cover
Contact Name
Abdullah Muhlis
Contact Email
abdullah.muhlis@unars.ac.id
Phone
+6285779169664
Journal Mail Official
abdullah.muhlis@unars.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, Jl. Baluran - Sumberkolak, Situbondo, Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Prima Eksakta
ISSN : 30631173     EISSN : 30477697     DOI : https://doi.org/10.36841/pe
Prima Eksakta menerima artikel mahasiswa dengan bidang ilmu: 1. Pertanian (Usahatani, Agroindustri, Pemasaran & Perilaku Konsumen, Kebijakan Pertanian, Penyuluhan Pertanian, Agronomi, Proteksi Tanaman) 2. Teknik Kelautan (Oseanografi, Teknologi Bangunan Sungai & Laut, Sumberdaya Perikanan, Ekonomi Kelautan, Kepelabuhanan) 3. Biologi (Botani, Zoologi, Genetika, Mikrobiologi, Bioteknologi, Konservasi) 4. Matematika (Aljabar, Graf, Komputasi, Optimasi, Pemodelan, Statistik)
Articles 44 Documents
STUDI KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN CRUSTACEA DI KAWASAN VEGETASI MANGROVE KAMPUNG BLEKOK SITUBONDO Ifoniaytul Fatriya; Nurul Avidhah Elhany; Muhammad Thoifur Ibnu Fajar
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i1.8013

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, khususnya sebagai habitat berbagai jenis Crustacea yang berkontribusi dalam daur ulang nutrisi dan keberlanjutan ekosistem. Kampung Blekok, Kabupaten Situbondo, merupakan kawasan ekowisata dan konservasi mangrove yang berpotensi mengalami tekanan ekologis akibat aktivitas wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman dan kelimpahan jenis Crustacea serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi distribusinya di kawasan vegetasi mangrove Kampung Blekok Situbondo. Penelitian ini dilakukan pada tiga stasiun pengamatan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H’) dan perhitungan kelimpahan relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Crustacea terdiri atas satu ordo dan tiga famili yang diwakili oleh empat spesies, yaitu Episesarma versicolor, Uca annulipes, Uca demani, dan Austruca triangularis. Nilai indeks keanekaragaman (H’) pada stasiun I dan III masing-masing sebesar 1,294 dan 1,316 yang tergolong kategori sedang, sedangkan stasiun II menunjukkan nilai H’ sebesar 0,649 yang tergolong kategori rendah. Kelimpahan tertinggi ditemukan pada spesies Episesarma versicolor sebesar 42%, diikuti Uca demani sebesar 22%, Uca annulipes sebesar 20%, dan kelimpahan terendah pada Austruca triangularis sebesar 15%. Variasi keanekaragaman dan kelimpahan Crustacea dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan aktivitas manusia di kawasan ekowisata. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove Kampung Blekok secara berkelanjutan
ANALISIS KUALITAS PERAIRAN PESISIR DESA KLATAKAN KABUPATEN SITUBONDO BERDASARKAN PARAMETER FISIKA DAN KIMIA Shinta Nuriya Prayudi; Dwi Risky Efendy; Della Puspita Sari; Rofi’atul Qomariyah; Nurul Fatimah; Arif Kurniawan; Gilang Saputra; Nurul Avidhah Elhany; Creani Handayani
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.8815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas perairan pesisir Desa Klatakan, Kabupaten Situbondo berdasarkan parameter fisika dan kimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada beberapa stasiun yang mewakili kondisi lingkungan yang berbeda, meliputi area pemukiman, aktivitas perikanan, dan area relatif alami. Parameter yang diukur meliputi suhu, kecerahan, pH, oksigen terlarut (DO), salinitas, nitrat, fosfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis kualitas air di wilayah pesisir Desa Klatakan Kabupaten Situbondo belum memenuhi standar kualitas yang baik, dan telah mengalami tekanan pencemaran, meskipun masih mampu mendukung kehidupan biota dalam batas tertentu. Beberapa parameter seperti pH dan DO masih dalam kondisi baik, kualitas air laut secara keseluruhan tergolong kurang baik karena tingginya kadar nutrien (NH₃ dan PO₄), suhu yang melebihi standar, serta kecerahan dan salinitas yang tidak sesuai. Kondisi ini menunjukkan adanya indikasi pencemaran, terutama dari bahan organik dan aktivitas daratan, yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN DAN KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA UIBOA KECAMATAN SEMAU SELATAN KABUPATEN KUPANG Sinta Melansari Radja Tuka; Charles Kapioru; Kiki Windian
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.8927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penerapan fungsi manajemen usahatani cabai rawit di Desa Uiboa Kecamatan Semau Kabupaten Kupang; dan (2) Mengetahui pendapatan usahatani cabai rawit di Desa Uiboa Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan meliputi analisis skala Likert untuk mengukur tingkat penerapan fungsi manajemen serta analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C Ratio untuk mengetahui kelayakan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi manajemen usahatani cabai rawit di Desa Uiboa berada pada kategori sangat sesuai harapan dengan rata-rata skor sebesar 4,30 atau 86,05%. Dari empat fungsi manajemen yang diteliti, fungsi pelaksanaan memiliki tingkat penerapan tertinggi, sedangkan fungsi pengawasan merupakan fungsi yang memiliki tingkat penerapan relatif lebih rendah dibandingkan fungsi lainnya. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan usahatani cabai rawit sebesar Rp3.807.632 per petani per musim tanam, dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp1.391.040, sehingga diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp2.416.592 per petani per musim tanam atau Rp17.664.035 per hektar. Nilai R/C Ratio sebesar 2,74 menunjukkan bahwa usahatani cabai rawit di Desa Uiboa layak untuk diusahakan karena setiap pengeluaran sebesar Rp1,00 mampu menghasilkan penerimaan sebesar Rp2,74.
PENERAPAN ALJABAR VEKTOR DALAM SIMULASI NAVIGASI PETA 2D (STUDI KASUS: RUTE PERJALANAN UNARS MENUJU WISATA KK26) Dila Wulandari; Siti Aisyah; Hanina Assegaf; Rike Andika Aris Susanti; Desi Indriyani
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.8819

Abstract

Aljabar vektor merupakan salah satu konsep dasar dalam matematika yang banyak diterapkan pada bidang navigasi karena mampu merepresentasikan posisi, arah, dan perpindahan suatu objek. Meskipun demikian, penerapan konsep aljabar vektor dalam pembelajaran masih didominasi oleh penyelesaian masalah yang bersifat teoritis, sehingga diperlukan implementasi pada permasalahan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan operasi aljabar vektor dalam menentukan arah perpindahan dan panjang lintasan pada simulasi navigasi peta 2D, serta menyajikan visualisasi navigasi peta 2D dari UNARS menuju Wisata KK26 menggunakan representasi vektor. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan studi kasus pada dua rute perjalanan yang dipilih sebagai objek penelitian. Data diperoleh dari koordinat titik-titik penting pada masing-masing rute yang kemudian dikonversi ke sistem koordinat Kartesius 2D. Analisis dilakukan melalui representasi vektor setiap ruas, perhitungan panjang lintasan menggunakan norma Euclidean, penentuan vektor perpindahan, serta perhitungan arah perpindahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rute 1 memiliki total panjang lintasan sebesar 5,263 km dengan besar perpindahan 4,773 km, sedangkan Rute 2 memiliki panjang lintasan 7,254 km dengan besar perpindahan 4,776 km. Kedua rute memiliki arah perpindahan yang didominasi ke arah utara dengan sedikit pergeseran ke arah timur, namun Rute 1 memiliki lintasan yang lebih pendek sehingga lebih efisien dibandingkan Rute 2.
ANALISIS PENGARUH ANTARA INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Arlindo Johanes Kami; Doppy Roy Nendissa; Santhy Chamdra
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.8938

Abstract

Perubahan harga barang dan jasa yang tercermin dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) dapat memengaruhi daya beli rumah tangga petani dan kesejahteraan petani yang diukur melalui Nilai Tukar Petani (NTP). Penelitian ini bertujuan menganalisis tren IHK dan NTP serta menguji pengaruh IHK terhadap NTP di Provinsi Nusa Tenggara Timur selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder bulanan IHK dan NTP yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, analisis tren, korelasi Pearson, regresi linier sederhana, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NTP cenderung meningkat meskipun mengalami fluktuasi, sedangkan IHK meningkat hingga tahun 2023 dan relatif stabil pada tahun 2024. Hasil korelasi menunjukkan hubungan positif yang sangat lemah antara IHK dan NTP dengan koefisien korelasi sebesar 0,183. Namun, hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik dengan nilai signifikansi sebesar 0,166 (>0,05). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,033 menunjukkan bahwa IHK hanya menjelaskan 3,3% variasi NTP. Dengan demikian, IHK belum berpengaruh signifikan terhadap NTP di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Perubahan NTP diduga lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain, seperti harga komoditas pertanian, biaya produksi, kondisi cuaca, distribusi, dan kebijakan pertanian.
ANALISIS NILAI TAMBAH PROSES PENYIMPANAN TEMBAKAU KECUBUNG DI DESA TELOGOSARI KECAMATAN SUMBER MALANG KABUPATEN SITUBONDO Ach Junaidi; Andina Mayangsari; Abdullah Muhlis
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.8908

Abstract

Perkebunan merupakan salah satu sektor perekonomian utama di Indonesia. Indonesia tidak hanya sebagai negara penghasil tembakau tetapi juga sebagai negara pengguna tembakau dengan jumlah perokok terbanyak ketiga di dunia. Desa Telogosari Kecamatan Sumbermalang memiliki potensi produksi tembakau yang bagus dan perlu proses penyimpanan tembakau untuk kualitas yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu nilai tambah proses penyimpanan tembakau kecubung di Desa Telogosari. Metode penentuan lokasi dan sampel penelitian menggunakan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi serta analisis data menggunakan Metode Hayami. Nilai tambah yang didapatkan dari setiap kg bahan baku tembakau kecubung adalah Rp 96.810,67 dengan rasio nilai tambah sebesar 48,41 persen yang artinya dari Rp 200.000 per kg nilai produksi, 48,41 persen merupakan nilai tambah dari pengolahan produk tembakau rajangan yang sudah melalui proses simpan
PENGARUH INTENSITAS CURAH HUJAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI Nadia Ahsan
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.8852

Abstract

This study aims to analyze the effect of rainfall intensity on the net income of rice farmers in Pabuaran District, Sukabumi Regency, using a simple linear regression analysis approach. The simple linear model is used to isolate the direct relationship between external ecological factors (rainfall) and farm economic indicators. This quantitative research involved 30 rice farmer respondents selected through purposeful sampling method in the 2024/2025 Rendeng Planting Season. The results of simple linear regression analysis showed that rainfall intensity had a negative but insignificant effect on farmers' net income (p > 0.05). This result confirms the presence of omitted variable bias in simple linear modeling in agricultural economics. In reality, rice farmers' net income is multi-factored, which is dominantly controlled by internal farm variables such as land area mastery and input cost efficiency, rather than by a single shock of climate factors.
IMPLEMENTASI PENATAAN ASET DAN PENATAAN AKSES REFORMA AGRARIA PADA PETANI PENGGARAP EKS-HGU PT SUGIH MUKTI DI KABUPATEN SUKABUMI Budi Setiawan; Amalia Nur Milla; Ema Hilma Meilani
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.8843

Abstract

Reforma agraria merupakan kebijakan strategis nasional untuk menata kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah agar lebih berkeadilan, yang secara operasional dijabarkan melalui dua pilar utama, yaitu penataan aset (asset reform) dan penataan akses (access reform). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi penataan aset dan penataan akses reforma agraria pada program redistribusi tanah eks-Hak Guna Usaha (HGU) PT Sugih Mukti di Kabupaten Sukabumi, yang dilaksanakan pada petani penggarap di Kecamatan Warungkiara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan gabungan (mixed methods) secara embedded, yaitu data kuantitatif dari 94 responden petani penerima manfaat yang diambil melalui teknik simple random sampling dari populasi 1.507 petani, dilengkapi data kualitatif dari wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan aset terwujud melalui penerbitan 1.507 Sertifikat Hak Milik (SHM) atas 320 hektare tanah eks-HGU PT Sugih Mukti bagi petani penggarap di lima desa, menggunakan skema relokasi kapling proporsional 30-35 persen agar seluruh petani penggarap tetap terakomodasi. Penataan akses diwujudkan melalui pemberdayaan ekonomi berbasis kawasan oleh Dinas Pertanian, fasilitasi akses permodalan perbankan, penguatan kelembagaan melalui Forum Petani Penggarap Warungkiara (FPW) dan Koperasi Wajah Sakti Warungkiara, serta partisipasi aktif masyarakat sejak tahap pendataan hingga musyawarah penetapan skema redistribusi. Program integratif ini terbukti memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani penggarap secara berkelanjutan.
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS USAHATANI JAGUNG DI LAHAN KERING Dindy Rachman Hadi; Desy Cahyaning Utami
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.8987

Abstract

Produktivitas jagung pada lahan kering sangat dipengaruhi oleh ketepatan penggunaan faktor produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh input produksi, mengukur tingkat efisiensi teknis, dan mengidentifikasi faktor sosial ekonomi yang berkaitan dengan efisiensi usahatani jagung. Penelitian dilaksanakan di Dusun Jati, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan pada Mei-Juli 2023. Seluruh 76 petani jagung dijadikan responden melalui metode sensus. Data dianalisis menggunakan fungsi produksi stochastic frontier Cobb-Douglas dan regresi terhadap skor efisiensi teknis. Hasil estimasi menunjukkan koefisien benih, pupuk urea, dan pestisida bertanda positif, sedangkan luas lahan, tenaga kerja, dan pupuk NPK bertanda negatif. Berdasarkan nilai t-hitung yang dilaporkan, seluruh input produksi belum menunjukkan pengaruh nyata pada kriteria pengujian yang digunakan. Sebanyak 66 petani (86,84%) memiliki nilai efisiensi di bawah 0,80 dan hanya 10 petani (13,16%) berada pada kategori efisien, dengan rata-rata efisiensi 0,534. Pada taraf 10%, umur berpengaruh negatif dan pengalaman berusahatani berpengaruh positif terhadap efisiensi teknis.
KINERJA FINANSIAL DAN KELAYAKAN EKONOMI USAHATANI PADI VARIETAS CIHERANG PADA KELOMPOK TANI BINAAN LPPNU GONDANG WETAN PASURUAN Ananda Nur Chumairoh
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i2.9000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja finansial dan kelayakan ekonomi usahatani padi varietas Ciherang pada kelompok tani binaan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) di Gondang Wetan, Pasuruan. Mengingat padi merupakan komoditas pangan strategis, evaluasi kelayakan usaha menjadi penting untuk memastikan kesejahteraan petani di tengah fluktuasi harga input produksi.Meskipun penelitian terdahulu banyak mengkaji profitabilitas usahatani padi, kajian yang berfokus pada varietas Ciherang dengan skema pendampingan institusional kultural (LPPNU) masih sangat terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dari 95 petani responden. Analisis data dilakukan melalui perhitungan total biaya, penerimaan, pendapatan, dan efisiensi usaha menggunakan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi adalah Rp9.774.615 per musim, dengan rata-rata penerimaan Rp25.020.666, menghasilkan pendapatan bersih Rp15.246.050.Usahatani ini terbukti sangat layak dijalankan dengan rata-rata R/C ratio sebesar 2,81. Temuan ini memberikan kontribusi baru bahwa program pembinaan kelompok tani oleh lembaga sosial-keagamaan terbukti efektif dalam menekan inefisiensi produksi dan memaksimalkan margin keuntungan, sehingga dapat dijadikan model alternatif pemberdayaan ekonomi pedesaan.