cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
fsd@unm.ac.id
Editorial Address
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Imajinasi
ISSN : 16933990     EISSN : 2550102X     DOI : 10.26858
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Imajinasi FSD UNM diterbitkan oleh Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Artikel dikelola dengan proses Double Blind Peer Review dengan akses terbuka atau dapat didowload secara fullpaper. Jurnal Imajinasi menerbitkan artikel pada bidang Seni, Pendidikan Seni dan Desain, diterbitkan dua kali dalam setahun. Kami menerima naskah melalui online system. Penulis dapat mengunggah file naskah (teks, gambar, dan informasi tambahan, termasuk video) dan memeriksa proses peninjauan naskah yang telah dikirimkan.
Arjuna Subject : -
Articles 167 Documents
PENGKAJIAN NILAI ESTETIK BATIK JOMBANGAN MOTIF ARIMBI RATU SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL Achmad Nur Kholis; Setyo Budi; Desy Nurcahyanti
JURNAL IMAJINASI Vol 7, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v7i2.45574

Abstract

Candi Arimbi merupakan bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di Kabupaten Jombang. Beragam media inovatif dan kreatif harus dimanfaatkan dalam rangka pelestarian kearifan lokal, salah satunya adalah batik.  Nilai esetik  pada batik menciptakan daya tarik bagi masyarakat untuk memahami mengenai visual dan makna yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai estetik batik Jombangan motif Arimbi Ratu yang menjadi media pelestarian kearifan lokal berupa Candi Arimbi. Metode penelitian berjenis kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data, sehingga nantinya akan disajikan dalam bentuk kalimat yang terperinci. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi berdasarkan hasil observasi lapangan serta wawancara kepada seniman pencipta batik. Pengkajian nilai estetika akan menggunakan pendekatan teori dari Luca Iandoli dan Giuseppe Zollo dari bukunya yang berjudul “Elegant Design”. Batik Jombangan merupakan bentuk perwujudan dari kebudayaan berupa karya seni rupa yang mengandung suatu filosofi dan nilai estetik yang terstruktur berdasarkan teori pengkajian. Sebagai bentuk media pelestarian kearifan lokal, tentunya hal ini harus dipublikasikan lebih luas lagi. Visualisasi Candi Arimbi yang merupakan bagian dari kearifan lokal Jombang berupa motif batik mencerminkan kebaruan dalam memperkenalkan kebudayaan daerah yang terbarui.Arimbi Temple is a historical relic of the Majapahit Kingdom which is located in Jombang City. Various innovative and creative media must be utilized in the context of preserving local wisdom, one of which is batik. The aesthetic value of batik creates an attraction for people to understand the visuals and the meanings contained therein. This study aims to determine the aesthetic value of Jombangan batik with the Arimbi Ratu motif which is a medium for preserving local wisdom, namely the Arimbi Temple. The research method is descriptive qualitative type used to collect data, so that later it will be presented in the form of detailed sentences. The data analysis technique uses the reduction method based on the results of field observations and interviews with batik artists. The assessment of aesthetic value will use a theoretical approach from Luca Iandoli and Giuseppe Zollo from their book entitled "Elegant Design". Jombangan Batik is a form of cultural embodiment in the form of works of art that contain a philosophy and aesthetic value that is structured based on the theory of study. As a form of media for preserving local wisdom, of course this should be published more widely. The visualization of Arimbi Temple, which is part of Jombang's local wisdom in the form of batik motifs, reflects the novelty of introducing the newest regional culture.rimbi Temple is a historical relic of the Majapahit Kingdom which is located in Jombang City. Various innovative and creative media must be utilized in the context of preserving local wisdom, one of which is batik. The aesthetic value of batik creates an attraction for people to understand the visuals and the meanings contained therein. This study aims to determine the aesthetic value of Jombangan batik with the Arimbi Ratu motif which is a medium for preserving local wisdom, namely the Arimbi Temple. The research method is descriptive qualitative type used to collect data, so that later it will be presented in the form of detailed sentences. The data analysis technique uses the reduction method based on the results of field observations and interviews with batik artists. The assessment of aesthetic value will use a theoretical approach from Luca Iandoli and Giuseppe Zollo from their book entitled "Elegant Design". Jombangan Batik is a form of cultural embodiment in the form of works of art that contain a philosophy and aesthetic value that is structured based on the theory of study. As a form of media for preserving local wisdom, of course this should be published more widely. The visualization of Arimbi Temple, which is part of Jombang's local wisdom in the form of batik motifs, reflects the novelty of introducing the newest regional culture.
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PROMOSI KULINER IKAN PATIN IRIS DI KOTA PALEMBANG Dita Dara Esaliana; Aji Windu Viatra; Bobby Halim
JURNAL IMAJINASI Vol 8, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v8i1.51513

Abstract

Studi ini fokus pada perancangan kemasan dan elemen komunikasi visual untuk mempromosikan Ikan Patin Iris, kuliner khas Palembang. Metode penelitian ini mencakup studi pemasaran kuliner lokal, identifikasi elemen khas yang membedakan ikan patin iris Palembang dari hidangan serupa di daerah lain, serta wawancara dengan produsen dan pemilik bisnis kuliner.
IDENTITAS LOKAL PADA DESAIN GRAFIS SUVENIR T-SHIRT DI KOTA MAKASSAR Sukarman B; Andi Baetal Mukaddas; Harmin Hatta
JURNAL IMAJINASI Vol 7, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v7i2.56166

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis identitas lokal yang terpresentasi pada desain grafis suvenir t-shirt di Kota Makassar. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data visual grafis suvenir t-shirt di Kota Makassar yang diambil dari spot-spot penjualan suvenir serta clothing store yang menjual t-shirt berdesain grafis khas regional Makassar. Data diolah, dianilisis, dan dideskripsikan secara kualitatif. Penelitian ini bermanfaat sebagai informasi ilmiah tentang jenis identitas lokal yang terpresentasikan pada desain grafis suvenir t-shirt di Kota Makassar yang  referensi bagi kajian-kajian yang relevan sekaligus dapat menstimulasi dilakukannya kajian-kajian atau pengembangan desain grafis yang merepresentasikan identitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara garis besar teridentifikasi atas identitas lokal yang terpresentasi pada desain grafis suvenir t-shirt di Kota Makassar terdiri atas kategori aspek fisik seperti tempat dan bangunan, aspek sosial-budaya, dan aspek sejarah, dengan berbagai jenis objek yang tercakup di dalamnya.
METODE CETAK MULTIWARNA DALAM BERKARYA SENI GRAFIS CETAK TINGGI M. Muhlis Lugis
JURNAL IMAJINASI Vol 8, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v8i1.63714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dua metode cetak multiwarna dalam berkarya Seni grafis cetak tinggi serta membandingkan kelebihan dan kekurangan ke dua metode cetak  tersebut. Data  pada penelitian ini diperoleh melalui studi pustaka dan dokumentasi. Teknik cetak reduksi merupakan metode cetak yang menggunakan satu plat dicukil secara bertahap untuk mencetak berbagai warna secara berurutan, mulai dari warna terang ke gelap. Metode ini ekonomis dan memungkinkan penciptaan gambar yang kompleks dan berlapis, namun tidak memungkinkan reproduksi ulang cetakan setelah acuan cetak dicukil lagi. Di sisi lain, teknik multiplat melibatkan penggunaan beberapa acuan cetak terpisah untuk setiap warna atau bagian desain, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam variasi warna dan detail, serta kemampuan untuk mereproduksi cetakan dengan presisi. Meskipun lebih mahal dan memakan waktu, multiplat menawarkan keuntungan dalam menghasilkan karya seni dengan detail yang lebih halus dan warna yang lebih kaya. Artikel ini juga mengeksplorasi aplikasi praktis, kelebihan, dan kekurangan masing-masing teknik, serta memberikan wawasan tentang pemilihan metode yang sesuai berdasarkan tujuan artistik dan praktis mereka
REDESIGN RANCANGAN IDENTITAS VISUAL OLAHAN BANDENG LA PRIMARASA Wafiyana Rosyidah; Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian; Aditya Rahman Yani
JURNAL IMAJINASI Vol 8, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v8i1.45051

Abstract

La Primarasa merupakan salah satu UMKM yang memanfaatkan potensi perikanan untuk diolah menjadi produk olahan ikan bandeng. Namun karena lemahnya identitas visual dan branding visual yang digunakan oleh La Primarasa, masyarakat Lamongan kurang mengetahui keberadaan brand La Primarasa dari segi identitas visual. Identitas visual La Primarasa dirancang untuk meningkatkan brand awareness dan meningkatkan brand image melalui perancangan berbagai aspek visual branding yang lebih dikenal masyarakat Lamongan. Dalam perancangan ini menggunakan metode design thinking yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif yang menghasilkan suatu konsep desain dengan kata kunci “Oleh-Oleh Lamongan yang Praktis” sebagai acuan perancangan identitas visual. Perancangan ini menghasilkan logo yang cocok untuk brand La Primarasa dan diimplementasikan pada berbagai media branding yang dibutuhkan seperti media promosi, stasionary, dan merchandise. Hasil visual branding secara keseluruhan menunjukkan keaslian Lamongan dan La Primarasa diharapkan lebih mudah dikenal oleh masyarakat Lamongan secara luas. La Primarasa is one of the MSMEs that utilizes fisheries potential to be processed into processed milkfish products. However, due to the weak visual identity and visual branding used by La Primarasa, Lamongan people are not aware of the existence of the La Primarasa brand in terms of visual identity. La Primarasa’s visual identity is designed to increase brand awareness and improve brand image throught designing various visual branding aspects that are better known by the people of Lamongan. In this design using the design thinking method obtained throught interviews, observation, and questionnaries. The analysis technique used is descriptive analysis technique which produces a design concept with the keyword “Practical Lamongan Souvenirs” as a reference for designing visual identities. This design produces a logo that is suitable for the La Primarasa brand and is implemented in various required branding media such as promotional media, stationary and merchandise. The results of the visual branding as a whole show the authenticity of Lamongan and it is hoped that La Primarasa will be more easily recognized by the people of Lamongan at large.
VISUALISASI POTRET ILUSI MANUSIA DALAM SENI KERAMIK: EKSPLORASI KREATIVITAS SEBAGAI EKSPRESI DIRI Madhea Rutie Alba Fany; Joko Lulut Amboro
JURNAL IMAJINASI Vol 7, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v7i2.45691

Abstract

AbstrakSejak zaman prasejarah, keramik telah menjadi salah satu bentuk seni yang popular. Riset ini bertujuan untuk mengekporasi pengembangan inovasi dalam seni keramik dengan tema  potret ekspresi wajah manusia. Dalam perwujudan karya seni keramik ini, akan mengabungkan visual ekspresi wajah manusia dengan ilusi untuk menciptakan karya seni yang mengesankan dan dapat  memunculkan perasaan tertentu. Selain itu, penggabungan tersebut juga bertujuan untuk menjelajahi kreativitas dalam seni keramik. Tujuan akhir dari riset ini adalah menghasilkan karya seni keramik yang tak terlupakan dan mampu mengungkapkan berbagai perasaan. Dalam riset ini, menggunakan metode eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan  karya untuk menghasilkan karya seni keramik berupa potret ilusi manusia. Karya seni keramik yang dihasilkan berupa potret ilusi manusia memiliki nilai estetik dan bentuk ilusi yang diinterpretasikan dari ungkapan emosi. Karya seni keramik yang ekspresif menjadi salah satu bentuk pelestarian perkembangan seni keramik dan diwujudkan menjadi karya seni keramik dekoratif. Pengembangan kerajinan seni keramik bentuk potret manusia diharapkan dapat membangkitkan minat masyarakat untuk mengeksplorasi berbagai bentuk kerajinan seni keramik berdasarkan eksplorasi pemahaman tentang emosi seseorang dan lingkungan sekitar yang memiliki nilai estetika tinggi.Kata kunci : Seni keramik, Potret ilusi Manusia, ekspresi dan krativitas.
KOREOGRAFI: RANCANGAN AWAL MODUL AJAR DENGAN MODEL BORG AND GALL Rahma M
JURNAL IMAJINASI Vol 8, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v8i1.59537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang materi ajar mata kuliah koreografi dengan pendekatan personal Front untuk memudahkan dalam proses pembelajaran pada mata kuliah koreografi pada prodi Seni Tari FSD UNM. Perancangan buku ajar ini menggunakan metode perancangan Borg and Gall. Metode Borg and Gall (1989) diawali analisis kebutuhan agar mampu menghasilkan produk yang bersifat hipotetik sebagai metode penelitian dasar (basic research). Kemudian untuk menguji produk yang masih bersifat hipotetik tersebut, digunakan eksperimen atau action research. Setelah produk teruji melalui validasi ahli, maka dapat diaplikasikan dengan skala kecil kemudian skala besar. Proses pengujian produk dengan eksperimen tersebut dinamakan penelitian terapan (applied research), walaupun penelitian tahap awal ini terbatas pada analysis situasi/kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Pembelajaran kurang efektif karena belum tersedianya buku atau materi ajar yang terkait dengan koreografi khususnya untuk pembelajaran koreografi lingkungan, 2) Ketika mahasiswa belajar secara mandiri, maka materi dan konsep garapan tari yang mereka hasilkan akan berbeda-beda. Untuk itu maka dipandang penting untuk merancang materi ajar yang dikemas dalam bentuk Modul ajar dan khusus dibuat untuk pembelajaran koreografi. Perancangan Modul ajar ini penting untuk membantu proses mengajar karena memuat bahan ajar sesuai kurikulum, selain itu dapat pula membantu komunikasi antara pengajar dan peserta didik, 3) Mahasiswa prodi seni tari adalah mahasiswa yang berada di dalam prodi non kependidikan atau yang lebih familiar disebut prodi dengan keilmuan tari murni, yang tentu saja luarannya dipersiapakan untuk menjadi koreografer dan peneliti, namun saat ini juga terbuka peluang sebagai pendidik. Untuk itu materi yang diberikan adalah materi-materi ajar yang dapat membantu mahasiswa kepencapaian tersebut. 
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK LOKAL MELALUI STRATEGI PENELITIAN Irfan Irfan; Satriadi Satriadi; Nurul Fadhillah S
JURNAL IMAJINASI Vol 7, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v7i2.56168

Abstract

Produk lokal dapat memiliki nilai kompetitif  jika dikembangkan dengan strategi yang tepat, oleh sebab itu, mencari strategi pengembangan produk lokal agar  kompetitif di pasar lokal dan global perlu terus dilakukan, khususnya melalui kegiatan penelitian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai strategi pengembangangan produk yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi khususnya Universitas Negeri Makassar melalui program penelitian, dari hasil identifikasi  tersebut diharapkan menemukan sebuah pola yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas produk UMKM di Sulawesi Selatan. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi Pustaka dan studi  kasus pada beberapa hasil penelitian yang telah dipublikasikan dan fokusnya adalah mengembangkan produk lokal, setelah itu  analisis data menggunakan alur Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh peneliti dalam pengembangan produk lokal kebanyakan menggunakan strategi penelitian kualitatif yang dikombinasikan dengan beragam pendekatan dan Teknik pengumpulan data. Terdapat 8 penelitian yang menggunakan metode kualitatif yang dipadukan dengan pendekatan rekayasa, konservasi, focus group diskusi, eksperimen, standarisasi, pemodelan, dan studi kasus. Dua penelitian menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D). Fleksibilitas metode kualitatif untuk dipadukan berbagai pendekatan dan strategi pengembangan, menjadi alasan utama peneliti memilih metode ini. Strategi standarisasi, inventarisasi, diversivikasi, pengolahan bahan baku menjadi barang jadi, strategi proses kreatif, sampai strategi meniru dan strategi pemanfaatan sosial media.  Luaran yang dicapai dari penelitian ini adalah; konsep pengembangan produk lokal berbasis penelitian, artikel jurnal nasional, prosiding seminar nasional/internasional.
VIDEO ANIMASI UNTUK MENGHADAPI MASALAH KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA Andika Putra Fajar; Alfian Candra Ayuswantana; Sri Wulandari
JURNAL IMAJINASI Vol 7, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v7i2.45517

Abstract

Animasi mampu menyampaikan suatu materi yang secara nyata tidak bisa dilihat oleh mata melalui visualisasi seperti perasaan yang terdapat dalam diri manusia contohnya masalah kesehatan mental. Secara umum, animasi dibagi menjadi dua yaitu animasi 2D (dua dimensi) dan animasi 3D (tiga dimensi). Animasi dua dimensi (2D) merupakan teknik pembuatan animasi yang menggunakan gambar bersumbu (axis) dua yaitu X dan Y. Perancangan ini menggunakan metode pengembangan multimedia. Pengembangan multimedia ini memiliki siklus ataupun tahapan yang dapat diikuti yaitu menentukan pokok permasalahan, studi kelayakan, analisa kebutuhan, merancang konsep, merancang isi, menulis naskah, memproduksi multimedia, melakukan tes dan menggunakan ataupun memelihara sistem. Sehingga dapat menghasilkan sebuah kata kunci yaitu “Helpful and Restful”. Kata kunci tersebut memiliki arti yaitu merasa tebantu dengan adayang edukasi dan juga informasi mengenai masalah kesehatan mental, cara menghadapinya dengan mengenali diri sendiri dan memberikan rasa tenang untuk menghadapi masalah kesehatan mental. Animasi dirancang sebagai media untuk memberikan pemahaman terhadap masalah kesehatan mental, dan juga untuk memberikan edukasi tentang kesehatan mental. The Animation can convey material that cannot be seen by the eye through visualization, such as the feelings contained in humans, for example mental health problems. In general, animation is divided into two, namely 2D (two-dimensional) animation and 3D (three-dimensional) animation. Two-dimensional (2D) animation is an animation creation technique that uses two-axis images, namely X and Y. This design uses a multimedia development method. This multimedia development has cycles or stages that can be followed, namely determining the subject matter, feasibility study, needs analysis, designing concepts, designing content, writing scripts, producing multimedia, conducting tests and using or maintaining the system. So that it can produce a keyword that is "Helpful and Restful". These keywords have the meaning of feeling helped with education and information about mental health problems, how to deal with them by knowing yourself and giving you a sense of calm when dealing with mental health problems. Animation is designed as a medium to provide an understanding of mental health problems, and also to provide education about mental health. 
PEMBUATAN STORYLINE VIDEO DOKUMENTER SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DI KOTA MADIUN Marsha Asyafa Fanani; Diana Aqidatun Nisa; Bayu Setiawan
JURNAL IMAJINASI Vol 8, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v8i1.60867

Abstract

Its culture is so vast, thus worthy of preservation for the younger generation to prevent Indonesian culture from easily disappearing. Indonesia is a unified nation that cherishes its culture and traditions. The Brotherhood of Setia Hati Terate (PSHT) is one of the leading schools of Pencak Silat in Indonesia, founded by Ki Ngabehi Surodiwiryo, a renowned martial arts figure who also pioneered the Setia Hati (SH) style of Pencak Silat in the early 19th century. The Brotherhood of Setia Hati Terate (PSHT) is known as the most comprehensive silat institution because it integrates five fundamental aspects: spiritual, self-defense, art, sport, and mental discipline. Designing a documentary video to preserve Pencak Silat within the Brotherhood of Setia Hati Terate (PSHT) in Madiun is a fitting and intriguing endeavor to impart knowledge about Pencak Silat within that context. The methodology employed in this design is both qualitative and quantitative, utilizing various approaches such as interviews, observations, questionnaires, and literature review. The resulting keyword, "Harmony of Cultural Brotherhood," can be interpreted as the depiction of harmony within the context of cultural fraternity. Moreover, it serves as an effort for introduction, exploration, and learning about one of the cultural heritages, Pencak Silat, within the Brotherhood of Setia Hati Terate (PSHT), for the future development of this traditional martial art while simultaneously enhancing the image and value of Pencak Silat. The medium for this design is a documentary video aimed at preserving Indonesian cultural heritage, including the martial art of Pencak Silat within the Brotherhood of Setia Hati Terate (PSHT).