cover
Contact Name
O.P. Bismark
Contact Email
opbismark402@gmail.com
Phone
+6285364993937
Journal Mail Official
lp2mstie.wi@gmail.com
Editorial Address
https://journal.widyaswara.ac.id/index.php/jpwi/about/editorialTeam
Location
Kota solok,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI)
ISSN : -     EISSN : 31097618     DOI : https://doi.org/10.63879/jpwi.v1i3.119
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI) merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan pada publikasi hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Terbit setiap Februari, Mei, Agustus, & November (4 kali dalam setahun) yang diterbitkan oleh LPPM Widyaswara Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI" : 25 Documents clear
Analisis Keterampilan Menulis Teks Eksposisisiswa Kelas V di UPT SDN 12 Batang Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Ahmad Al Akbar; Dian Sarmita; Nurvazlin Nova; Yelli Marthaliza; Rosi Satria Ardi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.197

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebagian besar siswa kelas V di UPT SDN 12 Batang Lawe yang masih mengalami kesulitan dalam menulis teks eksposisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan menulis siswa serta upaya guru dalam mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran teks eksposisi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan melibatkan guru kelas, kepala sekolah, dan siswa sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan validasi triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran teks eksposisi menghadapi berbagai kendala. Pemahaman siswa terhadap struktur dan ciri kebahasaan teks eksposisi tergolong rendah. Siswa kesulitan membedakan fakta dan pendapat serta belum mampu menyusun teks secara sistematis sesuai kaidah. Keterbatasan kosakata dan penggunaan bahasa sehari-hari yang tidak baku menyebabkan teks kurang formal, sementara minimnya referensi menghambat pengembangan argumen yang meyakinkan. Selain itu, faktor eksternal seperti waktu pembelajaran yang tidak ideal, metode pengajaran monoton, serta keterbatasan sarana dan media pembelajaran turut memengaruhi rendahnya keterampilan menulis siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Teams Games Tournament (TGT) Peserta Didik Kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan Annisah Fitriah; Animar Fauziah; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.198

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik di kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan. Solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik di kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini penelitiki lakukan dari tanggal 21 April s/d 03 Mei 2025 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit. Ketuntasan awal sebesar 41% meningkat menjadi 73% pada siklus I dan 91% pada siklus II, menunjukkan pengaruh signifikan dalam penerapan model (TGT) terhadap peningkatan hasil belajar, dan penilaian aktivitas pendidik pada siklus I menunjukkan peningkatan dari 56% (pertemuan 1) menjadi 72,2% (pertemuan 2). Aktivitas peserta didik juga meningkat dari 55% menjadi 73%. Pada siklus II, aktivitas pendidik naik dari 81% menjadi 92%, sementara aktivitas peserta didik meningkat dari 82% menjadi 91%.
Analisis Proses Pembelajaran Seni Rupa Di Kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Anggun Mayang Sari; Zulmi Aryani; Desmaneni; Esa Yulimarta; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.199

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan saat proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana pelaksanaan pembelajaran Seni Rupa berlangsung, serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara kepala sekolah, guru, serta siswa, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas IV, guru kelas V, dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V dilaksanakan dengan pendekatan yang cukup variatif, termasuk penggunaan media gambar, pewarnaan, serta eksplorasi bahan alam sederhana. Guru berperan aktif dalam membimbing dan memotivasi siswa, untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui karya seni. Keterlibatan siswa sangat tinggi, antusiasme dalam mengikuti pembelajaran, dan menghasilkan karya yang unik dan kreatif. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya waktu pembelajaran, serta minimnya pelatihan guru dalam bidang Seni Rupa. Peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran siswa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe, telah berjalan cukup efektif dalam mendorong kreativitas siswa, meskipun memerlukan penguatan dari segi fasilitas, dan kompetensi guru. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pihak sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Seni Rupa di sekolah dasar.
Analisis Kemampuan Literasi Dasar Peserta Didik Kelas II UPT SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan M. Daffa; Dian Sarmita; Rosma Diana
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.200

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kemampuan literasi dasar, terutama membaca dan menulis, menjadi salah satu tantangan utama pendidikan dasar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi dasar siswa kelas II SDN 04 Bariang Rao-Rao, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan solusi peningkatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas II, guru kelas, dan kepala sekolah UPT SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester 2 tahun pelajaran 2024/2025. Analisis data digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi, yaitu sumber, waktu, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan secara umum, hasil tes ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi dasar membaca siswa kelas II tergolong baik, meskipun tetap diperlukan upaya pembelajaran tambahan untuk membantu siswa yang masih berada pada kategori sedang dan rendah agar perkembangan kemampuan literasi dapat lebih merata., namun masih ada yang kesulitan mengenali huruf, mengeja, dan menulis dengan benar. Faktor yang memengaruhi literasi meliputi lingkungan rumah dan sekolah, kondisi emosional-psikologis, fasilitas belajar, serta minat dan motivasi siswa
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Model Teams Games Tournament Di Kelas IV UPT SDN 15 Sungai Padi Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Olivia Mila Sari; Zulmi Aryani; Dian Sarmita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.201

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SDN 15 Sungai Padi Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar menggunakan model Teams Games Tournament. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 15 Sungai Padi Kecamatan Sangir. Penelitian dilakukan selama dua siklus yang terdiri dari 2 kali pertemuan. Penelitian menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Setelah melakukan penelitian sebanyak dua siklus, peneliti berhasil meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa, ditandai dengan data siklus I dan siklus II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 60% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 87%, persentase peningkatannya sebesar 27%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas guru siklus I diperoleh sebesar 76% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 92%, persentase peningkatannya sebesar 16%. Dan hasil pengamatan aktivitas siswa siklus I diperoleh sebesar 50% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 75%, persentase peningkatannya sebesar 25%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Teams Games Tournament dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 15 Sungai Padi Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan.
Pengaruh Media Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV A di SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan Ramadhea Fanida Sukma; Esa Yulimarta; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 87 siswa, dengan sampel sebanyak 50 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t (Independent Sample Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest kelas eksperimen sebesar 82,76 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 70,20. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video pembelajaran berpengaruh positif terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV di SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) Berbantuan Media Visual Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 26 Pulakek Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Mhd. Roil Ashrof; Dian Sarmita; Lili Ratnasari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.203

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) Berbantuan Media Visual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V UPT SDN 26 Pulakek Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V UPT SDN Pulakek. Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, yakni kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan model Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan media visual dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas V UPT SDN 26 Pulakek Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilakukan selama satu bulan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Hasil penelitian siklus I persentase ketuntasan hasil belajar siswa, yaitu 55,55% meningkat pada siklus II menjadi 77,77%. Aktivitas guru persentase ketuntasan siklus I pertemuan 1, yaitu 82,76% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 88,09%. Pada siklus II pertemuan 1 persentase 92,22% meningkat menjadi 95,55% pada siklus II pertemuan 2. Sedangkan aktivitas siswa persentase ketuntasan siklus I pertemuan 1, yaitu 76,19% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 83,33%. Pada siklus II pertemuan 1 persentase 94,44% meningkat menjadi 96,66% pada siklus II pertemuan 2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan media visual dapat meningkatkan proses dan hasil belajar pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V UPT SDN 26 Pulakek Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Berbasis Media Flashcard Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan Salsabila; Esa Yulimarta; Yunadil Husni; isnaniah; Lili Ratnasari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.204

Abstract

Proses pembelajaran yang efektif menuntut keterlibatan aktif peserta didik agar hasil belajar dapat meningkat secara optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui implikasi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan metode True Experimental Design bentuk Posttest-Only Control Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V berjumlah 78 orang, dengan jumlah sampel 54 orang, terdiri dari 28 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa tes objektif pilihan ganda. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, dengan rata-rata posttest kelas eksperimen 84,82 dan kelas kontrol 76,54. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa memberikan implikasi positif terhadap hasil belajar peserta didik, model pembelajaran TGT layak digunakan sebagai alternatif metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT di Kelas III SD Negeri 24 Lundang Sandra Yoda; Esa Yulimarta; Lili Ratnasari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.205

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Solusi dari pemecahan masalah tersebut menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT). Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan langkah, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III pada semester II tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan dua siklus, masing-masing siklus 2 kali pertemuan. Hasil penelitian siklus I terdapat persentase ketuntasan hasil belajar IPAS siklus I yaitu: 14,26% dan Siklus II yaitu 71,42%. Dengan peningkatan sebesar 57,14%. Adapun pengamatan aktivitas guru siklus I pertemuan 1 dengan parsentase 59,21%. Pada pertemuan 2 dengan parsentase 66,44%. Pada siklus II pertemuan 1 dengan parsentase 80,92%. Pada pertemuan 2 dengan parsentase 88,81%. Hasil pengamatan pada aspek peserta didik pada siklus I pertemuan 1 dengan parsentase 59,86% pada pertemuan 2 dengan parsentase 65,13%. Pada siklus II pertemuan 1 dengan parsentase 80,92% pada pertemuan 2 dengan parsentase 86,18%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Kooperatif Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS di kelas III SD Negeri 24 Lundang Kabupaten Solok Selatan.
Dampak Negatif Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Sosial Siswa Kelas V SD NEGERI 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Vickenza Firnanda; Esa Yulimarta; Yulia Rahmi Fitri
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.206

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan gadget di kalangan siswa sekolah dasar yang menimbulkan masalah perilaku sosial. Solusi yang ditawarkan adalah pengawasan orang tua dan pembinaan penggunaan gadget oleh pihak sekolah agar penggunaannya lebih bijak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku sosial siswa terhadap penggunaan gadget berlebihan dan faktor-faktor yang menyebabkan siswa mengalami ketergantungan terhadap gadget. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, orang tua siswa, dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan gadget berlebihan menimbulkan dampak negatif pada perilaku sosial siswa, seperti menurunnya motivasi belajar, kedisiplinan, dan kemampuan berinteraksi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kerja sama antara orang tua dan sekolah sangat penting agar siswa dapat menggunakan gadget secara proporsional tanpa mengganggu perkembangan sosial dan akademiknya.

Page 2 of 3 | Total Record : 25