cover
Contact Name
Sugiarto
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6282220527031
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Jl. Tegalsari Raya No.102, Candi, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Logistik
ISSN : -     EISSN : 26865882     DOI : 10.70375
Core Subject : Economy,
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik ( ISSN 2686-5882 ) adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh STIE Cendekia Karya Utama, dengan fokus pada bidang ekonomi logistik. Jurnal ini bertujuan untuk menyajikan artikel-artikel berkualitas yang berkaitan dengan manajemen logistik, pengangkutan, rantai pasok, distribusi, dan topik terkait lainnya.
Articles 97 Documents
Pengaruh Promosi, Fasilitas dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Wali Santri dalam Memilih Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Rumah Tahfidz Zaid Bin Tsabit
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 1 (2025): E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i1.134

Abstract

Keputusan memilih mengacu pada proses pemilihan yang dilakukan oleh konsumen untuk memilih produk atau jasa dari berbagai alternatif yang tersedia. Penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan memilih pondok pesantren, dengan fokus pada promosi, fasilitas dan kualitas pelayanan di Rumah Tahfidz Zaid Bin Tsabit Putri Temanggung. Penelitian ini melibatkan populasi sebesar 90 walisantri, dengan ukuran sampel 82 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Hasil uji t menunjukkan bahwa promosi memiliki pengaruh signifikan secara statistik (nilai t: 3,660, sig.: 0,001), Fasilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan memilih (nilai t: 0,159, sig.: 0,874), sementara kualitas pelayanan memiliki pengaruh signifikan (nilai t: 4,479, sig.: 0,001). Hasil uji F menunjukkan bahwa model keseluruhan signifikan (nilai F:65,055, sig.: 0,001), menunjukkan bahwa variabel-variabel ini secara bersama sama mempengaruhi keputusan memilih.
Meningkatkan Retensi Karyawan melalui Penyelarasan Visi dan Dukungan Organisasi: Bukti dari Pondok Tahfidz di Indonesia
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 1 (2025): E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i1.135

Abstract

Retensi karyawan merupakan tantangan strategis bagi lembaga pendidikan berbasis agama, seperti pondok tahfidz di Indonesia, di mana tujuan organisasi erat kaitannya dengan misi spiritual. Penelitian ini mengkaji pengaruh keselarasan visi, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap retensi karyawan dalam konteks tersebut. Merujuk pada teori Person–Organization Fit dan Perceived Organizational Support theory, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sensus yang melibatkan seluruh staf. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel—keselarasan visi, lingkungan kerja, dan kompensasi—berkontribusi secara signifikan terhadap retensi karyawan. Di antara ketiganya, keselarasan visi merupakan faktor yang paling dominan, yang menekankan pentingnya nilai dan tujuan bersama dalam membangun komitmen organisasi jangka panjang. Lingkungan kerja yang suportif serta kompensasi yang adil turut memperkuat retensi dengan memenuhi kebutuhan psikologis dan material karyawan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif di lembaga berbasis nilai keagamaan, dengan menekankan pentingnya integrasi antara keselarasan nilai dan dukungan organisasi dalam kebijakan pengembangan serta retensi staf.
Analisis Kinerja Perusahaan dengan Rasio Keuangan: Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas dan Rasio Profitabilitas (Studi Empiris Pada PT. GBU Tahun 2020, 2021, dan 2022)
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 1 (2025): E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i1.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. GBU selama periode 2020 hingga 2022 dengan menggunakan rasio keuangan, seperti rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas, untuk menilai kondisi keuangan perusahaan. Perusahaan ini mengalami fluktuasi laba yang signifikan, yang menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerjanya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, yang menganalisis data keuangan dari laporan neraca dan laporan laba rugi PT. GBU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja likuiditas perusahaan meningkat, terlihat dari naiknya Current Ratio, meskipun Cash Ratio masih berada di bawah standar ideal. Dari sisi solvabilitas, penurunan rasio utang menunjukkan perusahaan lebih mengandalkan ekuitas untuk pembiayaan. Namun, rasio profitabilitas menunjukkan penurunan, terutama pada Net Profit Margin yang mengalami penurunan signifikan. Secara keseluruhan, kinerja keuangan PT. GBU selama periode 2020-2022 bisa dikatakan baik dalam beberapa aspek, namun perlu adanya perbaikan pada pengelolaan kas dan efisiensi biaya.
Analisis Efektivitas dan Kontribusi BPHTB, PBJT Tenaga Listrik, dan PBB-P2 Terhadap PAD Kabupaten Kendal (Studi Empiris pada Bapenda Kendal tahun 2019-2023)
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 1 (2025): E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i1.137

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas dan kontribusi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kendal pada periode 2019–2023. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data sekunder yang diolah mencakup realisasi dan target penerimaan pajak dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kendal. Hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas penerimaan ketiga jenis pajak secara umum tergolong efektif, dengan BPHTB sebagai penyumbang utama pendapatan. Namun, pandemi COVID-19 memengaruhi fluktuasi penerimaan, terutama pada PBJT Tenaga Listrik. Kontribusi terhadap PAD bervariasi, di mana BPHTB menunjukkan proporsi tertinggi dibandingkan PBJT Tenaga Listrik dan PBB-P2. Implikasi praktis dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan guna meningkatkan efektivitas dan kontribusi pajak daerah di masa mendatang. Pemahaman tentang efektivitas dan kontribusi pajak ini diharapkan membantu perencanaan keuangan yang lebih baik di Kabupaten Kendal.
Analisis Pengaruh Non Performing Loan (NPL), Loan to Asset Ratio (LAR) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap Penyaluran Kredit Perbankan pada Bank Umum Nasional Go Public di Indonesia Periode 2021 – 2023
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 1 (2025): E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i1.138

Abstract

Bank merupakan sektor penting dalam pembangunan nasional salah satunya berfungsi sebagai lembaga intermediasi menghimpun dana dari pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang memerlukan dana. Penelitian bertujuan untuk melihat Pengaruh Performing Loan (NPL), Loan to Asset Ratio (LAR) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh terhadap penyaluran kredit perbankan umum Nasional. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan sample sebanyak Analisis yang dipakai menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Performing Loan (NPL), Loan to Asset Ratio (LAR) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit perbankan umum Nasional yang go public di Indonesia periode tahun 2021-2023
Peran Kecerdasan Emosional Dalam Menyelesaikan Konflik di Tempat Kerja: Sebuah Tinjauan Konseptual :
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 1 (2025): E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i1.143

Abstract

Workplace conflict is an inevitable phenomenon that can negatively impact performance, employee stress, and interpersonal relationships. The complexity of modern work environments, such as the rise of work-from-home patterns during the pandemic, has heightened the potential for conflict, especially in dual-role situations between work and family. Empirical evidence highlights the crucial role of emotional intelligence (EI) in effective conflict management—reducing emotional reactivity, fostering empathy, and enhancing open communication. Individuals and managers with high EI tend to resolve conflicts constructively, build harmonious work environments, and improve productivity. The development of EI through training, competency-based recruitment, and empathy-driven coaching and mentoring programs has been shown to reduce destructive conflict and promote effective organizational collaboration. Therefore, integrating EI development into human resource management strategies is essential for fostering a productive and adaptive workplace. Konflik di dunia kerja merupakan fenomena yang hampir tidak terhindarkan dan dapat berdampak negatif terhadap kinerja, stres, serta hubungan interpersonal karyawan. Kompleksitas lingkungan kerja modern, seperti munculnya pola kerja work from home selama pandemi, semakin memperbesar potensi konflik, khususnya konflik peran ganda antara pekerjaan dan keluarga. Penelitian empiris menunjukkan kecerdasan emosional (EQ) berperan penting dalam mengelola konflik secara efektif, baik dengan menekan reaktivitas emosional negatif, mengembangkan empati, maupun memperkuat komunikasi terbuka. Individu dan manajer dengan EQ tinggi cenderung menyelesaikan konflik secara konstruktif, membangun suasana kerja yang harmonis, dan meningkatkan produktivitas. Pengembangan EQ melalui pelatihan, seleksi berbasis kompetensi emosional, serta program coaching dan mentoring berbasis empati, terbukti mampu menurunkan tingkat konflik destruktif dan mendorong kualitas kolaborasi organisasi. Oleh sebab itu, integrasi pelatihan kecerdasan emosional menjadi bagian strategis dalam manajemen sumber daya manusia untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan adaptif.
Mengurai Efektivitas Manajemen Modal Kerja: Studi Kualitatif Atas Krisis Likuiditas dan Profitabilitas di Perum Perumnas
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 1 (2025): E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i1.144

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas manajemen modal kerja pada Perum Perumnas dari 2018 hingga 2022, serta dampaknya terhadap likuiditas dan profitabilitas perusahaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dan deskriptif kualitatif dengan triangulasi data dari observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Tinjauan pustaka dari berbagai studi internasional menguatkan bahwa siklus modal kerja yang optimal berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dan likuiditas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen modal kerja Perumnas relatif tidak efektif, dengan rasio keuangan berada di bawah standar industri, mencerminkan rendahnya efisiensi modal kerja dan pengelolaan likuiditas.
Strategi Push vs Pull Marketing PT Marimas Putera Kencana pada Pasar Tradisional: Perspektif Pedagang Ginanjar Suendro
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober : E-Logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i2.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi push marketing dan pull marketing yang diterapkan oleh PT Marimas Putera Kencana dijalankan pada pasar tradisional, serta bagaimana strategi tersebut dipersepsikan oleh para pedagang sebagai perantara utama dalam distribusi produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan 10 pedagang warung dan toko kelontong di beberapa pasar tradisional di Kota Semarang sebagai informan utama. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan mempertimbangkan pedagang yang secara aktif menjual produk Marimas dan memiliki pengalaman minimal satu tahun dalam menjajakan produk tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi push marketing Marimas lebih dominan melalui pemberian bonus, display produk, potongan harga grosir, dan dukungan materi promosi kepada pedagang. Namun, strategi pull marketing seperti iklan media sosial, promosi rasa baru, dan brand awareness juga berkontribusi dalam menarik permintaan konsumen. Pedagang menilai bahwa kombinasi kedua strategi tersebut efektif, tetapi strategi push lebih memberikan pengaruh langsung terhadap keputusan mereka untuk menjual dan menonjolkan produk Marimas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan distribusi Marimas di pasar tradisional sangat dipengaruhi oleh hubungan kemitraan dengan pedagang serta keseimbangan antara strategi push dan pull. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perusahaan FMCG dalam merancang strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik pasar tradisional.
Pengaruh Promosi Jabatan, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Divisi Komersial Pada Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Yudho Purnomo; Yani Susetyo; Hasan Ababil
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober : E-Logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i2.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi jabatan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada divisi komersial proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Kerangka teoretis tingkat tinggi yang menjelaskan mekanisme dasar variabel-variabel penelitian promosi jabatan, lingkungan kerja, motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Teori Herzberg’s Two-Factor Theory (Motivation–Hygiene Theory) sangat relevan karena secara langsung menjelaskan bagaimana faktor-faktor intrinsik (seperti promosi dan motivasi) serta faktor-faktor ekstrinsik (seperti lingkungan kerja) berpengaruh terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada 60 karyawan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS v.22. Penelitian ini akan menggunakan metode sampel jenuh untuk menyampaikan seluruh populasi. Uji asumsi klasik dilakukan untuk memastikan validitas model regresi yang digunakan dalam penelitian ini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi jabatan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Dari ketiga variabel tersebut, motivasi kerja memiliki pengaruh paling dominan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui kenaikan gaji, pemberian penghargaan, dan perbaikan lingkungan kerja guna meningkatkan kinerja tenaga kerja secara keseluruhan.
Exploring the Interplay of Job Satisfaction, Work Motivation, and Organizational Commitment on Service Quality: Evidence from Café Employees in Kediri, Indonesia Vidyasana Viveka Vira Paksi Putri Vientya; M. Shohibul Jamil; Mohamad Sodikin
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober : E-Logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i2.166

Abstract

The purpose of this study is to examine how organizational commitment, work motivation, and job satisfaction affect the level of service provided by café workers in Kota District, Kediri, East Java. The whole population of 75 employees from seven cafes who were sampled using census methodologies were surveyed as part of this quantitative investigation. A five-point Likert scale questionnaire was used to collect data, and the SPSS software was used to analyze the data using multiple linear regression, validity, reliability, t-test, F-test, and coefficient of determination (R2). The findings demonstrated that, both partially and concurrently, three independent variables job satisfaction, work drive, and organizational commitment had a favorable and significant impact on service quality. Of the three, organizational commitment had the most impact on service quality (β = 0.529), indicating that employee sense of responsibility, loyalty, and emotional attachment are important factors in providing excellent service. These results support the findings of worldwide research indicating organizational commitment is the primary determinant of service behavior in the service sector and are consistent with Meyer and Allen's (1997) notion of affective commitment. This study's contribution is found in the micro context of Indonesian café enterprises, which demonstrates that increasing staff dedication and engagement at work is a key tactic for raising customer service quality.

Page 9 of 10 | Total Record : 97