cover
Contact Name
Muh. Zulkifli
Contact Email
maulana.atsani@iaihnwlotim.ac.id
Phone
+6281805503485
Journal Mail Official
maulana.atsani@iaihnwlotim.ac.id
Editorial Address
Jln. Utama Mataram Lb. Lombok km.49 Anjani Kec. Suralaga Kab. Lombok Timur NTB
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner
ISSN : -     EISSN : 30631661     DOI : https://doi.org/10.51806/rctbrn94
Core Subject : Religion, Education,
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner adalah jurnal ilmiah pendidikan multidisiplin yang diterbitkan oleh Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur. Maulana Atsani, terbit empat kali setahun, pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini diterbitkan pertama untuk Vol. 1, No. 1 (2024) Juli pada Tanggal 8 Juli 2024. Maulana Atsani, merupakan wadah bagi para dosen, guru, peneliti, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya untuk berbagi artikel mutakhir berdasarkan kajian konseptual, hasil Penelitian dan Pengabdian di bidang pendidikan, yang meliputi: (1) Konseling dan Bimbingan, (2) Kurikulum, (3) Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan, (4) Masalah dan Kebijakan Pendidikan, (5) Pendidikan Utama, (6) Pendidikan Multikultural, (7) Pendidikan Nilai dan Karakter, (8) Pendidikan Non Formal, (9) Pendidikan Usia Dini, (10) Mengajar dan Belajar, (11) Penilaian dan Evaluasi Pendidikan, (12) Psikologi Pendidikan & (13) Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
DINAMIKA BAHASA REMAJA DI ERA DIGITAL: TANTANGAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA BAKU DALAM KONTEKS PENDIDIKAN MENENGAH Rulyandi
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/m88dza50

Abstract

The digital age has significantly transformed how teenagers communicate, particularly through social media, which fosters the emergence of non-standard language trends. This study aims to examine the dynamics of youth language use in digital spaces and to identify the challenges associated with using standard Indonesian within the context of secondary education. The research was conducted at MTs Negeri 2 Lombok Timur using a descriptive qualitative approach. Data were collected through observations, interviews, and documentation of students’ language practices. The findings reveal that intensive exposure to social media language influences students' linguistic structures, vocabulary choices, and communication styles, resulting in decreased consistency in using standard language in educational settings. The study recommends integrating digital language literacy into the curriculum and strengthening the role of teachers in guiding proper language use across various contexts.
UPAYA GURU UNTUK MENGATASI KESULITAN MEMBACA, MENULIS, DAN BERHITUNG DI KELAS III MI NW LENEK LAUK Wawan Mulyadi Purnama; Saharudin
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/6h594390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) pada siswa kelas III MI NW Lenek Lauk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 35% siswa mengalami kesulitan mengenali huruf, 40% dalam menulis struktur kalimat, dan 30% dalam operasi matematika dasar. Guru telah menerapkan berbagai strategi efektif seperti pembelajaran remedial, penggunaan media visual, metode bermain sambil belajar, dan pendekatan individual, yang terbukti meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Namun, implementasi strategi ini menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu pembelajaran (hanya 35 menit per sesi), rendahnya partisipasi orang tua (hanya 40% yang aktif mendampingi), serta minimnya alat peraga edukatif. Temuan penelitian ini memperkuat pentingnya pendekatan multimodal dalam pembelajaran calistung sesuai dengan teori perkembangan literasi dan numerasi anak. Penelitian merekomendasikan perlunya peningkatan alokasi waktu pembelajaran, pengembangan media belajar inovatif, pelatihan guru dalam teknik pembelajaran diferensiasi, serta penguatan kolaborasi dengan orang tua melalui program parenting khusus. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan model pembelajaran calistung yang lebih holistik dengan mempertimbangkan aspek pedagogis, sarana prasarana, dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan pendidikan
INTEGRASI NILAI BUDAYA ISLAM DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB: TELAAH KONSEPTUAL BERBASIS LITERATUR Rosli Hady
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus-Oktober
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/nh15w063

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi nilai budaya Islam dalam pembelajaran bahasa Arab melalui telaah konseptual berbasis literatur. Bahasa Arab tidak hanya dipandang sebagai keterampilan linguistik, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter Islami yang mencakup religiusitas, akhlak, dan adab. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis isi, berdasarkan literatur dari buku, artikel jurnal, dan prosiding ilmiah Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi integrasi nilai budaya Islam dapat dilakukan melalui pemilihan teks otentik (Al-Qur’an, hadis, doa), metode kolaboratif, pembiasaan nilai Islami dalam kelas, serta evaluasi berbasis karakter. Tantangan utama meliputi keterbatasan bahan ajar, kesiapan guru, dan heterogenitas siswa. Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan bahan ajar kontekstual, pelatihan guru, dan evaluasi integratif. Kajian ini diharapkan menjadi kontribusi akademik dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang komprehensif dan bernilai Islami