cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
STUDI ANALISIS SEDIMENTASI DI SUNGAI PUTE RAMMANG-RAMMANG KAWASAN KARST MAROS Andirah Al Ansar; Muhammad Arsyad; Sulistiawaty Sulistyawaty
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.686 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v10i3.968

Abstract

Research on sedimentation analysis in Pute river at Rammang-Rammang Maros Karst Region aims to calculate suspended load and bed load, describing sedimentation rate, and analyze the types of sediment contained in Pute river. Water samples of Pute River water were taken using by water sample sediment tool. Sampling was conducted at two points called the dock I (4 ° 55'59,02 " LS and 119 ° 35'51,69" BT) and dock II (4° 55' 30,01" LS and 119° 35' 27,77" BT). Water samples are then processed in Laboratory to determine the sediment concentration. The  data were analyzed with formulate for getting suspended load value and bed load value. Suspended load value and bed load value were analyzed to estimate in a tabulation manner to presume of total sedimentation rate. For analyzing a types of sediment with using a sieve method. From the sedimentation analysis in Pute river obtained results: To suspended load in the dock I ranged from 0,1104-5,9221 g/s and dock II ranged from 0,2156-4,4297 g/s. For bed load value of dock I ranged from 0,0793-5,3821 g/s and dock II ranged between 2,7307-106,6038 g/s. Total value of sedimentation on the dock I ranged between 0.1573-9,5096 g/s and dock II ranged between 3,3721-109,9574 g/s, so the sediment load in the pute river included in the high category in accordance with Letter of Decree by The Minister of Forestry in 2005. Characteristics of sediment crawl based on particle diameter, obtained for the dominant type of sedimentation dock I is a coarse gravel. As for the dock II is dominant types of medium sand..Penelitian tentang analisis sedimentasi di Sungai Pute Rammang-Rammang kawasan karst Maros bertujuan untuk menghitung besar debit muatan sedimen melayang dan dasar, mendeskripsikan tingkat sedimentasi, serta menganalisis jenis-jenis sedimen yang terdapat di Sungai Pute. Pengambilan sampel air dari Sungai Pute menggunakan alat water sampler sediment. Ada 2 titik pengambilan sampel yang disebut dermaga I (4°55’59,02” LS dan 119°35’51,69” BT) dan dermaga II (4°55’30,01” LS dan 119°35’27,77” BT), kemudian sampel air diolah di laboratorium untuk menentukan konsentrasi sedimen. Data-data dianalisis secara formula untuk mendapatkan nilai besar debit muatan sedimen melayang dan debit muatan sedimen dasar, kemudian dianalisis secara tabulasi untuk mengetahui besar sedimentasi total, selain itu untuk menganalisis jenis-jenis sedimen digunakan metode ayakan dengan 7 sieve. Dari analisis sedimentasi di sungai Pute diperoleh hasil: debit muatan sedimen melayang di dermaga I berkisar 0,1104-5,9221 gram/s dan dermaga II berkisar 0,2156-4,4297 gram/s. Untuk debit muatan sedimen dasar di dermaga I berkisar 0,0793-5,3821 gram/s dan dermaga II berkisar antara 2,7307-106,6038 gram/s. Nilai sedimentasi total pada dermaga I berkisar antara 0.1573-9,5096 gram/s dan dermaga II berkisar antara 3,3721-109,9574 gram/s. Berdasarkan muatan sedimen total maka Sungai Pute termasuk dalam kategori tinggi sesuai SK Menteri Kehutanan Tahun 2005. Berdasarkan diameter partikelnya maka hasil karakteristik sedimen merayap pada dermaga I diperoleh dominan batu kerikil kecil, sedangkan untuk dermaga II dominan jenis sedimen pasir sedang.Kata Kunci:         sedimentasi, sieve net, Rammang-rammang, water sampler sediment
FAKTOR PENYEBAB KETIDAKTUNTASAN MATERI FISIKA PADA PESERTA DIDIK SMAN 13 MAKASSAR Nurwidyawati, Nurwidyawati
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.309 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i3.10124

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab ketidaktuntasan materi pada peserta didik SMAN 13 Makassar. Variabel dalam penelitian ini adalah ketidaktuntasan materi fisika. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah pendidik pada SMAN 13 Makassar. Tehknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, serta cross check data. Data dari hasil penilitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaktuntasan materi pada siswa antara lain (1) Tidak terlaksananya RPP dengan baik, (2) kurangnya efisiensi waktu yang digunakan oleh pendidik, (3) penjelasan pendidik yang berulang pada satu sub-bab materi, (4) Kurangnya pengorganisasian materi yang baik dari pendidik, (5) Tidak di berlakukannya pemberian pekerjaan rumah oleh pendidik kepada peserta didik, (6) kurangnya kemampuan peserta didik dalam perhitungan. Ketidaktuntasan materi pada peserta didik ini dilihat dari satu aspek yaitu pendidik. Dimana kurangnya perhatian pendidik pada perencanaan yang matang bagi proses pembelajaran fisika di dalam kelas
PENGARUH MEDIA PRESENTASI BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 10 MAKASSAR Hastuti Suryaningsih; Ahmad Yani; Herman Herman
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.784 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i3.1738

Abstract

Abstract: The Influence of Scientific Approach Based Presentation Media towards Physics Concept Comprehention in Class XI IPA SMAN 10 Makassar. This research aims to; (1) determine how high the student’s understanding of  physics concept which are taught by a Scientific Approach Based Presentation Media. (2) determine how high the student’s understanding of  physics concept which are taught by conventional presentation media, and (3) determine whether there is any significant difference to the Physics Concept Comprehentions between classes which are taught using a Scientific Approach Based Presentation Media and conventional media presentation. This research is a quasi experiment using Static-Group Comparison with the variable independent is the media presentation consisting of two dimensions, media presentations based scientific approach and conventional presentation media, and the dependent variable is the Physics Concept Comprehentions. The populations were students of class XI IPA SMAN 10 Makassar with samples taken directly. Data were processed by descriptive and inferential to describe the student’s Physics Concept Comprehentions. Descriptive analysis showed that the average score of students who are taught using Scientific Approach Based Presentation Media is 14,60 with the ideal score is 23 and the deviation standard is 2,77. While the average score of students who are taught using conventional presentation media is 11,60 with the ideal score is 23 and the deviation standard is 3,09. Inferential analysis techniques on hypothesis testing using t-test two parties with significant level α = 0.05 was obtained t = 7.239 and t table = 1.997, based on testing criteria of the value t, it can be concluded that there are significant differences between the student’s Physics Concept Comprehentions who are taught using Scientific Approach Based Presentation Media and conventional presentation media in class XI IPA SMAN 10 Makassar academic year 2014/2015.Keywords: : scientific approach based presentation media, understanding physics conceptsAbstrak: Pengaruh Media Presentasi Berbasis Pendekatan Ilmiah Terhadap Pemahaman Konsep Fisika pada Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri 10 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui seberapa besar pemahaman konsep fisika yang diajar menggunakan media presentasi berbasis pendekatan ilmiah. (2) mengetahui seberapa besar pemahaman konsep fisika yang diajar menggunakan media presentasi konvensional, dan (3) mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pemahaman konsep fisika antara kelas yang diajar menggunakan media presentasi berbasis pendekatan ilmiah dan media presentasi konvensional. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment menggunakan Static-Group Comparison dengan variabel bebas adalah media presentasi yang terdiri atas dua dimensi yaitu media presentasi berbasis pendekatan ilmiah dan media presentasi konvensional dan variabel terikatnya adalah pemahaman konsep fisika. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA  SMA Negeri 10 Makassar  dengan sampel diambil secara langsung. Data hasil penelitian diolah secara deskriptif dan inferensial untuk menggambarkan pemahaman konsep fisika peserta didik. Hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa skor rata-rata pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar menggunakan media presentasi berbasis pendekatan ilmiah sebesar 14,60 dengan skor ideal 23 dan standar deviasinya sebesar 2,77. Sedangkan skor rata-rata pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar menggunakan media presentasi konvensional sebesar 11,60 dengan skor ideal 23 dan standar deviasi sebesar 3,09. Teknik analisis inferensial pada pengujian hipotesis menggunakan uji-t dua pihak dengan taraf signifikan α = 0,05 diperoleh thitung =7,239 dan ttabel = 1,997, berdasarkan kriteria pengujian terhadap nilai t maka dapat disimpulkan bahwa terdapat  perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar menggunakan media presentasi berbasis pendekatan ilmiah dan media presentasi konvensional pada kelas XI IPA SMA Negeri 10 Makassar Tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci:  media presentasi berbasis pendekatan ilmiah, pemahaman konsep fisika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X IPA SMAN 4 MAKASSAR Barto, Barto; Tandean, Antonius Jarak; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.948 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11037

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMAN 4 Makassar. Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh A. J. Patandean dan Kaharuddin Arafah) Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar Fisika peserta didik kelas X SMAN 4 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperimen dan designnya The one-group pretest-posttest design. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar fisika peserta didik kelas X IPA SMAN 4 Makassar yang diajar dengan menggunakan mode pembelajaran Two Stay Two Stray. Lokasi penelitian dilakukan di SMAN 4 Makassar. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 orang yang diambil dengan cara rambang yaitu kelas X IPA 1. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji N-Gain. Hasil tes menunjukkan skor rata-rata pretest dari 31 peserta didik yaitu 7,13 dan skor rata-rata posttest dari 31 peserta didik yaitu 19,81. Berdasarkan hasil analisis dengan uji N-Gain diperoleh peningkatan hasil belajar peserta didik sebesar 94% berada pada kategori sedang dan 6% berada pada kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X IPA 1 di SMAN 4 Makassar. Kata Kunci: Two Stay Two Stray, Hasil Belajar
PEMETAAN KONDISI TERUMBU KARANG DI PULAU LAE-LAE KECIL DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SPOT 4 Oktavianus Sardi J; Nasrul Ihsan; Agustinus J Patandean
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.809 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i1.2038

Abstract

This research was applied to identify the condition of coral reefs in Small Lae-lae Island by using SPOT-4’s image. The data was obtained from LAPAN Pare-Pare South Sulawesi. The aim of this research was to describe the condition and distribution of corral reefs and the percentage of corral reef closure around Lae-Lae Island Small. The data were used are recording image data from SPOT-4 in October 2011, which are analyzed by using the Lyzenga Transformation method through Er Mapper 7.0 program. The results showed that the coral reefs of Lae-Lae Small Island were mostly spread around the west coast 340 m2, and the rest spread around the east 264 m2, north 225 m2  , and south coast 261 m2 , within 1090 m2 area and percentage of the coral reef closure of Lae-Lae Small Island are 87,20%.Keywords: SPOT 4 imaging, lyzenga transformation, Er mapper 7.0Penelitian ini adalah penelitian terapan untuk mengidentifikasi kondisi terumbu karang di Pulau Lae-Lae Kecil dengan menggunakan citra SPOT-4. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi dan sebaran terumbu karang serta  penutupan terumbu karang di Pulau Lae-Lae Kecil. Data yang digunakan adalah data hasil perekaman citra SPOT-4 bulan oktober tahun 2011 yang dianalisis dengan menggunakan metode Transformasi Lyzenga melalui program Er Mapper 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terumbu karang di Pulau Lae-Lae Kecil sebagian  besar tersebar di sekitar pesisir pantai sebelah barat 340 m2 dan lainnya tersebar di sekitar pesisir pantai sebelah timur 264 m2, sebelah utara  225 m2 dan sebelah selatan 261 m2  dengan luas sebaran 1090 m2 dan persentase pentupan terumbu karang di Pulau Lae-Lae Kecil sebesar 87,20%.Kata kunci: Citra SPOT-4, Transformasi Lyzenga, Er Mapper 7.0.
PERANAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI AKTIVITAS SISWA (PBAS) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANTAENG KABUPATEN BANTAENG Ilmar A; Subaer Subaer; Abdul Samad
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.248 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v7i2.955

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen yang bertujuan untuk: (1) memperoleh informasi mengenai hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng setelah di ajar dengan Strategi Pembelajaran Berorientasi Aktivitas Siswa (PBAS), (2) memperoleh informasi mengenai hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng telah mencapai standar KKM atau belum setelah di ajar dengan Strategi Pembelajaran Berorientasi Aktivitas Siswa (PBAS). Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng tahun ajaran 2010/2011 sebanyak 127 siswa dengan sampel sebanyak 31 siswa yang ditentukan melaui acak kelas. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Shot Case Study. Hipotesis penelitian adalah: hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng telah mencapai standar KKM setelah di ajar dengan dengan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar fisika yang memenuhi kriteria valid dengan reliabilitas soal 0,883 sebanyak 32 butir. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika siswa setelah di ajar dengan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa sebesar 22,08 dan standar deviasinya 1,36. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng tahun ajaran 2010/2011 yang diajar dengan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa telah mencapai nilai standar minimal. Kata kunci:     Penelitian pra eksperimen, strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa, statistik deskriptif dan statistik inferensial.
PERANAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 2 POLEWALI Nurmayani J Said; Muhammad Aqil Rusli
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.587 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6195

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian true eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains peserta didik  dalam pembelajaran fisika peserta didik yang diajar melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing dan  yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan proses sains dalam pembelajaran fisika antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Polewali Kabupaten Polewali Mandar tahun ajaran 2015/2016 dan sampel penelitian terdiri terdiri dari dua kelas dipilih secara acak. Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh bahwa keterampilan proses sains pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi sedangkan pada kelas kontrol pada kategori rendah. Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan peserta didik yang diajar dengan menggunakan model konvensional pada taraf nyata α = 0,05. Kata kunci : Inkuiri terbimbing, keterampilan proses  sains
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 9 MAKASSAR Syirlatifah Syirlatifah; Abdul Haris; Anis Anis
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.655 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v10i3.967

Abstract

This study amis is to improve learning outcomesof  physics class XI IPA 1 SMAN 9 Makassar 2013/2014 school year. This research is Classroom Action Research consisting of two cycles and involves three variables, namely learners of class XI IPA 1 SMAN 9 Makassar academic year 2013/2014, generative learning model and physics student learning outcomes. The subject of this research is class XI IPA 1 SMAN 9 Makassar 2013/2014 school year. The instrument used was a test of learning outcomes in the form of essay test given at the end of each cycle. Results of this research revealed that there is an increase in learning outcomes of physics class XI IPA 1 SMAN 9 Makassar from the first cycle to the second cycle after the implementation of generative learning model with experimental methods in physics learning and discussion. It can be seen from the average values obtained at the end of each cycle in which the evaluation in the first cycle is 72.62 while in the second cycle is 84.13. By comparing the average value of the above it can be concluded that an increase in physics student learning outcomes after applicable generative learning model. From the observation of student activity is also seen an increase from the first cycle to the second cycle. This is also support an increase in physics student learning outcomes. We can conclude that the adoption of generative learning model in study of physics is thought to enhance learning outcomes for physics students with learning model is the students themselves who discover new knowledge that will be easier to understand the concept of the material that will affect improve learning outcomes.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa  kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Makassar Tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri atas dua siklus dan melibatkan tiga variabel yaitu peserta didik  yakni siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Makassar tahun ajaran 2013/2014, model pembelajaran generatif dan hasil belajar fisika siswa. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Makassar tahun ajaran 2013/2014. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa soal essay pada akhir setiap siklus. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar fisika siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Makassar dari siklus I ke siklus II setelah diterapakan model pembelajaran generative dengan metode eksperimen dan diskusi dalam pembelajaran Fisika. Hal ini dapat dilihat dari nilai nilai rata-rata yang diperoleh pada evaluasi akhir setiap siklus dimana pada siklus I adalah 72,62 sedangkan pada siklus II adalah 84,13. Dengan membandingkan kedua nilai rata-rata di atas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar fisika siswa setelah diterapakan model pembelajaran generatif. Dari hasil observasi aktivitas siswa juga terlihat terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hal inilah yang juga menunjang terjadinya peningkatan hasil belajar fisika siswa. Kita dapat menyimpulkan bahwa Penerapan model pembelajaran generative dalam pembelajaran fisika dianggap mampu meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik karena dengan model pembelajaran ini siswa sendiri yang menemukan pengetahuan barunya sehingga akan lebih mudah memahami konsep materinya yang akan berdampak meningkatkan hasil belajarnya.Kata Kunci:  model pembelajaran generatif, hasil belajar fisika
ANALISIS DISTRIBUSI SPASIAL DAN TEMPORAL SEISMOTEKTONIK BERDASARKAN NILAI B-VALUE DENGAN MENGGUNAKAN METODE LIKELIHOOD DI PULAU JAWA Linda, Linda; Ihsan, Nasrul; Palloan, Paribati
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.124 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9403

Abstract

Abstrak. Analisis Distribusi Spasial Dan Temporal Seismotektonik Berdasarkan Nilai B-Value Dengan Menggunakan Metode Likelihood Di Pulau Jawa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif bersifat korelasional yang bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial dan temporal seismotektonik wilayah Pulau Jawa. Data gempa diperoleh dari 2 katalog ISC (interntional seismological centre) GCMT (global centroid moment tensor) dan LIPI dari tahun 1935-2014. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis distribusi spasial seismotektonik yang didasarkan pada nilai-b, dan nilai-a, serta analisis distribusi temporal seismotektonik yang didasarkan pada variasi nilai-b terhadap waktu. Metode yang digunakan dalam menentukan nilai-b adalah metode Likelihood dengan bantuan software Zmap. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa daerah perairan Provinsi DKI Jakarta dan Banten dan sekitarnya adalah daerah yang berpeluang besar untuk terjadinya gempa bumi dengan magnitude besar dan perulangan kejadian gempa bumi dalam interval waktu yang cepat. Sebaliknya, Provinsi Jawa Timur dan sekitarnya adalah daerah dengan peluang yang sangat kecil untuk terjadinya gempabumi dengan magnitude yang besar dan perulangan kejadian gempa bumi dalam interval waktu yang relatif lama. Pola distribusi temporal seismotektonik (distribusi nilai-b terhadap waktu) menunjukkan bahwa, nilai-b menurun secara drastis ketika akan terjadi gempa bumi dengan magnitude yang besar dan interval waktu antar kejadian sangat cepat.
PERANAN METODE PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 21 MAKASSAR Masniati Masniati; Ahmad Yani; Abdul Haris Bakri
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 2 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.56 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i2.1481

Abstract

Pre-experimental study has been conducted which aims to know the score of Student of SMA Negeri 21 Makassar attaining for physics science process skill at academic year 2014/2015 after they were taught by problem solving method. Sample of this research is one of all X class which was considered to be representing the whole population of students of SMA Negeri 21 Makassar academic year 2014/2015. The selected sampel was the X9 Class. The percentage of students towards the achievement of physics science process skills was in high category of 37,50% with frequency of 12 students. Based on hypothesis test, it was obtained that tcount = 1,723 while the t(0,95) = 1,695 fall on the rejection H0 area and the acceptance H1 area which could be concluded that the average score of physics science process skill after taught by problem solving method had reach more than 60% of ideal score for X grade studenst of SMA Negeri  21 Makassar academic year 2014/2015. Telah dilakukan penelitian pra-eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui besarnya pencapaian keterampilan proses sains fisika peserta didik kelas X SMA Negeri 21 Makassar yang diajar dengan meteode pemecahan masalah. Sampel dalam penelitian ini adalah salah satu kelas X yang dipilih melalui pertimbangan keterwakilan peserta didik secara umum di SMA Negeri 21 Makassar tahun ajaran 2014/2015. Sampel yang terpilih adalah kelas X9.  Adapun persentase jumlah peserta didik terhadap pencapaian keterampilan proses sains fisika peserta didik berada pada kategori tinggi sebesar 37,50% dengan frekuensi sebanyak 12 peserta didik. Berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh thitung = 1,723 sedangkan t(0,95) = 1,695 berada pada daerah penolakan Ho dan penerimaan pada H1, sehingga dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata keterampilan proses sains fisika setelah diajar dengan  menggunakan metode pemecahan masalah mencapai lebih dari 60% dari skor ideal pada peserta didik kelas X SMA Negeri 21 Makassar tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci:  keterampilan proses sains, metode pemecahan masalah

Page 10 of 35 | Total Record : 344


Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2024): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 3 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 2 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 3 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 3 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014) Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 3 (2012) Vol 8, No 3 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 1 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 1 (2012) Vol 7, No 2 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 2 (2011) Vol 7, No 1 (2011) Vol 7, No 1 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA More Issue