cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN DARING KELAS XI MIPA SMAN 10 LUWU Haslindah Alimuddin; Bunga Dara Amin; Kaharuddin Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i2.31182

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan korelasi antara motivasi belajar dan hasil belajar pada tingkatan C1 (pengetahuan), C2 (pemahaman), C3 (aplikasi), dan C4 (analisis) peserta didik dalam pembelajaran fisika secara daring di Kelas XI MIPA SMAN 10 Luwu pada tahun ajaran 2021/2022. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi belajar sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar fisika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA SMAN 10 Luwu tahun ajaran 2021/2022 sedangkan sampelnya adalah 134 peserta didik yang dipilih secara acak. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar pada materi fluida statis. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar fisika peserta didik dalam pembelajaran daring. Motivasi belajar dan hasil belajar fisika pada penelitian ini berada pada kategori sedang.
PERHITUNGAN ENERGI KEADAAN DASAR ATOM LITHIUM MENGGUNAKAN METODE VARIASIONAL DUA PARAMETER Josua Timotius Manik; Victor Reynaldi; Zaki Su'ud
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i3.32939

Abstract

Setiap atom memiliki energi pada keadaan dasar yang berbeda-beda. Semakin banyak jumlah elektron yang dimiliki oleh atom, maka semakin kompleks pula cara pengerjaan yang perlu dilakukan untuk menghitung energi keadaan dasarnya. Perhitungan energi tersebut dapat dilakukan dengan berbagai metode. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung energi atom Lithium pada keadaan dasar secara analitik dan numerik. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk perhitungan energi adalah metode variasional dengan menggunakan dua parameter variasi. Pengerjaan secara numerik dilakukan menggunakan aplikasi GNU Octave sebagai alat bantu. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa energi keadaan dasar atom Lithium adalah -201.28 eV. Hasil ini cukup mendekati nilai eksak hasil eksperimen yang terdapat pada referensi dengan deviasi sekitar 1.08%. Hal ini membuktikan bahwa metoda variasional dapat digunakan untuk menghitung energi keadaan dasar atom berelektron banyak. 
ANALISIS PENGUASAAN KONSEP GELOMBANG PESERTA DIDIK MAN 2 KOTA MAKASSAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Oktaviana Beferly Mapau; Helmi Helmi; Abdul Haris
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i3.31480

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey yang bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan konsep gelombang peserta didik MAN 2 Kota Makassar di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Variabel dalam penelitian ini adalah penguasaan konsep gelombang. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII MIPA MAN 2 Kota Makassar tahun ajaran 2021/2022 dengan ukuran sampel 115 peserta didik yang telah mempelajari materi gelombang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode tes dengan dua cara yakni memberikan instrumen tes yang berupa soal pilihan ganda beralasan kepada peserta didik secara langsung dan berbantuan google formulir.. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa skor rata- rata penguasaan konsep peserta didik berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 77%.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA DI SMAN 2 LUWU UTARA Tuti Widayana; Abdul Haris; Mutahharah Hasyim
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i2.31018

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Google Classroom terhadap hasil belajar fisika di SMAN 2 Luwu Utara. Indikator efektivitas yang digunakan yaitu ketercapaian tujuan pembelajaran yang ditinjau berdasarkan hasil belajar peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X yang pernah mengikuti kegiatan pembelajaran daring dengan menggunakan Google Classroom sebanyak 151. Sampel dalam penelitian berjumlah 80 orang dengan teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menyebarkan instrumen test secara langsung kepada 80 responden. Data hasil penelitian melalui metode survei dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa 0% peserta didik berada pada kategori sangat baik, 0% peserta didik berada pada kategori baik, 10% peserta didik berada pada kategori cukup, 51,25% peserta didik berada pada kategori kurang, dan 38,75% peserta didik berada pada kategori kurang sekali. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar peserta didik berada pada kategori kurang sehingga penggunaan Google Classroom pada pembelajaran daring di SMAN 2 Luwu Utara yang telah dilaksanakan tidak efektif.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESITASI POKOK BAHASAN FLUIDA STATIS DI SMA NEGERI 1 TELAGA BIRU Sri Nurjaningsi Ibrahim; Supartin Supartin; Trisnawaty Junus Buhungo
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i3.36603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar hasil belajar fisika peserta didik kelas XI MIPA 3. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kurt Lewin dengan pendekatan kualitatif dengan melibatkan variabel bebas yaitu penerapan metode pembelajaran Resitasi dan variabel terikat yaitu hasil belajar fisika. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Telaga Biru Kab. Gorontalo sebanyak 13 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tes awal sebelum tindakan skor rata-rata yang dicapai oleh siswa yaitu 61,53 persen dan hanya 3 siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Pada siklus I siswa yang tuntas yaitu 6 orang dengan persentase 74,61 dan 7 siswa yang berada pada kategori tidak tuntas. Adapun data hasil belajar siswa pada siklus II yaitu skor rata-rata meningkat menjadi 82,76 dan jumlah siswa mencapai ketuntasan belajar meningkat menjadi 11 siswa sedangkan yang belum tuntas hanya 2 siswa. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Telaga Biru Kab. Gorontalo melalui penerapan metode pembelajaran Resitasi terdapat peningkatan.Kata Kunci :  Resitasi, Pretes-Posttes, Hasil Belajar 
PEMODELAN TEMPERATUR UDARA PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN GEOMETRIC BROWNIAN MOTION (STUDI KASUS WILAYAH MAKASSAR) Miftafari Zakaria; Pariabti Palloan; Agus Susanto; Sulistiawaty Sulistiawaty; Usman Usman
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i2.32855

Abstract

Penelitian berupa pemodelan terhadap temperatur udara pemukaan di wilayah Makassar dari Juli 2016 sampai Desember 2019. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengevaluasi temperatur udara permukaan di wilayah Makassar menggunakan metode Geometric Brownian Motion dan MAPE (Mean Absolute Percentage Error) serta membandingkan trend (kecendrungan) secara aktual dengan hasil prediksi temperatur udara. Adapun hasil berupa nilai ekspektasi, variansi, dan volatilitas secara berurutan untuk wilayah Paotere (0,000015), (0,000537), (0,023183), wilayah Parangtambung (0,000016), (0,000565), (0,023774), dan wilayah Sudiang (0,000016), (0,000565), (0,0237). Dari hasil analisis menggunakan MAPE (Mean Absolute Percentage Error) diperoleh nilai untuk Paotere Ra1 4,90%, Ra2 5,65%, Ra3 4,34%, Parangtambung Ra1 4,23%, Ra2 3,42%, Ra3 5,03%, dan Sudiang Ra1 4,43%, Ra2 5,19%, Ra3 3,67%. Berdasalkan hasil perbandingan trend temperatur secara aktual dengan hasil prediksi menggunakan Geometric Brownian Motion maka pemodelan yang dilakukan dapat digunakan untuk memprediksi temperatur udara permukaan di wilayah Makassar.
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PESERTA DIDIK DI SMAN 11 MAKASSAR Asniar Asniar; Nurhayati Nurhayati; Khaeruddin Khaeruddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i2.31622

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian survei yang bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIPA SMAN 11 Makassar dalam pembelajaran fisika pada tahun ajaran 2021/2022. Adapun variabel dalam penelitian ini yaitu keterampilan berpikir kritis peserta didik. Sampel penelitian yaitu peserta didik kelas XI MIPA di SMAN 11 Makassar yang berjumlah 125 orang. Indikator keterampilan berpikir kritis yang diteliti meliputi interpretasi, analisis, dan inferensi. Data hasil penelitian diperoleh dengan cara memberikan tes keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal fisika berada pada kategori rendah, dimana 67 peserta didik berada dalam kategori rendah dengan persentase 53,6%. Untuk indikator interpretasi berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 20%, serta analisis dan inferensi  berada pada kategori rendah dengan persentase masing-masing 40%.
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS X DI SMAN 10 MAKASSAR Nurazizah Sarip; Kaharuddin Kaharuddin; Pariabti Palloan
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i3.31668

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian survei yang bertujuan untukmendeskripsikan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X MIPAdi SMAN 10 Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 10Makassar pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Indikatorketerampilan berpikir kritis yang diteliti meliputi interpretasi, analisis,evaluasi dan inferensi. Adapun variabel dalam penelitian ini yaituketerampilan berpikir kritis peserta didik. Sampel penelitian yaitu pesertadidik kelas X MIPA sebanyak 5 kelas dan berjumlah 171 orang. Data hasilpenelitian diperoleh dengan cara memberikan tes keterampilan berpikirkritis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistikdeskritif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpilirkritis pada indikator interpretasi sebesar 36,36 % peserta didik beradapada kategori sangat rendah, pada indikator analisis sebesar 37,43%peserta didik berada pada kategori rendah, pada indikator evaluasi sebesar32,16 % peserta didik berada pada kategori sangat rendah dan padaindikator inferensi sebesar 59,06% peserta didik berada pada kategorisangat rendah. Dengan demikian keterampilan berpikir kritis peserta didiksecara keseluruhan didominasi oleh kategori sedang dengan persentasesebesar 40,94 % . Berdasarkan hasil penelitian indikator analisis memilikipersentase skor rata-rata tertinggi sebesar 30,91% peserta didik beradapada kategori rendah sedangkan indikator yang memiliki presentase skorrata-rata terendah yaitu indikator inferensi sebesar 23,98 % peserta didikberada pada kategori rendah. Penyebab rendahnya keterampilan berpikirkritis peserta didik karena peserta didik tidak terbiasa menggunakan soalberbasis keterampilan berpikir kritisKata Kunci :Analisis, Berpikir Kritis, Evaluasi, Inferensi, InterpretasiAbstract – This research is survey research aims to describe the criticalthinking skills of senior high school students in class X MIPA in seniorhigh school 10 makassar. This research was conducted in 2019/2020academic year. The indicators of critical thinking skills are studiedinclude interpretation, analysis, evaluation, and inference. The researchvariables are students’ critical thinking skills .The research sample isstudents of class X MIPA with a total 171 students. The data werecollecting by providing critical thinking skills test. The data analysistechnique used descriptive statistical analysis. The results showed thatcritical thinking skill in the interpretation indicators were 36,36 % of theparticipants sitting in the very low category, on the analysis indicatorswere 37,43 % of the participants sitting in the low category, on theevaluation indicators were 32,16 % of the participants sitting in the verylow category, and on the inference indicators 59,06 % of the participantssitting in the very low category. Thus, the critical thinking skill of studensas a whole are dominated by the medium category with a percentage of59,06 %. Based on the results of the research, the rvaluation indicatorshave the highest percentage average score of 30,91% of students are inthe low category while the indicator that has the lowest percentageaverage score is the inference indicator of 23,98 % of students are in thevery low category. The course of the low critical thinking skill of studentsbecause students are note accustomed to using questions based on criticalthinking skills.Keywords :Analysis, Critical Thinking, Evaluation, Inference,Interpretation
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPA (FISIKA) SMPN DI KABUPATEN ENREKANG Andriyana Andriyana; Usman Usman; Helmi Helmi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i2.32958

Abstract

Analisis Kemampuan Berpikir Divergen Peserta Didik Kelas VIII pada Mata Pelajaran IPA (Fisika) SMPN di Kabupaten Enrekang. Penelitian ini adalah penelitian survei yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir divergen peserta didik kelas VIII SMPN di Kabupaten Enrekang pada mata pelajaran IPA(Fisika) pada tahun ajaran 2021/2022. Adapun variabel dalam penelitian ini yaitu kemampuan berpikir divergen peserta didik. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas VIII SMPN di Kabupaten Enrekang. Dalam penelitian ini, peneliti membagi wilayah Kabupaten Enrekang menjadi 3 bagian, yaitu Enrekang bagian Utara (Enrekang Duri), Enrekang bagian tengah (Enrekang Kota), dan Enrekang bagian Selatan (Enrekang Maiwa) dimana masing masing bagian diwakili oleh 1 sekolah sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 siswa.  Indikator kemampuan berpikir divergen yang diteliti meliputi kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Data hasil penelitian diperoleh dengan cara memberikan tes kemampuan berpikir divergen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata kemampuan berpikir divergen peserta didik kelas VIII SMPN di Kabupaten Enrekang berada pada kategori sedang dengan persentase 45,71%.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Nurnatasha T; Kaharuddin Kaharuddin; Khaeruddin Khaeruddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v18i3.33775

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis POE yang valid, praktis dan efektif guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode yang digunakan pada penelitian pengembangan ini adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Pinrang pada tahun ajaran 2021/2022. Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu peserta didikkelas XI MIPA yang berjumlah 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai validasi dari dua pakar yang diperoleh dari kofisien Gregory adalah 1,0 yang menunjukkan bahwa LKPD valid dan layak digunakan. Untuk kepraktisan LKPD diperoleh dengan memberikan kuesioner respon guru dan peserta didik yang menunjukkan 78% respon guru positif dan peserta didik 71% poisitif. Sementara itu efektifitas LPKD diperoleh dari peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang menunjukkan N-gain sebesar 0,6 berada pada kategori sedang. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa LKPD berbsasis POE untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, valid, praktis dan efektif.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2024): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 3 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 2 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 3 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 3 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014) Vol 8, No 3 (2012) Vol 8, No 3 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 1 (2012) Vol 8, No 1 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 2 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 2 (2011) Vol 7, No 1 (2011) Vol 7, No 1 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA More Issue