cover
Contact Name
Mhd Ikhsan Rifki
Contact Email
pembina@multimediatekno.org
Phone
+6283827334118
Journal Mail Official
edchiefpembina@gmail.com
Editorial Address
Jln. Bhayangkara, No. 114, Medan, Sumatera Utara, Indonesia – 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pembina
ISSN : -     EISSN : 31105734     DOI : https://doi.org/10.65230/pembina
Jurnal ini berfokus pada publikasi penelitian yang menghasilkan solusi teknologi praktis dan implementasinya dalam program pengabdian kepada masyarakat. Kami mengutamakan penelitian yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah rural dan komunitas yang membutuhkan. Ruang Lingkup Bidang Ilmu : Teknologi ramah lingkungan, Inovasi peralatan sederhana, Teknologi energi terbarukan, Sistem otomasi berbasis IoT, Sistem otomasi berbasis IoT, Teknologi pengolahan limbah, Program pemberdayaan masyarakat, Pelatihan teknologi praktis, Edukasi dan sosialisasi, Pendampingan UMKM, Pengembangan desa wisata, Pengembangan aplikasi mobile, Sistem informasi desa, Platform e-commerce lokal, Digitalisasi UMKM, Aplikasi edukasi masyarakat.
Articles 16 Documents
Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Pembelajaran Produktif Remaja Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Fajarwati, Lulu; Santi, Titen Darlis; Ihsan, Fatihul
Jurnal Pembina Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : CV. Multimedia Teknologi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65230/pembina.v1i2.106

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan remaja Desa Bangun Sari dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif untuk mendukung proses pembelajaran. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman remaja terhadap penggunaan aplikasi edukatif, kemampuan mencari informasi kredibel, serta etika dan keamanan digital. Melalui pendekatan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung, peserta diperkenalkan pada berbagai aplikasi seperti Google Scholar, Google Docs, Canva, YouTube Edu, dan platform pembelajaran lainnya. Sebanyak 20 remaja mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, serta motivasi belajar. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta merasa lebih percaya diri dan mampu menggunakan aplikasi digital untuk menyelesaikan tugas serta mengakses sumber belajar yang kredibel. Selain itu, peserta mengalami perubahan pola penggunaan teknologi dari aktivitas konsumtif menuju aktivitas produktif dan edukatif. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas digital remaja dan berpotensi menjadi model pemberdayaan digital di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Peningkatan Eco-Literacy Siswa Melalui Pemanfaatan Botol Plastik Menjadi Vertical Garden di Desa Ujung Teran Bilbi Huzaimi Mahmuda; Laila Nurzanah
Jurnal Pembina Vol. 2 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Multimedia Teknologi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65230/pembina.v2i1.108

Abstract

Permasalahan akumulasi limbah plastik dan minimnya lahan hijau menjadi tantangan lingkungan di wilayah pedesaan yang sedang berkembang, termasuk di Desa Ujung Teran, Kabupaten Karo. Kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan limbah menyebabkan botol plastik bekas sering kali berakhir sebagai residu yang mencemari lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan (eco-literacy) dan kreativitas siswa sekolah dasar melalui program "Botol Hijau". Program ini melatih siswa mentransformasi limbah botol plastik menjadi media tanam produktif berupa vertical garden. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Service Learning yang meliputi tahapan sosialisasi dampak sampah, pelatihan pembuatan wadah tanam, dan praktik penanaman di MIS Al-Hikmah Desa Ujung Teran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan keberhasilan penciptaan instalasi vertical garden yang memanfaatkan limbah rumah tangga. Secara kognitif dan psikomotorik, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengubah perspektif terhadap sampah menjadi sumber daya yang bernilai guna dan estetika. Program ini efektif sebagai media edukasi lingkungan yang aplikatif untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan.
Analisis Literasi E-Waste dan Perilaku Siswa Mendukung Green Computing di SMAN 1 Pancur Batu Amanda Putri Rizkita; Al Hafiz Okliano Hardianta; M. Wira Adhitya; Nazhiful Abid; Salsabilla Khairus Syifa
Jurnal Pembina Vol. 2 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Multimedia Teknologi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65230/pembina.v2i1.131

Abstract

Semakin banyaknya perangkat elektronik yang digunakan oleh pelajar ternyata membawa sisi lain yang perlu diwaspadai, yakni meningkatnya potensi timbulan sampah elektronik (e-waste) yang bisa menjadi masalah lingkungan serius jika tidak ditangani dengan benar. Dari keprihatinan tersebut, penelitian ini hadir untuk melihat seberapa jauh siswa SMAN 1 Pancur Batu memahami isu e-waste dan bagaimana perilaku mereka dalam mendukung prinsip green computing. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada 35 siswa, yang memuat 10 pertanyaan seputar pemahaman e-waste, konsep green computing, dampak limbah elektronik, serta kebiasaan penggunaan perangkat sehari-hari. Tingkat literasi siswa terbilang baik, yang terlihat dari tingginya persentase jawaban benar pada sejumlah indikator. Mulai dari pemahaman definisi e-waste (100%), pengenalan prinsip green computing (94%), hingga kesadaran akan dampak limbah elektronik terhadap lingkungan (91%). Dari sisi perilaku pun tidak kalah positif, sebagian besar siswa sudah terbiasa menerapkan kebiasaan yang ramah lingkungan dan bersikap bertanggung jawab dalam mengelola limbah elektronik. Temuan ini memberikan gambaran bahwa siswa SMAN 1 Pancur Batu sebenarnya sudah memiliki modal yang cukup kuat untuk menjadi penggerak nyata penerapan green computing di lingkungan sekolah mereka.
Sosialisasi Peranan Green Computing Untuk Menghemat Energi Listrik Di Ruang Laboratorium Komputer Ramzi Azizan; Dina Padilah Padang; Raisya Aulia; Dwi Desnita Salsabila Nasution; Muhammad Afif Naufal Lubis; Abdul Halim Panjaitan
Jurnal Pembina Vol. 2 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Multimedia Teknologi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65230/pembina.v2i1.133

Abstract

Penggunaan komputer di laboratorium pendidikan terus meningkat seiring perkembangan teknologi informasi. Namun, penggunaan perangkat komputer yang kurang efisien sering menyebabkan pemborosan energi listrik yang berdampak pada peningkatan biaya operasional dan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pengguna laboratorium komputer mengenai konsep green computing sebagai upaya penghematan energi listrik. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, observasi, wawancara, pre-test, post-test, dan penyebaran kuesioner kepada peserta. Materi yang diberikan meliputi penggunaan mode hemat energi, kebiasaan mematikan perangkat setelah digunakan, serta penerapan perilaku digital yang ramah lingkungan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta mengenai green computing serta terbentuknya kebiasaan penggunaan perangkat komputer yang lebih efisien. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan laboratorium yang lebih hemat energi dan berkelanjutan.  
Sosialisasi Green Computing dalam Meningkatkan Kesadaran Penghematan Energi pada Penggunaan Komputer bagi Siswa SMAN 6 Binjai Nadine Octavianta; Habibah Zahra Siregar; M. Radit Qoiri Hasibuan; Muhammad Rafly Sholihin; Nabil Nailul Abrar
Jurnal Pembina Vol. 2 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Multimedia Teknologi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65230/pembina.v2i1.134

Abstract

Meningkatnya penggunaan perangkat digital di kalangan pelajar berbanding lurus dengan meningkatnya konsumsi energi listrik yang berdampak pada peningkatan emisi karbon. Kesadaran akan green computing konsep penggunaan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan masih sangat rendah di kalangan siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan sosialisasi green computing terhadap peningkatan pemahaman dan kesadaran penghematan energi bagi siswa kelas X SMAN 6 Binjai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner skala Likert (1–5) yang dibagikan pasca-sosialisasi kepada 25 responden. Sosialisasi dilaksanakan pada 2 Juni 2026 menggunakan metode presentasi interaktif berbasis PowerPoint. Hasil menunjukkan bahwa 80% responden belum memahami konsep green computing sebelum kegiatan berlangsung. Pasca-sosialisasi, rata-rata skor kuesioner mencapai 3,88 dari skala 5 (kategori Baik), dengan skor tertinggi pada aspek pemahaman bahaya limbah elektronik dan manfaat sosialisasi (masing-masing 4,08). Sebanyak 64% siswa berkomitmen menerapkan perilaku hemat energi. Hasil ini membuktikan bahwa sosialisasi interaktif efektif meningkatkan literasi green computing pada siswa SMA.
Peningkatan Pemahaman dan Komitmen Mahasiswa terhadap Green Computing melalui Kegiatan Pengabdian Berbasis Komunitas di Lingkungan Rumah Kos Dtm. M Avin Al-Ghiffari; Rahman Saputra Tampubolon
Jurnal Pembina Vol. 2 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Multimedia Teknologi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65230/pembina.v2i1.136

Abstract

Peningkatan ketergantungan mahasiswa terhadap perangkat elektronik dalam menunjang aktivitas akademik berdampak langsung pada meningkatnya konsumsi energi listrik di lingkungan rumah kos. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya pemahaman mahasiswa mengenai efisiensi energi dan prinsip Green Computing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen mahasiswa penghuni kos terhadap penerapan Green Computing melalui pendekatan survei dan edukasi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 18 mahasiswa penghuni rumah kos di sekitar kampus sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pre-test dan post-test dengan instrumen kuesioner skala Likert 1–5 yang mengukur tiga aspek: pemahaman konsep, kesadaran perilaku boros energi, dan komitmen penerapan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek setelah pelaksanaan edukasi, dengan rata-rata skor keseluruhan meningkat dari 2,44 menjadi 4,24 atau setara peningkatan sebesar 73,8%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemahaman sebesar 100,0%, diikuti komitmen penerapan sebesar 65,9%, dan kesadaran perilaku boros energi sebesar 59,8%. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi langsung berbasis komunitas efektif dalam membentuk kesadaran dan mendorong perubahan perilaku penggunaan teknologi yang lebih bertanggung jawab di kalangan mahasiswa penghuni kos.

Page 2 of 2 | Total Record : 16