cover
Contact Name
Luthfi
Contact Email
agrides@ulm.ac.id
Phone
+6281384845858
Journal Mail Official
agrides@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani Km.36, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan
ISSN : 20882882     EISSN : 31097855     DOI : https://doi.org/10.20527/agrides
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan adalah jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Lambung Mangkurat secara regular 2 (dua) kali setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini merupakan media penyebarluasan informasi yang merupakan hasil pemikiran dan penelitian yang dilakukan oleh dosen, peneliti dan mahasiswa yang berminat dalam pengembangan agribisnis. Jurnal ini diharapkan dapat membantu para praktisi agribisnis, pengambil kebijakan, dosen, mahasiswa dan pihak-pihak lain untuk lebih memahami situasi dan kondisi agribisnis Indonesia. Khususnya, bermanfaat bagi pengembangan agribisnis perdesaan dan secara umum bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Topik keilmuan yang melingkupi AGRIDES adalah bidang agribisnis secara luas.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2024)" : 6 Documents clear
Modal Sosial Kelompok Tani Sayuran di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Husna Sofaria Fitriana; Masyhudah Rosni; Mariani Mariani
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v6i1.20469

Abstract

Modal sosial dalam masyarakat berkembang sejalan dengan kemajuan manusia. Modal sosial yang terbentuk melalui interaksi antar petani dalam kelompok tani adalah modal yang dinamis dan terus mengalami perkembangan.Oleh karena itu, dinamika petani sayur dalam menjalankan kegiatan pertanian mereka sangat dipengaruhi oleh modal sosial yang terbentuk dalam kehidupan sehari-hari para petani sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat modal sosial kelompok tani sayuran di Kelurahan Landasan Ulin Utara. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan 30 responden, yang terdiri dari 15 ketua kelompok tani dan 15 anggota kelompok tani, menggunakan daftar pertanyaan atau kuesioner yang telah disiapkan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, serta instansi terkait yaitu BPS Kota Banjarbaru, Kelurahan Landasan Ulin Utara, dan UPT BPP Liang Anggang. Penelitian ini menganalisis tingkat modal sosial dalam kelompok tani berdasarkan unsur utama modal sosial yaitu kepercayaan, norma sosial, dan jaringan sosial. Analisis yang digunakan adalah analisis persentase dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan tingkat modal sosial kelompok tani sayuran di Kelurahan Landasan Ulin Utara termasuk dalam kategori tinggi dengan perolehan skor rata-rata 123,8 dengan persentase sebesar 82,52%.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Cabai Rawit di Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Naufal Ernandi; Luthfi Fatah; Yusuf Azis
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v6i1.20466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang berdampak terhadap permintaan cabai rawit di Kalimantan Selatan serta mempelajari elastisitas harga dan elastisitas silang, dari cabai rawit di wilayah yang sama. Kajian dilaksanakan di Kalimantan Selatan dengan memanfaatkan data Time Series selama dekade terakhir, yakni dari 2014 hingga 2023. Dalam penelitian ini, menerapkan Analisis Regresi Linier Berganda dengan mematuhi asumsi standar dan memproses data melalui aplikasi SPSS. Hasil menunjukkan bahwa koefisien determinasi (R2) berada pada angka 92,8%, dengan margin kesalahan sebesar 7,2% akibat dari beberapa faktor eksternal yang belum terakomodasi dalam model analitis ini. Hal ini mengindikasikan bahwa variabel independen berdampak signifikan terhadap tingkat permintaan cabai rawit di Kalimantan Selatan. Dari segi individu, harga cabai rawit dan cabai merah terbukti mempengaruhi permintaan cabai rawit secara signifikan. Namun, variabel seperti harga bawang merah, tingkat pendapatan, dan total populasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap permintaan cabai rawit. Sementara itu, elastisitas harga cabai rawit terhadap permintaan adalah -31,659, yang menggambarkan karakteristik elastis karena Elastisitasnya melampaui nilai 1. Koefisien regresi X1 yang negatif menunjukkan adanya relasi terbalik antara harga cabai rawit dan permintaannya. Artinya, kenaikan harga cabai rawit akan menyebabkan penurunan pembelian yang signifikan oleh konsumen. Sementara itu, elastisitas silang dengan cabai merah besar menunjukkan bahwa mereka merupakan barang yang komplementer.
Analisis Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Ridayati Ridayati; Soraya Noormalasari; Antung Cahaya Hildasari; Petrus Suse Kobesi
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v6i1.21578

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usahatani padi sawah di Kecamatan Dadahup. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah pada bulan September 2024. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan secara langsung dari petani di Kecamatan Dadahup melalui proses wawancara dengan menggunakan kuesioner yang berisi daftar pertanyaan yang sudah disusun sebelumnya. Sementara data sekunder diperoleh dari artikel jurnal dan situs web Badan Pusat Statistik. Metode penentuan sampel menggunakan metode accidental sampling yaitu penentuan sampel secara kebetulan dengan total sampel sebanyak 20 petani. Analisis yang digunakan menggunakan analisis biaya, penerimaan dan pendapatan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil analisis sebesar Rp. 12.697.048/ha/musim tanam. Penerimaan petani padi sawah yang didapatkan pada satu musim tanam sebesar Rp. 16.900.000/ha, dan untuk pendapatan petani sebesar Rp. 4.202.952/ha/musim tanam.
Analisis Efisiensi Alokatif Usahatani Jagung Pakan di Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Hutabarat Gusnoven; Muhammad Husaini; Masyhudah Rosni
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v6i1.20495

Abstract

Permintaan terhadap jagung terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan pertumbuhan dan kemajuan industri pakan ternak. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi dengan optimalisasi sumber daya manusia, sumber daya alam, ketersediaan lahan, serta potensi hasil penerapan teknologi yang ada. Kecamatan Pelaihari merupakan  daerah di Kabupaten Tanah Laut yang konsisten dijadikan lokasi budidaya jagung pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan input  (lahan, benih, pupuk organik, pupuk anorganik, pestisida, dan tenaga kerja) terhadap usahatani jagung dan menganalisis efisiensi alokatif penggunaan input usahatani jagung. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik acak sederhana sebanyak 40 sampel dari 60 petani jagung. Berdasarkan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas, didapat bahwa faktor-faktor produksi seperti lahan, pestisida, dan tenaga kerja memiliki pengaruh yang signifikan pada produksi jagung pada tingkat signifikansi α= 0,05. Sementara itu, faktor-faktor seperti benih, pupuk organik, dan pupuk anorganik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penggunaan lahan sebagai faktor produksi masih perlu ditingkatkan untuk mencapai efisiensi alokatif yang optimal. Sebaliknya, penggunaan pupuk anorganik sebagai faktor produksi perlu dikurangi karena tidak efisien dalam mencapai efisiensi alokatif. Sedangkan penggunaan benih, pupuk organik, pestisida, dan tenaga kerja tidak menunjukkan signifikansi dalam efisiensi alokatif.
Analisis Perilaku Anggota Kelompok Tani dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian Menggunakan Sistem Digitalisasi di Kota Banjarbaru Anisa Septiarini; Hairi Firmansyah; Mira Yulianti
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v6i1.20498

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini memberikan kontribusi terhadap aspek kehidupan sehari-hari termasuk sektor pertanian. Salah satu kontribusi tersebut adalah memudahkan penyebarluasan informasi yang dapat diterapkan dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Pemanfaatan media digital dalam penyuluhan pertanian semakin penting dalam penyampaian informasi yang mana dapat membantu para penyuluh dalam memaksimalkan waktu agar penyampaian informasi ke petani dapat terealisasikan secara rutin dengan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku anggota kelompok tani dan hubungan antara karakteristik petani dengan perilaku anggota kelompok tani dalam mengikuti kegiatan penyuluhan pertanian menggunakan sistem digitalisasi di Kota Banjarbaru. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah multistage sampling dengan bertahap secara purposive sampling dan proportionate purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif berupa persentase dan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku anggota kelompok tani dalam kegiatan penyuluhan pertanian menggunakan sistem digitalisasi secara keseluruhan untuk tingkat pengetahuan (69,05%) masuk ke dalam kategori tinggi, sedangkan tingkat keterampilan (67,35%) dan sikap (62,8%) masuk ke dalam kategori sedang dan netral. Kemudian, hubungan antara karakteristik petani dengan perilaku menunjukkan bahwa: (1) Usia memiliki hubungan yang berbanding terbalik dan signifikan; (2) tingkat pendidikan dan kekosmopolitan memiliki hubungan yang searah dan signifikan; dan (3) luas lahan usahatani dan lama keanggotaan memiliki hubungan yang berbanding terbalik namun tidak signifikan
Analisa Kelayakan Finansial dan Sensitivitas Usahatani Jeruk Siam di Desa Kaliukan Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar Lisa Hanifah; Hairi Firmansyah; Ahmad Yousuf Kurniawan
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v6i1.20467

Abstract

Jeruk siam adalah salah satu tanaman tahunan hortikultura yang produksinya sangat tergantung pada musim atau iklim. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan finansial budidaya jeruk siam dan kerentanan (sensitivitas) terhadap fluktuasi input dan output. Penelitian ini dikumpulkan melalui data primer dan data sekunder. Pendekatan sensus digunakan untuk menentukan responden. Semua populasi petani jeruk siam digunakan sebagai responden yaitu sebanyak 20 orang anggota kelompok tani. Penelitian ini mengasumsikan setiap lahan pertanian memiliki luas lahan 1 hektar dan 200 pohon per hektar. Secara finansial usahatani jeruk siam di Desa Kaliukan Kecamatan Astambul layak untuk dijalankan karena diperoleh hasil, NPV >0 sebesar Rp25.010.172, nilai Net B/C sebesar 1,30, IRR 20,16%. Tujuan dari analisis sensitivitas adalah untuk mengetahui apakah usahatani jeruk siam layak untuk dijalankan jika terjadi perubahan akibat ketidakpastian dalam menjalankan usahatani. Berdasarkan analisa, jeruk siam dengan tingkat suku bunga 12% usahatani jeruk siam masih layak diusahakan apabila terjadi kenaikan biaya 10% atau penurunan 10%, tetapi tidak layak dijalankan jika terjadi kenaikan biaya 20% atau manfaat 20%. Saran untuk petani jeruk siam diharapkan dapat melakukan upaya pengembangan seperti penerapan inovasi baru teknik budidaya jeruk siam yang mampu meningkatkan produksi jeruk siam ataupun melalukan peningkatan pemasaran dan nilai tambah misalnya dengan membuat jeruk siam menjadi produk olahan atau promosi yang lebih baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6