cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 30312728     EISSN : 30312736     DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia (JPMII) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 3031-2728 dan E-ISSN : 3031-2736. Selain itu, JPMII terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jpmii.idpaper
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 170 Documents
Pelatihan Pembuatan Ikan Asap dalam Rangka Pemberdayaan Persatuan Istri Tentara (Persit) Kabupaten Pangandaran Maulid, Deden Yusman; Siregar, Arpan Nasri; Andayani, Tri Rahayu; Nusaibah, Nusaibah; Arumsari, Kusuma; Widianto, David Indra; Ginanjar, Martin Anjar; Pangestika, Widya; Fatalattof, Ammar; Latifah, Alfina Salma; Widianti, Elsa; Aidinna, Mey; Firdaus, Alfino; Mukammil, Safee; Yuniarti, Endah; Damayanti, Windi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 6 (2025): JPMII - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1032

Abstract

Potensi perikanan Kabupaten Pangandaran cukup tinggi baik ikan laut maupun ikan tawar. Namun demikian  belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Program pelatihan pembuatan ikan asap di Kabupaten Pangandaran bertujuan untuk memberdayakan Persatuan Istri Tentara (Persit) dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan pengolahan hasil perikanan. Pelatihan ini dilakukan dengan fokus pada pembuatan ikan asap sebagai produk olahan berbasis hasil laut yang bernilai tambah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran dengan mengajak peserta dari kalangan ibu-ibu Persit yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha kecil. Metode yang diterapkan meliputi sesi teori, demonstrasi praktis, dan pendampingan dalam produksi ikan asap. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan kuisioner. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar lebih dari 90% serta terbentuknya kelompok usaha yang siap memasarkan produk ikan asap di pasar lokal. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi anggota Persit dan memberdayakan mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi lokal.
Pelatihan Pengenalan Aerodrome dan Water Based Aerodrome bagi Personil ATC Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara di Akademi Angkatan Udara (AAU) Jogjakarta Saulina, Martha; Sonhaji, Imam; Supardam, Dhian; Praptiningsih, Nunuk; Rosmayanti, Lina; Adiliawijaya, Rani; Lestary, Dwi; Machmiyana, Ichyu; Saputra, Surya Tri; Putra, Gilang Trio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 6 (2025): JPMII - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1035

Abstract

TNI Angkatan Udara memainkan peran sentral dalam menjamin keselamatan dan efisiensi operasi penerbangan militer. Kompetensi mereka harus mencakup pemahaman terhadap aerodrome darat maupun water-based aerodrome, terutama dalam konteks geografis Indonesia yang tersusun dari ribuan pulau dan perairan. Kesenjangan kompetensi personil ATC TNI-AU dalam pengelolaan aerodrome berbasis darat maupun perairan menjadi perhatian yang penting dalam peningkatan keselamatan di Bandar Udara perairan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman personel Air Traffic Controller (ATC) dari TNI Angkatan Udara mengenai aerodrome dan water-based aerodrome. Kegiatan diselenggarakan secara luring (tatap muka) selama dua hari di Lokasi Akademi Angkatan Udara (AAU), dengan metode ceramah, diskusi interaktif, serta studi kasus yang dipandu oleh narasumber dari PPI Curug. Materi yang disampaikan mengacu pada regulasi dari ICAO dan peraturan nasional terkait manajemen dan operasi aerodrome, khususnya dalam konteks militer dan sipil. Evaluasi program dilakukan melalui penyebaran angket di akhir sesi pelatihan yang mengukur kepuasan peserta terhadap isi materi, penyampaian, relevansi, dan manfaat kegiatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi teknis peserta serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan penerbangan dan institusi pertahanan. Pelatihan ini dapat menjadi model bagi pelatihan lanjutan dalam mendukung keselamatan dan efisiensi pengelolaan ruang udara nasional.
Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Pendidikan dan Sosial Masyarakat melalui Program Cendana di Desa Ngendrokilo Kaliangkrik Sahal, Ahmad; Rahmawati, Novia; Putri, Febri Amelia; Agam, Muhammad Syarif Sani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 1 (2026): JPMII - Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1043

Abstract

CENDANA (Cerdas, Edukasi Bersama Desa, dan Aksi Nyata) merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam secara luring selama tiga hari di Desa Ngendrokilo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi pentingnya pendidikan, pelatihan ecoprint bagi ibu-ibu desa sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif, edukasi pengelolaan sampah melalui pembentukan bank sampah, pemeriksaan kesehatan bagi lanjut usia, senam dan kerja bakti bersama warga, serta permainan tradisional edukatif bagi anak-anak. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara dengan warga serta perangkat desa untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan merancang program yang tepat sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat, bertambahnya pemahaman tentang urgensi pendidikan dan kesehatan, serta munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat berbasis edukasi dan aksi nyata mampu mendorong perubahan sosial yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Sosialisasi Pengelolaan Penyakit Degeneratif pada Lansia di Posyandu Lansia Laras, Keluarahan Keparakan Kidul, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Prastyawan, Rifky Riyandi; Rahayu, Atikah; As Shafi, Sabda Hussain
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 6 (2025): JPMII - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1048

Abstract

Penyakit degeneratif termasuk dalam golongan penyakit tidak menular, penyakit degeneratif ini berupa hipertensi, jantung, diabetes melitus, stroke, dan permasalahan sendi yang dapat menyebabkan resiko kematian peningkatan prevalensi penyakit lansia. Posyandu Lansia Laras merupakan tempat pelayanan kesejahteraan social bagi para lanjut usia beralamat di Keparakan Kidul MG1088 RT49 RW11 Yogyakarta, yang rata-rata lansia diatas 40 tahun, membutuhkan peningkatan mutu layanan baik di bidang sosial lansia, hidup sehat, lingkungan, dan pelayanan Kesehatan. Kurangnya pemahaman dan kesadaran mengenai pencegahan dan pengelolaan penyakit degeneratif menambah kondisi kesehatan lansia di keparakan kidul memperbesar resiko. Sosialisasi mengenai pengelolaan penyakit degeneratif lansia menjadi upaya dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Pemberian edukasi yang tepat mencakup pentingnya deteksi dini, pengendalian faktor resiko, dan penerapan hidup sehat, memberikan efek positif bagi perubahan hidup lansia. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Lansia Laras RW 11, Keparakan Kidul MG 1088 RT 49 RW 11 Yogyakarta pada hari Sabtu, 26 Juli 2025. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu workshop mengenai pengelolaan penyakit degeneratif, program pengecekan kesehatan, simulasi praktik aktivitas fisik, dan evaluasi melalui observasi. Pemeriksaan tekanan darah bertujuan untuk mengidentifikasi atau mengetahui gambaran secara umum terkait status tekanan darah serta pemeriksaan dini untuk penanganan awal dan pencegahan potensi risiko hipertensi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, usia 60-69 tahun lansia yang termasuk ke dalam kategori hipertensi berjumlah 11 orang dan yang termasuk ke dalam kategori normal berjumlah 11 orang. Usia 70-79 tahun yang termasuk ke dalam kategori hipertensi berjumlah 7 orang dan kategori normal berjumlah 9 orang. Usia 80 tahun ke atas yang termasuk ke dalam kategori hipertensi berjumlah 2 orang dan kategori normal tidak ada. Kegiatan PKM sosialisasi pengelolaan penyakit degeneratif lansia telah terlaksana dengan baik dengan peserta berjumlah 40 orang yang mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir secara antusias dan aktif, sehingga lansia dapat memahami bagaimana cara pencegahan ataupun pengelolaan secara baik dan meningkatkan kewaspaadaan terhadap penyakit degenerative.
Pelatihan Digitalisasi Pengelolaan Surat Berbasis Microsoft Access bagi Tenaga Kependidikan dan Guru di SMK Swasta Nasional, Kota Padang, Sumatera Barat Yuanita, Ika; Sumiarti, Elni; Yenida, Yenida; Chandra, Benny; Gustina, Gustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 6 (2025): JPMII - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1061

Abstract

Pengelolaan surat-menyurat di SMK Swasta Nasional Kota Padang belum memadai, karena dengan volume penomoran sekitar 60 surat per bulannya dan sistem manual serta minimnya pemahaman Tenaga Kependidikan dan Guru dalam otomatisasi menjadi rentan terjadi kesalahan. Diperlukan transfer ipteks yang  bertujuan untuk menjelaskan konsep dasar manajemen kearsipan dan administrasi kependidikan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik Tenaga Kependidikan dan Guru; menerapkan sistem pengelolaan surat berbasis aplikasi; dan merancang Rencana Pembelajaran bagi Peserta Didik. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, panduan, tutorial dan praktik langsung bagi Tenaga Kependidikan dan Guru sebagai peserta dalam bentuk pelatihan (one-day workshop). Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapatkan respons positif dari peserta dan telah sesuai dengan berbagai aspek kualitas transfer ipteks dan manfaat langsung dalam peningkatan kompetensi pedagogiknya. Dampaknya, Tenaga Kependidikan dan Guru sebagai peserta telah mampu memahami konsep dasar manajemen kearsipan dan praktik administrasi pendidikan berbasis aplikasi dalam mengelola surat-menyurat, yang semula berbasis manual bermigrasi ke digitalisasi. Peserta juga mampu menerapkan aplikasi Microsoft Access mulai dari penginputan surat masuk, surat keluar hingga keperluan disposisinya mencapai 65 persen dari bundel surat. Terutama bagi Guru, telah mampu merancang materi pembelajaran surat-menyurat berbasis Microsoft Access.
Sosialisasi dan Edukasi Siswa Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 3 Jember Jawa Timur Dalam Pemanfaatan Energi Alternatif di Teaching Factory (TeFa) Energi Terbarukan Politeknik Negeri Jember Fahriannur, Ahmad; Nuruddin, Mochammad; Rahmanto, Dedy Eko; Hananto, Yuli; Zain, Alex Taufiqurrohman; Azhar, Faruq Avero
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1087

Abstract

Sosialisasi dan edukasi terkait energi terbarukan perlu terus dilakukan khususnya kepada generasi muda sebagai konsumen maupun sebagai agen perubahan di masa depan. Siswa SMA Muhammadiyah 3 Jember sebagai representasi generasi muda belum begitu mengenal apa itu Energi Terbarukan, jenis-jenisnya serta penerapannya di masyarakat. Oleh karena itu dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait pemanfaatan energi terbarukan di Teaching Factory (TeFa) Energi Terbarukan Politeknik Negeri Jember. Metode kegiatan yang diberikan adalah pemberian pre-test dan post-test dilanjutkan dengan pemberian materi pembelajaran di kelas dan praktik langsung di workshop maupun laboratorium di Jurusan Teknik serta kunjungan lapang di Perusahaan Daerah Perkebunan Gunung Pasang Jember. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini berupa peningkatan pemahaman dari siswa siswi SMA Muhammadiyah 3 yang tercermin dari peningkatan skor penilaian antara pre test dan post test. Terdapat kenaikan prosentase nilai rata-rata sebesar 56% antara pre test yang semula 61,95 naik menjadi 96,6 setelah post test. Selain itu dari hasil kuesioner yang dibagikan, semua peserta mengapresiasi secara positif kegiatan ini. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini sangat bermanfaat dan efektif dalam meningkatkan pemahaman pengetahuan dan wawasan dari para generasi muda khususnya siswa SMA tentang energi terbarukan. Kegiatan semacam ini perlu banyak dilaksanakan di berbagai wilayah agar pengembangan energi terbarukan di Indonesia dapat meningkat di masa mendatang.
Program SAMPAN (Sampah Antar dan Angkut) melalui Edukasi dan Penyediaan Sarana sebagai Upaya Peningkatan Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Abirau, Kalimantan Selatan Hidayah, Ani Kipatul; Sulistia, Cieca Tri; Maharani, Araya; Maulidah, Maulidah; Putri, Nurhaliza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1130

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perilaku pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Abirau. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui intervensi edukatif (penyuluhan dan diskusi interaktif) serta intervensi fisik berupa penyediaan sarana tempat sampah. Kegiatan dilaksanakan di Desa Abirau RT 01, 02, dan 03 dengan sasaran 30 warga. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat, di mana 86,67% peserta mengalami peningkatan nilai setelah edukasi. Monitoring lanjutan menunjukkan 90% peserta mempertahankan atau meningkatkan pemahaman. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga, serta mendorong perubahan praktik menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Kegiatan Pembentukan Kebiasaan Baik Generasi Alpha Sejak Dini melalui Pendidikan Islam di ACI Ketintang Surabaya Wulandari, Ajeng Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1139

Abstract

Generasi Alpha (lahir 2010–2025) tumbuh di era digital dengan ketergantungan tinggi terhadap teknologi, sehingga rentan terhadap dampak negatif seperti kecanduan gadget, paparan konten negatif, dan krisis akhlak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membentuk kebiasaan baik pada generasi Alpha sejak dini melalui pendekatan pendidikan Islam di lingkungan ACI Ketintang Surabaya. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan discovery, dream, design, define, dan do. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan positif pada anak, seperti peningkatan kedisiplinan ibadah, tanggung jawab, sopan santun, serta kontrol penggunaan gadget. Keberhasilan ini didukung oleh keterlibatan aktif orang tua, guru les, dan masyarakat dalam menerapkan pola asuh Islami berbasis keteladanan dan pembiasaan. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kesadaran orang tua dan harmoni keluarga. Tantangan yang dihadapi meliputi ketergantungan anak pada gadget serta konsistensi orang tua dalam pengasuhan. Simpulan menegaskan bahwa pendidikan karakter Islami memerlukan pendekatan praktis, berkelanjutan, dan kolaboratif antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Pendampingan Membangun Motivasi dan Disiplin Diri di Bulan Ramadhan Bersama santri TPQ Al-Riyadhoh, Tenggumung Wetan, Surabaya Zainafa, Zakiatun Nafisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1140

Abstract

Kegiatan ini berangkat dari rendahnya motivasi dan disiplin santri TPQ Al-Riyadhoh Tenggumung Wetan Surabaya, seperti seringnya terlambat, kehadiran yang kurang, serta minimnya keberanian dan kesadaran berinfak. Maka tujuannya membangun motivasi dan disiplin diri mereka lewat webinar dan pendampingan intensif sepanjang Ramadhan. Pakai pendekatan ABCD dengan memanfaatkan aset lokal seperti semangat santri, dukungan guru ngaji dan orang tua, serta fasilitas mushola, kegiatan dijalankan setiap sore pukul 16.00-18.00 WIB oleh tiga mahasiswa fasilitator. Hasilnya, kehadiran santri naik drastis, keterlambatan berkurang, mereka mulai sadar berinfak, berani kultum, dan komunikasi orang tua-guru ngaji jadi positif berkat penguatan lewat pujian serta hadiah. Dampaknya, sinergi antara guru, orang tua, dan fasilitator terbentuk untuk menciptakan ekosistem ibadah berkelanjutan. Ke depan disarankan ada catatan perkembangan santri yang terstruktur dan pelatihan rutin bagi orang tua agar disiplin ini tetap terjaga usai Ramadhan.
Pemberdayaan Santri melalui Gerakan Bersih Lingkungan di Pondok Pesantren Al-Falah Buduran Sidoarjo Provinsi Jawa Timur Alfajri, Bayu Afiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 4 No 2 (2026): JPMII - April 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.1146

Abstract

Pondok pesantren adalah tempat pendidikan dan tempat tinggal santri dengan tingkat interaksi dan kepadatan yang tinggi, sehingga kebersihan lingkungan sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan. Namun, ada masalah dengan santri yang kurang menyadarinya. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan menurunkan lingkungan belajar di pesantren. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi santri dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan lingkungan pondok pesantren yang sehat dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk perilaku hidup yang bersih dan sehat yang dapat diterapkan oleh santri secara konsisten. Metode yang digunakan kegiatan ini pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan tahapan persiapan, identifikasi aset dan masalah, perencanaan program, sosialisasi, serta pelaksanaan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kebersihan lingkungan, kerja bakti bersama, dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat yang melibatkan seluruh santri dan pengelola pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi santri dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan pesantren menjadi lebih bersih dan tertata, serta mulai terbentuk kebiasaan positif dalam menerapkan PHBS. Kegiatan ini juga memberikan dampak terhadap peningkatan kenyamanan lingkungan serta potensi penurunan risiko penyakit berbasis lingkungan.