cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN MORAL Deny Setiawan
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.862 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1287

Abstract

Abstrak: Kondisi krisis moral pascareformasi menunjukkan capaian kompetensi moral yang diproses melalui bangku persekolahan belum menghasilkan keluaran pengembangan kecerdasan moral peserta didik. Kondisi demikian diduga berawal dari tumbuhnya budaya verbalistik dari proses pembelajaran yang cenderung mengajarkan pendidikan moral sebatas tekstual. Fenomena dan fakta tersebut, menyebabkan banyak pihak menyimpulkan pentingnya peran pendidikan karakter secara intensif sebagai esensi pengembangan kecerdasan moral (building moral intelligence). Perspektif ini menempatkan moral sebagai aspek lingkungan utama yang menentukan karakterisasi peserta didik. Oleh karena itu, kecerdasan moral harus secara sadar dipelajari dan ditumbuhkan melalui pendidikan karakter secara aplikatif. Pada tahap awal implementasi pendidikan karakter di tingkat persekolahan perlu dilakukan melalui pengkondisian moral (moral conditioning) yang kemudian berlanjut dengan latihan moral (moral training). Desain pendidikan karakter seperti ini berfungsi sebagai wahana sistemik pengembangan kecerdasan moral yang membekali peserta didik dengan kompetensi kecerdasan plus karakter. Kata Kunci: pendidikan karakter, kecerdasan moral, pengondisian moral, pelatihan moral
PENGEMBANGAN LKPD TEMATIK-INTEGRATIF BERBASIS KARAKTER PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Nurjannah Eka Pradita; Muhammad Nur Wangid
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 8, No. 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.271 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v7i1.15500

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) menghasilkan LKPD tematik-integratif tema “Tempat Tinggalku” yang layak bagi peserta didik kelas IV SDN 2 Tinggarjaya dan 2) mengetahui efektivitas LKPD tematik-integratif tema “Tempat Tinggalku” pada peserta didik kelas IV SDN 2 Tinggarjaya yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini mengacu pada langkah yang dikembangkan oleh Borg Gall. Subjek penelitian adalah peseta didik kelas IV SDN 2 Tinggarjaya. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, lembar penilaian produk LKPD, lembar observasi guru, lembar observasi peserta didik, angket respons guru dan angket respons peserta didik, dan angket karakter peserta didik. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Data peningkatan karakter jujur dan peduli dianalisis dengan menggunakan gain standar. Data perbedaan karakter jujur dan peduli dianalisis menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa LKPD menurut ahli materi, evaluasi, dan kurikulum ditinjau dari aspek pengintegrasian karakter mendapat skor 4 kategori baik, aspek pedagogi mendapat skor 4,46 kategori sangat baik, konstruksi mendapat skor 4,49 kategori sangat baik dan teknis mendapat skor 4,32 kategori sangat baik sehingga LKPD yang dikembangkan layak digunakan. Pada uji lapangan diperoleh nilai signifikansi gain karakter jujur dan peduli yaitu 0,000 0,05, sehingga H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata peningkatan karakter jujur dan peduli. Kata kunci: lembar kerja peserta didik, tematik-integratif, karakter jujur dan peduli. DEVELOPMENT OF STUDENTS THEMATIC-INTEGRATIVE ACTIVITY SHEET BASED ON CHARACTER IN CLASS IV SDN 2 TINGGARJAYA Abstract: This study aims to: (1) develop a thematic student activity sheet on the theme “Where I Live” suitable for fourth grade students of Public Elementary School 2 Tinggarjaya, and (2) determine the effectiveness of thematic-integrative student activity sheet grade students Public Elementary School 2 Tinggarjaya developed. This study refers to the development and research developed by Borg Gall that includes. Subject research fourth grade students of SDN 2 Tinggarjaya. Collecting data used interview guides, product assessment student activity sheet, teacher observation sheets, observation sheets of learners, the teacher questionnaire responsses and questionnaire responsses of learners. Mechanical analysis using quantitative descriptive analysis techniques. Data enhancement honest and caring character were analyzed using gain standard. Data honest and caring character differences were analyzed using t test with a significance level of 5%. The results show that the material student activity sheet according to experts, evaluation, curriculum and teachers in terms of aspects of integrating character got good score of 4 categories, aspects of Pedagogy got a very good score of 4.46 category, construction got a score of 4.49 excellent and the technical category got a score of 4, 32 categories very well developed so student activity sheet fit for use. In the field tests it is obtained a significance value gain honest and caring character as much as 0.000 Keywords: worksheet learners (LKPD), thematic-integrative, creative character and hard work.
ASPEK BUDI LUHUR DAN MEMAYU HAYUNING BAWANA DALAM SASTRA MISTIK PENGHAYAT KEPERCAYAAN KAITANNYA DENGAN PENDIDIKAN KARAKTER Suwardi Endraswara
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.298 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.1306

Abstract

Abstrak: Penulisan ini bertujuan (1) mendeskripsikan nilai budi luhur dan memayu hayuning bawana dalam teks sastra mistik penghayat kepercayaan (SMPK) kaitannya dengan pendidikan karakter; dan (2) memberikan pemahaman pragmatik sastra ke arah eksistensi ritual mistik kejawen modern. Teks SMPK terdiri dari banyak metrum puisi yang dijadikan bacaan pada saat melaksanakan ritual mistik kejawen sebagai upaya pendekatan diri kepada Tuhan. Data diambil teks-teks sastra mistik SMPK yang dibaca secara heuristik dan hermeneutik. Hasil kajian menunjukkan bahwa teks mistik memuat budi luhur ke arah memayu hayuning bawana yang merupakan upaya mencapai harmoni kosmos sebagai tanda keselamatan dunia. Selain itu, juga ditemukan tiga arah sifat hubungan budi luhur, yaitu (1) hubungan antara manusia dan Tuhan yang diwujudkan ke dalam perilaku manembah; (2) hubungan manusia dengan sesama yang memuat perilaku harus menyenangkan hati sesama; dan (3) hubungan manusia dengan diri sendiri yang intinya harus mengekang hawa nafsu. Kata Kunci: budi luhur, memayu hayuning bawana, penghayat kepercayaan, sastra mistik, pendidikan karakter
Analisis Faktor-Faktor Pembentuk Karakter Smart Siswa Di Sekolah Islam Terpadu Suparno Suparno
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 9, No. 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.311 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v8i1.21675

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor utama pembentuk karakter siswa Sekolah Menengah Pertama. Sekolah menerapkan pendidikan karakter sebagai pengembangan kurikulum dengan berpedoman pada kurikulum pendidikan Nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan pendekatan korelasional dengan desain penelitian expost facto. Pembentukan karakter sebagai perilaku dikembangkan dari teori konstruktivisme pembelajaran, dan social learning theory dari Bandura. Lingkungan belajar, pola asuh orang tua, lingkungan sosial, dan konsep diri, dianalisis dengan uji korelasional terhadap karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri berpengaruh sebesar 13%, lingkungan sosial 72%, lingkungan belajar 22%, pola asuh orang tua 18% terhadap pembentukan karakter siswa dan secara simultan seluruh variabel berpengaruh sebesar 57% terhadap pembentukan karakter Salih, Muslih, Cerdas, Mandiri, dan Terampil (SMART) siswa. Dimensi teman sebaya pada variabel lingkungan sosial mempunyai pengaruh terbesar membentuk karakter siswa di SMP Islam Terpadu Nurul Fikri Depok. Kata kunci: lingkungan belajar, pola asuh orang tua, lingkungan sosial, karakter siswa, sekolah Islam terpadu  Abstract: This study aims to determine the main factors characteristic of students of Junior High School. Schools apply character education as curriculum development based on national education curriculum. The method used in this research is survey with correlational approach with expost facto research design. The formation of character as a behavior developed from constructivism theory of learning, and social learning teory Bandura. Learning environment, parenting parenting, social environment, self concept, analyzed by correlation test to student character. The results showed that self-concept of 13%, social environment 72%, learning environment 22%, Parenting Parenting Pattern 18% to the formation of student characters and simultaneously all the variables have an effect of 57% on the formation of Sholeh, Muslih, Cerdas, Mandiri, and Skilled (SMART) students. Peer dimensions on social environment variables have the greatest influence shaping the character of students in SMP Islam Terpadu Nurul Fikri Depok. Keywords: learning environment, parenting parenting, social environment, self concept, student character, integrated Islamic school
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN KARAKTER DEMOKRATIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Farindhni, Dini Aria
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 9, No. 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.166 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v8i2.21850

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menghasilkan dan mengungkapkan keefektifan media video animasi pada subtema cara hidup manusia, hewan dan tumbuhan yang layak digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar dan karkater demokratis siswa kelas V SD di Kecamatan Ketanggungan, Brebes. Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada langkah yang dikembangkan oleh Borg Gall. Desain pengembangan meliputi sembilan langkah, yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba lapangan awal, (5) revisi produk awal, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk hasil uji lapangan, (8) uji coba lapangan operasional, (9) dan revisi produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi efektif meningkatkan motivasi belajar dan karakter demokratis siswa kelas V SD di Kecamatan Ketanggungan. Keefektifan dapat dilihat dari perbedaan signifikan skor motivasi dan karakter sebelum dan sesudah menggunakan media video animasi. Kata kunci: media video animasi, motivasi belajar, karakter demokratis. DEVELOPING ANIMATION VIDEO MEDIA TO ENHANCE THE LEARNING MOTIVATION AND DEMOCRATIC CHARACTER OF THE 5TH GRADE STUDENTS IN PRIMARY SCHOOL Abstract This research aims to produce and describe the effectiveness of a viable animation video media on the Subtheme Cara Hidup Manusia, Hewan dan Tumbuhan to increase the learning motivation and character of democratic of the 5th grade students of SD (Primary School) Kecamatan Ketanggungan, Brebes. This research and development refered to the steps formulated by Borg and Gall. The developmental design consisted of nine steps: (1) preliminary study, (2) planning, (3) preliminary product development, (4) preliminary field testing, (5) main product revision, (6) main field testing, (7) operational product revision, (8) operational field testing, (9) final product revision. The result of the study shows that the developed animation video media is effective for increasing the learning motivation and democratic character of the 5th grade students of SD Kecamatan Ketanggungan, Brebes. The effectiveness can be seen from the significant difference of learning motivation and character score before and after using the animation video media. Keywords: animation video media, learning motivation, character of democratic
PENGETAHUAN GURU TENTANG NILAI-NILAI KARAKTER PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR Ermawan Susanto
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.445 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.1454

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian adalah 144 orang guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar di DIY dengan sampel 60 orang yang diambil dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa panduan wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut (1) kompetensi pedagogik guru dalam menyusun RPP bervisi karakter belum terencana dengan baik; (2) pemahaman guru terkait dengan pembelajaran karakter kepada peserta didik cukup baik; (3) gambaran muatan pendidikan karakter dalam pembelajaran praktik pendidikan jasmani belum jelas; (4) prototipe nilai-nilai karakter yang muncul dalam pembelajaran pendidikan jasmani antara lain kerjasama, sportif, jujur, adil, peduli, bertanggung jawab, hormat, tangguh, bersahabat, kompetitif, gigih, saling menghargai, kebersamaan, berdaya tahan, berempati, dan pantang menyerah. Kata Kunci: pendidikan jasmani, olahraga, nilai-nilai karakter TEACHER’S KNOWLEDGE ON CHARACTER VALUES IN THE PHYSICAL EDUCATION TEACHING AND LEARNING AT ELEMENTARY SCHOOL Abstract: The main goal of research was to identify character values in the physical education (PE) teaching and learning. This was a descriptive research study using a mixed quantitative and quailtative approach. The population consisted of 144 teachers and 60 PE teachers were selected as the sample using a cluster random sampling as the sampling technique. The instruments used were observation sheet and interview guide. The result of the research shows that: (1) the PE teachers’ pedagogical competence in writing Lesson Plans (RPP) containing character vision was still low; (2) the PE teachers’ understanding about character teaching and learning was good; (3) the description about character inclusion in PE practice in elementary school was not clear; (4) the prototype character values at PE comprised: cooperation, sportsmanship, honesty, justice, care, responsibility, respect, firmness, friendliness, competitiveness, perseverance, togetherness, empathy, and resistance. Keywords: physical education, sports, character values
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL PADA MASYARAKAT PLURALISME DI CIGUGUR KUNINGAN Novi Setiawatri; Aceng Kosasih
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.12 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v9i2.22986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter peduli sosial di masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis yang mengambil setting masyarakat pluralisme di Cigugur Kuningan. Subjek penelitiannya adalah perwakilan masyarakat yang beragama Islam, Katolik, dan ADS (Agama Djawa Sunda). Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penanaman karakter peduli sosial di lingkungan masyarakat Cigugur Kuningan adalah melalui keteladanan dan pembiasaan. Keteladanan karakter peduli sosial melalui pemuka agama Islam, Katolik, dan ADS. Sedangkan pembiasaan karakter peduli sosial melalui kegiatan-kegiatan di masyarakat yaitu gotong royong membangun tempat ibadah dan rumah warga, pembuatan jalan dan parit, serta saling membantu saat ada warga masyarakat yang terkena musibah.
KEPEMIMPINAN BERKARAKTER SEBAGAI MODEL PENDIDIKAN KARAKTER Husaini Usman
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 3 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.24 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i3.2749

Abstract

Abstrak: Indonesia sangat kaya dengan budaya. Salah satu budaya Indonesia adalah cenderung patnernalistik. Yunior menghormati senior atau orang yang dituakan. Pemimpin sebagai senior disegani bawahan. Pemimpin menjadi teladan bagi bawahan karena itu ia harus mampu memberi keteladanan untuk dicontoh bawahannya. Kepemimpinan yang berkarakter memiliki empat sifat utama: memiliki sifat jujur, memandang jauh ke depan, membei inspirasi, dan cakap. Kombinasi keempat sifat tersebut membentuk kredibitas. Pemimpin yang kredibel dapat dipercaya. Esensi kepemimpinan adalah kepercayaan. Cara melakukan kepemimpinan berkarakter adalah dengan melakukan keteladanan secara nyata kepada bawahan sehingga mereka terpengaruh untuk melakukannya. Setelah bawahan melakukannya berarti kepemimpinan berkarakter berfungsi sebagai sarana pendidikan karakter bagi bawahannya. Kata Kunci: kepemimpinan berkarakter, keteladanan pemimpin, kredibilitas, pendidikan karakter LEADERSHIP WITH CHARACTER AS A MODEL FOR CHARACTER EDUCATION Abstract: Indonesia is rich with culture. One of the Indonesia cultures is a paternalistic tendency. The young respect the old or those considered seniors. Leaders as seniors are respected by the subordinates. Leaders are examples for the subordinates; therefore, they must be able to become models for their subordinates. Leadership with character has four main traits: honest, futuristic, inspirational, and capable. The combination of these four traits build the credibility. A credible leader can be trusted. The essence of leadership is trust. Implementing the leadership with character is by providing real examples for the subordinates so that they are inspired to model the given examples. When the subordinates have modeled their leader, the leadership with character has functioned as a means of character education for the subordinates. Keywords: leadership with character, leader’s role model, credibility, character education
COOPERATIVE LEARNING SEBAGAI STRATEGI PENANAMAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH M Lutfi Baehaqi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 11, No. 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.252 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v10i1.26385

Abstract

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan mata pelajaran yang memiliki misi sebagai pendidikan karakter, nilai dan moral Pancasila, pengembangan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan penghayatan terhadap filosofi Bhinneka Tunggal Ika. Peran PPKn adalah menanamkan nilai-nilai karakter yang luhur kepada peserta didik agar menjadi manusia yang cerdas dan baik, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan model cooperative learning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai strategi penanaman karakter di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yang berupa  buku, jurnal, artikel, dokumen, dan lain sebagainya. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan cara berpikir induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dalam pembelajaran PPKn harus sesuai dengan karakteristik pembelajaran PPKn dan tujuan pendidikan karakter, memiliki prosedur yang mengorganisasikan pemahaman serta pengalaman belajar peserta didik dan harus terintegrasi dengan lingkungannya, mampu mengintegrasikannya dengan fenomena sosial atau fenomena kewarganegaraan. Model cooperative learning dalam pembelajaran PPKn harus logis dan memiliki landasan berpikir yang konkret, mencakup konteks akademik sesuai dengan materi dan kompetensi yang hendak dicapai, serta mendorong peserta didik untuk berperan aktif, berpikir kritis, memaksimalkan bakat, minat, dan potensinya. Kata Kunci: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, penanaman karakter, pembelajaran kooperatif. COOPERATIVE LEARNING AS CHARACTER PLANTING STRATEGY IN LEARNING OF PANCASILA AND CIVIC EDUCATION IN SCHOOLS Abstrack: Pancasila and Civic Education (PPKn) is a subject that has a mission as character education, values and morals of Pancasila, the development of a commitment to the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI), and appreciation of the philosophy of Unity in Diversity. The role of PPKn is to instill noble character values to students to become intelligent and good human beings, in accordance with the values of the Pancasila and the 1945 Constitution of State of the Republic of Indonesia. This study aimed to describe the cooperative learning model in learning Pancasila and Civic Education as a character planting strategy in school. This research is a qualitative descriptive study. Data collection used library research in the form of books, journals, articles, documents, and so forth. The collected data is analyzed qualitatively by inductive thinking. The results showed that character education in PPKn learning must be in accordance with the characteristics of PPKn learning and character education objectives, have procedures that organize students' understanding and learning experience and must be integrated with their environment, able to integrate it with the social or citizenship phenomena. The cooperative learning model in learning PPKn must be logical and have a concrete foundation for thinking, covering the academic context in accordance with the material and competencies obtained, and encouraging students to play an active role, think critically, maximize their talents, interests, and potencies. Keywords: Pancasila and Civic Education, character planting, cooperative learning
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MATA KULIAH KOMUNIKASI INTERPERSONAL Suranto Aw.
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 3 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.601 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i3.5586

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran mata kuliah Komunikasi Interpersonal dapat meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai  karakter mulia yang mencakup sopan-santun, keterbukaan, empati, dan kesetaraan. Subjek penelitian  adalah mahasiswa semester VI Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran yang mengambil mata kuliah Komunikasi Interpersonal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus. Langkah-langkah penelitian meliputi: perencanaan, implementasi, monitoring,  dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui: (1) observasi; (2) dokumentasi untuk mengumpulkan dokumen hasil pekerjaan atau tugas mahasiswa; dan (3) kuesioner untuk mahasiswa. Analisis  data dalam penelitian ini berupa refleksi terhadap data yang telah diperoleh, baik secara kualitatif maupun  kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui integrasi pendidikan karakter dalam mata kuliah tersebut, pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai karakter mulia mengalami peningkatan. Implementasi tindakan dapat dikatakan berhasil karena telah terjadi perubahan dan peningkatan dalam pemahaman terhadap nilai karakter mulia yang mencakup sopan-santun, keterbukaan, empati, dan kesetaraan. Kata Kunci: integrasi, pendidikan karakter, komunikasi interpersonal THE INTEGRATION OF CHARACTER EDUCATION IN THE TEACHING AND LEARNING OF INTERPERSONAL COMMUNICATION CLASS Abstract: This research aims at finding out whether integrating character education in the teaching and learning of Interpersonal Communication class can promote the understanding of noble character values which include politeness, openness, empathy, and equality. The subjects of the research were Semester VI students of  Office of Administration Education Study Program taking  the Interpersonal Communication class. This is an action research study lasting within two cycles. The research steps include planning, implementation, monitoring, and reflection. The data were obtained through (1) observation, (2) documentation – collecting documents pertaining to the students’ works and tasks, and  (3) quesionnaire for the students. The data analysis in this study took the form of reflection on the qualitative  and quantative data obtained. The result of the study shows that, through the integration of character education in the Interpersonal Communication class, the students’ understanding of the noble character values improved. The implementation of the action is considered successful because there have been changes and improvement in the students’ understanding of the noble character values which include politeness, openness, empathy, and equality.   Keywords: integration, character education, interpersonal communication