cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 30312728     EISSN : 30312736     DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 3031-2728 dan E-ISSN : 3031-2736. Selain itu, JPMII terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 200 Documents
Edukasi Partisipatif dan Demonstrasi Pangan Lokal dalam Meningkatkan Kesadaran Gizi serta Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Desa Mandiangin Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Hapi; Shinta Dwi Lestari; Nadhira Suci Juniar; Dian Rosadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1118

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan akibat rendahnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan kurangnya pemahaman terkait pemenuhan zat besi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepatuhan remaja putri dalam mencegah anemia melalui edukasi gizi yang interaktif dan aplikatif. Program SEHATI dilaksanakan di Desa Mandiangin Barat dengan melibatkan 30 remaja putri melalui penyuluhan gizi, diskusi interaktif, serta demonstrasi pembuatan cookies daun kelor sebagai pangan lokal kaya zat besi, dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 82 menjadi 92 serta peningkatan kategori pengetahuan sangat baik dari 47% menjadi 87%, disertai peningkatan pemahaman mengenai pentingnya konsumsi TTD, kemampuan mengenali sumber zat besi, dan minat menerapkan pola makan sehat. Keterlibatan kader kesehatan turut memperkuat keberlanjutan program. Dengan demikian, intervensi ini efektif meningkatkan literasi gizi, mendorong perubahan perilaku, dan mendukung upaya pencegahan anemia secara berkelanjutan.
Pelatihan Pemanfaatan MarketPlace E-Commerce Pada Pelaku UMKM Kerupuk MJT guna Meningkatkan Penjualan Fitri Krismiratsih; Ika Puspitasari Dyah Rahmadhani; Purbowo Purbowo; Canggih Nailil Maghfiroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1158

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan yang cukup besar dalam cara pelaku usaha menjalankan bisnis, khusunya pada aspek pemasaran produk. Namun saat ini salah satu usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) MJT masih mengandalkan metode pemasaran tradisional sehingga kurang efektif dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep digital marketing pada pelaku usaha agar dapat memanfaatkan e-commerce sebagai media pemasaran untuk menunjang kegiatan usaha yang dijalankan. Metode kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi dan Focus Grub Discussion (FGD) dengan media powerpoint, perangkat keras Laptop dan Smartphone, platform marketplace. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap yaitu survei, pelaksanaan kegaitan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada aspek pengetahuan dan sikap peserta pada kategori tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM MJT dan mendorong mitra untuk beradaptasi pada perkembangan teknologi digital.
Pelatihan dan Pendampingan Pemasaran Digital UMKM Butik dan Pakaian Jadi di Purwodadi Grobogan Marcelinus Yosep Teguh Sulistyono; Slamet Sudaryanto Nurhendratno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1177

Abstract

Perkembangan transformasi digital pascapandemi COVID-19 mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Namun, UMKM butik dan pakaian jadi di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, masih menghadapi keterbatasan dalam penggunaan media sosial untuk mendukung pemasaran produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menerapkan pemasaran digital berbasis media sosial. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan digital marketing, pendampingan pengelolaan media sosial, dan evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep digital marketing sebesar 34%, kemampuan pengelolaan akun media sosial sebesar 31%, serta keterampilan pembuatan konten promosi sebesar 36%. Selain itu, peserta mulai menerapkan strategi pemasaran digital secara mandiri melalui penggunaan akun bisnis, penyusunan konten promosi yang lebih menarik, dan peningkatan interaksi dengan konsumen melalui media sosial. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan berbasis praktik dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital.
Peningkatan Pemahaman Siswa dalam pemanfaatan Financial Technology pada Remaja di SMAN 13 Medan Desy Astrid Anindya; Hasbiana Dalimunthe; Hesti Sabrina; Endang Sari Manullang; Muhammad Habibie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1225

Abstract

Perkembangan layanan financial technology (fintech) telah meningkatkan penggunaan transaksi digital di kalangan remaja. Namun, tingginya penggunaan dompet digital dan layanan keuangan berbasis aplikasi belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai keamanan transaksi digital, perlindungan data pribadi, serta risiko penggunaan layanan fintech ilegal seperti pinjaman online tanpa izin. Berdasarkan observasi awal di SMAN 13 Medan, sebagian besar siswa telah menggunakan aplikasi fintech dalam aktivitas sehari-hari, tetapi masih memiliki keterbatasan dalam memahami aspek keamanan dan penggunaan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital dan pemahaman siswa mengenai pemanfaatan fintech yang aman, bijak, dan produktif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, simulasi penggunaan aplikasi pembayaran digital, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 60 siswa kelas XI dan XII SMAN 13 Medan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman konsep fintech dari 52% menjadi 90% (meningkat 38%), peningkatan pemahaman keamanan transaksi digital dari 45% menjadi 86% (meningkat 41%), serta peningkatan pemahaman mengenai risiko pinjaman online ilegal dari 40% menjadi 84%. Selain itu, kemampuan siswa dalam menggunakan e-wallet meningkat dari 68% menjadi 95%. Dampak kegiatan menunjukkan bahwa peserta menjadi lebih mampu mengenali ciri-ciri pinjaman online ilegal, memahami pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi dan keamanan akun digital, serta menggunakan dompet digital secara lebih bijaksana dan bertanggung jawab dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi keuangan digital siswa dan mendukung terbentuknya perilaku transaksi keuangan yang lebih aman, cerdas, dan produktif di kalangan remaja.
Peningkatan Kompetensi Literasi Digital Guru Melalui Pelatihan Anotasi Digital dalam Kegiatan Membaca Kolaboratif Kabupaten Karawang Maya Rahmawati; Nia Pujiawati; Putri Kamalia Hakim; Een Nurhasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1234

Abstract

Pelatihan anotasi digital dalam metode membaca kolaboratif merupakan instrumen krusial bagi guru untuk mengembangkan inovasi pedagogis yang dapat meningkatkan keterampilan pemahaman membaca siswa. Di era kelimpahan informasi digital, kecakapan membaca kritis dan berkolaborasi menjadi kompetensi yang kian mendasar. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital guru dalam merancang aktivitas membaca kolaboratif melalui pemanfaatan media anotasi digital. Metode yang digunakan adalah lokakarya (workshop) interaktif dengan pendekatan praktik langsung selama satu hari yang diikuti oleh 15 guru di SMPN 1 Cilamaya Kulon. Tingkat keberhasilan program diukur secara objektif melalui instrumen survei pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya lonjakan kompetensi peserta yang sangat signifikan; pemahaman teoretis dan metodologis guru mengenai sintaks membaca kolaboratif meningkat tajam dari kondisi awal hingga mencapai 100% pada evaluasi akhir. Selain itu, sebanyak 85% peserta telah menguasai keterampilan praktis dalam mengoperasikan aplikasi anotasi digital untuk diadopsi dalam pembelajaran. Kegiatan ini berhasil mengubah pendekatan pembelajaran literasi, dari aktivitas mandiri menjadi pembelajaran digital yang interaktif dan kolaboratif.
Pendampingan Terstruktur Berbasis Silabus Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) untuk Penguatan Kompetensi Sains Siswa MIN 8 Jakarta Della Apriyani Kusuma Putri; Ina Ana Khoeriah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1100

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri X Kabupaten Bogor sebagai upaya meningkatkan kompetensi sains siswa yang masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal berbasis penalaran dan belum memiliki pengalaman menghadapi kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Program diikuti oleh 15 siswa kelas V selama 12 pertemuan yang berlangsung dari Januari hingga Maret 2025. Metode pelaksanaan meliputi penguatan konsep sains dasar, latihan soal HOTS, eksperimen sains sederhana, dan simulasi kompetisi. Evaluasi dilakukan melalui observasi, analisis hasil latihan, dan dokumentasi capaian siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor latihan dari 58,4 menjadi 81,2. Sebanyak 80% peserta mengalami peningkatan kategori kemampuan dari rendah menjadi sedang atau tinggi. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan partisipasi selama proses pembelajaran. Salah satu peserta berhasil memperoleh medali emas pada Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat nasional. Program pendampingan terstruktur berbasis silabus OMI terbukti efektif dalam mendukung penguatan kompetensi sains siswa sekolah dasar.
Pengenalan Akuntansi Berbasis Fintech pada Siswa Jurusan Akuntansi Devi Ayu Putri Sirait; Indawati Lestari; Endang Haryati; Ida Royani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1262

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech) memberikan dampak signifikan terhadap dunia akuntansi dan sistem keuangan digital. Namun, pemahaman siswa sekolah menengah mengenai penerapan fintech dalam akuntansi masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa jurusan akuntansi di SMA Negeri 13 Medan terkait konsep akuntansi berbasis fintech, penggunaan aplikasi pembayaran digital, pencatatan transaksi elektronik, serta pengelolaan keuangan digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, simulasi penggunaan aplikasi fintech, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 85% setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, siswa mampu memahami proses pencatatan transaksi digital dan penggunaan aplikasi keuangan berbasis teknologi. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan kesiapan siswa menghadapi perkembangan teknologi di bidang akuntansi.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut: Pencegahan Gigi Berlubang dan Bau Mulut dalam Pandangan Islam bagi Santri di Pondok Pesantren Al-Haris, Kota Makassar, Sulawesi Selatan Muhammad Jayadi Abdi; Syarifa Raehana; Vera Vazira; Nur Aqilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1265

Abstract

Karies gigi dan bau mulut masih menjadi masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering ditemukan pada anak usia sekolah, termasuk di lingkungan pesantren. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan, kenyamanan, kepercayaan diri, serta aktivitas belajar santri dan santriwati. Rendahnya pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam guna mengatasi permasalahan rendahnya pemahaman santri di Pondok Pesantren Al-Haris. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan interaktif menggunakan media visual, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan praktik. Evaluasi kegiatan dilakukan kepada 30 peserta menggunakan instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta secara signifikan dari 15,27 menjadi 19,77 (p=0,0001). Peningkatan pemahaman ini berdampak langsung pada tumbuhnya kesadaran peserta untuk mulai menerapkan kebiasaan menyikat gigi dengan benar dan menjaga kebersihan rongga mulut sebagai wujud penerapan thaharah. Disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan gigi yang dipadukan dengan nilai Islam sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran santri dalam mencegah gigi berlubang dan bau mulut.
Peningkatan Motivasi dan Kepatuhan Ibu PKK untuk Melakukan Gaya Hidup Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Edukasi dan Senam BEP di Tohudan, Colomadu, Karanganyar Astuti Athanasia Budi; Rizky Nurvita Eka; Nabira Hafifah Refi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1269

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian di dunia dan dipengaruhi oleh faktor risiko yang berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat. Kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak seimbang, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan menjadi factor risiko terjadinya PTM. Kelompok ibu PKK memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga sehingga perlu mendapatkan edukasi mengenai penerapan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan PTM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kepatuhan ibu PKK dalam menerapkan gaya hidup sehat. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di wilayah Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar dengan 36 anggota PKK. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan melalui ceramah dan diskusi, demonstrasi aktivitas fisik berupa Senam Bio Energy Power (BEP). Evaluasi kegiatan menggunakan instrumen berupa kuesioner yang disusun oleh tim pengabdian berdasarkan materi edukasi mengenai penyakit tidak menular dan penerapan gaya hidup sehat terdiri dari 15 pertanyaan. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik peserta sebesar 142,28 mmHg, indeks massa tubuh 26,07 kg/m², lingkar perut 86,25 cm, dan kadar gula darah 131,36 mg/dL yang menunjukkan adanya faktor risiko penyakit tidak menular pada sebagian peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 91,7% peserta memiliki tingkat pengetahuan tinggi, sedangkan seluruh peserta memiliki motivasi dan kepatuhan tinggi (100%) dalam menerapkan gaya hidup sehat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dan aktivitas fisik dapat diterima dengan baik serta efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kelompok PKK sebagai upaya promotif dan preventif PTM.
Pendampingan Penulisan Cerita Bermakna Berbasis Service Learning bagi Mahasiswa PGMI Rohmah Ivantri; Putri Rola Setyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1286

Abstract

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) masih mengalami kesulitan dalam menulis cerita kreatif, terutama dalam menemukan ide, menyusun alur, mengembangkan pesan moral, dan membangun kepercayaan diri dalam menulis. Padahal, keterampilan menulis cerita bermakna penting dimiliki calon guru sebagai bekal mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan edukatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan literasi kreatif mahasiswa PGMI melalui pendampingan penulisan Cerita Bermakna berbasis service learning. Kegiatan dilaksanakan terhadap 39 mahasiswa PGMI melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan refleksi-evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, analisis hasil karya, dan wawancara peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh indikator keberhasilan telah tercapai dengan persentase di atas 80%, meliputi kemampuan menentukan tema dan ide cerita (89%), menyusun alur cerita (84%), menyisipkan pesan moral (92%), menghasilkan cerita yang layak sebagai media pembelajaran (80%), serta meningkatnya kepercayaan diri dalam menulis (88%). Pendampingan berbasis service learning tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa, tetapi juga mendorong partisipasi aktif, kerja sama, dan kemampuan reflektif. Kegiatan ini berpotensi menghasilkan luaran berupa bahan ajar literasi yang mendukung pendidikan karakter di sekolah dasar.