cover
Contact Name
Mevy Eka Nur Halizah
Contact Email
mevyekanurhalizah@gmail.com
Phone
+6289678245946
Journal Mail Official
mevyekanurhalizah@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Ahmad Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, 60237 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Community Development
ISSN : 27768430     EISSN : 27766632     DOI : https://doi.org/10.15642/jicd
Core Subject : Social,
Journal of Islamic Community Development is an academic journal published by the Department of Islamic Community Development, Faculty of Da‘wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya, since 2021. The journal serves as a platform for scientific publications for academics, researchers, practitioners, and students who focus on the study of Muslim community development and empowerment, both at the national and global levels, through conceptual-theoretical as well as practical-empirical approaches. JICD publishes articles on research findings, community service, empowerment model development, transformative da‘wah studies, and social innovations based on Islamic values. Each issue is published twice a year, in March and September, consisting of six articles per issue
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Demografi
Articles 34 Documents
Pengorganisasian Pemuda Dalam Upaya Meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Melalui Literasi Teknologi di Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang Faishal, Muhammad
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.1.2.46-58

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses pendampingan yang dilakukan kepada kelompok pemuda Desa Sumbermulyo sebagai upaya untuk membantu meningkatkan pemasaran produk UMKM dan juga wisata desa yang ada di Desa Sumbermulyo. Penelitian ini berisikan tentang bagaimana strategi pendampingan, dan bagaimana perubahan sebelum dan sesudah pendampingan dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan ABCD (Assed Basic Community Development) dimana metode ini memfokuskan pada aset yang ada untuk dimobilisasi untuk memajukan perekonomian masyarakat. Metode ini memiliki tahapan yang biasa disebut dengan siklus 5-D yaitu define, discovery, dream, design, dan destiny. Hasil dari pendampingan ini adalah meningkatnya pengetahuan dari para pemuda Desa Sumbermulyo perihal metode dan strategi pemasaran untuk meningkatkan pemasaran produk UMKM dan wisata desa. Dalam mewujudkan hal tersebut, para pemuda belajar untuk menguasai media sosial dan juga aplikasi-aplikasi untuk membuat poster dan video dengan memanfaatkan Android.
Pendampingan Komunitas Petani Santri Dalam Pengembangan Usaha Tani di Desa Sambong Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Nur Habibah, Fitria; Musthofa, Chabib
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.1.2.59-73

Abstract

Sumber daya alam dan sumber daya manusia merupakan potensi besar dalam masyarakatat yang dapat dikembangkan. Kondisi masyarakat khususnya pada masyarakat petani yang serba bergantung dengan pihak luar dan serba terbatas dalam memperoleh hasil pertanian dapat mulai memanfaatkan potensi yang ada dalam diri mereka guna mencapai tahap kemandirian serta pengembangan. Penelitian yang dilakukan dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam menemukenali aset dan potensi hingga masyarakat mampu memanfaaatkannya sebagai modal menuju perubahan hidup yang lebih baik. Penelitian dengan pendekatan ABCD ini difokuskan pada pemanfaatan apa yang dapat dimanfaatkan, seperti optimalisasi lahan pertanian dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam bidang pertanian. Subjek penelitiannya ialah masyarakat petani yaitu pada kelompok petani santri di Desa Sambong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Kelompok petani santri sendiri merupakan masyarakat petani yang dalam kesehariannya sebagai petani juga turut menjunjung nilai-nilai seorang santri agar senantiasa dekat dengan Allah SWT. Aksi yang dilakukan ialah kegiatan penanaman tanaman toga dan pembuatan pupuk oleh masyarakat dengan harapan menambah kapasitas pemahaman masyarakat serta kemandirian masyarakat hingga mencapai tujuan utama yaitu pengembangan usaha tani. Proses aksi dilakukan selama lebih dari enam bulan dengan hasil masyarakat yang sebelumnya belum memiliki kelompok usaha tani sekarang sudah memilikinya. Masyarakat juga memiliki ilmu baru dalam melakukan penanaman toga jahe merah dan perawatannya. Selain itu masyarakat juga mampu membuat pupuk mandiri dari bahan-bahan yang ada di sekitar mereka. Rekomendasi yang dapat diberikan pada penelitian ini ialah agar masyarakat tidak berhenti sampai dengan tahap ini saja. Upaya mengolah jahe merah hingga menjadi suatu produk dan kegiatan diversifikasi tanaman juga dapat dilakukan nantinya.
Pemberdayaan Petani Melalui Inovasi Pengolahan Ubi Kayu di Dusun Krajan Desa Siwalan Nganjuk Ifani, Nuril
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.1.2.74-83

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pendampingan pemberdayaan petani di Dusun Krajan Desa Siwalan yang memiliki aset alam yaitu ubi kayu, untuk meningkatkan perekonomian petani perlu melakukan sebuah inovasi baru dari ubi kayu, dengan adanya pengolahan aset ubi kayu dapat meningkatkan harga jual dan keterampilan petani ubi kayu di Dusun Krajan. Penelitian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) dengan menggunakan 5-D dalam Apreciative Inquiry, yaitu menemukan dan mengungkap aset serta potensi (Discovery), membangun mimpi (Dream), merencanakan serta menyusun strategi untuk mewujudkan mimpi atau harapan yang telah dibangun (Design), melakukan aksi partisipatif dan merancang strategi (Define), melakukan monitoring dan evaluasi (Destiny). Melalui kegiatan yang menciptakan pemberdayaan ekonomi petani Dusun Krajan, maka dibentuk kelompok dampingan yaitu kelompok usaha tani Dusun Krajan untuk mengolah ubi kayu menjadi singkong keju frozen, yang selama ini ubi kayu hanya dijual mentah dan pengolahan yang biasa dengan harga jual yang rendah. Pelatihan membuat singkong keju frozen berdampak pada kemandirian ekonomi petani dan melatih keterampilan yang dimiliki anggota kelompok untuk menghasikan sebuah produk bernilai jual tinggi untuk meningkatkan ekonomi petani.
Pendampingan Berbasis Aset Pada Masyarakat Pedagang : Peluang Pengembangan Perdagangan Sawo Dusun Bunut Desa Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Asror, Khozinatul; Salahuddin, Nadhir
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.1.2.84-104

Abstract

This is a report of empowerment effort to sapodilla fruit sellers in Bunut Bringin village. The location of selling the fruit is relatively strategic as it is at the main road where many traveler passing by. The location obviously helps communities of sapodilla fruit sellers, however it is insufficient to attract more people in order to have more income from the selling. The sellers have tried to find a way to increase their income not just by selling the fruit, but also selling food that made of this fruit, like jam. But this was unsuccessfully, the sellers not satisfied with the product as the flavor of the fruit disappear when it is transformed into jam. They, then, reluctant to try and innovate the product. The disappointed sellers is, then, focus of this work. Using Asset-based Community development (ABCD) approach, this work has motivated the sellers to mobilize their own strength to open opportunity to make betterment of their life. Appreciative inquiry was used to nurture agency among the sellers, and it was also successfully to bring more cohesiveness. The approach has had successfully to make people realized that despite all the challenges, there are still widely open opportunity regarding sapodilla fruit selling efforts. This is very much in accordance with the teaching of Islam that in Qur’an Allah says that Allah will not change the condition of the people unless they make the effort. It is also a prove that in the work of community development, changing the mindset of the people is really at the center of the transformative change.
Pengorganisasian Masyarakat Dalam Upaya Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Menjadi Pupuk Organik di Tubanan RT 02 RW 09 Ibrahim, Achmad Yasin; Zahrah, Ulfiyatus; Musthofa, Chabib
Journal of Islamic Community Development Vol. 2 No. 1 (2022): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2022.2.1.1-16

Abstract

Kampung Tubanan Makmur Kelurahan Karangpoh, Surabaya Barat memiliki kondisi alam yang masih cukup banyak terdapat ruang terbuka hijau. Sehingga banyak dari masyarakat yang memilih berternak sebagai pekerjaan sampingan dengan jenis ternak meliputi kambing dan sapi, selama ini hewan ternak hanya dimanfaatkan dagingnya saja dan belum ada upaya untuk pemanfaatan hasil ternak yang lain seperti kotorannya. sehingga penelitian dan pendampingan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat memanfaatkan aset berupa kotoran ternak menjadi pupuk organik ramah lingkungan sebagai upaya untuk menambah keberdayaan dan pendapatan bagi para peternak sehingga tidak hanya bergantung pada penjualan daging ternak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Asset Based Community Development dengan tahapan Apreciative Inquiries yang dikenal dengan 5D yakni Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Penelitian pendampingan ini menghasilkan : (1) kesadaran masyarakat bahwa limbah ternak juga merupakan potensi yang selama ini dapat dikembangkan. (2) adanya tekad untuk menuju hal yang lebih baik. (3) Muncul kerja sama kolektif berupa kelompok ternak yang selama ini memang belum ada. (4) Kelompok ternak memiliki keahlian dalam memanfaatkan kotoran ternak menjadi pupuk organik ramah lingkungan berupa pupuk cair dan padat. Tubanan Makmur, Karangpoh village , West Surabaya has plenty of green open space. So many of the societies that choose livestock as a side job with the cattle of the cattle include goats and cows, they have been exploited only by the flesh and have not been made available for the use of other products such as their dung. This was an interesting response to the success of the stakeholders' assets and their stakeholders' assets and assets. The study has been conducted using an asset based community development method with a sequential apreceiver receiver known as 5d to discovery, dream, design, define, and destiny. These alternative research provides: (1) public awareness that cattle waste is also the potential that could be developed. (2) determination leads to something better. (3) a collective collaboration of herds has been unknown to the township (4) cattle groups are adept at turning manure into environmentally friendly organic fertilizer of liquid and solid fertilizer.
Pemberdayaan Fatayat Melalui Pengelolaan Pisang Guna Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Dusun Singoprono Desa Sukosari Kabupaten Lamongan Sholihah, Diah Fitriatus; Hajar RMI, Siti; Musthofa, Chabib
Journal of Islamic Community Development Vol. 2 No. 1 (2022): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2022.2.1.17-31

Abstract

Pohon pisang adalah aset alam yang sering ditemui di pekarangan, tegalan, sawah dan lahan kosong. dusun ini mempunyai berbagai macam aset diantaranya pohon pisang, mangga, jambu, pepaya dan aset lain yang melimpah. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kemanfaatan keunggulan aset dalam, mengetahui strategi pengembangan komoditas, mengetahui perubahan sosial dari pengolahan pisang metode yang digunakan dalam dampingan ini adalah Asset Based Community Development (ABCD). Metode ini membangun kesadaran masyarakat untuk menyadari aset yang dimiliki oleh masyarakat. Bahwa penting untuk mencapai sebuah perubahan sosial adalah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat itu sendiri dengan mengetahui aset mereka. Dalam pendekatan berbasis aset menggunakan beberapa strategi, diantaranya: Discovery(menemukan), Dream (mimpi), Design (merancang), Define (menentukan), Destiny (memastikan). Hasil dari strategi program yang digunakan dalam penelitian adalah tertanamnya kesadaran masyarakat dusun singoprono akan aset pisang yang dimiliki, selain itu masyarakat juga mulai melakukan pemanfaatan dan pengolahan pisang menjadi produk olahan pisang yakni banana roll dan kerajinan dinding seperti pigura dan lainnya. Adanya perubahan positif pada masyarakat dengan adanya kegiatan pendampingan yang dilakukan sehingga kompetensi dan solidaritas para Fatayat hingga masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan aset yang dimilikinya semakin tinggi dan tumbuh dengan kuat. Pendampingan pada masyarakat dusun singoprono khususnya pada para Fatayat telah membuat Fatayat yang lebih muda atau yang tergabung dalam komunitas Daras menjadi aktif dalam proses pengembangan dusunnya. melalui pendampingan yang dilakukan pada Fatayat, akhirnya terbentuklah suatu kelompok dan rencana terkait pembentukan dan pengolahan pisang menjadi produk kerajinan-kerajinan lain sebagai wadah bagi UMKM desa untuk menyalurkan kreatifitasnya. Banana trees are natural assets that are often found in yards, dry fields, rice fields and vacant land. This hamlet has various assets including banana, mango, guava, papaya and other abundant assets. The purpose of this research is to find out the advantages of internal assets, to know commodity development strategies, to know social changes from banana processing. The method used in this assistance is Asset Based Community Development (ABCD). This method builds public awareness to realize the assets owned by the community. That it is important to achieve a social change is to raise awareness of the people themselves by knowing their assets. The asset-based approach uses several strategies, including: Discovery, Dream, Design, Define, Destiny. The result of the program strategy used in this research is the awareness of the people of Singoprono Hamlet about their banana assets, besides that the community has also begun to use and process bananas into processed banana products, namely banana rolls and wall crafts such as frames and others. There has been a positive change in the community with the assistance activities carried out so that the competence and solidarity of the Fatayats and the community in the utilization and management of their assets is getting higher and growing stronger. Assistance to the singoprono hamlet community, especially to the Fatayats, has made Fatayats who are younger or who are members of the Daras community active in the process of developing their hamlet. Through the assistance provided to Fatayat, a group and a plan were formed regarding the formation and processing of bananas into other handicraft products as a forum for village MSMEs to channel their creativity.
Pengorganisasian Masyarakat Dalam Upaya Mengatasi Menurunnya Kesehatan Masyarakat Di Dusun Tambaksari Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik Anggraini, Kinanti Dwi; Hajar RMI, Siti; Afandi, Agus
Journal of Islamic Community Development Vol. 2 No. 1 (2022): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2022.2.1.32-44

Abstract

Penelitian ini fokus pada pendampingan yang dilakukan terhadap anggota Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) dan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun tambaksari, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik dengan menggunakan metode  PAR (Participatory Action Research). Tujuannya adalah untuk  mewujudkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup sehat serta upaya preventif dan kuratif. Tingginya angka penderita penyakit khususnya anak-anak dan lansia menjadi tanda menurunnya kesehatan masyarakat setempat. Langkah-langkah yang dilakukan dalam pengorganisasian oleh peneliti yakni : 1). Melakukan proses penyadaran melalui program edukasi serta kampanye hidup sehat bersama dengan lembaga sosial disana diantaranya : Puskesmas dan PKK. 2). Memfasilitasi terbentuknya kelompok sadar sehat sebagai dukungan bagi posyandu. 3). Mendampingi masyarakat dalam pembuatan draft usulan kebijakan atau keputusan untuk keberlangsungan program. Hasil yang diperoleh dari upaya tersebut yakni : 1). Munculnya kesadaran, pemahaman, serta penerapan pada masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup sehat. 2). Terbentuknya kelompok sadar sehat sebagai support system bagi posyandu. 3). Adanya hasil dari draft usulan kebijakan atau keputusan dari pemerintahan Desa atau Dusun untuk keberlangsungan program.   PKK (Family Empowerment and Welfare) Tambaksari Hamlet, Mojosarirejo Village, Driyorejo Subdistrict, Gresik Regency by using the PAR (Participatory Action Research) method. The goal is to raise public awareness about the importance of healthy living behaviors as well as preventive and curative efforts. The high number of disease sufferers, especially children and the elderly, is a sign of declining local public health. The steps taken by researchers in organizing are: 1). Conducting an awareness process through educational programs and healthy living campaigns together with social institutions there, including Puskesmas and the PKK. 2). Facilitating the formation of health awareness groups as support for posyandu 3). Assisting the community in drafting policy proposals or decisions for the sustainability of the program. The results obtained from these efforts are: 1). The emergence of awareness, understanding, and application in the community regarding the importance of healthy living behaviors 2). The formation of a health awareness group as a support system for Posyandu 3). The results of the draft policy proposal or decision from the village or hamlet government for the sustainability of the program.
Membangun Ketahanan Ekonomi Kelompok Perempuan Melalui Pengembangan Usaha Ekonomi Kreatif di Dusun Sidomansek Watestanjung Gresik Widiastutik, Latifah; Zahrah, Ulfiyatus
Journal of Islamic Community Development Vol. 2 No. 1 (2022): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2022.2.1.45-57

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai strategi yang dilakukan dalam membangun ketahanan ekonomi. Hasil penelitian dengan menggunakan dakwah pengembangan masyarakat islam. Subjek penelitian ini yakni pendampingan pada komunitas PKK sebagai komunitas perempuan. Metode yang digunakan dalam pendampingan yakni ABCD (Asset Based Community Development) dengan memanfaatkan aset atau potensi yang telah tersedia untuk mencapai perubahan yang di inginkan. Strategi yang digunakan yakni dengan memanfaatkan SDA (Sumber Daya Alam), SDM (Sumber Daya Manusia) dan aset sosial. Hasil pendampingan PKK yakni komunitas dapat mengetahui aset yang paling berpotensi berupa tanaman kelor yang kemudian dilakukannya pengelolaan menjadi teh kelor hingga menghasilkan pendapatan dari pemasaran produk.
Recovery UMKM Pasca Pandemi Covid-19 Melalui Pengorganisasian Pelaku Usaha Berbasis Digital Marketing Di Desa Padangasri Mojokerto Huda Nuruddin, Miftahul; Hajar RMI, Siti
Journal of Islamic Community Development Vol. 2 No. 1 (2022): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2022.2.1.58-69

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengorganisasian masyarakat pelaku usaha Desa Padangasri Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto untuk bersama-sama melakukan recovery atau pemulihan kembali usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pasca pandemi covid-19 yang mengalami penurunan drastis. Hal tersebut sangat mempengaruhi pada perekonomian utamanya pada para pelaku usaha Desa Padangasri yang melakukan pemasaran secara konvensional. Demikian yang harus disadari oleh para pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi saat ini dalam upaya membuat jalan alternatif pemasaran melalui Digital Marketing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah PAR (Participatory Action Riset) dengan mengikutsertakan pihak terkait (stakeholder) untuk mendiskusikan permasalahan-permasalah yang ada di tengah masyarakat guna untuk melakukan perubahan yang mengarah pada kemakmuran dan kesejahteraan. Peneliti menggunakan teknik analisa pohon masalah, pohon harapan, trend and change dan lain sebagainya untuk menganalisa permasalahan bersama masyarakat secara aktif untuk berpartisipatif. Hasil kegiatan ini yang dilakukan masyarakat khususnya para pelaku usaha untuk mengatasi permasalahan dalam melakukan pemulihan kembali atau recovery usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terjadi penurunan dalam segi produktivas pasca pandemi Covid-19 untuk mencapai tujuan bersama yakni terbangunnya iklim perekonomian masyarakat Desa Padangasri pasca pandemi Covid-19 yang kondusif. This research discusses the organization of the business community in Padangasri Village, Jatirejo Sub-district, Mojokerto Regency, to collaboratively undertake the recovery of micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) following the drastic decline caused by the COVID-19 pandemic. This situation significantly impacted the economy, especially for business actors in Padangasri Village who were engaged in conventional marketing methods. It's important for these business actors to realize the potential of current technology in establishing alternative marketing strategies through Digital Marketing. The research method employed in this study is Participatory Action Research (PAR), involving relevant stakeholders to discuss existing issues within the community, aiming to bring about changes that lead to prosperity and well-being. The researcher used techniques such as problem tree analysis, hope tree analysis, trend and change analysis, and others to actively analyze problems together with the community in a participatory manner. The outcomes of these efforts, particularly by the business community, aimed to address the challenges in the recovery of micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) that experienced a decrease in productivity following the COVID-19 pandemic. The shared goal was to foster a conducive economic environment in Padangasri Village post-COVID-19 pandemic.
Pengorganisasian Petani Salak Dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Inovasi Olahan Buah Salak Di Dusun Jaddih Tengah II Bangkalan Aminah, Sitti; Hajar RMI, Siti
Journal of Islamic Community Development Vol. 2 No. 1 (2022): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2022.2.1.70-81

Abstract

Masyarakat Dusun Jaddih Tengah II, Desa Jadiih Kabupaten Bangkalan mayoritas berprofesi sebagai petani salak. Selama inimereka hanya memanfaatkan hasil panen berupa buah salak untuk kemudian dijual secara langsung. Penelitian dan pendampingan ini dilakukan untuk mengajak Masyarakat memanfaatkan aset berupa buah salak untuk dijadikan makanan olahan. Hal ini dimaksudkan agar para petani mendapatkan penghasilan yang lebih banyak. Penelitian ini dilakukan dengan Metode Participatory Action Research (PAR) yakni metode yang mengharuskan adanya partisipasi aktif dari masyarakat dalam pelaksanaannya. Metode ini dilakukan dimulaidengan tahapan assassement awal, inkulturasi, proses penggalian data, menyimpulkan hasil riset, merencanakan aksi perubahan, pelaksanaan program, mempersiapkan keberlanjutan program, monitoring dan evaluasi. Hasil dari penelitian dan pendampingan ini adalah terwujudnya perubahan dan bertambahnya wawasan masyarakat mengenai pemanfaatan buah salak. Prosesnya diawali dengan memberikan edukasi tentang inovasi buah salah yang dapat dilakukan, pembentukan kelompok inovasi, serta adanya advokasi mengenai program pengolahan buah salak kepada pemerintah Desa Jaddih Kabupaten Bangkalan.   Most of the people of Jaddih Tengah II Hamlet, Jadiih Village, Bangkalan, work as snake fruit farmers. They have only used the harvest in the form of snake fruit and sold it directly. This research is carried out to invite the community to utilize assets in the form of snake fruit to be used as processed food. This is intended so that farmers get more income. This research was conducted using the Participatory Action Research (PAR) method, a method that requires active participation from the community in its implementation. This method is carried out starting with the initial assessment stages, inculturation, data mining process, summarizing research results, planning action for change, program implementation, preparing for program sustainability, monitoring and evaluation. The results of this research and assistance are the realization of changes and increased public insight regarding the use of snake fruit. The process begins with providing education about wrong fruit innovations that can be carried out, forming an innovation group, as well as advocacy regarding the snake fruit processing program to the Jaddih Village government, Bangkalan.  

Page 2 of 4 | Total Record : 34