahuluan: Personal hygiene merupakan aspek penting dalam mencegah penyakit menular seperti skabies, yang prevalensinya tinggi pada remaja di lingkungan padat seperti panti asuhan. Studi pendahuluan di Panti Asuhan Rumah Peduli Anak Anugerah Boyolali menunjukkan lebih dari 50% anak mengalami masalah kebersihan diri, namun belum ada edukasi kesehatan dari tenaga medis. Media animasi sebagai alat edukatif interaktif diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan praktik personal hygiene. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media animasi terhadap perilaku personal hygiene pada remaja di Panti Asuhan Rumah Peduli Anak Anugerah Boyolali. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 34 remaja (10–18 tahun) diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi edukasi menggunakan video animasi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebelum edukasi, sebanyak 73,5% responden memiliki personal hygiene buruk. Setelah edukasi, 88,2% menunjukkan personal hygiene baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi melalui media animasi terhadap perubahan perilaku personal hygiene remaja. Simpulan: Edukasi menggunakan media animasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan perilaku personal hygiene pada remaja panti asuhan. Media ini efektif sebagai alat penyuluhan kesehatan yang menarik dan mudah dipahami oleh remaja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN DENGAN KUALITAS PERAWATAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOSOPAN KEC. SOSOPAN KAB. PADANG LAWAS TAHUN 2025 Doriani Harahap
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan bidan dengan kualitas perawatan luka post operasi sectio caesarea di wilayah kerja Puskesmas Sosopan, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap bidan, pasien post operasi SC, serta kepala puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan bidan berperan penting dalam menentukan kualitas perawatan luka. Bidan yang memiliki pemahaman baik cenderung memberikan perawatan sesuai standar, melakukan edukasi, dan memantau luka secara berkala. Sebaliknya, keterbatasan pengetahuan menyebabkan praktik yang kurang optimal dan meningkatkan risiko komplikasi luka. Faktor penghambat lainnya adalah keterbatasan fasilitas, beban kerja tinggi, dan minimnya pelatihan. Sementara itu, pengalaman kerja, dukungan rekan sejawat, dan komunikasi efektif menjadi faktor pendukung dalam pelaksanaan perawatan luka. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas dan pelatihan rutin bagi bidan dalam pelayanan post operasi SC.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PEKERJAAN DENGAN MINAT MENGIKUTI PRENATAL YOGA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS MRICAN Atik Farokah Atik; Tiara Dina Bangkit Putri Pertiwi
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.53

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan adalah proses fisiologis yang mengakibatkan perubahan tubuh seorang wanita dan lingkungan disekitarnya. Kehamilan mengakibatkan sistem tubuh mengalami banyak perubahan yang mendasar, hal itu berfungsi untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan janin di dalam rahim wanita selama proses kehamilan. Agar dapat melalui proses kehamilan dengan kondisi yang sehat, ibu hamil dapat mengupayakannya dengan mengikuti prenatal yoga secara teratur, karena yoga memberikan banyak manfaat untuk tubuh dan pikiran. Tujuan: Untuk mengetahui  hubungan tingkat pengetahuan dan pekerjaan dengan minat ibu hamil dalam mengikuti kelas prenatal yoga di Puskesmas Mrican. Metode: Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain deskriptif korelatif. Subyek penelitian adalah seluruh ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu sebanyak 30 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 ibu hamil. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapat hubungan  tingkat pengetahuan terhadap minat ibu hamil dalam mengikuti kelas prenatal yoga (p-value 0,000<0,05), sedangkan tidak terdapat hubungan pekerjaan terhadap minat ibu hamil dalam mengikuti kelas prenatal yoga (p-value 0,367>0,05). Simpulan: Ada hubungan dari tingkat pengetahuan dengan minat ibu hamil dalam mengikuti kelas prenatal yoga, namun tidak terdapat hubungan pekerjaan terhadap minat ibu hamil dalam mengikuti kelas prenatal yoga di Puskesmas Mrican Kota Kediri.
HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK, POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRA-LANSIA DI PUSKESMAS KAPASA KOTA MAKASSAR Ramdiana Ramdiana; Akmal Novrian Syahruddin; Mufirah Mufirah
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.54

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan terutama pada usia pra-lansia yang rentang terhadap perubahan fisiologis.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan,aktivitas fisik,dan pola tidur pada kejadian hipertensi pada usia pra-lansi di Puskesmas Kapasa Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di puskesmas Kapasa kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden pada usia 45-59 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data Hipertensi di peroleh dari rekan medis yang tersedia di puskesmas, dalam  variabel pola makan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), variabel aktivitas fisik menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), dan variabel pola tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Data di analisis menggunakan uji chi-square dengan  p-value p= 0,05. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi (p=0.001).Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi dengan (p=0,037).Terdapat hubungan pola tidur dengan kejadian hipertensi dengan (p=0.023). Kesimpulan penelitian ini, menunjukan pola makan,aktivitas fisik,dan pola tidur terdapat hubungan yang signifikan. Responden dengan pola makan tidak sehat,aktivitas fisik rendah,dan kualitas tidur buruk cenderung memiliki tekanan darah tinggi.Sedangkan kata kunci merupakan kata yang paling menentukan dalam karya tulis ilmiah dan mengandung pengertian suatu konsep, cukup informasi untuk indeks, dan membantu dalam penelusuran. Kata kunci dapat berupa kata tunggal dan majemuk, terdiri 3 sampai 5 kata.
REVIEW: EFEKTIFITAS TANAMAN HERBAL PADA AKTIVITAS ANTIBAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Adinda Puspitasari; Sasmita Sasmita; Siti Alo Pasaribu
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.57

Abstract

Peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotik mendorong upaya pengembangan alternatif obat antibakteri, salah satunya melalui pemanfaatan bahan alami, tujuan penelitian mengetahui efektivitas tanaman herbal terhadap antibakteri Staphylococcus aureus, metode Systematic Literature Review (SLR), pengumpulan literatur nasional maupun internasional refrensi berupa artikel, dan buku laporan ilmiah menggunakan Google scholar dan ScienceDirec dengan kata kunci “tanaman herbal; Staphylococcus aureus; aktivitas antibakteri”. Analisis data secara deskriptif kualitatif yaitu mengumpulkan Kesimpulan tanaman herbal yang memiliki senyawa aktif yang dominan seperti fenolik, flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid, dan steroid berpotensi memberikan efek aktivitas antibakteri yang baik, terdapat beberapa tanaman herbal yang efektif aktivitas antibakteri yaitu daun cengkeh, daun papaya, bunga telang, daun sirih, kulit jeruk nipis, bundung, tanaman cina, daun saga,daun sungkai.
PENDEKATAN KOMUNITAS UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEKERASAN BERBASIS GENDER PADA WANITA HAMIL Siti Alo Pasaribu; Adinda Puspitasari; Riska Purnamasari; Eka Agustina; Ayu Lestari Has
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.58

Abstract

Kekerasan berbasis gender (gender-based violence/GBV), khususnya kekerasan oleh pasangan intim (intimate partner violence/IPV) selama kehamilan, merupakan masalah serius yang berdampak langsung pada komplikasi obstetrik, kesehatan mental ibu, dan hasil neonatal.Tujuan penelitian ini untuk mensintesis bukti terkini mengenai efektivitas berbagai pendekatan komunitas dalam mencegah dan menurunkan angka GBV pada wanita hamil, serta mengidentifikasi komponen intervensi yang paling berkontribusi terhadap perbaikan hasil. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap studi empiris terbaru yang mengevaluasi intervensi komunitas, termasuk mobilisasi masyarakat, pendidikan kelompok partisipatif, kunjungan rumah terpadu, dukungan sebaya, dan program pemberdayaan ekonomi. Hasil review menunjukkan bahwa intervensi komunitas yang bersifat multisektoral, berfokus pada perubahan norma sosial, dan melibatkan laki-laki secara aktif memberikan dampak paling menjanjikan dalam penurunan GBV. Namun demikian, bukti yang secara spesifik meneliti populasi wanita hamil masih terbatas dan menunjukkan heterogenitas dalam rancangan penelitian maupun hasil. Temuan ini menekankan perlunya penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat serta integrasi pendekatan komunitas ke dalam praktik kebidanan untuk meningkatkan pencegahan dan penanganan GBV selama kehamilan.