cover
Contact Name
Ihsanul Windasari
Contact Email
ihsanulwindasari@alqolam.ac.id
Phone
+6285649521034
Journal Mail Official
jurnalhasina@alqolam.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Putat Lor Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang 65174, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Hasina: Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah
Published by Universitas Al-Qolam
ISSN : -     EISSN : 31105971     DOI : https://doi.org/10.35897/hasina.v2i2.2036
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Hasina menerima artikel hasil penelitian ilmiah yang memiliki fokus pada bidang akuntansi, ekonomi manajemen, dan bisnis yang berbasis syariah maupun umum hasil riset penelitian interdisiplin, multidisiplin, maupun cross-dicipline. Tulisan yang kami harapkan dapat berupa artikel ilmiah maupun hasil review buku-buku keilmuan karya intelektual terkemuka yang memiliki konteks keindonesiaan beserta heteregonitas kultur dan sosialnya.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3" : 11 Documents clear
Perancangan Model CRM Emosional pada Bisnis Optik di Yogyakarta Berbasis Historis Kesehatan Mata (Studi Konseptual dan Prototipe) Arraywed Wibowo; Sri Wahyu Budoyo Kusumo; Ardhitya Furqon Wicaksono; Levya Otivian Nuvida
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.1989

Abstract

Abstract The rapid digital transformation in the healthcare industry has significantly reshaped how optical businesses engage with their customers. Traditional Customer Relationship Management (CRM) models, which primarily emphasize transactional interactions, are increasingly viewed as insufficient in fostering sustained customer loyalty. This study proposes the design of an emotional CRM framework that leverages historical eye health data to create personalized, proactive, and emotionally resonant customer experiences. Growing public awareness of visual health offers a strategic opportunity for innovation in customer engagement practices within the optical sector, which has traditionally focused more on product offerings and direct sales. The methodology employed combines a systematic literature review of 45 academic publications spanning 2018 to 2024 with a design thinking approach to develop a prototype of an emotional CRM system. This system utilizes a customer’s eye examination history to deliver periodic reminders, personalized lens recommendations based on evolving visual conditions, and emotionally supportive messages tailored to individual needs. Findings indicate that the emotional CRM model significantly enhances customer loyalty through increased repeat visits and deeper emotional connection to the optical brand. Moreover, the model boosts customer satisfaction by offering personalized health-focused interactions, thus moving beyond conventional sales-based services. The study concludes that integrating eye health data into CRM systems facilitates a more holistic, patient-centered, and long-term service model. Recommendations include the development of secure and ethically-managed integrated information systems, the training of personnel in empathetic communication strategies, and the reinforcement of data protection policies specific to the optical services industry. Keywords:emotional CRMoptical businesseye health historyinformation systemcustomer loyalty
Memahami Niat Belanja Online Pasca-Pandemi Di Indonesia Lailatul Badriah Achmad Nasir
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2013

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi actor-faktor yang memengaruhi niat belanja online konsumen di Indonesia pasca-pandemi COVID-19. Menggunakan kerangka kerja terintegrasi Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), dan Task-Technology Fit (TTF), data dikumpulkan dari 350 responden di wilayah Jabodetabek melalui survei online. Analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa model yang diusulkan mampu menjelaskan 70.5% varians dalam niat perilaku belanja online (Behavioral Intention – BI). Hasil pengujian hipotesis mengkonfirmasi bahwa Task-Technology Fit (TTF), Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), Subjective Norms (SN), Attitude (ATT), dan Perceived Behavioral Control (PBC) secara signifikan memengaruhi niat belanja online, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara khusus, TTF berpengaruh kuat terhadap PEOU (β=0.809), dan Sikap (ATT) berpengaruh kuat terhadap Niat Perilaku (BI) (β=0.658). Temuan ini menyarankan pentingnya kesesuaian fungsionalitas platform dengan tugas pengguna dan pembentukan sikap positif untuk mendorong keberlanjutan e-commerce.
MEMAHAMI NIAT BELANJA ONLINE PASCA_PANDEMI DI INDONESIA ANALISIS BERDASARKAN MODEL TAM-TPB-TTF TERINTREGRASI Nelda Sakeru henprida
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2016

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi niat belanja online konsumen di Indonesia pasca-pandemi COVID-19. Menggunakan kerangka kerja terintegrasi Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), dan Task-Technology Fit (TTF), data dikumpulkan dari 350 responden di wilayah Jabodetabek melalui survei online. Analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menunjukkan bahwa model yang diusulkan mampu menjelaskan 70.5% varians dalam niat perilaku belanja online (Behavioral Intention - BI). Hasil pengujian hipotesis mengkonfirmasi bahwa Task-Technology Fit (TTF), Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), Subjective Norms (SN), Attitude (ATT), dan Perceived Behavioral Control (PBC) secara signifikan memengaruhi niat belanja online, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara khusus, TTF berpengaruh kuat terhadap PEOU (β=0.809), dan Sikap (ATT) berpengaruh kuat terhadap Niat Perilaku (BI) (β=0.658). Temuan ini menyarankan pentingnya kesesuaian fungsionalitas platform dengan tugas pengguna dan pembentukan sikap positif untuk mendorong keberlanjutan e-commerce.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Timur asri nurhamidah; Yuli Chomsatu Samrotun
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2017

Abstract

This study aims to explore and analyze the influence of Local Original Income (PAD) and capitalexpenditure on the financial performance ofthe Regional Government in Regencies/Cities in EastJava Province for the period 2023. This study uses a quantitative method, with secondary data.The population and sample in this study were 29 Regencies and 9 Cities in the East Java Province. The data collected was the Realization of the 2023 Fiscal Year APBD taken from the websitekemenkeu.go.id. Then the data was processed using the SPSS 25 application and analyzed througha multiple linear regression model. The results of this study indicate that Local Original Income(PAD) statistically has an effect on the financial performance of the Regional Government. WhileCapital Expenditure does not affect the financial performance of the Regional Government. Thisfinding reflects the fairness in the structure of regional financial management, where strengtheningthe capacity of Local Original Income has been proven to be a determinant of the financialperformance of the regional government. Meanwhile, Capital Expenditure will be one of thedeterminants that influences regional financial performance, if used on target so that it can produceassets that can support a region to increase its Local Original Income. However, if CapitalExpenditure cannot be utilized optimally, then Capital Expenditure will not affect FinancialPerformance. Keywords : Influence; Capital Expendicture; Local Original Income; Financial Performance; Local Government
Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Kemiskinan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di 34 Provinsi Indonesia (2020-2024) Kartika Maulidya Irzain; Pardomuan Robinson Sihombing
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2019

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di 34 provinsi Indonesia periode 2020–2024. Dengan pendekatan kuantitatif dan data panel dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Model Fixed Effect (FEM) terpilih sebagai model terbaik setelah melalui serangkaian uji statistik termasuk uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, yang mengkonfirmasi keunggulan model ini dibandingkan alternatif lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB (koefisien 0,029791; p=0,0441), mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan standar hidup mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara nyata. Temuan ini konsisten dengan teori pembangunan ekonomi yang menyatakan bahwa kualitas SDM merupakan faktor kunci dalam pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Di sisi lain, tingkat kemiskinan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap PDRB (p=0,9236), meskipun secara teoritis kemiskinan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi melalui berbagai mekanisme seperti penurunan produktivitas tenaga kerja dan terbatasnya akses terhadap sumber daya ekonomi. Ketidaksignifikan ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk periode penelitian yang relatif singkat (lima tahun) sehingga belum mampu menangkap dampak jangka panjang kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, metode pengukuran kemiskinan yang digunakan mungkin belum sepenuhnya mencakup berbagai dimensi kemiskinan yang relevan dengan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini juga melakukan berbagai uji asumsi klasik dan mengatasi masalah heteroskedastisitas serta autokorelasi dengan menggunakan robust standard error, sehingga hasil estimasi yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara statistik. Implikasi kebijakan dari temuan ini sangat penting bagi perencanaan pembangunan di Indonesia. Pemerintah perlu terus memprioritaskan investasi dalam pembangunan manusia melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas, pelayanan kesehatan yang merata, dan program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, meskipun tidak signifikan dalam penelitian ini, upaya pengentasan kemiskinan tetap harus menjadi perhatian mengingat dampaknya terhadap berbagai aspek pembangunan lainnya.
Pengaruh IPM dan Investasi Terhadap Kemiskinan di 34 Provinsi di Indonesia Pada Tahun 2023 Riska Apriliandis Kanisa Putri
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2021

Abstract

Kemiskinan masih menjadi permasalahan utama dalam pembangunan di Indonesia, meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk menekannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan investasi terhadap tingkat kemiskinan di 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2023. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersifat cross-section dan dianalisis dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, artinya peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat menurunkan tingkat kemiskinan secara nyata. Sebaliknya, investasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kemiskinan, yang kemungkinan disebabkan oleh alokasi yang belum optimal atau belum menyasar kelompok miskin secara langsung. Secara simultan, IPM dan investasi berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 48,1%. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan IPM sebagai strategi utama dalam pengentasan kemiskinan, disertai dengan kebijakan investasi yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
Akuisisi dan Konsolidasi Startup di Indonesia: Telaah Literatur atas Dampaknya terhadap Persaingan Usaha dan Inovasi M. Andika Yuda Pratama
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2024

Abstract

Konsolidasi dan akuisisi startup digital di Indonesia menunjukkan tren yang semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan kasus besar seperti merger Gojek–Tokopedia (GoTo), OVO–DANA, serta Traveloka–Pegipegi. Fenomena ini menimbulkan dilema antara efisiensi operasional dan risiko terhadap persaingan usaha serta stagnasi inovasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak konsolidasi startup terhadap struktur persaingan dan dinamika inovasi di Indonesia, dengan menyoroti celah regulasi yang belum mengakomodasi kompleksitas pasar digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka (library research), dengan sumber data dari literatur ilmiah, regulasi (UU No. 5 Tahun 1999 dan kebijakan KPPU), laporan industri, dan dokumentasi media. Analisis dilakukan melalui content analysis dan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola dampak terhadap kompetisi, inovasi, dan kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsolidasi memberikan efek ambivalen: memperkuat efisiensi melalui sinergi layanan, namun juga berisiko menciptakan dominasi pasar, menghambat masuknya pelaku baru, dan mematikan inovasi disruptif. Penilaian merger di Indonesia masih bersifat struktural dan belum mempertimbangkan dimensi inovasi sebagai indikator dampak. Oleh karena itu, disarankan agar regulasi merger kontrol mengadopsi pendekatan berbasis inovasi dan mendukung terciptanya ekosistem yang kompetitif dan inklusif bagi pertumbuhan startup. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan kebijakan persaingan di era ekonomi digital dan membuka peluang studi lanjutan dengan pendekatan empiris.
Evaluasi Atas Pelaksanaan Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha SPAM Semarang Barat Tahun 2024 Akhmadi, Muhammad Heru; Istinganah, Nur
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2032

Abstract

Dalam pembangunan ekonomi syariah, prinsip kemanfaatan (falah) ditunjukkan dengan proyek pembangunan yang memberikan benefit bagi seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir orang. Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat pada fase operasi (2021–2024). Proyek ini bertujuan meningkatkan cakupan pelayanan air minum di Kota Semarang dengan target 70.000 sambungan rumah dan kapasitas produksi 1.000 liter per detik. Fokus penelitian adalah proses bisnis, pembagian risiko, tantangan, dan strategi operasi proyek. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Direktorat PDPPI, PDAM Tirta Moedal, dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), serta studi literatur. Analisis tematik dilakukan untuk mengorganisasi dan memahami data secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan operasi proyek berjalan baik, dengan pembayaran tepat waktu dan kinerja keuangan PDAM yang positif. Tantangan yang dihadapi mencakup keterlambatan pembangunan jaringan distribusi, gangguan teknis pada intake, dan kesulitan mengalihkan masyarakat dari air tanah ke jaringan PDAM. Strategi yang diterapkan meliputi sosialisasi, pemasaran, penerapan Smart Water Management, dan kebijakan pembatasan air tanah. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proyek KPBU di sektor air minum di masa depan.
Pengaruh Pendidikan dan Pengeluaran Per Kapita terhadap Pengangguran Terbuka di Indonesia Gregorius Ivan Aditya Purwahendra; Pardomuan Robinson Sihombing
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2036

Abstract

Pengangguran terbuka merupakan salah satu indikator utama ketidakseimbangan pasar tenaga kerja yang dapat berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Meskipun pendidikan dan tingkat kesejahteraan ekonomi sering kali dianggap sebagai kunci utama dalam meningkatkan kualitas dan serapan tenaga kerja, efektivitasnya masih menjadi perdebatan, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persentase penduduk usia 25 tahun ke atas yang berpendidikan SMA ke atas dan pengeluaran per kapita terhadap tingkat pengangguran terbuka di 38 provinsi di Indonesia pada tahun 2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode regresi linier berganda, serta pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model statistik. Data sekunder diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua variabel independen tidak memiliki pengaruh signifikan secara statistik terhadap tingkat pengangguran terbuka, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) yang rendah sebesar 0,0289 menunjukkan bahwa pendidikan dan pengeluaran per kapita hanya mampu menjelaskan sekitar 2,89% variasi tingkat pengangguran terbuka antarprovinsi. Visualisasi melalui scatter plot dan analisis residual juga mendukung temuan tersebut. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendidikan formal dan indikator kesejahteraan ekonomi saja belum cukup untuk menjelaskan kompleksitas masalah pengangguran di Indonesia. Diperlukan pendekatan multidimensional yang mempertimbangkan faktor struktural seperti jenis industri dominan, mobilitas tenaga kerja, serta efektivitas kebijakan ketenagakerjaan daerah.
Studi Kelayakan Bisnis Kuliner Berbasis Budaya Batak Toba di Wilayah Balige Chairiza Azmi; Chitra Annisa Ramadhaningtyas; Aditiya Pratama Daryana
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Syariah Vol 2 No 2 (2025): Edisi 3
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/hasina.v2i2.2039

Abstract

This research aims to assess the feasibility of establishing and developing a Batak Toba culture-based culinary business in the Balige region, Toba Regency, as a form of strengthening local creative economy initiatives in synergy with regional cultural assets. The study is grounded in the underutilization of traditional cuisine as a symbol of local economic identity, despite the Danau Toba region being designated as a National Super Priority Tourism Destination by the central government. A descriptive qualitative approach was employed, incorporating field observations, in-depth interviews with five traditional culinary business owners, and consumer surveys distributed to 50 respondents. Data analysis was structured around five key aspects of business feasibility: market potential, technical and operational capacity, management and human resources, legal and licensing status, and financial viability. This was further complemented by a SWOT analysis. The results reveal high consumer interest in Batak Toba traditional food, particularly for authentic and culturally significant dishes. Technically, raw material availability is abundant, yet production facilities and hygiene infrastructure remain limited. Most business owners do not keep financial records and lack formal operational structures. Legal compliance is also low, with many lacking Business Identification Numbers (NIB) or hygiene certifications. Nevertheless, financial simulations indicate that the business is economically feasible, with a projected payback period of approximately four months and a promising level of net profit. In conclusion, the Batak Toba culinary business in Balige is considered viable for development, provided it is supported by continuous assistance in business management, quality standardization, and legal facilitation. Integrating cultural heritage with modern business strategies is key to positioning traditional cuisine as a central component of the region’s cultural tourism ecosystem.

Page 1 of 2 | Total Record : 11