cover
Contact Name
Muh. Zulkifli
Contact Email
maulana.atsani@iaihnwlotim.ac.id
Phone
+6281805503485
Journal Mail Official
maulana.atsani@iaihnwlotim.ac.id
Editorial Address
Jln. Utama Mataram Lb. Lombok km.49 Anjani Kec. Suralaga Kab. Lombok Timur NTB
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner
ISSN : -     EISSN : 30631661     DOI : https://doi.org/10.51806/rctbrn94
Core Subject : Religion, Education,
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner adalah jurnal ilmiah pendidikan multidisiplin yang diterbitkan oleh Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur. Maulana Atsani, terbit empat kali setahun, pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini diterbitkan pertama untuk Vol. 1, No. 1 (2024) Juli pada Tanggal 8 Juli 2024. Maulana Atsani, merupakan wadah bagi para dosen, guru, peneliti, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya untuk berbagi artikel mutakhir berdasarkan kajian konseptual, hasil Penelitian dan Pengabdian di bidang pendidikan, yang meliputi: (1) Konseling dan Bimbingan, (2) Kurikulum, (3) Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan, (4) Masalah dan Kebijakan Pendidikan, (5) Pendidikan Utama, (6) Pendidikan Multikultural, (7) Pendidikan Nilai dan Karakter, (8) Pendidikan Non Formal, (9) Pendidikan Usia Dini, (10) Mengajar dan Belajar, (11) Penilaian dan Evaluasi Pendidikan, (12) Psikologi Pendidikan & (13) Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
NILAI AKHLAK, MORAL DAN SPIRITUAL DALAM HADIST TARBAWI Musni Gina; Mutamminal Insiyah; Novi Aprianti; Reniatul Izzati; Safira Maula Muharromi; Nurul Faiza; Muh. Zaini
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 1 No. 4 (2025): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/qh02xp54

Abstract

Degradasi moral, krisis spiritual, dan tantangan etika digital menjadi isu mendesak dalam pendidikan abad ke-21. Artikel ini bertujuan mengkaji nilai-nilai akhlak, moral, dan spiritual dalam perspektif Hadis Tarbawi sebagai solusi pendidikan karakter transformatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yang menelaah kitab hadis, tafsir, dan literatur akademik melalui analisis isi tematik. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai ḥablumminallāh seperti tauhid, takwa, doa dan tawakal, haya’, serta thaharah berkontribusi pada ketahanan spiritual dan penguatan akhlak individu. Sementara itu, nilai-nilai ḥablumminannās seperti empati, ta’awun, etika komunikasi, pengendalian amarah, dan zuhud mendorong kohesi sosial dan kesejahteraan psikologis. Selain itu, implementasi Hadis Tarbawi dalam pendidikan tampak melalui integrasi nilai dalam kurikulum, pengembangan kecerdasan multidimensi, dan penguatan literasi etika-digital. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap studi pendidikan Islam berbasis hadis serta rekomendasi praktis bagi pengembangan kurikulum dan pelatihan guru. Kesimpulannya, Hadis Tarbawi adalah fondasi strategis dan aplikatif dalam membentuk generasi berkarakter di tengah disrupsi zaman. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi model pembelajaran berbasis digital-hadis
PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK DALAM PEMBELAJARAN FIQIH MATERI WUDHU’ MELALUI METODE PEMBIASAAN Nur Ali Yasin; M.Habibulloh
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 1 No. 4 (2025): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/mhk4ej56

Abstract

TPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pendampingan anak dalam pembelajaran fikih materi wudhu’ melalui metode pembiasaan di Desa Pesucen, Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi. Pendampingan ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman dan praktik ibadah yang benar pada anak-anak khususnya pasca pandemi di lingkungan tersebut. Melalui pendekatan kualitatif dan strategi pendampingan partisipatif, kegiatan dilakukan secara bertahap mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa anak-anak mengalami peningkatan dalam memahami tata cara wudhu’ dan membiasakan diri melaksanakannya dengan benar. Pembiasaan yang dilakukan secara rutin dan didampingi secara langsung mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini secara efektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan praksis dan teladan langsung dalam pendidikan ibadah pada anak-anak.
ANALISIS KONTEN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI ERA DIGITAL MELALUI PLATFORM YOUTUBE Lalu Rahmat Sugiara; Yogi sopian haris; Muhammad Khairul Fatihin
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 1 No. 4 (2025): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ameyq761

Abstract

Ketika meninjau konten video pembelajaran yang diunggah di YouTube, kesulitan sering kali muncul akibat kurangnya standar kualitas yang mendukung pembelajaran jarak jauh. Masalah ini penting untuk diperhatikan agar pengalaman belajar tetap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten pembelajaran bahasa Arab dan konten pembelajaran seperti apa yang disampaikan oleh YouTuber serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Arab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi konten dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini adalah video-video yang diupload oleh empat youtuber yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa arab. Hasil Penelitian: Konten dengan tema kalimat ungkapan bahasa Arab paling diminati, ditunjukkan dengan tingginya jumlah penonton, like, dan komentar. Empat kreator yang dibahas antara lain Ustaz Shady Elsayed (@ArabPodcasts) yang menyajikan konten dengan berbicara langsung dalam bahasa Arab dan Indonesia, Sarah Playschool yang membuat konten animasi khusus untuk anak-anak, Kepo Bahasa Arab yang membahas gramatika dengan sistematis, dan Ammikol AZ yang menyajikan kosakata dalam bentuk lagu. Konten dengan penyampaian yang menarik, sistematis, dan dikombinasikan dengan praktik mendapat tanggapan positif dari audiens.
ANALISIS KRITIS HERMENEUTIK LINGUISTIK ARAB: KAJIAN HADIS KESETARAAN GENDER Muhammad Khairul Fatihin; Lalu Rahmat Sugiara; Yogi Sopian Haris
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 1 No. 4 (2025): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/9r7nvn55

Abstract

Traditional interpretations of several hadiths sometimes reflect the inequality embedded in religious practices and the understanding of Muslims. Specifically, this research aims to explore how the approach of Arabic linguistic hermeneutics can provide a more just, inclusive, and contextual understanding of these hadiths. This research uses the library research method with a qualitative approach and Arabic linguistic hermeneutics as the analytical framework. The main focus of this research lies in the in-depth analysis of the Arabic language structure in selected hadiths and the examination of the socio-historical context in which these hadiths were delivered. This method allows researchers to critically reinterpret the hadith texts to find alternative meanings that are more responsive to gender equality issues. The research results show that there are three hadiths that have often been used as the basis for gender inequality, but through the appropriate linguistic and hermeneutic approaches, these hadiths can be reinterpreted more fairly. Emphasis on grammatical meaning, analysis of key words in Arabic, and understanding the social context when the hadith was delivered allow for interpretations that support the principle of equality between men and women in Islam. 
EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MENERAPKAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DASAR Fikrian Misilu; Asriyati Nadjamuddin; Rinaldi Datunsolang; Ritmon Amala
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/1m6z7j43

Abstract

Artikel ini membahas efektivitas kepemimpinan transformasional dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di tingkat Sekolah Dasar. Kepemimpinan transformasional menjadi strategi kepemimpinan yang mampu menciptakan perubahan signifikan dengan memberdayakan dan memotivasi seluruh warga sekolah. Penerapan MBS yang sukses sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepala sekolah dalam menginspirasi, memfasilitasi kolaborasi, dan mendorong partisipasi aktif dari guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Artikel ini menyajikan hasil kajian literatur yang memperlihatkan hubungan erat antara kepemimpinan transformasional dan keberhasilan implementasi MBS di sekolah dasar.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KETAUHIDAN MELALUI BUKU CERITA BERGAMBAR PADA KELOMPOK B DI RA ALMUNAWARAH KABUPATEN BONE BOLANGO Titin Laknasa; Lukman Arsyad; Sitti Rahmawati Talango
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/4yveq153

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh buku cerita bergambar terhadap pemahaman ketauhidan pada kelompok B RA Almunawarah. Jenis penelitian yang digunakan adalah Model Penelitian Tindakan Kelas Kurt Lewin. Penerapan model pembelajaran menggunakan buku cerita bergambar dalam prasiklus belum menunjukan adanya peningkatan, persentasenya sekitar 100% berada dalam kategori BB. Sedangkan pada siklus I dan II menunjukkan peningkatan signifikan.  Pada siklus I, terjadi peningkatan persentase secara bertahap pada setiap pertemuan.  Siklus II menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan lagi hingga mencapai ketuntasan belajar 95% pada akhir siklus.  Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar efektif dalam meningkatkan pemahaman ketauhidan pada anak kelompok B di RA Al-Munawarah, terutama dalam memahami konsep-konsep asmaul husna yang ditekankan dalam penelitian ini. Oleh karena itu, disarankan penggunaan buku cerita bergambar sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman ketauhidan pada anak usia dini.
MENINGKATKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK MELALUI ALAT PERMAINAN EDUKATIF ULAR TANGGA DI KELOMPOK A PPIT LUKMANUL HAKIM KABUPATEN GORONTALO Vita Sari Mamonto; Munirah; Sitti Rahmawati Talango
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/w0h13g07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku prososial anak usia dini melalui penggunaan alat permainan edukatif ular tangga pada anak kelompok A di PPIT Lukmanul Hakim Kabupaten Gorontalo. Perilaku prososial yang dimaksud mencakup sikap berbagi, membantu, antusias, dan bekerja sama. Model penelitian adalah penelitian tindakan kelas oleh Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan secara kolaborasi dengan guru kelas. Subjek penelitian ini adalah sebagian anak di kelompok A PPIT Lukmanul Hakim Kabupaten Gorontalo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Desain penelitian memiliki empat model yaitu: pengamatan, perencanaan tindakan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan alat permainan edukatif ular tangga dapat meningkatkan perilaku prososial anak kelompok A PPIT Lukmanul Hakim Kabupaten Gorontalo. Dapat dilihat dari jumlah-jumlah persentase yang didapatkan. Pada saat prasiklus persentase rata-rata yakni 59% sebelum dilakukan tindakan, kemudian setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai persentase rata-rata meningkat yakni 98,54% dan meningkat lagi pada siklus II dengan nilai persentase rata-rata yakni 99,58%, sudah mencapai tingkat keberhasilan 75%. Maka dengan itu alat permainan edukatif ular tangga terbukti menjadi media yang efektif, menyenangkan, dan kontekstual dalam menstimulasi perilaku prososial anak kelompok A PPIT Lukmanul Hakim Kabupaten Gorontalo.
PENGGUNAAN BAHAN ALAM PADA KEGIATAN KOLASE UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A DI TK KHOIRU UMMAH LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Yumita; Munirah; Eka Apristian Pantu
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/y432qt86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase berbasis bahan alam di TK Khoiru Ummah, Kabupaten Gorontalo. Kemampuan motorik halus sangat penting bagi perkembangan anak, khususnya dalam mempersiapkan mereka menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar anak kelompok A (usia 4–5 tahun) mengalami hambatan dalam aktivitas motorik halus seperti menempel, menggunting, dan memanipulasi benda kecil. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase dengan bahan alam seperti biji-bijian dan daun dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Peningkatan ini ditunjukkan dengan naiknya persentase anak yang mencapai kategori “Berkembang Sesuai Harapan” dan “Berkembang Sangat Baik” dari pra-siklus ke siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan bahan alam dalam kegiatan kolase merupakan strategi pembelajaran yang efektif, murah, dan menarik untuk mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH MELALUI MEDIA FLASHCARD DI KELOMPOK A TK KHOIRU UMMAH LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Dhini T. Burahima; Munirah; Kasidi
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/0xpd5s43

Abstract

Pada skripsi ini membahas bagaimana menungkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah melalui media flashcard. sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah di kelompok A TK Khoiru Ummah Limboto, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK), subjek penelitian adalah kelompok A berusia 4-5 tahun berjumlah 10 anak, yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 4 anak laki-laki. Tekhnik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Desain penelitian memiliki empat model yaitu  perencanaan, pengamatan, tindakan, dan refleksi. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan peneliti pada saat prasiklus kemampuan mengenal huruf hijaiyah semua anak dengan kategori mulai berkembang (MB) setelah dilaksanakan siklus I kemampuan mengenal huruf hijaiyah 20%  atau 2 anak dengan kategori berkembang sangat baik dan 80% atau 8 anak kategori berkemabnag sesuai harapan (BSH). Dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan kategori berkemabang sangat baik (BSB) untuk semua anak. Maka dari itu, penggunaaan media flashcard dapat meningkatkan kemampuan menngenal huruf hijaiyah karena dapat lebih menarik perhatian anak pada saat pembelajaran. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah guru harus memiliki berbagai macam strategi dan metode pemblajaran dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI MELALUI MEDIA GEOSPIN PADA ANAK KELOMPOK A PPIT LUKMANUL HAKIM KECAMATAN LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Humaira Laudi; Herson Anwar; Kasidi
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/h7121290

Abstract

Peneliitian ini berjjudul “Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Melalui Media Geospin Kelas A 2 di PPIT Lukmanul Hakim Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal bentuk geometri melalui media geospin  Kelas A 2 di PPIT Lukmanul Hakim Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Model penelitian ini adalah menggunakan model penelitian tindakan kelas oleh  Kemmis Mc Tagart yang dilakukan dalam II siklus, siklus I dilaksanakan 2 kali peremuan dan siklus II dilaksanakan 2 pertemuan.untuk memproleh data ini menggunakan tenik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Desain penelitian  memiliki 4 model yaitu perencanaan, pelaksanaan pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian yakni  anak usia 4-5 tahun di kelas A 2 PPIT Lukmanul Hakim yang berjumlah 21 anak. Hasil penelitian menunjukkan media geospin dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelas A2 di PPIT Lukmanul Hakim dapat di lihat  dari presentase yang didapatkan. Pada saat prasiklus presentase rata-rata yakni 44,62% sebelum dilakukan tindakan, kemudian dilakukan tindakan pada siklus I nilai presentase rata-rata yakni 65,23%, dan meningkat lagi pada siklus II dengan nilai presentase rata-rata yakni 86.77 dan sudah mencapai tingkat keberhasilan yakni 75%.