cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 30312728     EISSN : 30312736     DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 3031-2728 dan E-ISSN : 3031-2736. Selain itu, JPMII terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 200 Documents
Digitalisasi Profil Desa Melalui Sistem Berbasis Web Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Informasi Desa Carangrejo, Jombang, Jawa Timur Budiman Budiman; Winarti Winarti; Nurul Afifah Handayani; Nailatulizza Nailatulizza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 1 (2026): JPMII - Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1090

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membuka peluang besar bagi desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi. Desa Carangrejo sebelumnya masih mengandalkan media konvensional, seperti papan pengumuman, sehingga informasi yang diterima masyarakat terbatas dan kurang merata. Melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Darul ‘Ulum, dilaksanakan kegiatan pengabdian berupa digitalisasi profil desa melalui sistem berbasis web. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada aparatur desa dalam mengelola data digital sekaligus menyediakan sarana publikasi informasi desa yang dapat diakses masyarakat secara lebih cepat dan transparan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif, meliputi identifikasi kebutuhan informasi, perancangan sistem, implementasi website, dan pelatihan pengelolaan konten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparatur desa mampu mengelola website secara mandiri, masyarakat lebih mudah memperoleh informasi tentang profil, sejarah, berita, maupun kegiatan desa, serta terbangun kesadaran akan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik. Dengan adanya program ini, Desa Carangrejo memperoleh manfaat nyata berupa peningkatan kapasitas aparatur dan keterbukaan informasi yang lebih luas bagi masyarakat.
Program PERMATA: Pemberdayaan Perempuan melalui Budidaya Maggot untuk Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Mandiangin Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan Ervina Nurhapsari; Agathis Arvala Naya; Nuraida Keisya Filsahani; Zahra Falisha Achyar; Muhammad Irwan Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 1 (2026): JPMII - Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1096

Abstract

Permasalahan limbah organik menjadi penyumbang terbesar sampah rumah tangga di Indonesia (>60%). Di Desa Mandiangin Timur, kurangnya pemilahan sampah dan rendahnya pemahaman pengelolaan limbah menyebabkan penumpukan sampah organik yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan. Biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot merupakan metode efektif untuk menguraikan sampah organik dan menghasilkan produk bernilai. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Program PERMATA (Perempuan Mandiangin Tanggap Limbah dan Maggot) terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat. Luaran konkret program mencakup pembentukan kelompok perempuan mandiri yang mampu mengelola 50-70% limbah organik rumah tangga menjadi maggot untuk pakan ternak dan pupuk organik, serta pengurangan volume sampah harian hingga 40% di tingkat rumah tangga peserta. Keberlanjutan program dijaga melalui pendampingan bulanan oleh tim dan pemerintah desa selama 6 bulan pasca-intervensi, membentuk jaringan kolaboratif antarpeserta untuk replikasi di rumah tangga lain
Penguatan dan Pengembangan Usaha Jenang Mbak Dah Melalui Digital Marketing dan Pelatihan Pembukuan di Desa Jatirejo Kabupaten Semarang Enggal Katon; Della Erawati; Sania Camilia Putri; Dzikrulloh Muhammad Nurul; Tiyas Yuni Arti; Linda Silaen; Aulia Nurmala Sandy; Pandi Afandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1101

Abstract

Penguatan UMKM berbasis makanan tradisional menjadi isu strategis dalam pemberdayaan ekonomi desa karena berkontribusi pada peningkatan pendapatan, pelestarian budaya lokal, dan ketahanan ekonomi masyarakat. UMKM Jenang Mbak Dah di Desa Jatirejo menghadapi kendala pada aspek legalitas P-IRT, pencatatan keuangan, identitas merek, serta pemasaran yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha melalui pendekatan partisipatif dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, identifikasi masalah, perencanaan program, pendampingan langsung, serta evaluasi. Program yang dilaksanakan mencakup pendampingan perpanjangan izin P-IRT, penyusunan pembukuan sederhana, pembaruan logo dan media promosi, serta pembuatan akun Instagram dan marketplace Shopee sebagai sarana digital marketing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman pelaku usaha mengenai urgensi legalitas usaha dan penerapan pencatatan keuangan yang sistematis dan terstruktur. Selain itu, terjadi penguatan identitas produk melalui pembaruan elemen branding yang lebih konsisten dan menarik. Di sisi lain, pelaku usaha juga mengalami perluasan akses pemasaran digital, yang ditandai dengan kemampuan memanfaatkan platform online. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan daya saing dan kemandirian UMKM.
Pelatihan Teknologi IoT untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Sistem Penyiraman Otomatis pada Vertikultur di Desa Betek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur Anggun Wulandari; Umi Kulsum Nur Qomariah; Kartika Wulandari; Suci Prihatiningtyas; Rossanita Truelovin Hadi Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1120

Abstract

Keterbatasan lahan pertanian di wilayah permukiman menjadi tantangan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Salah satu solusi yang relevan adalah penerapan vertikultur berbasis teknologi Internet of Things (IoT) melalui sistem penyiraman otomatis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penerapan teknologi IoT pada pertanian vertikultur di lahan terbatas. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, dan evaluasi melalui pretest–posttest. Kegiatan melibatkan 18 anggota Bank Sampah Betek Bersinar di Desa Betek, Kabupaten Jombang. Penilaian dilakukan berdasarkan tiga indikator, yaitu pemahaman cara kerja sistem, pengetahuan komponen utama, serta kemampuan instalasi dan perawatan alat. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 40,79% pada pretest menjadi 80,94% pada posttest. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator pemahaman instalasi dan perawatan alat, dari 43,20% menjadi 82,10%. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya literasi teknologi pertanian peserta serta kemampuan mereka dalam mengoperasikan sistem penyiraman otomatis secara mandiri. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam mendorong adopsi teknologi pertanian modern pada lahan terbatas.
Edukasi Berbasis Masyarakat terhadap Bahaya Dan Penatalaksanaan Hipertensi Pada Kelompok Usia Dewasa di Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur Eska Riyanti Kariman; Nadhia Elsa Silviani; Nelly Yardes; Tri Endah Pangastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1121

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia yang sering disebut sebagai "silent killer" karena kerap tidak bergejala, namun dapat menyebabkan komplikasi serius. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya hipertensi meningkatkan risiko komplikasi penyakit dan rendahnya kesadaran dalam pengendalian tekanan darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman usia dewasa tentang risiko dan penatalaksanaan hipertensi. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, diikuti 53 peserta dengan faktor risiko maupun yang telah terdiagnosis hipertensi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, dan skrining tekanan darah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hampir separuh peserta memiliki pengetahuan kurang (36%), namun setelah diberikan edukasi kesehatan, mayoritas peserta memiliki pengetahuan baik (55%). Terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi kesehatan diberikan. Edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengendalian hipertensi guna mencegah komplikasi jangka panjang. Dampak dari pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya masyarakat mandiri dengan peningktan pengetahuan terkait dengan bahaya dan tata laksana hipertensi.
Penerapan Teknologi Vertikultur melalui Pendampingan Kelompok dalam Mendukung Kemandirian Pangan Rumah Tangga di Desa Rejoso Pinggir, Jombang, Jawa Timur Suci Prihatiningtyas; Noly Shofiyah; Budi Jatmiko; Anggun Wulandari; Fitri Umardiyah; Mucharommah Sartika Ami; Siti Hamidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1124

Abstract

Keterbatasan lahan pekarangan dan rendahnya pemanfaatan ruang produktif menjadi kendala dalam mendukung kemandirian pangan rumah tangga di Desa Rejoso Pinggir, Kabupaten Jombang. Sebanyak 65% rumah tangga memiliki pekarangan sempit (<50 m²) yang belum dimanfaatkan optimal, serta 70% masyarakat belum memiliki keterampilan vertikultur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dan kemandirian pangan melalui penerapan vertikultur berbasis pendampingan kelompok. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif selama ±3 bulan dengan tahapan utama pelatihan, praktik, dan pendampingan, serta evaluasi berbasis kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar ±72%, keterampilan teknis dengan rata-rata skor 3,33 (kategori baik), serta perubahan perilaku dalam pemanfaatan pekarangan. Keberlanjutan program tergolong tinggi, dengan 85% peserta masih aktif merawat tanaman dan 75% instalasi tetap berfungsi. Pendampingan kelompok terbukti memperkuat interaksi sosial, pembelajaran kolektif, dan konsistensi praktik peserta. Temuan ini menegaskan bahwa vertikultur berbasis pendampingan kelompok efektif dalam mendorong adopsi inovasi dan meningkatkan kemandirian pangan rumah tangga. Selain itu, program ini memberikan manfaat nyata berupa pengurangan pengeluaran pangan dan peningkatan pemanfaatan pekarangan secara produktif, sehingga berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Pendampingan Pengelolaan Uang Saku untuk Mendorong Menabung Anak Generasi Alpha di ACI Ketintang Surabaya Ilmia Nur Khofifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1155

Abstract

Permasalahan utama mitra di Ayo Cerdas Indonesia (ACI) Ketintang Surabaya adalah rendahnya kemampuan anak usia sekolah dasar dalam mengelola uang saku, yang ditunjukkan oleh kebiasaan menghabiskan uang tanpa perencanaan serta belum mampu membedakan kebutuhan dan keinginan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan perilaku menabung melalui edukasi pengelolaan uang saku berbasis partisipatif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perancangan program, implementasi edukasi interaktif, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik menabung, lembar refleksi sederhana, dan tanya jawab sebelum dan sesudah kegiatan. Kegiatan melibatkan 10 peserta anak usia sekolah dasar beserta pendamping orang tua dan pendidik. Hasil menunjukkan perubahan perilaku yang terukur, yaitu 9 dari 10 peserta mulai menyisihkan uang saku secara rutin selama periode pendampingan, serta mampu menyebutkan perbedaan kebutuhan dan keinginan dalam sesi evaluasi akhir. Selain itu, terjadi peningkatan keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak mengelola uang saku di rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dengan praktik langsung efektif dalam membentuk kebiasaan menabung pada konteks mitra.
Pelatihan dan Praktik Pembuatan Briket dari Limbah Kulit Kopi dan Serbuk Kayu sebagai Bahan Bakar Alternatif di Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung Hayarana Salsabila; Rosa Amanda; Nurul Azizah Mar’atussholihah; Theresia Tara Putri; Galuh Rahmawati; Gema Tryswary Azaningrum; Marsanda Septika Dewi; Kidung Suci Sripanganti; Naafi’ Iskha Wahyu Jati; Ibnu Fadil Ardhan Audi Firmansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1159

Abstract

Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung merupakan wilayah dengan potensi hasil pertanian kopi yang cukup besar. Aktivitas pengolahan kopi oleh petani setempat menghasilkan limbah kulit kopi yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas dan belum diolah secara optimal. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang lebih bernilai guna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah kulit kopi dan serbuk kayu menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi mengenai potensi pemanfaatan limbah, serta demonstrasi dan praktik pembuatan briket bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 25 peserta yang hadir memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah limbah kulit kopi dan serbuk kayu menjadi briket, serta mampu mempraktikkan setiap tahapan pembuatan secara mandiri. Pemanfaatan limbah tersebut berpotensi sebagai sumber energi alternatif yang dapat mengurangi limbah sekaligus memberikan nilai tambah bagi Masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran Masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian secara produktif dan membuka peluang pengembangan inovasi energi alrternatif berbasis potensi local di Tingkat desa.
Peningkatan Kompetensi Manajemen Pertandingan Tenis Meja melalui Pelatihan Simulasi bagi Mahasiswa PJKR Cimahi Sony Hasmarita; Heru Sulistiadinata; Bukhori Abdul Razak; Muchmad Ishak; Gugun Gunawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1206

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Angkatan 2024 di Kota Cimahi masih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang terbatas dalam manajemen pertandingan tenis meja profesional, sehingga terdapat kesenjangan antara kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja dengan kemampuan aktual mahasiswa. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam merencanakan, mengorganisasikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan event olahraga tenis meja secara profesional.Metode: Kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis pembelajaran pengalaman yang melibatkan 30 mahasiswa PJKR Angkatan 2024 melalui delapan sesi terstruktur, meliputi sosialisasi, simulasi, dan praktik lapangan. Instrumen yang digunakan adalah modul pelatihan standar, kuesioner pre-test dan post-test, lembar observasi, serta panduan focus group discussion (FGD). Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan manajemen pertandingan dari 58,3 menjadi 84,7 (p < 0,001; Cohen's d = 3,37). Selain itu, seluruh peserta (100%) berhasil mencapai Kriteria Kompetensi Minimum (KKM ≥ 70), dengan tingkat kehadiran 96,7% dan kepuasan peserta mencapai 91,3%. Secara praktik, mahasiswa mampu menyusun jadwal pertandingan, bagan sistem gugur dan round robin, serta mengelola administrasi event secara mandiri. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan manajemen pertandingan tenis meja profesional efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa PJKR dalam penyelenggaraan event olahraga, dengan implikasi positif terhadap kesiapan kerja dan relevansi kurikulum.
Penerapan Teknologi Informasi dalam Audit: Meningkatkan Efisiensi dan Akurasi di Lingkungan Sekolah Shabrina Tri Asti Nasution; Siti Alhamra Salqaura; Ahmad Prayudi; Riadi Riadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 3 (2026): JPMII - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1263

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan tenaga administrasi SMA Negeri 13 Medan mengenai penerapan teknologi informasi dalam proses audit sekolah. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya pemanfaatan aplikasi digital dalam pengelolaan dokumen keuangan, pemeriksaan data administrasi, serta pelaporan audit internal sekolah. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, simulasi audit digital, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 82% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, penggunaan teknologi informasi mampu meningkatkan efisiensi waktu pemeriksaan dokumen hingga 40% dan mengurangi kesalahan pencatatan administrasi sebesar 35%. Implementasi teknologi informasi dalam audit sekolah memberikan dampak positif terhadap akurasi data, transparansi administrasi, dan efektivitas pengawasan internal sekolah.