cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK INTEGRATIF BERBASIS NILAI KARAKTER DISIPLIN DAN PERCAYA DIRI Eti Daniastuti; Haryadi Haryadi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 8, No. 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.353 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v7i2.13624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar tematik-integratif dengan tema “Cita-Citaku” berbasis nilai karakter disiplin dan percaya diri yang layak dan efektif untuk siswa kelas IV SD Percobaan 2. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R D) model Borg and Gall, namun hanya mengadopsi 9 tahap saja. Subyek penelitian ini sebanyak 30 siswa kelas IVA SD Percobaan 2. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan penilaian wawancara, observasi, dan penilaian produk. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara digunakan sebelum dan setelah menggunakan bahan ajar untuk mendapatkan data mengenai kelayakan dan kefektifan dari bahan ajar yang dikembangkan, lembar penilaian produk bahan ajar untuk ahli materi dan ahli media, dan lembar observasi karakter digunakan untuk mengamati karakter disiplin dan percaya diri serta. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Kelayakan bahan ajar ditunjukkan dengan penilaian “baik” oleh ahli materi dengan skor 120, penilaian “baik” oleh ahli media dengan skor 52. Keefektifan dibuktikan dengan hasil   uji-t =    (-8,827 2,045)  yang artinya bahwa kenaikan rerata skor signifikan dengan nilai p sebesar 0,000 untuk karakter disiplin dan untuk karakter percaya diri hasil uji-t =    (-5,957 2,045) yang artinya bahwa kenaikan rerata skor signifikan dengan nilai p sebesar 0,000.Kata Kunci: bahan ajar, tematik integratif, nilai karakter disiplin, nilai karakter percaya diri DEVELOPING INTEGRATIVE THEMATIC TEACHING MATERIALS  BASED ON THE CHARACTER VALUES OF THE DISCIPLINE AND CONFIDENCE   Abstract:This study aims to produce effective and appropriateness thematically-integrated teaching materials with the theme "Cita-Citaku" based on character values of discipline and confidence for the fourth grade students of Percobaan 2 Elementary School. The type of research is a Research and Development (R D) Borg and Gall models, but only adopted the 9 stage only. The subjects of this research in the aimed 30 students of class IVA SD Percobaan 2. The data in this study was collection using interviews, observation and assessment products. The research instrument used was the instructional material product assessment sheet for material experts and media experts, the observation sheet of characters used to observe the character of discipline and confidence. Interview guides were  used before and after the use of teaching materials to obtain of the data of appropriateness and effectiveness of the teaching materials developed. Data analyzing techniques used in this study were a t-test with a significance level of 0.05. The result of this study showed that the teaching material developed was feasible and effective used in teaching-learning. The feasibility of teaching materials was demonstrated with ratings of "good" by the material expert with a score of 120, and the assessment of "good" by the media expert with a score of 52. The effectiveness is indicated by the results of t-test = tcount ttable (-8.827 2.045), which means that a significant increase in mean score with p value of 0.000 for the discipline and for confident character the results of the t-test = tcount ttable (-5.957 2.045), which means that a significant increase in mean score with p value of 0.000.Keywords: teaching materials, thematically-integrated, disciplined character, confident character
WAYANG DAN PENGEMBANGAN KARAKTER BANGSA Burhan Nurgiyantoro
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 1, No. 1 (2011)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3665.474 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v1i1.1314

Abstract

Abstrak: Wayang telah diakui UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity (‘Karya-karya Agung Lisan dan Tak Benda Warisan Manusia’). Wayang diakui sebagai karya agung karena wayang memunyai nilai tinggi bagi peradapan umat manusia. Wayang sarat nilai, baik yang tercermin pada karakter tokoh, cerita, maupun berbagai unsur lain yang mendukung. Semua itu baik dijadikan rujukan pengembangan karakter bangsa. Banyak orang tua yang menamai anaknya dengan nama tokoh wayang yang berkarakter. Setelah diakui sebagai karya agung, wayang harus dilestarikan eksistensinya, dan itu menjadi tugas seluruh bangsa di dunia khususnya bangsa Indonesia yang memiliki budaya wayang tersebut. Kita harus memercayai bahwa eksistensi bangsa Indonesia dewasa ini tidak lepas dari nilai-nilai luhur tradisional yang memiliki sejarah yang amat panjang dalam mengawal pertumbuhan dan kemajuan bangsa ini yang salah satunya adalah budaya wayang. Dalam era global dewasa ini keunggulan lokal amat dibutuhkan karena hal itulah yang membedakaannya dengan etnis dan bangsa lain. Kata Kunci: wayang, karakter wayang, pengembangan karakter bangsa
PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK MELALUI PEMBELAJARAN ILMU SOSIAL M. Miftah
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.768 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v2i2.1441

Abstract

Abstrak: Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang dapat membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan akibatnya. Pembentukan karakter merupakan amanah UU Sisdiknas Tahun 2003 agar pendidikan tidak hanya membentuk insan Indonesia yang cerdas, namun juga berkepribadian atau berkarakter sehingga dapat melahirkan bangsa yang berkarakter dan bernafas nilai-nilai luhur bangsa dan agama. Memahami pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan. Hal ini kini menjadi perhatian serius pemerintah untuk mengupayakan perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia. Pembelajaran ilmu sosial menjadi salah satu alternatif dalam upaya mengembangkan, membina karakter dan menjadikan martabat bangsa yang dapat dibanggakan di hadapan bangsa lain. Kata Kunci: pendidikan karakter, pembelajaran ilmu sosial, kualitas pendidikan CHARACTER DEVELOPMENT OF CHILDREN LEARNING THROUGH SOCIAL SCIENCE Abstract: The character is a way of thinking and behaving that characterizes each individual to live and work. Individuals who are individuals of good character who can make decisions and be prepared to account for any effect of the decisions he has made. Formation of character is one of the national education goals. Amanah Education Law of 2003 was intended to be educational not only establish Indonesia smart man, but also personality or character, so it will be born generation of people who grew up with the characters that breathe the noble values of the nation and religion. Understanding the character education is a plus character education, which involves aspects of knowledge (cognitive), feeling (feeling), and action (action). This issue is a serious concern for the government at this time, the relentless government make efforts to improve the quality of education in Indonesia, but not everything works out, especially Indonesia produces human character. The article was written with the purpose to share thoughts, and a hope for the author to the executive educator/teacher/policy makers that, for order to realize the above education is an alternative learning social studies in an effort to develop, nurture character/moral values and making the dignity of the nation to be proud of in front of other people. Keywords: character education, social sciences learning, eduation quality
PENGEMBANGAN LECTORA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK - INTEGRATIF UNTUK PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR KOGNITIF DAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Denty Windarny; Ali Mustadi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.772 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v8i2.21851

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia lectora pada pembelajaran tematik-integratif untuk meningkatkan prestasi belajar kognitif siswa serta membangun karakter tanggung jawab dan disiplin bagi siswa kelas IV SD Grogol, Bantul. Penelitian pengembangan ini mengacu langkah yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Desain pengembangan dikelompokkan atas empat prosedur pengembangan, yaitu: (a) eksplorasi, (b) pengembangan produk, (c) uji coba dan revisi, dan (d) validasi akhir. Subjek uji coba terbatas adalah 6 siswa kelas IV dan 1 guru kelas SD N Grogol. Subjek uji coba lapangan adalah 12 siswa dan 1 guru kelas IV SD N Grogol. Subjek uji coba operasional adalah 46 siswa yaitu 22 siswa dari kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan 24 siswa dari kelas IVB sebagai kelas kontrol serta 2 guru kelas IVA dan IVB. Teknik analisis data menggunakan pengujian t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia lectora menurut ahli media terkategori “sangat baik”, sedangkan menurut ahli materi terkategori “sangat baik”. Respons guru dan respons siswa terhadap penggunaan multimedia lectora terkategori “baik”. Rata-rata skor ketercapaian prestasi belajar secara kognitif dan afektif juga mengalami perbedaan antara kelas eksperimen yang memiliki nilai yang lebih baik dan kelas control. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan yang signifikan pada efektivitas pembelajaran sebelum dan sesudah menggunakan multimedia lectora.Kata kunci: multimedia pembelajaran lectora, tematik-integratif, prestasi belajar, tanggung jawab, disiplin.DEVELOPING LECTORA ON THEMATIC – INTEGRATIVE LEARNING TO INCREASE COGNITIVE ACHIEVEMENT AND CHARACTER  FOR STUDENT OF PRIMARY SCHOOLAbstract. This study aims toproduce lectora multimedia on thematic-integrative learning to increase cognitive achievement and responssibility and discipline character which is eligible and find out the efectiviness at fourth grade students of SD N Grogol. This development research study refers to the model suggested by Borg and Gall. The developmental design was gropes into four developmental procedures, consisting of: (a) explanation, (b) the development of the product, (c) product testing and revisions, and (d) the final validation. The limited try out subjects are 6 students of fourth grade of SD N Grogol and the teacher. The field testing subjects consisted of 12 fourth grade students and the teacher class of fourth grade of SD N Grogol. The subjects of operational product testing are are 46 students consist of 22 students of class IVA and 24 students of class IVB of SD N Grogol and two teachers of grade four. The data were analyzed using t-test with a significance level of 0.05. The result shows that lectora multimedia in offerings according to media expert is categorized “very good”, and result of material expert is categorized “very good”. The responses of teacher and students are categorized “good”. The average of learning cognitive achievement and affective achievement was significant differences betweenthe experimental class which have value better and control class. It can be seen from the effectiveness of learning before and after using lectora multimedia.Keywords: lectora multimedia learning, thematic-integrative, academic achievement, responssibility, discipline.
AKTUALISASI NILAI-NILAI KESADARAN SEJARAH DAN NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA Aman .
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.837 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2174

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktualisasi nilai-nilai kesadaran sejarah dan nasionalisme dalam pembelajaran sejarah di SMA. Hal ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa ancaman terhadap integrasi bangsa telah mencapai tingkat yang memrihatinkan mengingat semakin lunturnya nilai-nilai kebangsaan dan moral di kalangan generasi muda. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Yogyakarta dengan pendekatan naturalistik dan strategi embedded research. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut. (1) Aktualisasi nilai-nilai kesadaran sejarah dalam pembelajaran sejarah ditunjukkan melalui upaya: (a) penananam penghayatan arti penting sejarah untuk masa kini dan mendatang; (b) mengenal diri sendiri dan bangsanya; (c) pembudayaan sejarah bagi pembinaan budaya bangsa; dan (d) menjaga peninggalan sejarah bangsa. (2) Aktualisasi nilai-nilai nasionalisme ditunjukkan melalui upaya penanaman: (a) rasa bangga sebagai bangsa Indonesia; (b) rasa cinta tanah air dan bangsa; (c) rela berkorban demi bangsa; (d) menerima kemajemukan; (e) rasa bangga pada bu- daya yang beraneka ragam; (f) menghargai jasa para pahlawan; dan (g) mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Kata Kunci: aktualisasi, nilai-nilai, kesadaran sejarah, dan nasionalisme
PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT KI HADJAR DEWANTARA DAN DRIYARKARA Agam Ibnu Asa
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.319 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v9i2.25361

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan karakter menurut Ki Hadjar Dewantara dan Driyarkara dan relevansinya bagi pendidikan karakter di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan bentuk studi pustaka. Objek material penelitian yaitu pemikiran pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara dan Driyarkara ditinjau dari perspektif aliran progresivisme. Metodenya dengan komparasi dua atau lebih filsuf atau aliran. Penelitian ini membandingkan dua pandangan tokoh, yaitu Ki Hadjar Dewantara dan Driyarkara tentang pendidikan Karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara menekankan tiga instrumen dasar yaitu keluarga, perguruan, dan pergerakan pemuda; (2) Driyarkara menekankan satu kesatuan tunggal yaitu ayah-ibu-anak dalam pendidikan karakter dasar; dan (3) pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara dan Driyarkara apabila dikombinasikan akan relevan dengan pendidikan karakter di Indonesia.Kata Kunci: pendidikan karakter, Ki Hadjar Dewantara, DriyarkaraCHARACTER EDUCATION ACCORDING TO KI HADJAR DEWANTARA AND DRIYARKARA Abstract: This study aims to analyze character education according to Ki Hadjar Dewantara and Driyarkara and its relevance for character education in Indonesia. This research is a qualitative research with a form of literature study. The material objects of the study were the educational thoughts of the characters of Ki Hadjar Dewantara and Driyarkara, reviewed by the progressivism stream perspective. The method with a comparison of two or more philosophers or schools. This study compares two views of figures namely Ki Hadjar Dewantara and Driyarkara about Character education. The research shows the following results: (1) Ki Hadjar Dewantara's character education emphasizes three basic instruments namely family, college and youth movement; (2) Driyarkara emphasizes a single entity namely father-mother-child in basic character education; and (3) Education of Ki Hadjar characters Dewantara and Driyarkara when combined will be relevant to character education in Indonesia.Keywords: character education, Ki Hadjar Dewantara, Driyarkara 
PENGEMBANGAN KARAKTER KETAQWAAN, KEMANDIRIAN, DAN KERJA SAMA SISWA SEKOLAH DASAR Roswita Lumban Tobing; Rohali Rohali; Indraningsih Indraningsih
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 4, No. 3 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.951 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i3.2754

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan karakter untuk mendorong siswa sekolah dasar menjadi generasi bermoral, bertanggung jawab, dan mampu menunjukkan identitas mereka sebagai manusia berbudaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar di desa selter Kuwang, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas pembelajaran para siswa meningkat, seperti yang terlihat dari rasa tanggung jawab dan kerja sama antarsiswa. Siswa menjadi lebih percaya diri dan lebih perhatian terhadap lingkungan hidup. Hal ini menunjukkan bahwa mereka melakukan kerja sama yang baik dalam kelompok. Selain itu, anak-anak menjadi lebih baik dalam melakukan tugas yang diberikan kepadanya. Hal ini menunjukkan bahwa tanggung jawab dari anak-anak untuk tugas yang diberikan dapat dilakukan dengan baik. (2) Model pembelajaran yang diterapkan efektif dalam kerja kelompok yang terlihat pada antusiasme dan aktivitas siswa selama pelaksanaan kegiatan. Kata KUNCI: pengembangan karakter, kemandirian, ketaqwaan, tanggung jawab, kerja sama THE DEVELOPMENT OF THE CHARACTER OF PIETY, INDEPENDENCE, AND COOPERATION OF THE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Abtract: This study aims to develop character education as an effort to foster elementary school students to become a moral and responsible generation and be able to show their identity as men of culture. This research is an action research study. The subjects were the elementary school students in the shelter village of Kuwang, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. The results show that (1) the quality of the students’ learning improved, as seen from the good sense of responsibility and cooperation among those attending some of the activities carried out in conjunction with the research. The students became more confident and cared more about their environments. This shows that they developed good cooperation within the group. Besides, the students demonstrated a better performance on the tasks assigned to them. This suggests that the students’ responsibility for the task given to them also improved. (2) the teaching and learning model applied was very effective in developing group work as could be seen from the the students' enthusiasm and participation during the implementation of activities. Keywords: character development, independence, piety, responsibility, cooperation
MINAT BELAJAR DAN KARAKTER ANAK DALAM MODEL PENDIDIKAN HOME SCHOOLING DI JABODETABEK Roida Eva Flora Siagian; Maya Nurfitriyanti
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 3 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.86 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i3.5632

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar minat belajar anak dan bagaimana karakter anak dalam model pendidikan home schooling. Penelitian ini adalah penelitian survei yang dilakukan pada anak-anak yang melaksanakan pendidikan nonformal. Subjek penelitian ini adalah anak-anak yang mengikuti model pendidikan  home schooling yang tersebar di Jabodetabek (Jakarta,  Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi) sejumlah 45 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis induktif. Berdasarkan  hasil penelitian ini dapat diketahui secara deskriptif bahwa mayoritas anak memiliki  karakter yang tidak terlalu tinggi atau rendah dengan persentase hasil indikator instrumen masih dalam tata-rata di bawah tujuh puluh persen (70%). Secara deskriptif mayoritas anak memiliki minat belajar yang tidak terlalu tinggi atau minat belajar rendah dengan persentase hasil indikator instrumen masih dalam rata-rata di bawah enam puluh lima persen (65%).    Kata Kunci: minat belajar dan karakter anak CHILDREN’S LEARNING MOTIVATION AND CHARACTER  IN A HOME SCHOOLING EDUCATION MODEL IN JABODETABEK Abstract: This research study aimed to describe the extent of the children’s motivation and how their  character was like in a home schooling education model. This was a survey study involving 45 children joining nonformal education spread all over Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi).  The data were collected by using interviews and questionnaires. An inductive analysis technique  was employed in this study. Based on the results of the analysis, the study concluded that the majority of the children’s score of their character was considered not high yet, as shown by the ave- rage instrument indicator-based score below 70%. Descriptively the majority of the children’s learning motivation was even lower, with the average instrument indicator-based score below 65%.   Keywords: learning motivation, character
PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN DI MAN 1 YOGYAKARTA Marzuki Marzuki; Lysa Hapsari
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 6, No. 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.673 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.8619

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan berbagai bentuk pembinaan karakter siswa melalui kegiatan kepramukaan di MAN 1 Yogyakarta. Penelitian ini juga mengkaji berbagai hambatan yang muncul dalam rangka pembinaan karakter siswa MAN 1 Yogyakarta serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan subjek penelitian dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan datanya adalah observasi partisipatif, wawancara,dan dokumentasi. Sedang teknik analisis datanya adalah teknik analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter melalui kegiatan kepramukaan di MAN 1 Yogyakarta dilakukan melalui peran pembina pramuka sebagai mitra atau pembimbing, memberikan dukungan dan memfasilitasi siswa dengan kegiatan yang modern, menarik, dan menantang. Metodenya antara lain: pengamalan kode kehormatan pramuka pada setiap kegiatan; kegiatan belajar sambil melakukan, berkelompok, bekerja sama, dan berkompetisi; kegiatan di alam terbuka seperti perkemahan; penghargaan berupa tanda kecakapan bantara dan laksana; sertasatuan terpisah ambalan putra dan putri. Hambatan yang muncul antara lain adalah kurangnya perhatian guru terhadap masalah pramuka danbanyaknya siswa yang tidak suka mengikuti kegiatan kepramukaan. Upaya untuk mengatasinya dengan mengajak para guru ikhlas melakukannya dan menciptakan kegiatan yang menarik dan menantang siswa. Kata Kunci: pembentukan karakter, siswa, kegiatan kepramukaan STUDENTS’ CHARACTER SHAPING THROUGH SCOUTING ACTIVITIES AT MAN 1 YOGYAKARTA Abstract: This research aimed to find and describe various forms of students’ character nurturing through scouting activities at MAN 1 Yogyakarta. This research also studied a number of constraints emerging within the nurturance of the students’ character and efforts made to overcome the constraints. This was a descriptive research study employing a qualitative approach. The subjects were selected using a purposive sampling technique. The data were collected through participatory observation, interviews, and documentation. The data were then analyzed using an inductive analysis technique. The results showed that character shaping through scouting activities at MAN 1 Yogyakarta by maximizing the roles of the scout nurturers as partners or supervisors, gave supports and facilitated students with modern, interesting, and challenging activities. Among the methods used were: the implementation of scouting codes of respects in every activity; learning activities through doing, working in groups, cooperating, and competing; activities in the open air such as camping; rewards in the forms of capacity symbols such as bantara and laksana; and separate units of ambalan for males and females. The constraints emerging were, among others, a lack of teachers’ attention to the scouting issues and the great number of students who did not like to join scouting activities. The solution was through inviting all the teachers to willingly contribute to the scouting activities and creating interesting and challenging activities for the students. Keywords: character shaping, students, scouting activities
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK-INTEGRATIF BERBASIS NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DAN TANGGUNG JAWAB Yusinta Dwi Ariyani; Muhammad Nur Wangid
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 7, No. 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.416 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.10737

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar tematik-integratif dengan tema “Lingkunganku Bersih dan Sehat” berbasis nilai karakter peduli lingkungan dan tanggung jawab yang layak dan efektif untuk peserta didik kelas I SDN 2 Padokan Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R D), yang terdiri dari 9 tahap, yaitu: (1) studi pendahuluan dan pengumpulan informasi; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk awal; (4) uji coba awal; (5) revisi untuk menyusun produk utama; (6) uji lapangan utama; (7) revisi produk operasional; (8) uji lapangan operasional; dan (9) revisi produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Kelayakan bahan ajar ditunjukkan dengan penilaian “baik” oleh ahli materi dengan skor 50, penilaian “sangat baik” oleh ahli media dengan skor 47 dan penilaian “baik” oleh guru dengan skor 75. Keefektifan dibuktikan dengan hasil uji-t = -8,939 yang menunjukkan bahwa kenaikan rerata skor signifikan dengan nilai p sebesar 0,05 untuk karakter peduli lingkungan dan untuk karakter tanggung jawab hasil uji-t = -6,254 yang menunjukkan bahwa kenaikan rerata skor signifikan dengan nilai p sebesar 0,05. Kata Kunci: bahan ajar, tematik-integratif, karakter peduli lingkungan, karakter tanggung jawab